Jurnal Pusdikra Publishing (E-Journals)
Not a member yet
    2217 research outputs found

    Dampak Menurunnya Adab Siswa Terhadap Guru: Krisis Moral dalam Dunia Pendidikan

    Get PDF
    Fenomena menurunnya adab siswa terhadap guru menunjukkan krisis moral yang serius dalam dunia pendidikan Indonesia. Sikap tidak sopan seperti membantah, berbicara kasar, hingga menantang otoritas guru mencerminkan pergeseran nilai dalam masyarakat yang semakin mengedepankan kebebasan individu dan sikap antiotoritas. Artikel ini bertujuan menganalisis faktor-faktor penyebab degradasi adab siswa terhadap guru serta urgensi pendidikan karakter dalam membangun kembali moralitas siswa. Metode yang digunakan berupa kajian pustaka dengan menelaah berbagai literatur terkait pendidikan karakter, etika, dan pengaruh lingkungan sosial terhadap perilaku siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa penyebab utama penurunan adab adalah lemahnya keteladanan, pengaruh media digital, serta menurunnya peran keluarga dan sekolah sebagai pusat pendidikan moral. Pemulihan nilai adab memerlukan sinergi antara guru, orang tua, dan masyarakat melalui pendidikan karakter yang berkesinambungan dan kontekstual. Dengan demikian, penguatan adab siswa merupakan upaya strategis dalam memulihkan esensi pendidikan sebagai proses pembentukan manusia berakhlak mulia. Menurunnya adab siswa terhadap guru menjadi cerminan nyata dari terjadinya krisis moral di lingkungan pendidikan Indonesia. Perubahan sosial dan perkembangan teknologi yang tidak diimbangi dengan penguatan karakter telah melemahkan nilai-nilai sopan santun dan penghormatan terhadap guru sebagai figur pendidik. Hasil kajian menunjukkan bahwa degradasi adab dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain melemahnya keteladanan dari orang tua dan guru, pengaruh negatif media digital, serta berkurangnya peran keluarga dan sekolah dalam menanamkan nilai-nilai moral

    Transformasi Gaya Kepemimpinan Adaptif Dalam Membangun Iklim Organisasi Inovatif di MAS Babussalam Besilam

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan transformasi kepemimpinan adaptif kepala madrasah dalam membangun iklim organisasi yang inovatif di MAS Babussalam Besilam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala madrasah menerapkan kepemimpinan adaptif melalui komunikasi terbuka, pemberian ruang kolaborasi, dan pelibatan guru dalam proses pengambilan keputusan. Transformasi tersebut berdampak pada meningkatnya keberanian guru untuk mencoba gagasan baru dan metode pembelajaran yang lebih variatif, sehingga mulai terbentuk budaya kerja yang lebih kolaboratif dan terbuka terhadap perubahan. Meskipun demikian, penelitian juga menemukan bahwa inovasi belum berjalan optimal karena masih terdapat hambatan berupa motivasi guru yang belum stabil dan pemanfaatan teknologi pembelajaran yang belum maksimal. Temuan ini menegaskan bahwa kepemimpinan adaptif memiliki kontribusi nyata dalam pembentukan iklim organisasi inovatif di madrasah, namun transformasi tersebut membutuhkan penguatan pada aspek motivasi dan peningkatan keterampilan teknologi agar inovasi dapat berkembang secara berkelanjutan

    Relevansi Etika Digital Terhadap Perilaku Tanggung Jawab Penggunaan Teknologi dalam Pembelajaran PAI

    Get PDF
    Etika digital adalah tata aturan yang harus deperhatikan dalam menggunakan teknologi. Dalam penggunaan teknologi baik sebagai peserta didik maupun pendidik harus memiliki perilaku tanggung jawab. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan, peneliti mencari informasi mengenai etika digital. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana relevansi etika digital terhadap perilaku tanggung jawab pengggunaan teknologi dalanm pembelajaran PAI. Jurnal ini membahas mengenai etika dalam perspektif Islam, teknologi dalam pembelajaran PAI, etika digital dalam penggunaan teknologi pada PAI, tantangan etika digital dalam penggunaan teknologi pada PAI, tanggung jawab pendidik dan peserta didik dalam penggunaan teknologi pada PAI, serta relevansi etika digital terhadap perilaku tanggung jawab penggunaan teknologi dalam pembelajaran PAI. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Terkait dengan hal tersebut, peneliti menggunakan penelitian library research yaitu penelitian pustaka yang datanya diperoleh diantaranya dari hasil membaca buku, jurnal dan lain sebagainya. Adapun hasil penelitian bahwasanya etika digital sangat mempengaruhi dalam pembentukan perilaku tanggung jawab pada penggunaan teknologi. Pertama, etika digital adalah sebagai dasar pembentukan akhlak dalam dunia teknologi. Kedua, prinsip amanah dan kejujuran digital mendorong timbulnya perilaku tanggung jawab. Ketiga, etika digital Islami menjadi sebuah dasar tanggung jawab dalam memfilter konten. Keempat, etika interaksi digital mempengaruhi pada perilaku tanggung jawab komunikasi. Kelima, etika keamanan dan privasi sebagai bentuk tanggung jawab dalam melindungi data. Terakhir, prinsip maqasid Syariah mengarahkan penggunaan teknologi secara bertanggung jawab. Peneliti berharap hasil penelitian ini dapat menjadi khazanah ilmu pengetahuan dan bisa menjadi sebuah bahan untuk peneliti selanjutnya dalam melakukan penelitian yang serupa

