Electronic Theses of UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan
Not a member yet
12062 research outputs found
Sort by
Pengaruh halal lifestyle marketing mix terhadap minat membeli kembali dengan kepuasan sebagai variabel intervening: studi kasus Tabo Coffee Sipirok Kab. Tapanuli Selatan
Tabo Coffee Sipirok merupakan salah satu UMKM yang bergerak dibidang pengolahan kopi menjadi bubuk kopi yang terus berkembang, seiring dengan perkembangan tersebut Tabo Coffee menghadapi tantangan promosi yang kurang aktif, minimnya program menarik, layanan kurang efisien saat ramai, kurangnya inovasi menu, dan harga yang lebih tinggi dibanding pesaing. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh halal lifestyle marketing mix terhadap kepuasan konsumen dan minat membeli kembali di Tabo Coffee Sipirok, serta pengaruh kepuasan konsumen terhadap minat membeli kembali. Pembahasan penelitian ini berkaitan dengan kepuasan konsumen dan perilaku konsumen. Sehingga pendekatan yang dilakukan adalah teori-teori yang berkaitan dengan kepuasan konsumen dan perilaku konsumen. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Sampel penelitian ini sebanyak 97 sampel. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket tertutup terhadap konsumen Tabo Coffee Sipirok. Analisis data menggunakan inner model, outer model, dan pengujian hipotesis intervening. Berdasarkan hasil penelitian diketahui dapat disimpulkan bahwa halal lifestyle marketing mix tidak berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan karena konsumen belum sepenuhnya memahami konsep halal lifestyle marketing mix tersebut dan lebih mempertimbangkan faktor lain seperti kualitas dan harga. Halal lifestyle marketing mix terbukti berpengaruh terhadap minat membeli kembali, karena mampu membangun kepercayaan dan mencerminkan nilai-nilai penting bagi konsumen Muslim. Kepuasan pelanggan tidak berpengaruh signifikan terhadap minat membeli kembali karena kepuasan yang dirasakan bersifat sesaat dan dipengaruhi oleh faktor eksternal. Kepuasan pelanggan juga tidak memediasi hubungan antara halal lifestyle marketing mix dan minat membeli kembali karena konsumen dapat langsung terdorong membeli ulang hanya berdasarkan persepsi nilai halal tanpa melalui pengalaman kepuasan terlebih dahulu
The effect of two stay two stray model on students’ reading narrative text ability at The Eight Grade SMP N 1 Batang Toru
The objectives of this research are to 1) to describe students’ reading narrative text ability before using Two Stay Two Stray method at the eight grade SMP N 1 Batang toru, 2) to describe students’ reading narrative text ability after using Two Stay Two Stray method at the eight grade SMP N 1 Batang toru, and 3) to examine the significant effect of students’ reading narrative text ability at the eight grade SMP N 1 Batang toru. This research is a quantitative with experimental method with a pre-test and post-test control group design. The population of the study was all students of class VIII SMP N1 Batang toru, with a sample of 64 students divided into an experimental group (VIII-1, n = 32) and a control group (VIII- 2, n = 32). The data were collected with multiple choice test and analyzed by using SPSS V.26. The result of this research showed that the mean score of experimental class was higher than the mean score of control class after learning by using Two Stay Two Stray. In addition, after doing T-test this research found the mean score of pre-test before using Two Stay Two Stray was 33.44. Then students’ reading narrative text ability after using Two Stay Two Stray at the eight grade SMP N 1 Batang toru, the mean score was 77.19. After calculated the t-test, the researcher found the result of this research that was the t-count t-table (7.444> 1.669), which means Ha, is accepted. It can be concluded that there is significant effect of Two Stay Two Stray Method on Students’ Reading Narrative Text Ability at eight grade SMP N 1 Batang toru
Pengaruh metode demonstrasi berbantuan media simulasi phet terhadap hasil belajar kognitif siswa pada materi garis bilangan di kelas VII SMP Negeri 1 Batang Onang
