Jurnal Pusdikra Publishing (E-Journals)
Not a member yet
2217 research outputs found
Sort by
Implementasi Pendekatan Joyful Learning dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani di SMP Negeri 11 Medan Tahun 2025
Pengabdian ini bertujuan untuk mengimplementasikan pendekatan Joyful Learning dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di SMP Negeri 11 Medan tahun 2025. Permasalahan utama yang dihadapi sekolah mitra adalah rendahnya motivasi dan keterlibatan siswa dalam mengikuti aktivitas jasmani, sehingga diperlukan strategi pembelajaran yang mampu menciptakan suasana menyenangkan, inklusif, dan bermakna. Kegiatan pengabdian melibatkan 234 siswa kelas VIII dengan metode total sampling. Instrumen yang digunakan meliputi kuesioner motivasi, lembar observasi keterlibatan, serta dokumentasi audio-visual untuk mendukung triangulasi data. Proses pelaksanaan dilakukan dalam dua siklus, yang mencakup tahap persiapan, intervensi dengan aktivitas berbasis Joyful Learning, serta refleksi bersama guru dan siswa. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan motivasi siswa dari kategori sedang menjadi tinggi, peningkatan keterlibatan fisik dari 65% menjadi 85%, serta perubahan persepsi siswa yang lebih positif terhadap PJOK. Selain itu, terjadi peningkatan sportivitas, kerjasama tim, dan keberanian siswa dalam berpartisipasi. Guru PJOK juga melaporkan peningkatan kepuasan dan fleksibilitas dalam mengajar. Dengan demikian, pendekatan Joyful Learning terbukti efektif, adaptif, dan inklusif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran PJOK, sekaligus berpotensi menjadi model pengembangan di sekolah lain
Pengertian, Tujuan, dan Dampak Pendidikan Global
Pendidikan global dapat mempersiapkan peserta didik menjadi manusia yang otonom, dan bertanggung jawab. Pendidikan global merupakan proses pendidikan yang bertujuan untuk mempersiapkan peserta didik dengan kemampuan dasar intelektual dan tanggung jawab, pendidikan global memegang peranaan yang sangat penting dalam meningkatkan sumber daya manusia yang berkwalitas. Globalisasi membawa tantangan dan perubahan dalam pengelolaaan hidup dan masyarakat termasuk dalam dunia pendidikan. Sebagai seorang pendidik yang mempunyai tanggung jawab dalam mencerdaskan peserta didik harus dapat membuka diri untuk menambah wawasan dan pengetahuan serta melek terhadap perkembangan tekonologi sehingga dapat bersaing dengan Negara lain. Kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan budaya serta kearifan lokal harus tetap dijaga sebagai pondasi agara tidak terkikisannya kebudaya yang ada di Indonesia
Moral Education for Women (an Analysis of Qur'an Surat An-Nur Verse 31)
This study examines the importance of moral education for women, based on the teachings of Surah An-Nur, verse 31 in the Qur'an. The study aims to understand how Islamic education emphasizes moral cultivation as a guide for women, particularly in maintaining dignity and ethical conduct. Moral education in Islam focuses not only on personal aspects but also on social responsibility, aiming to develop women’s character with strong faith, piety, and moral integrity. This research employs a library study method with content analysis to explore relevant literature. The findings indicate that teachings on controlling one’s gaze, covering one’s body, and dressing modestly are fundamental in preserving women’s dignity. Moral education serves not only as a behavioral guide but also as a means of building a positive character that adapts to social changes.Overall, moral education for women in Islam is a comprehensive, continuous process. It aims to shape women who not only embody religious values but also contribute positively to society. This study offers insights into how moral education plays an essential role in strengthening the identity of Muslim women and supporting the creation of a more harmonious society
