Jurnal Pusdikra Publishing (E-Journals)
Not a member yet
2217 research outputs found
Sort by
Penerapan Konseling Kelompok dalam Menurunkan Stres Akademik Siswa di MTsN 1 Banda Aceh
Stres akademik merupakan permasalahan psikologis yang sering dialami siswa, terutama pada jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTs), seiring meningkatnya beban tugas, tekanan ujian, dan ekspektasi lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas konseling kelompok dalam menurunkan stres akademik siswa MTsN 1 Banda Aceh. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pre-eksperimental tipe One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian terdiri dari 8 siswa kelas VIII yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan hasil pretest yang menunjukkan tingkat stres tinggi. Intervensi dilakukan selama dua minggu dalam tiga sesi konseling kelompok. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala stres akademik yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa rata-rata skor pretest sebesar 62,25 menurun menjadi 31,25 pada posttest. Uji Paired Sample t-test menunjukkan nilai t sebesar 18,573 dengan signifikansi 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil ini menunjukkan bahwa konseling kelompok efektif dalam menurunkan tingkat stres akademik siswa. Temuan ini mendukung teori Lazarus dan Folkman bahwa peningkatan kemampuan koping adaptif dan dukungan sosial dapat mengurangi tekanan psikologis. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi layanan bimbingan konseling sekolah dalam menangani stres akademik secara preventif dan sistematis
Jurnal Dinamika dan Tantangan Pancasila di Masa Akan Datang: (Studi Kasus di Dusun Vii Desa Londut Kecamatan Kualuh Hulu Kabupaten Labuhan Batu Utara)
Pancasila merupakan sumber ketertiban hukum di Indoneisa, Pancasila juga sebagai Ideologi negara memiliki nilai-nilai yang harus ditanamkan dalam pendidikan, agar setiap individu dapat menjadi warga negara yang bertanggung jawab, adil, dan berkepribadian Pancasila (Semadi, 2019). Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara terus menghadapi berbagai dinamika dan tantangan seiring perkembangan zaman. Globalisasi, digitalisasi, perubahan sosial, serta tantangan ideologis dan lingkungan menjadi faktor yang menguji relevansi dan implementasi Pancasila. Jurnal ini bertujuan untuk mengkaji dinamika nilai-nilai Pancasila dimasa yang akan datang dan tantangannya, baik dalam konteks globalisasi, kemajuan teknologi, maupun perubahan sosial politik
Peningkatan Pendidikan Berbasis Keberlanjutan untuk Generasi Muda dalam Mendukung SDGs Melalui Program KKN Tematik
Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik berbasis Sustainable Development Goals (SDGs) di Desa Karakan, Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo, berfokus pada pemberdayaan masyarakat dalam bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan sosial kemasyarakatan. Kegiatan ini melibatkan pendekatan partisipatif dengan mahasiswa berperan sebagai fasilitator yang mendorong keterlibatan aktif masyarakat. Program-program utama meliputi bimbingan belajar Bahasa Inggris, pendidikan agama melalui Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ), edukasi menabung menggunakan bahan daur ulang, sosialisasi kesehatan, hingga pelatihan UMKM untuk meningkatkan daya saing produk lokal. Hasil menunjukkan peningkatan kemampuan siswa, kesadaran masyarakat terhadap hidup sehat, dan inovasi ekonomi desa. Meski menghadapi kendala seperti keterbatasan dana dan fasilitas, kolaborasi yang baik antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat berhasil mengatasi hambatan tersebut. Artikel ini menggarisbawahi pentingnya keberlanjutan dan sinergi lintas sektor dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan
Pengintegrasian Literasi Numerasi Lintas Kurikulum pada Pembelajaran di SD