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya variasi metode dan media yang digunakan oleh guru dalam pembelajaran matematika, terutama pada materi garis bilangan yang melibatkan banyak konsep dan gambar sehingga dapat menyebabkan siswa kesulitan pada materi tersebut. Hal ini berdampak pada rendahnya hasil belajar kognitif siswa pada materi yang telah diajarkan oleh guru. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode demonstrasi berbantuan media simulasi phet terhadap hasil belajar kognitif siswa pada materi garis bilangan di kelas VII SMP Negeri 1 Batang Onang. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode Pre Experimental Design menggunakan One Group Pretest-Posttest Design. Penelitian ini melibatkan satu kelompok eksperimen dengan dua kali pengujian, yaitu sebelum eksperimen (pretest) dan setelah eksperimen (posttest). Sampel penelitian terdiri dari satu kelas, yaitu kelas VII-2 yang berjumlah 25 siswa dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah menggunakan teknik Probability Sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes berupa essay (uraian) sebanyak 7 butir soal yang sudah di uji validitas, reabilitas, taraf kesukaran dan daya pembeda. Hasil perhitungan uji normalitas menggunakan uji Shapiro-Wilk menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0, 424 untuk pretest dan 0,191 untuk data posttest, artinya data yang diperoleh berdistribusi normal. Sedangkan hasil uji homogenitas data pretest dan posttest menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,241 yang berarti (Sig.) > 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa varians data bersifat homogen. Selanjutnya dilakukan uji hipotesis menggunakan uji Paired Sample t- Test, hasil analisis menunjukkan bahw
Strategi pengembangan usaha budidaya pepaya california di Desa Siraisan
Desa Siraisan merupakan salah satu desa di Kecamatan Ulu Barumun, Kabupaten Padang Lawas, Provinsi Sumatra Utara, yang memiliki potensi besar dalam bidang pertanian. Desa ini memiliki kondisi tanah yang subur dan iklim yang mendukung menjadikan desa ini cocok untuk budidaya pepaya california. Meskipun memiliki peluang pasar yang luas, para petani dihadapkan pada berbagai kendala seperti serangan hama, perubahan iklim yang ekstrem, fluktuasi harga saat musim panen raya, kerentanan lahan terhadap cuaca basah, serta keterbatasan dalam pengelolaan hasil panen dan pemanfaatan media digital untuk promosi. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan usaha budidaya pepaya california guna meningkatkan produktivitas, kualitas produk, dan pendapatan petani secara berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan Business Model Canvas (BMC), analisis SWOT dan metode Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM), sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap delapan orang petani, satu orang dari dinas koperasi dan distributor buah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari sembilan elemen dalam BMC, segmen pelanggan dan inovasi nilai produk masih perlu ditingkatkan, dengan kekuatan utama terletak pada ketersediaan bibit unggul varietas IPB 9, serta peluang berasal dari tingginya permintaan pasar. Ancaman utama yang dihadapi adalah biaya distribusi tinggi, ketergantungan pada pasar segar dan perubahan cuaca. Strategi yang direkomendasikan meliputi pengembangan produk (pengolahan pascapanen), diversifikasi produk olahan berbahan dasar pepaya seperti dodol, keripik, dan selai, serta pengembangan pasar dan penetrasi pasar. Strategi pengembangan produk memiliki nilai Total Attractiveness Score (TAS) yaitu 5,76, sedangkan strategi pengembangan pasar (5,33) dan penetrasi pasar (4,73). Total Attractiveness Score (TAS) tertinggi sebesar 5,76, yaitu strategi pengembangan produk dengan nilai tertinggi 0,88 (S1,O1) yang menunjukkan bahwa pendekatan ini merupakan strategi paling efektif untuk meningkatkan produktivitas, memperluas pasar, menambah nilai jual produk, serta memperkuat keberlanjutan usaha budidaya pepaya california di Desa Siraisan
Tanggung jawab orang tua di era digitalisasi dalam mendidik akhlakul karimah anak di Lingkungan IX Kelurahan Aek Tampang Kecamatan Padangsidimpuan Selatan
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh orang tua yang berada di lingkungan IX kurang menjalankan tanggung jawabnya sebagai orang tua di era digitalisasi khususnya mendidik akhlakul karimah anak. Adapun masalah yang ingin diselesaikan dalam penelitian ini ada 2 yaitu bagaimana tanggung jawab orang tua di era digitalisasi dalam mendidik akhlakul karimah anak di lingkungan IX kelurahan Aek Tampang kecamatan Padangsidimpuan Selatan dan apa saja tantangan yang dihadapi orang tua dalam mendidik akhlakul karimah anak di era dititalisasi ini.Jenis penelitian ini adalah menggunakan kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dimana data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara