Jurnal Pusdikra Publishing (E-Journals)
Not a member yet
    2217 research outputs found

    Praktek Kepemimpinan Pendidikan Islam di Lembaga Pendidikan Pesantren

    Get PDF
    Kepemimpinan dalam pendidikan Islam, khususnya di pesantren, memegang peranan penting dalam pembentukan karakter, akhlak, dan spiritualitas santri. Di tengah tantangan global dan krisis kepemimpinan di institusi pendidikan modern, pesantren tetap bertahan sebagai lembaga yang mengedepankan nilai-nilai keislaman yang kuat. Oleh karena itu, penting untuk mengkaji praktik kepemimpinan di pesantren yang berlandaskan nilai religius dan tradisi kultural. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka. Data dikumpulkan dari berbagai sumber literatur seperti buku, jurnal ilmiah, artikel, dan laporan penelitian terdahulu. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif melalui analisis isi untuk mengidentifikasi karakteristik kepemimpinan, prinsip dasar, dan peran strategis pemimpin pesantren dalam pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan di pesantren mengedepankan prinsip amanah, keadilan, musyawarah, keikhlasan, dan keteladanan. Kiai sebagai pemimpin memainkan peran sentral dalam membentuk sistem pendidikan yang religius dan humanis. Kesimpulannya, praktik kepemimpinan pendidikan Islam di pesantren relevan untuk dijadikan model alternatif dalam pengembangan kepemimpinan pendidikan yang berkarakter dan berorientasi spiritual

    Penerapan Realistic Mathematics Education (RME) Berbasis Etnomatematika pada Mata Pelajaran Matematika Materi Diagram Batang Kelas II SDN Banyu Urip VI/367 Surabaya

    Get PDF
    Matematika sering kali dianggap sebagai pelajaran yang sulit dan membingungkan, terutama bagi peserta didik sekolah dasar. Konsep seperti diagram batang yang tampak sederhana di mata orang dewasa, ternyata masih menjadi tantangan bagi peserta didik kelas II SD Negeri Banyu Urip VI/367 Surabaya. Hal ini terjadi karena penyajian materi yang terlalu abstrak dan jauh dari pengalaman hidup mereka sehari-hari. Untuk menjawab tantangan ini, penelitian ini mencoba menerapkan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) yang dipadukan dengan unsur budaya lokal melalui etnomatematika. Melalui pendekatan ini, peserta didik diajak untuk belajar matematika dari hal-hal yang dikenal peserta didik, seperti makanan tradisional, atau permainan daerah. Dengan cara ini, matematika menjadi lebih nyata, dekat, dan bermakna. Penelitian dilakukan secara kualitatif dengan desain One Shot Case Study pada 24 peserta didik kelas II. Data dikumpulkan melalui lembar evaluasi dan lembar kerja peserta didik. Hasilnya sangat memuaskan, rata-rata nilai kelas mencapai 86 dan sebanyak 75% peserta didik mencapai atau melebihi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Lebih dari sekadar angka, pendekatan ini menunjukkan bahwa ketika pembelajaran menyentuh realitas dan budaya sehingga peserta didik menjadi lebih aktif, paham, dan percaya diri. Pendekatan ini membuktikan bahwa matematika tidak harus kaku dan menakutkan. Justru sebaliknya, ketika dikemas secara kontekstual dan manusiawi, matematika bisa menjadi alat untuk membangun kedekatan, kebanggaan budaya, dan motivasi belajar yang lebih tinggi pada peserta didik

    Kepemimpinan dalam Organisasi Pendidikan

    Get PDF
    Kepemimpinan dalam organisasi pendidikan memiliki peran yang sangat penting dalam menentukan keberhasilan suatu lembaga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalis konsep kepemimpinan, terkhususnya gaya kepemimpinan, faktor-faktor yang mempengaruhinya serta pengambilan keputusan dalam konteks pendidikan. penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, dimana data yang diperoleh dari berbagai literature seperti jurnal, dan buku yang terkait topic pembahasan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan yang efektif memerlukan pemahaman mendalam tentang gaya kepemimpinan, faktor pendukung, serta kemampuan pengambilan keputusan. Dengan menerapkan pendekatan kepemimpinan yang tepat, organisasi pendidikan dapat mencapai tujuannya secara optimal dan menciptakan lingkungan kerja yang produktif. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pemimpin pendidikan dalam mengembangkan strategi kepemimpinan yang lebih efektif

    The Effectiveness of Verb Relay Race in Enhancing Tenth Grade Students’ Mastery of Irregular Verbs at SMA N 1 Wiradesa