Rendahnya kemampuan numerasi siswa sekolah dasar di Indonesia menjadi perhatian serius dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan. Penguatan literasi numerasi tidak dapat hanya dilakukan dalam mata pelajaran Matematika, melainkan perlu diintegrasikan secara lintas kurikulum. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengintegrasikan literasi numerasi pada berbagai mata pelajaran di sekolah dasar. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk workshop kolaboratif yang melibatkan 15 guru di UPT SPF SD Inpres Gunung Sari Baru, Kota Makassar. Metode kegiatan meliputi pemberian materi, diskusi kelompok, simulasi pembelajaran, dan penyusunan perangkat ajar berbasis numerasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru mengenai konsep literasi numerasi dan keterampilannya dalam menyisipkan aktivitas numerasi ke dalam RPP dan LKPD mata pelajaran Bahasa Indonesia, IPA, dan IPS. Data pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan sebesar 37% dalam pemahaman konsep dan strategi penerapan numerasi lintas kurikulum. Kegiatan ini terbukti efektif dalam mendorong inovasi pembelajaran dan mendukung implementasi Kurikulum Merdeka serta Profil Pelajar Pancasila. Diperlukan pendampingan berkelanjutan dan pengembangan komunitas belajar guru agar praktik baik ini terus berlanjut dan berdampak pada peningkatan hasil belajar siswa
Implementasi Permainan Kabaddi sebagai Media Peningkatan Kompetensi Guru dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani di Medan
Pengembangan kompetensi guru Pendidikan Jasmani menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan pengalaman peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas implementasi permainan Kabaddi sebagai media peningkatan kompetensi guru di Kota Medan. Peserta pengabdian terdiri dari 21 guru Pendidikan Jasmani yang berasal dari 15 kecamatan, dengan pelaksanaan kegiatan di Cafetaria STOK Bina Guna. Metodologi yang diterapkan meliputi pelatihan praktik Kabaddi, diskusi reflektif, serta evaluasi kompetensi menggunakan instrumen pre-test dan post-test, observasi praktik, dan Formative Classroom Evaluation. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pelatihan berbasis Kabaddi memberikan peningkatan signifikan pada keterampilan teknis guru, kemampuan pedagogik, manajemen kelas, serta kepercayaan diri dan kolaborasi antar guru. Penggunaan permainan tradisional ini juga meningkatkan motivasi guru untuk menerapkan metode pembelajaran inovatif di sekolah. Temuan ini mendukung literatur terkait Game-Based Learning dan pengembangan profesional guru, yang menekankan pentingnya pengalaman praktik langsung dan pendekatan reflektif untuk meningkatkan kompetensi. Dengan demikian, Kabaddi dapat dijadikan alternatif media pengembangan kompetensi guru yang efektif, kontekstual, murah, dan relevan dengan kondisi lokal. Program ini direkomendasikan untuk diintegrasikan ke dalam portofolio pengembangan guru Pendidikan Jasmani di Medan, serta sebagai model pilot untuk penerapan skala lebih luas
Pengaruh Penggunaan Metode PBL dalam Pembelajaran PKN Terhadap Peningkatan Skil Berfikir Kritis Terhadap Siswa Kelas 3 di SD
This study aims to test the effect of the Problem Based Learning learning model in improving the critical thinking skills of grade 3 students in elementary school. While the theory used is the constructivist theory with observation data collection techniques from teacher and student activities and also using tests to test students' thinking skills. This study uses a quantitative approach with a quasi-experimental research method and a pretest-posttest control group design. The results showed that the average activity of the control class teacher was 74.99, while in the experimental class it was 84.37. The learning outcomes of students in the control class showed no significant results because they were less than 0.005. While in the experimental class showed significant results. Thus it can be concluded that the Problem Based Learning learning model is able to improve the critical thinking skills of grade 3 students in elementary school
Implementasi Layanan Bimbingan Kelompok dalam Mengatasi Sulit Bergaul pada Siswa Kelas VIII UPT SPF SMP N 1 Patumbak Deli Serdang
Difficulty in socializing in adolescents is still a common problem from the past until now. Students who have difficulty socializing will certainly feel some negative impacts that can hinder the effectiveness of life and the optimization of their potential. Therefore, an effort needs to be made to overcome this problem. One effort that can be made is to implement group guidance services. The purpose of this study is to examine in more depth the success of implementing group guidance services in overcoming difficulties in socializing in class VIII students of UPT SPF SMP N 1 Patumbak Deli Serdang. The research method used is a qualitative research method with a descriptive approach. This study involved a sample of 8 students selected using a purposive sampling technique. The research instruments used were observation and interview guides. After group guidance was given, it was known that there was a change in a more positive direction related to students' socializing abilities. so that it can be understood that the implementation of group guidance was successful in overcoming difficulties in socializing in students