mendalam dengan orangtua dan anak di lingkungan IX. Adapun fokus dalam penelitian ini adalah tanggung jawab orang tua di era digitalisasi dalam mendidik akhlakul karimah anak di lingkungan IX kelurahan Aek Tampang kecamatan Padangsidimpuan Selatan dan tantangan yang dihadapi orang tua dalam mendidik akhlakul karimah anak di era dititalisasi ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua sudah melaksanakan tanggung jawabnya dalam mendidik akhlakul karimah pada anak seperi menjadi teladan yang baik bagi anak, mengajarkan akhlakul karimah pada anak, pemantauan konten digital pada anak. Akan tetapi mereka masih kurang bertanggung jawab dalam hal memantau konten digital pada anak. Kebanyakan orang tua hanya membiarkan anak mereka bermain alat digital tanpa perlu diawasi apakah anak tersebut benar-benar melihat konten yang positif atau negatif sehingga ini berpengaruh pada akhlak anak. Orang tua di lingkungan IX juga ternyata menghadapi beberapa tantangan dalam mendidik akhlakul karimah anak di era digital ini seperti pengaruh lingkungan sekitar pada anak, waktu dan kesibukan orang tua sehingga lalai terhadap anak khususnya pada saat anak bermain sosial media dan kecanduan alat digital
Implementasi kurikulum merdeka pada mata pelajaran pendidikan agama islam di SD Negeri 101430 Pamuntaran Kecamatan Padang Bolak Julu
Penelitian ini dilatar belakangi oleh perkembangan pendidikan di Indonesia melalui kebijakan implementasi kurikulum merdeka. Kurikulum merdeka dicetuskan dan ditetapkan sebagai kurikulum baru adalah tidak lain untuk memajukan sistem pendidikan di Indonesia. Penerapan kurikulum merdeka di setiap jenjang pendidikan bertujuan untuk memajukan dan memudahkan seluruh warga sekolah, termasuk kepala sekolah, guru, dan peserta didik. Namun implementasi kurikulum merdeka pada setiap jenjangnya mengalami banyak cacat dalam penerapannya. Maka penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Implementasi Kurikulum Merdeka pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Dasar Negeri 101430 Pamuntaran Kecamatan Padang Bolak Julu. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SD N 101430 Pamuntaran apa saja faktor pendukung implementasi kurikulum merdeka di SD N 101430 Pamuntaran, dan apa saja faktor penghambat implementasi kurikulum merdeka di SD N 101430 Pamuntaran Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan instrumen observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mengumpulkan data. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kurikulum merdeka pada mata pelajaran pendidikan agama Islam di Sekolah Dasar Negeri 101430 Pamuntaran Kecamatan Padang Bolak Julu menunjukkan adanya ketidak sesuaian pada tahapan implementasi kurikulum merdeka. ketidak sesuaian tersebut terletak pada hasil wawancara dengan beberapa guru mengenai tahapan kurikulum merdeka. Dapat dilihat dari hasil wawancara pada tahap perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian. Hasil wawancara pada tahap perencanaan menunjukkan bahwa masih ada beberapa guru yang melakukan tahapan perencanaan belum sesuai dengan kaidah perencanaan pembelajaran dalam kurikulum merdeka. Beberapa guru menyusun perencanaan pembelajaran adalah tidak lain hanya sekedar administrasi saja, bahkan tidak memperhatikan capaian pembelajaran. Pelaksanaan pembelajaran masih ada beberapa guru menggunakan metode kurikulum yang lama. Hasil wawancara dari tahap penilaian menunjukkan para guru sudah memahami dan menerapkan penilaian sesuai dengan kaidah penilaian kurikulum merdeka yaitu asesmen diagnostik, asesmen formatif, dan asesmen sumatif. Faktor pendukung implementasi kurikulum merdeka di SD Negeri 101430 Pamuntaran Kecamatan Padang Bolak Julu menunjukkan adanya dukungan kebijakan dari pemerintah dengan mengadakan sosialisasi untuk menambah penguasaan guru terhadap kurikulum merdeka. Kemudian faktor pendukung lainnya menunjukkan adanya kesiapan guru, guru yang memiliki pengetahuan, keterampilan dan sikap yang sesuai dengan kurikulum merdeka akan lebih mampu mengimplementasikan kurikulum tersebut, dan beberapa pelatihan yang telah di ikuti untuk menambah wawasan mengenai kurikulum merdeka. Faktor penghambat implementasi kurikulum merdeka di SD Negeri 101430 Pamuntaran diantaranya sarana dan prasarana yang belum memadai, kurangnya dukungan dari kepala sekolah, kurangnya pemahaman guru terhadap implementasi kurikulum merdeka, serta buku pelajaran yang masih terbatas
Upaya meningkatkan hasil belajar matematika siswa melalui model pembelajaran Role Playing di Kelas IV SD