    Get PDF
    Many high school students face difficulties in mastering irregular verbs due to their inconsistent pattern and traditional method which was less engaging for the students. Traditional methods often rely on memorization and repetition, which tend to decrease the students’ motivation and engagement. The aim of this research is to find out whether the Verb Relay Race can improve the students’ mastery of irregular verbs. This research used a quasi-experimental method with pre-test and post-test in both experimental class, who received the Verb Relay Race method, and control class, who was received traditional method. The sample of this research was 61 students of class X.5 and X.7 at SMA N 1 Wiradesa. The research instrument was a fill-in-the-blank test consisting of 15 validated and reliable questions. Descriptive statistics and paired sample t-test were used to analyzed the data using SPSS. The result of the research showed that the experimental class gain score from the average score 48.5 to 74.7, showing a significance improvement in students’ mastery of irregular verbs. Moreover, the students showed a positive attitude through the game in learning irregular verbs, stating that the method was more enjoyable and less stressful. These findings suggested that the Verb Relay Race is fun and effective method for enhancing grammar proficiency, especially irregular verbs in EFL classrooms

    Tahapan Sampling dalam Penelitian Ilmiah pada Pembelajaran Metodologi Penelitian

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tahapan sampling dalam konteks penelitian ilmiah, khususnya dalam pembelajaran metodologi penelitian. Sampling merupakan langkah krusial dalam tahapan penelitian yang sangat mempengaruhi validitas dan generalisasi hasil penelitian. Dalam pembelajaran metodologi penelitian, pemahaman yang tepat tentang teknik sampling sangat penting untuk menghasilkan data yang representatif dan minim bias. Penelitian ini mengidentifikasi berbagai tahapan dalam proses sampling, termasuk penentuan populasi, pemilihan sampel, serta teknik-teknik sampling seperti sampling acak, sampling stratifikasi, dan sampling kluster. Setiap teknik dibahas dalam konteks kelebihan dan kekurangannya, serta relevansinya terhadap jenis penelitian yang berbeda, seperti penelitian kuantitatif, kualitatif, dan eksperimen. Penelitian ini juga mengeksplorasi tantangan yang dihadapi peneliti dalam memilih teknik sampling yang tepat dan dampaknya terhadap hasil penelitian. Temuan dari analisis ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pembelajaran metodologi penelitian, sehingga peneliti dan mahasiswa dapat memahami pentingnya pemilihan teknik sampling yang sesuai dalam setiap tahapan penelitian

    Peningkatan Keterampilan Menulis Kalimat Melalui Model Concept Sentence Berbantuan Clue Card Siswa Kelas 2 SD Muhammadiyah Birrul Walidain

    Get PDF
    Permasalahan yang ditemukan dalam pembelajaran menulis di kelas 2 SD Muhammadiyah Birrul Walidain adalah masih rendahnya keterampilan siswa dalam menyusun kalimat sederhana. Siswa mengalami kesulitan dalam menuangkan ide ke dalam bentuk tulisan, memilih kata yang tepat, serta menggunakan ejaan dan tanda baca dengan benar. Kondisi ini menyebabkan hasil tulisan siswa belum sesuai dengan tujuan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis kalimat melalui penerapan model Concept Sentence berbantuan Clue Card. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 23 siswa kelas 2 Capella SD Muhammadiyah Birrul Walidain. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan tes tertulis. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan menulis siswa, ditandai dengan peningkatan persentase ketuntasan belajar dari 69,5% pada siklus I menjadi 82,6% pada siklus II. Penerapan model Concept Sentence berbantuan Clue Card terbukti efektif dalam membantu siswa menyusun kalimat secara terstruktur dan bermakna. Model ini juga sesuai dengan tahap perkembangan kognitif siswa sekolah dasar yang masih berada pada tahap operasional konkret

    Pengaruh Model Pembelajaran Flipped Classroom Terhadap Hasil Belajar Informatika di MTsN 2 Kota Payakumbuh

    Get PDF
    Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar informatika siswa   di MTsN 2 Kota Payakumbuh, hasil belajar tercermin dari hasil nilai ulangan harian dan terlihat dalam proses pembelajaran masih di dominasi oleh guru yang bisa disebut dengan motode konvensional. Pemberian materi kepada siswa melalui pendekatan ceramah, membuat peran guru lebih dominan di dalam kelas.  Hal ini membuat siswa berperan sebagai agen pembelajaran yang bersifat pasif. Model pembelajaran konvensional ini tidak mampu menarik perhatian siswa, dan guru cenderung tidak melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran. Hal tersebut yang menyebabkan siswa tidak dapat mencapai ketuntasan belajar seperti yang diharapkan dalam tujuan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Flipped Classroom terhadap hasil belajar Informatika di MTsN 2 Kota Payakumbuh. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan metode penelitian kuantitatif dengan rancangan peneltian Grup Design Pretest-Posstest Control Design. Populasi yang di gunakan dalam penelitian ini ialah seluruh sisswa kelas VII MTsN 2 Kota Payakumbuh. Pengambilan sampel dilakukan secara acak menggunakan model simpel random sampling yang sebelum pengambilan sampel tersebut dilakukan beberapa uji yaitu : uji normalitas dan uji homogenitas. Sampel pada penelitian ini adalah kelas VII.11 sebagai kelas ekperimen dan kelas VII.9 sebagai kelas kontrol. Data penelitian diambil dari hasil belajar informatika siswa dari tes akhir (posstest), Data hasil akhir dari kedua kelas berdistribusi normal dan homogeny, Sedangkan hasil dari tes akhir yang menggunakan Uji T diperoleh nilai Sig (2-tailed) sebesar 0,019 yang artinya nilai < 0,05 yang berarti Ho ditolak dan Ha nya diterima. Jadi kita dapat simpulkan bahwa “terdapat pengaruh yang signifikan dari model pembelajaran Flipped Classroom terhadapat hasil belajar hasil belajar informatika kelas VII MTsN 2 Kota Payakumbuh