Harmonisasi Ilmu dan Iman : Peran Wahdatul Ulum dalam Proses Islamisasi Ilmu Pengetahuan dalam Pendidikan di Indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran wahdatul ulum sebagai pendekatan integratif dalam harmonisasi antara ilmu dan iman, terkhusus dalam konteks islamisasi ilmu pengetahuan dalam bidang pendidikan. Konsep fundamental wahdatul ulum dalam pemikiran Islam ini menekankan pada kesatuan ilmu pengetahuan yang pada dasarnya semua bersumber dari satu hal, yaitu Allah Swt. Masalah utama yang akan dibahas adalah melihat peran wahdatul ulum dalam proses islamisasi ilmu pengetahuan sebagai jawaban atas adanya dikotomi antara ilmu pengetahuan modern dan nilai-nilai keimanan yang sering kali memisahkan keduanya dalam proses pendidikan dan pengembangan ilmu. Sehingga tidak ada lagi pertentangan antara ilmu agama dan ilmu umum, melainkan keduanya saling melengkapi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur, di mana data diperoleh melalui analisis teks keislaman, konsep wahdatul ulum, kajian teoretis tentang islamisasi ilmu pengetahuan dan kajian ilmiah pendukung lainnya. Hasil penelitian menunjukan bahwa wahdatul ulum mampu menjadi kerangka konseptual yang menjembatani sains dan nilai-nilai Islam sehingga menghasilkan paradigma ilmu pengetahuan yang tidak hanya memperkuat landasan keilmuan yang sesuai dengan syariat Islam tetapi juga relevan untuk menjawab tantangan global dalam perkembangan ilmu pengetahuan modern
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Matematika dengan Menggunakan Metode Demonstrasi Pada Kelas II di SDN
This research comes from observations at SD Negeri Setia Asih 05, where it was found that students tended to enjoy learning more on their own or showed less interest in Mathematics lessons delivered through the lecture method. Meanwhile, one useful learning method is the demonstration method. This method can help engage students in learning so that they do not feel stuck or bored. With this method, students can see the teaching aids shown during the learning session. The aim of this research is to improve the learning outcomes of class II students at SDN Setia Asih 05. This research was conducted in the form of classroom action research (PTK) by utilizing data collection techniques through observation, examiners and interviews. Increase in student learning outcomes from the pre test by 72% to 84%. With an increase of 12%. After that, in their activities, the percentage of teacher participation increased from 83% to 84%. This had an impact on increasing student participation from 65% to 83%, an increase of 18%
Evaluasi Aplikasi Santri Berbasis Online dalam Media Informasi Kepada Wali Santri di Rumah Tahfidz Kawan M77
Aplikasi santri yang tersedia secara online telah menjadi alat bantu yang bermanfaat untuk memperluas hubungan antara Rumah Tahfidz dan wali santri. Komunikasi antara Rumah Tahfidz dan wali santri seringkali terganggu oleh jarak fisik yang ada antara Rumah Tahfidz dan rumah wali santri. Oleh karena itu, Rumah Tahfidz Kawan M77 membuat aplikasi santri berbasis online sebagai jembatan komunikasi antara Rumah Tahfidz dengan wali santri. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas fitur-fitur yang terdapat pada aplikasi santri berbasis online di Rumah Tahfidz Kawan M77 dalam memberikan informasi kepada wali santri. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif melalui wawancara dengan wali santri dan pengelola aplikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fitur pelacakan kehadiran, laporan perkembangan belajar, dan notifikasi pesan merupakan fitur yang paling efektif dalam memberikan informasi kepada wali santri. Selain itu, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa kendala yang dihadapi dalam penggunaan aplikasi, seperti kurangnya akses internet yang stabil dan kesulitan dalam mengoperasikan aplikasi
Hubungan Antara Self Control dengan Perilaku Agresif Siswa di SMA Negeri 1 Batang Kuis Tahun Ajaran 2023/2024
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara self control dengan perilaku agresif siswa di SMA Negeri 1 Batang Kuis tahun ajaran 2023/2024. Sebelum melakukan uji hipotesis, dilakukan uji prasyarat seperti uji normalitas dan uji homogenitas untuk memastikan data berdistribusi normal dan memiliki varians yang homogen. Data dikumpulkan dari 42 siswa kelas X, XI, dan XII melalui angket. Analisis data menggunakan uji korelasi product moment menunjukkan adanya korelasi signifikan antara self control dan perilaku agresif, dengan koefisien korelasi sebesar 0.990. Temuan ini mengindikasikan bahwa siswa dengan kontrol diri yang lebih tinggi cenderung memiliki perilaku agresif yang lebih rendah. Oleh karena itu, pengembangan kontrol diri pada siswa dapat menjadi upaya penting dalam mengurangi perilaku agresif di lingkungan sekolah
Effort to Instill Attitudes in Social Studies Learning in Elementary School