Penelitian ini dilakukan untuk mengatasi permasalahan rendahnya hasil belajar matematika siswa, karena proses pembelajaran yang dilaksanakan belum optimal dan kurangnya penggunaan model pembelajaran oleh pendidik. Termasuk mengenai materi operasi hitung bilangan yang menggunakan model pembelajaran yang masih berpusat pada guru. Rendahnya hasil belajar matematika siswa menjadi perhatian serius. Berdasarkan permasalahan tersebut peneliti bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa dengan menggunakan model pembelajaran role playing (bermain peran) dalam proses pembelajaran. Rumusan masalah dalam penelitian untuk mengetahui penerapan model pembelajaran role playing dapat meningkatkan hasil belajar Matematika pada siswa kelas IV SDN 100603 Sidadi II. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) pada tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi di SDN 100603 Sidadi II, subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah tes, observasi dan wawancara. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan model pembelajan role playing dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya nilai persentase ketuntasan hasil belajar siswa, yaitu pada prasiklus persentase ketuntasan sebesar 33,33% (9 dari 27 siswa). Pada siklus I pertemuan I menjadi ketuntasan sebesar 55,55% (15 dari 27 siswa). Pada siklus I pertemuan II meningkatkan signifikan dengan ketuntasan siswa 74,07% (20 dari 27 siswa). Pada siklus II pertemuan I persentase ketuntasan sudah mencapai 92,59 % Dapat disimpulkan bahwa, penerapan model pembelajaran role playing dapat meningkatkan hasil belajar Matematika di SDN 100603 Sidadi II. Untuk penelitian selanjutnya peneliti berharap agar melakukan tinjauan pustaka yang lebih mendalam dan proses pembelajaran lebih di tingkatkan agar tercapainya tujuan pembelajaran, serta waktunya diperpanjang dalam penerapan model pembelajaran role playing
Pengaruh memorable tourism experience terhadap niat berkunjung kembali dengan kepuasan sebagai variabel intervening
Fluktuasi kunjungan wisatawan ke Aek Sijorni, kurangnya variasi aktivitas wisata, fasilitas yang tidak memadai, kurangnya informasi destinasi, serta interaksi sosial yang kurang optimal menyebabkan wisatawan merasa pengalaman yang didapat tidak unik dan kurang memuaskan. Maka, Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh memorable tourism experience terhadap niat berkunjung kembali ke destinasi wisata Aek Sijorni, serta peran kepuasan wisatawan sebagai variabel mediasi. Maka, tujuan penelitian ini adalah untuk. Jenis penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan teknik random sampling dan diperoleh 383 responden wisatawan yang berkunjung ke destinasi wisata Aek Sijorni. Metode penelitian menggunakan Structural Equation Modeling – Partial Least Square dengan aplikasi WarpPLS 7.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa memorable tourism experience berpengaruh signifikan terhadap kepuasan dan niat berkunjung kembali ke Aek Sijorni. Kepuasan terbukti memediasi hubungan memorable tourism experience dengan niat kunjungan ulang, menegaskan pentingnya pengalaman wisata dan kepuasan dalam membangun loyalitas wisatawan. Hal ini menegaskan pentingnya menciptakan pengalaman wisata yang unik dan menyenangkan untuk meningkatkan loyalitas wisatawan. Implikasinya adalah destinasi wisata harus menciptakan pengalaman unik melalui kebersihan, fasilitas memadai, dan program berbasis budaya lokal. Pengelolaan fasilitas yang baik, pelayanan ramah, serta interaksi positif dengan masyarakat lokal dapat meningkatkan kepuasan wisatawan dan mendorong loyalitas wisatawan. Oleh karena itu, pemerintah dan pengelola destinasi perlu meningkatkan kualitas layanan, melibatkan masyarakat lokal dalam kegiatan wisata, dan mengembangkan strategi pemasaran berbasis nilai budaya lokal. Dukungan infrastruktur serta pelatihan staf harus dioptimalkan untuk memastikan kenyamanan wisatawan dan meningkatkan daya saing destinasi
Pengembangan media pembelajaran audio visual berbasis canva terhadap kemampuan kognitif siswa pada materi sistem pernapasan manusia di MTS
