e-Prosiding Seminar-Konferensi-Simposium Universitas PGRI Ronggolawe Tuban
Not a member yet
    1462 research outputs found

    The Analysis of Google Translate in English-Indonesian Slang Terms Translation of Social Media Post “Facebook”

    Get PDF
    Slang terms is not an official language or it is informal language. There is no formal classification in slang terms. Slang language is the linguistic prerogative of young people and generally sound odd in the mouth of an older people, (Holmes, 2001: 167) which is related with culture and social system of certain community who use the language. In this study concern with analysis of Google Translate in English- Indonesian slang terms translation of social media post “Facebook”. Google Translate is the most famous and favorite trans-tool in the world, easy to access and easy to use. Besides that the writer put Facebook as a media in this research it can show the daily life of using slang terms by people post. The purpose of this study is to find out the problems faced by Google translate in English-Indonesian slang terms translation of social media post “Facebook” and to find out the kinds of slang terms that are accurate translated by Google Translate in English-Indonesian slang terms translation of social media post “Facebook”. The writer uses descriptive qualitative method which is considered to be relevant to this research and the data taken randomly, there are ten Facebook posts. From the data have been analyzed it can be concluded that Google translate cannot capture the rhetoric, beauty, sarcasm of a language or emotional aspect especially in spoken language. The kinds of word formation English-Indonesian slang terms of social media post “Facebook” translated by Google that accurate are nothing. Google Translate have less accurate to inaccurate translation from 20 slang have been found

    The Use of Telegram Bot Api in Learning Semantics of Efl Students

    Get PDF
    Language teaching and learning is moving towards a new direction (mobile-assisted language learning/MALL)). MALL brings another way on how to assess students’ learning. One of the mobile technologies that can be used to help learner in learning a foreign language is Telegram. Telegram has many channels and bots to educate English. This study presented the use of Telegram Bot API in learning Semantics as how it could influence EFL students’ learning development through MALL application and how this could influence EFL students’ satisfaction. Interactive continuum method was used to find out EFL students’ development in comprehending Semantics materials and their satisfaction responses on this media use. Data of the EFL students’ learning development and their satisfaction was gathered via test bot, survey and semistructured interview. The ten participants were submitted paper based test and Telegram Bot API test, then the questionnaire were distributed after the bot. In order to clarify doubts of this questionnaire’s result, interview then was conducted. The findings showed that there was a significant development of EFL students’ achievement on the integration of Telegram Bot API in their learning and most of them were satisfied on this MALL media use. This conclusion then clarified by the interview results which showed that their satisfactions were range from its display and placement on presenting the test items and the choices, its user friendly, its accuracy, its flexibility on time response, to its other function beyond the form of a test such as a questionnaire

    PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PENGELOLAAN HUTAN MANGROVE DI DESA LABUHAN KECAMATAN BRONDONG KABUPATEN LAMONGAN, JAWA TIMUR

    Get PDF
    Penelitian memiliki tujuan untuk memperoleh informasi terhadap persepsi masyarakat akan pengelolaan ekosistem mangrove  Desa Labuhan Brondong Lamongan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Pengambilan data dilakukan dengan mewawancarai menggunakan kuesioner dan observasi. Pengolahan data dilakukan dengan tabulasi dan ditampilkan dalam bentuk grafik dan diagram. Penelitian dilakukan pada bulan Mei-Juni 2022. Penelitian tersebut menghasilkan:1) persepsi masyarakat terhadap manfaat mangrove di desa labuhan adalah rata-rata 55% dengan kategori mengetahui; 2) persepsi masyarakat terhadap alih fungsi lahan mangrove menjadi tambak adalah 50%; 3) persepsi masyarakat terhadap pelaksanaa rehabilitasi mangrove adalah rata-rata 68% dengan kategori mengetahui; 4) persepsi masyarakat terhadap upaya rehabilitasi adalah rata-rata 59% dengan kategori pemeliharaan penyuluhan 23% dan penanaman kembali 18%; 5) partisipasi masyarakat dalam keikutsertaan kegiatan rehabilitasi adalah rata-rata 45% dengan kategori turut berperan jika ada himbauan. Masyarakat sudah cukup tau tentang mangrove namun berharap adanya pemerintah memberikan edukasi dan kebijakan sehingga tingkat kesadaran masyarakat terhadap pelestarian mangrove lebih tinggi.   Kata Kunci: persepsi masyarakat, hutan mangrove, Desa Labuhan &nbsp