    A Synthesis of Research on the Implementation and Impact of the 5E Learning Cycle Model in Science Education

    Get PDF
    The 5E Learning Cycle model has emerged as one of the most effective constructivist approaches for enhancing students’ engagement and conceptual understanding in science learning. This study aims to comprehensively review the application and impact of the 5E Learning Cycle model on various aspects of learning in primary and secondary education. A systematic analysis was conducted on twenty peer-reviewed articles published between 2017 and 2025 to identify how this model influences cognitive, affective, and psychomotor learning outcomes. The review focuses on the effects of the 5E model on students’ science process skills, science literacy, higher-order thinking skills, problem-solving abilities, and character development. Findings reveal that the implementation of the 5E Learning Cycle, which consists of the stages of Engagement, Exploration, Explanation, Elaboration, and Evaluation, successfully creates active, constructive, and meaningful learning experiences. The model’s consistent application improves learning motivation, scientific attitudes, and conceptual mastery, with reported N-Gain values ranging from 0.37 to 0.69, indicating moderate to high improvement levels. Integrating the 5E model with learning strategies such as mind mapping, STEM-based worksheets, Quizwhizzer, and educational media further enhances its effectiveness in promoting science literacy and critical thinking. Although most studies emphasize short-term outcomes, overall findings confirm that the 5E Learning Cycle is a relevant and adaptive approach for addressing 21st-century learning challenges by fostering active engagement, deep understanding, and holistic character formation

    Konstruksi Lingkungan Pembelajaran Efektif: Studi Komparatif Islam dan Psikologi

    Get PDF
    Lingkungan pembelajaran yaitu semua hal yang memberikan pengaruh tingkah laku subjek yang terlibat dalam sebuah proses pembelajaran (dalam hal ini adalah guru dan murid). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui studi komparatif antara perspektif Islam dan psikologi mengenai lingkungan pembelajaran yang efektif. Jurnal ini membahas mengenai konsep lingkungan pembelajaran, lingkungan pembelajaran yang efektif menurut Islam dan psikologi, elemen-elemen lingkungan pembelajaran yang efektif serta studi komparatif perspektif Islam dan psikologi mengenai lingkungan pembelajaran yang efektif. Terkait dengan hal tersebut, peneliti menggunakan penelitian library research yaitu penelitian pustaka yang datanya diperoleh diantaranya dari hasil membaca buku, jurnal dan lain sebagainya. Adapun hasil penelitian bahwasanya lingkungan pembelajaran yang efektif dalam perspektif Islam yaitu kondusif secara fisik dan sosial, meningkatkan kreativitas dan motivasi belajar, integrasi nilai nilai islam, serta perencanaan dan pengolahan holistik. Sedangkan lingkungan pembelajaran yang efektif dalam perspektif psikologi yaitu keamanan emosional dan rasa diterima, stimulus kognitif & keterlibatan aktif, interaksi positif dan hubungan interpersonal, kondisi fisik dan manajemen kelas baik, dapat fleksibilitas & adaptasi terhadap kebutuhan individu siswa. Integrasi keduanya akan menghasilkan lingkungan belajar yang kondusif, mendukung perkembangan holistik siswa, serta pembentukan karakter dan kompetensi akademik. Peneliti berharap hasil penelitian ini dapat menjadi khazanah ilmu pengetahuan dan bisa menjadi sebuah bahan untuk peneliti selanjutnya dalam melakukan penelitian yang serupa

    Memahami Pendidikan Inklusif Untuk Anak Usia Dini

    Get PDF
    Pendidikan inklusif untuk anak-anak usia dini adalah cara yang menekankan pemberian kesempatan belajar yang sama bagi semua anak, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus. Menurut Booth dan Ainscow (2002), pendidikan inklusif adalah proses mengenali dan mengurangi hambatan belajar dengan menerapkan lingkungan yang ramah, partisipatif, dan bisa merespons keberagaman anak. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur untuk melihat konsep inklusi dalam pendidikan anak usia dini (PAUD) serta tantangan yang terjadi saat pendidikan inklusif diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan pendidikan inklusif bergantung pada pemahaman guru, penyesuaian kurikulum, serta dukungan dari orang tua dan tenaga profesional. Meskipun masih ada hambatan seperti kurangnya alat, pelatihan guru yang tidak cukup, dan kesadaran masyarakat yang rendah, penerapan pendidikan inklusif tetap memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan sosial, emosional, kemandirian, dan kemampuan berinteraksi anak sejak usia dini. Penelitian ini menekankan pentingnya meningkatkan kemampuan guru dan menciptakan lingkungan belajar yang ramah terhadap keberagaman untuk mendukung keberhasilan pendidikan inklusif di PAUD

    2,193

    full texts

    2,217

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Pusdikra Publishing (E-Journals)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