    Hubungan Antara Media Pembelajaran, Metode Perencanaan dan Gaya Belajar Siswa di SMAN 5 Medan

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara media pembelajaran, metode pembelajaran, perencanaan pembelajaran, dan gaya belajar siswa dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran biologi di SMA Negeri 5 Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed methods (metode campuran) yang menggabungkan pendekatan kuantitatif melalui angket dan pendekatan kualitatif melalui wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru biologi secara rutin menggunakan media pembelajaran, terutama media visual seperti gambar, video, dan animasi yang membantu siswa memahami konsep biologi yang abstrak. Namun, pemanfaatan media interaktif dan audio masih terbatas sehingga belum sepenuhnya mengakomodasi variasi gaya belajar siswa. Selain itu, guru menerapkan metode seperti inquiry learning, discovery learning, dan project based learning yang disesuaikan dengan karakteristik materi dan kebutuhan siswa. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan kemampuan teknologi dan kurangnya pelatihan media digital. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menegaskan bahwa perpaduan antara perencanaan pembelajaran yang baik, pemilihan metode yang tepat, dan penggunaan media yang variatif dapat meningkatkan keterlibatan serta hasil belajar siswa dalam pembelajaran biologi

    Speaking Skills in the Perspective of Malay Oral Literature: A Conceptual Study for the Strengthening of Indonesian Language Learning in Higher Education

    Get PDF
    Speaking proficiency is a language skill that has a strategic role in the academic and professional world. Despite this, many students still face various obstacles, especially in terms of vocabulary mastery, the use of proper intonation, and confidence when speaking. This research aims to offer a conceptual model of speaking learning based on Malay oral literature as a local cultural treasure rich in rhetorical value, diction choices, and aesthetic language styles. The method used in this study is a literature review by examining various theories about speaking fluency, classical and modern rhetorical concepts, and characteristics of Malay oral literature. The results of the study show that forms of oral literature such as pantun, poetry, gurindam, and traditional speech have relevant communicative values to be used as models in learning to speak. The concept offered in this article is in the form of a speaking learning model based on oral literature which consists of three stages, namely text exploration, rhetorical analysis, and speaking practice. This model is expected to strengthen students' speaking skills while fostering appreciation for the richness of local culture

    Developing a Culture of Safety Communication for Enhancing Risk Awareness in Industrial Workplaces

    Get PDF
    The increasing need to strengthen the safety culture in the industrial sector, especially in large industrial areas such as Karawang which has a high level of work risk and complexity of communication between organizational levels. A suboptimal safety communication culture often hinders the formation of worker risk awareness, so a deep understanding of how communication practices, organizational values, and daily interactions build or weaken awareness of occupational hazards. This study aims to analyze the process of developing a culture of safety communication and explain how safety communication patterns can increase risk awareness in industrial work environments. Using a qualitative approach of case studies on two manufacturing companies in Karawang, data was collected through in-depth interviews with 12 informants consisting of 2 HSE managers/staff, 4 production line supervisors, and 6 operators from various work units, accompanied by direct observation on safety briefing activities and K3 document review. Data were analyzed using thematic analysis techniques to identify patterns, barriers, and communication practices that affect workers' risk perceptions. The results show that an effective safety communication culture is built through active leadership involvement, open hazard reporting mechanisms, consistency of safety messages, and the use of communication media that is easy to understand across levels. In addition, risk awareness increases when communication is dialogical, routine, and integrated with the safety learning system. This study concludes that strengthening safety communication culture contributes significantly to increasing risk awareness and encouraging safe work behaviors, as well as providing practical implications for the development of organizational culture-based OSH strategies in the industrial sector

    Pelaksanaan Supervisi Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Guru di SMK Swasta Budi Utomo Binjai Tahun 2024-2025