    PENGEMBANGAN MEDIA PAPAN FLANEL KATA (FLANKAT) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA DISLEKSIA DI SDN TAMBAKBOYO II

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pengembangan media papan flanel kata, tingkat kevalidan, keefektifan, dan kepraktisan. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian pengembangan atau R&D (Research and Development) yang menghasilkan media papan flanel kata untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa disleksia. Model yang digunakan dalam peneltian ini yaitu ADDIE yang terdiri dari 5 tahap yaitu Analyze (Analisis), Design (Perancangan), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi), Evaluation (Evaluasi). Subjek penelitian ini yaitu kelas III yang berjumlah 4 siswa di SDN Tambakboyo II. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu lembar validasi ahli media, bahasa, dan materi, serta tes kemampuan membaca siswa yang berupa soal evaluasi, angket respon guru dan siswa. Teknik analisis data pada penelitian ini meliputi analisis data tingkat kevalidan, keefektifan, dan kepraktisan. Hasil pengembangan mendapat skor sebesar 95% dari ahli media, 85% dari ahli bahasa, dan 80% dari ahli materi. Hal tersebut menunjukkan bahwa media yang dikembangkan dinyatakan sangat valid digunakan dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami peningkatan dalam membaca dilihat dari nilai rata-rata N-Gain yang diperoleh adalah 60%, sehingga berdasarkan nilai tersebut maka media papan flanel kata dikategorikan efektif. Sedangkan angket respon guru dan siswa mendapat skor sebesar 88% dan 86%. Jadi dapat disimpulkan bahwa media papan flanel kata dinyatakan sangat valid, efektif, dan praktis digunakan dalam pembelajaran

    PENGEMBANGAN ALAT EVALUASI BERBASIS APLIKASI QUIZIZZ PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS VI SDN BOTO KECAMATAN SEMANDING KABUPATEN TUBAN

    Get PDF
    Alat evaluasi berbasis aplikasi quizizz sangat penting dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan peserta didik saat evaluasi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan alat evaluasi berbasis aplikasi quizizz pada pembelajaran matematika kelas VI SDN Boto. Penelitian ini menggunakan jenis pengembangan atau Research and Development dengan model ADDIE yang terdiri dari 5 tahap yaitu Analyze (Analisis), Design (Perancangan), Development (Pengembangan), Implementation (Penerapan), Evaluation (Evaluasi). Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu lembar validasi ahli materi, ahli media dan ahli bahasa, lembar angket respon guru dan peserta didik, serta lembar tes peserta didik. Hasil akhir penelitian pengembangan alat evaluasi berbasis aplikasi quizizz berdasarkan uji kevalidan yaitu validasi ahli materi mendapatkan presentase 95% yang artinya sangat valid dan sangat layak digunakan, validasi ahli media mendapatkan presentase 82,8% yang artinya sangat valid dan sangat layak digunakan, validasi ahli bahasa mendapatkan presentase 88% yang artinya sangat valid dan sangat layak digunakan. Tingkat kepraktisan yaitu penilaian angket respon guru mendapatkan presentase 89,3% yang artinya sangat praktis dan sangat layak digunakan sedangkan penilaian angket respon peserta didik mendapatkan presentase 96,8% yang artinya sangat praktis dan sangat layak digunakan. Untuk tingkat keefektifan yang diperoleh dari menghitung hasil evaluasi 18 peserta didik memperoleh presentase ketuntasan klasikal yaitu 77,7% yang artinya efektif dan sangat layak digunakan. Dapat disimpulkan bahwa alat evaluasi berbasis aplikasi quizizz yang dikembangkan pada pembelajaran matematika sangat layak sebagai alat evaluasi pembelajaran di SDN Boto Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban

    ANALISA PERBAIKAN POSTUR KERJA ADDED VALUE PRODUCT (AVP) UNTUK MENGURANGI MUSCULOSKELETAL DISORDERS DENGAN MENGGUNAKAN METODE QUICK EXPOSURE CHECKLIST (QEC) PT. X

    Get PDF
    PT. X merupakan industri pengolahan hasil laut. Pada divisi AVP ( Added Value Product) hasil laut yang diproduksi salah satunya adalah seafood ebi kinchaku dan terdapat enam proses utama dalam produksi seafood yaitu proses prepare, mixing, forming, steaming, precooling, dan packing. Dalam tujuh stasiun kerja terdapat dua aktivitas dengan postur kerja yang berbeda. Proses produksi dilakukan menggunakan tenaga manusia dengan postur berdiri dan membungkuk. Kegiatan pemindahan barang dengan tenaga manusia salama proses produksi tidak menggunakan prinsip ergonomi, sehingga menyebabkan keluhan dan rasa sakit yang dialami pekerja. Keluhan yang timbul dari kegiatan pemindahan barang dengan tenaga manusia bila dibiarkan terus-menurus akan meyebabkan cidera pada bagian otot atau musculoskeletal disorders dan penurunan performa pekerja. Upaya untuk mengatasi keluhan yang dialami pekerja, dengan identifikasi pada seluruh proses produksi menggunakan Nordic Bodi Map (NBM) dan dilakukan penilaian postur kerja dengan menggunakan Quick Exposure Checklist (QEC) dengan tujuan untuk mengetahui bagian postur mana yang memiliki nilai exposure level tinggi. Berdasarkan perhitungan QEC terdapat keduanya memiliki nilai exposure level tinggi, postur 1 dengan nilai exposure level sebesar 82% dan postur 2 sebesar 83% termasuk katagori investigasi lebih lanjut dan penaganan secepatnya . Dari stasiun kerja tersebut terdapat usulan alat bantu. Dari postur 1 dan 2 alat bantu yang direkomendasikan berupa kursi, meja, dan trolly box yang sesuai data antropometri

    RESPON SISWA SEKOLAH DASAR TERHADAP KEPRAKTISAN MODUL BUJAMUR (BUDAYA JAWA TIMUR)

    Get PDF
    Pembelajaran pada Kurikulum 2013 ditekankan pada pengembangan potensi dan pembangunan karakter pada setiap peserta didik sehingga hasil belajar dapat disinergikan antara pendidikan di sekolah, keluarga dan masyarakat. Pada salah satu subtema yaitu, keberagaman budaya bangsaku memiliki tujuan siswa dapat memahami karakteristik lingkungan di wilayahnya dalam hal ini Jawa Timur, akan tetapi selama ini belum ada bahan ajar yang memandu siswa dalam memahami budaya Jawa Timur. Modul merupakan salah satu bahan ajar yang dirancang agar siswa dapat belajar secara mandiri. Maka peneliti mengembangkan sebuah modul bujamur (budaya Jawa Timur) bagi siswa kelas IV sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah R&D (Reseaerch and Development) dengan model pengembangan 4-D yang terdiri dari define (pendefinisian), design (perancangan), develop (pengembangan),dan dessiminate (penyebaran). Tujuan dilakukannya penelitian adalah untuk mendeskripsikan respon siswa sekolah dasar sebagai pengguna terhadap kepraktisan modul bujamur (budaya Jawa Timur). Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN Sugihan 01 Jatirogo dengan jumlah 20 yang terbagi siswa laki-laki sebanyak 11 dan siswa perempuan sebanyak 9. Teknik pengumpulan data yang digunakan menggunakan angket, sehingga instrumen penelitiannya adalah lembar angket respon siswa. Data yang sudah dikumpulkan dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Adapun hasil respon berdasarkan 10 pernyataan yang harus diisi, siswa yang setuju sebesar 99 % dengan kriteria sangat praktis dan tidak setuju sebesar 1% dengan kriteria tidak praktis. Berdasarkan hasil dan kriteria persentase yang didapatkan maka modul bujamur (budaya Jawa Timur) dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran karena sangat praktis