The cultivation of attitudes in social studies (IPS) learning at the elementary school level aims to shape students into individuals with strong social character, such as discipline, Tolerance, responsibility, and cooperation. Social studies learning provides opportunities for teacher to integrate social values into lesson content through various strategies and methods. Commonly used strategies include affective approaches, habituation, role modeling, group discussion, project based learning, and role playing simulations. Teachers serve as role models by demonstrating positive attitudes bpth inside and outside the classroom. Additionally, the use of relevant learning media and rubic based evaluations helps monitor students attitude development. This process is also supported by the preparation of lesson plans (RPP) that include specific objectives related to instilling social values. Challenges in implementation include a Lack of support from families and the community, as well as varying level of student awareness regarding the importance of social values. The outcomes of applying these strategies show a positive impact on shaping students social attitudees, such as honesty, politeness, tolerance, and responsibility. Therefore, social studies learning funtions not only as a mean of knowledge transfer but also as a medium for character building that contributes to social life
Pengaruh Media Pop Up Book Terhadap Kemampuan Membaca Nyaring Siswa Kelas II SD Swasta Jaya Pancur Batu
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Profil pengaruh kemampuan membaca nyaring siswa kelas II di SD Swasta Jaya Pancur Batu. 2) Proses pelaksanaan media pop up book terhadap pengaruh kemampuan membaca nyaring cerita mata pelajaran Bahasa Indonesia pada siswa kelas II di SD Swasta Jaya Pancur Batu. 3) Efektifitas media Pop Up Book terhadap pengaruh kemampuan membaca nyaring cerita mata pelajaran Bahasa Indonesia pada siswa kelas II di SD Swasta Jaya Pancur Batu. Tujuan penelitian ini dicapai dengan menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Instrumen penelitian adalah angket dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi dan tes. Data dianalisis dengan perhitungan statistik menggunakan rumus T-Test, mendeskripsikan data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian dengan menggunakan uji-t, menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara hasil posttest pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol (p=0.000), dan ada perbedaan yang signifikan terhadap perbandingan hasil pretest dan postets pada kelas perlakuan (p=0.000). Hasil pretest pada kelas IIA maupun IIB keduanya memiliki selisih yang tidak terlalu besar dengan persentase untuk kelas IIA 9,93% meningkat sebesar 13,7%, dan hasil persentase untuk kelas IIB 9,2% meningkat sebesar 10,7%
The Characteristics or Preparation? the Most Influential Factor in Speaking Performance for ESP Students
This study aimed to explore the most influential factor in the speaking performance of students in English for Specific Purposes (ESP) classes. Interestingly, the participants had never previously received specific instruction or materials related to speaking performance. Despite this, their speaking abilities varied considerably. The study involved 25 students from the Civil Engineering department, most of whom are members of Generation Z and are naturally familiar with using technology to support their learning. This study is urgently needed to raise students’ awareness that relying solely on personal characteristics, particularly introverted tendencies, may not be sufficient to achieve successful speaking performance in public settings. This research sought to answer three key questions: (1) What student characteristics most influence the speaking performance of ESP students in engineering classes? (2) How does students' preparation before speaking activities impact their speaking performance? and (3) Which factor has a greater influence on ESP students' speaking performance: personal characteristics or preparation? Data were collected through class observation. The findings indicated that extroverted characteristics appeared to help students manage their speaking performance more confidently. However, despite showing fluency, many students struggled to develop communication depth. This study was limited to one ESP class in the Civil Engineering department. Future studies are encouraged to explore this topic in different fields, across larger samples, and with students who have varying levels of prior exposure to speaking instruction