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan pelaksanaan supervisi kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di SMK Swasta Budi Utomo Binjai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif yang didukung pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Sumber informasi dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah dan 5 orang guru. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa supervisi yang dilaksanakan oleh kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di SMK Swasta Budi Utomo Binjai menunjukkan hasil yang baik dan efektif. Hal ini dapat terlihat dari beberapa temuan yang penulis dapatkan yaitu: (1) Dalam proses perencanaan supervisi kepala sekolah telah bekerja sesuai dengan langkah operasional yang ideal sesuai dengan buku pedoman kinerja kepala sekolah. Adapun kegiatan dari perencanaan supervisi yang dilakukan oleh kepala sekolah adalah mengundang tim pengembang sekolah, jadwal supervisi, substansi materi pelaksanaan supervisi dan menyusun instrumen penilaian; (2) Dalam proses pelaksanaan supervis i kepala sekolah telah berhasil menggunakan teknik-teknik yang baik. Dengan menggunakan teknik kunjungan kelas dan melakukan refleksi setelah supervisi dilakukan dengan pendekatan formal dan informal; (3) Dalam proses tindak lanjut kepala sekolah mengadakan bimbingan dan refleksi kepada guru-guru yang telah disupervisi. Pendidikan dan pelatihan yang diadakan kepala sekolah berdasarkan temuan kekurangan yang didapatkan kepala sekolah pada saat supervisi dilakukan

    Halua Puzzle: Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Tradisi Kuliner Melayu untuk Meningkatkan Kepedulian Lingkungan Siswa di Sekolah Alam Medan

    Get PDF
    This study, entitled “Halua Puzzle: The Development of Interactive Learning Media Based on Malay Culinary Traditions to Enhance Students’ Environmental Awareness at Sekolah Alam Medan,” aims to develop an interactive learning medium called Halua Puzzle, which integrates local wisdom from Malay culinary traditions to foster students’ environmental awareness. The research employed the Research and Development (R&D) method following the Borg & Gall model through several stages: potential identification, design, validation, revision, and field testing.The research subjects were elementary-level students of Sekolah Alam Medan. Data were collected through observation, questionnaires, and interviews, and analyzed using descriptive quantitative and qualitative approaches. The results indicate that the Halua Puzzle media is highly feasible for use, achieving a validation score of 83.57, and received positive responses from students. The media proved effective in improving environmental awareness while reinforcing culturally based learning.Thus, the Halua Puzzle grounded in Malay culinary traditions is an effective interactive learning innovation that not only enriches students’ learning experiences but also instills environmental care values through local cultural contexts closely related to their daily lives

    Implementasi Program Full Day School Terhadap Pembentukan Karakter Peserta Didik di SMA IT Unggul Al Munadi Medan

    Get PDF
    Implementasi program full day school terhadap pembentukan karakter peserta didik dapat dilihat dari sejauh mana tujuan pendidikan sekolah tercapai dan dari hasil proses pembentukan karakter, khususnya karakter keagamaan. Salah satu langkah strategis untuk membentuk karakter peserta didik yang berkualitas adalah dengan mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan melalui sistem pembelajaran yang intensif dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengimplementasian program full day school, masalah yang dihadapi dan solusi program full day school terhadap pembentukan karakter peserta didik di SMA IT Unggul Al Munadi Medan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif untuk memperoleh strategi pembentukan karakter melalui penyelenggaraan program full day school, dengan teknik pendekatan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan program full day school di sekolah ini mampu membimbing peserta didik melalui berbagai kegiatan pembiasaan, penguatan perilaku dengan keteladanan guru, serta penguatan dengan mendorong perilaku positif dengan penanaman nilai-nilai keislaman dalam keseharian peserta didik. Peserta Didik tidak hanya mendapatkan ilmu akademik, namun juga terbina secara spiritual dan sosial dengan pembelajaran dan model pendidikan yang menyenangkan, sehingga memiliki aktivitas yang produktif dan terhindar dari perilaku menyimpang, sehingga penerapan full day school terbukti dapat memberikan dampak positif dalam pembentukan karakter peserta didik bukan hanya dalam hal kedisiplinan dan kecerdasan intelektual, tetapi juga menanamkan nilai keagamaan, tanggung jawab, kerja sama, dan kepedulian sosial

    PEMIKIRAN EKONOMI IBN KHALDUN

    Get PDF
    The most prominent Muslim intellectual and his most thought about economics is Ibn Khaldun. (1332-1406). Ibn Khaldun had many thoughts in various fields, such as economics, politics and culture. One of Ibn Khaldun's thoughts that is very prominent and very important to discuss is his thoughts on economics. The importance of discussing Ibn Khaldun's thoughts on economics because his thoughts have great significance for the development of Islamic economics going forward. In addition, this paper also wants to show that Ibn Khaldun was the father and economist who preceded Adam Smith, Ricardo and European economists

    2,193

    full texts

    2,217

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Pusdikra Publishing (E-Journals)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