    PENGEMBANGAN MEDIA REPLIKA PETA BUDAYA INDONESIA (PATAYA) DALAM PEMBELAJARAN IPS DI KELAS IV SEKOLAH DASAR

    Get PDF
    Pengembangan media pataya ini bertujuan untuk : 1) Mengembangkan produk berupa media pataya. 2) Menjelaskan hasil pengembangan media pataya. 3) Mengetahui kelayakan penggunaan media pataya. Untuk mencapai tujuan di atas, penelitian ini menggunakan jenis penelitian pengembangan Research and Development (R&D). Hasil pengembangan media pataya ini memenuhi kriteria Sangat Valid dengan hasil uji ahli materi mencapai tingkat kevalidan 100%, ahli desain media tahap pertama mencapai tingkat kevalidan 78%, untuk selanjutnya tahap kedua mencapai tingkat Sangat Valid 100%. Dan ahli bahasa tahap pertama mencapai tingkat kevalidan 82,8%, dan untuk tahap kedua mencapai tingkat Sangat Valid 97% . Dapat disimpulkan berdasarkan skor rata-rata penilaian dari ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa dapat disimpulkan bahwa media pataya untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar Sangat Valid

    ANALYZING LECTURER CLASSROOM MANAGEMENT STYLE IN ENGLISH CLASS AT UNIROW TUBAN

    Get PDF
    This study is aimed at figuring out an EFL teacher’s classroom management styles and the students’ responses toward the classroom management styles applied in teaching and learning process. This study was conducted under the qualitative case study design. The case involved a teacher and 18 students. The data were gathered from classroom observation, questionnaire, and interview. Based on the findings, the teacher dominantly used authoritative classroom. The students presented positive response toward the teacher classroom management styles. The students tend to listen and act out based on what the teacher suggested or instructed. The results are expected to raise the EFL teachers’ awareness that managing classroom is valuable. Further research with more representative respondents is recommended

    ANALISIS ANGKA PARTISIPASI KASAR PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD) DI SELURUH INDONESIA

    Get PDF
    Anak Usia Dini adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai usia enam tahun. Berbeda dengan pendidikan anak usia dini di Indonesia, 55,4% daerah perkotaan masih terbatas dibandingkan dengan 44,6% di daerah pedesaan, karena masih mengandalkan keterlibatan orang tua dan kemudahan untuk pergi ke sekolah anak. Sementara itu, di daerah desa, keterlibatan masyarakat dalam pendidikan anak usia dini masih kurang, karena pemahaman tentang pentingnya pendidikan anak usia dini masih sangat minim, serta informasi dan sosialisasi bergantung pada pembuat kebijakan diprovinsi-provinsi diIndonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran anak peserta PAUD dengan mengolah data Angka dari BPS, menghitung rata-rata dan rasio, kemudian menganalisisnya menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penyebarannya tidak merata provinsi di Indonesia. Provinsi yang melebihi rata-rata nasional di Yogyakarta, & terendah adalah Papua. Sementara peningkatan atau penurunan APK pada anak peserta PAUD mencapai 90% dari total, hanya II provinsi, Riau & DKI Jakarta, yang mengalami penurunan

    1,206

    full texts

    1,462

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    e-Prosiding Seminar-Konferensi-Simposium Universitas PGRI Ronggolawe Tuban
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