Peran Layanan Bimbingan Kelompok dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa: Kajian Pustaka
Motivasi belajar merupakan salah satu elemen penting dalam menunjang keberhasilan siswa di jenjang pendidikan menengah. Namun, pada kenyataannya, siswa kelas XI sering mengalami penurunan motivasi akibat tekanan akademik yang tinggi, ketidakseimbangan waktu, serta pengaruh sosial dari lingkungan pertemanan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran layanan bimbingan kelompok dalam meningkatkan motivasi belajar siswa kelas XI di SMAN 15 Medan. Kajian dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif, memanfaatkan metode studi pustaka dan wawancara sebagai sumber data utama. Subjek penelitian adalah lima siswa yang mengikuti layanan bimbingan kelompok dengan pendekatan Person-Centered, yang memungkinkan peserta secara bebas dan terbuka mengungkapkan perasaan serta menemukan solusi dari dalam diri mereka sendiri dengan dukungan lingkungan kelompok. Hasil temuan menunjukkan bahwa sebelum mengikuti layanan, siswa menunjukkan gejala seperti kehilangan semangat, kurangnya kejelasan tujuan akademik, serta rendahnya kepercayaan diri. Namun setelah sesi bimbingan kelompok, terjadi peningkatan motivasi belajar, terbentuknya komitmen akademik yang lebih kuat, dan tumbuhnya kepercayaan diri dalam menghadapi tantangan belajar. Suasana kelompok yang suportif dan interaktif menjadi faktor pendukung utama keberhasilan layanan ini. Penelitian ini menyimpulkan bahwa layanan bimbingan kelompok tidak hanya efektif dalam meningkatkan motivasi belajar, tetapi juga perlu dijadikan bagian integral dari program bimbingan dan konseling secara berkelanjutan di sekolah
Peran Manajemen Waktu dalam Meningkatkan Efektivitas Pekerjaan Kantor di MTS Madinatussalam
Manajemen waktu merupakan salah satu keterampilan penting yang berperan besar dalam meningkatkan efektivitas pekerjaan di lingkungan kantor. Pengelolaan waktu yang baik memungkinkan pegawai untuk menyelesaikan tugas secara tepat waktu, meminimalisir stres kerja, dan meningkatkan produktivitas secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana penerapan strategi manajemen waktu berdampak pada efisiensi dan kualitas hasil kerja karyawan kantor. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah studi literatur dan observasi terhadap praktik manajemen waktu di beberapa instansi. Hasil analisis menunjukkan bahwa karyawan yang menerapkan teknik perencanaan, penetapan prioritas, dan pengendalian waktu kerja secara konsisten cenderung lebih efektif dalam menyelesaikan tugas-tugasnya. Selain itu, penerapan manajemen waktu juga berkontribusi terhadap peningkatan kepuasan kerja dan pengurangan beban kerja berlebih. Dengan demikian, manajemen waktu yang optimal menjadi salah satu faktor kunci dalam mendukung pencapaian tujuan organisasi secara efisien dan berkelanjutan
Strategi Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Mendorong PAIKEM: Studi Praktik Manajemen Berbasis Sekolah
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam mendorong penerapan Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan (PAIKEM) dalam konteks Manajemen Berbasis Sekolah (MBS). Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi di beberapa sekolah yang menerapkan MBS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah memainkan peran kunci dalam menciptakan budaya sekolah yang mendukung PAIKEM melalui beberapa strategi, seperti pengembangan kapasitas guru, penerapan metode pembelajaran inovatif, dan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk orang tua dan masyarakat. Penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan yang dihadapi kepala sekolah dalam implementasi PAIKEM, seperti kurangnya sumber daya dan dukungan dari pihak terkait. Temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi praktisi pendidikan dan pengambil kebijakan dalam merumuskan strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah melalui penerapan PAIKEM. Dengan demikian, penelitian ini berkontribusi pada pemahaman yang lebih baik tentang peran kepala sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang aktif dan menyenangkan bagi siswa