Penelitian ini dilatar belakangi oleh pemahaman siswa pada materi sistem pernapasan manusia tergolong masih rendah. Hal ini disebabkan kurangnya penggunaan media yang tepat dalam proses pembelajaran sehingga siswa merasa jenuh, mengantuk dan tidak menyukai mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) karena pembelajarannya dominan membahas tentang teori, sehingga mengakibatkan rendahnya hasil belajar. Untuk mengatasi masalah tersebut maka dikembangkan media pembelajaran yang menarik serta dapat merangsang ide, imajinasi siswa yaitu berupa media pembelajaran audio visual berbasis canva materi sistem pernapasan manusia. Rumusan masalah pada penelitian ini yaitu bagaimana rancangan dan praktikalitas media pembelajaran audio visual berbasis canva untuk meningkatkan kemampuan kognitif siswa materi Sistem pernapasan manusia di MTs ZF Hikmatul Ikhwan Sukaramai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rancangan penggunaan media pembelajaran, kepraktikalitasan dan keefektifan media pembelajaran Audio visual berbasis canva materi Sistem Pernapasan Manusia di MTs ZF Hikmatul Ihwan Sukaramai. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research & Development) dengan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Penelitian ini telah dilaksanakan di MTs ZF Hikmatul Ikhwan Sukaramai dengan subjek uji coba produk dikelas VIII berjumlah 26 siswa. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, tes, angket serta menggunakan teknik analisis validitas, praktikalitas dan evektifitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan sudah divalidasi oleh validator dari 3 ahli yaitu ahli materi sebesar 84% (sangat valid), ahli media sebesar 92% (sangat valid), dan ahli bahasa sebesar 90% (sangat valid). Kemudian hasil respon siswa terhadap media pembelajaran audio visual berbasis canva yang dikembangkan telah dinyatakan sangat praktis melalui lembar angket respon siswa secara keseluruhan sebesar 82%. Media audio visual berbasis Canva efektif dapat meningkatkan kemampuan kognitif siswa. Dibuktikan dengan peningkatan ketuntasan kemampuan kognitif dari 25% pada nilai pretest menjadi 83% pada nilai posttest. Artinya adanya peningkatan yang signifikan antara hasil belajar sebelum menggunakan media pembelajaran audio visual berbasis canva dengan hasil belajar sesudah menggunakan media pembelajaran audio visual berbasis canva. Sehingga dapat disimpulkan bahwa media audio visual berbasis canva dapat meningkatkan kemampuan kognitif siswa pada materi sistem pernapasan manusi
Strategi Customer Service (CS) dan Customer Relationship Management (CRM) dalam meningkatkan jumlah nasabah tabungan makbul
Bank sebagai lembaga keuangan mempunyai peranan yang sangat penting dalam mengkomunikasikan setiap produk yang ditawarkannya. Bank Sumut Cabang Syariah Sibolga terus berupaya meningkatkan layanan dengan produlk Tabungan IB Makbul. Produk ini, berdasarkan prinsip syariah dan akad wadiah Yad Dhamanah. Bank Sumut Syariah tellah memperolelh kepercayaan masyarakat untulk dana haji. Namun, untulk meningkatkan jumlah nasabah tabungan makbull, Bank Sumut Cabang Syariah Sibolga menghadapi berbagai tantangan, termasulk persaingan ketat, perkembangan telknologi, perulbahan perilaku konsumen, serta kelbijakan domestik dan internasional yang perlu dipertimbangkan dalam merancang strategi. Meski persaingan dan minat haji meningkat, jumlah nasabah tabungan Makbull di Bank Sumut Cabang Syariah Sibolga justru menurun. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi Customer Service dalam meningkatkan jumlah nasabah tabungan Makbul pada Bank Sumut Cabang Syariah Sibolga dan bagaimana strategi Customer Relationship Management dalam meningkatkan jumlah nasabah tabungan Makbul pada Bank Sumut Cabang Syariah Sibolga. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah customer service, branch manager dan 10 nasabah yang menggunakan produlk Tabungan IB Makbull Bank Sumut Cabang Syariah Sibolga dengan menggunakan teknik mengolah data menggunakan Nvivo. Sumber data yang digunakan yaitu sumber data primer dan sekunder. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Strategi Customer Service (CS) dalam meningkatkan jumlah nasabah tabungan makbul yaitu dengan Pemasaran Berkelanjutan, Pemasaran Individual, Sosialisasi dan Kemitraan, Pengembangan SDM, Efektivitas Operasional, dan Evaluasi Kinerja. Sedangkan Strategi Customer Relationship Management (CRM) dalam meningkatkan jumlah nasabah tabungan makbul yaitu dengan Peningkatan Kualitas Hubungan Nasabah, Peran Teknologi dalam Menjaga Hubungan Nasabah, Segmentasi dan Pelayanan Khusus: Inovasi dalam Pelayanan Nasabah, Komunikasi dengan Nasabah, Strategi Aliansi Eksternal (Kemitraan), Adaptasi Teknologi dalam Pelayanan, Pengembangan Karyawan: Pengembangan Kapasitas Sumber Daya Manusia, Pelatihan Berkala, Layanan Khusus Nasabah (Program Manasik Haji Gratis