e-Prosiding Seminar-Konferensi-Simposium Universitas PGRI Ronggolawe Tuban
Not a member yet
1462 research outputs found
Sort by
COMPARATIVE LITERATURE OF MOVIES JENNY & JUNO AND DUA GARIS BIRU
Comparative studies are a way to make a comparison between two or more things. This study discusses two movies from different countries and different directors. The first is a film called Jenny & Juno from South Korea and the second is Dua Garis Biru from Indonesia. The purpose of this study is to compare the intrinsic aspects of the two movies. The method used in this research is descriptive qualitative research because the data collected is in the form of words or sentences, then interprets them. Qualitative data with observable and non-measurable descriptions,the results of this study show the reader about the intrinsic elements of the two movies, which are different, but tell the same problem. Hopefully this research can provide benefits to readers in terms of comparative studies
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PADA UD. LANCAR (Agen Gas LPG Dan Air Minum Club) Semanding - Tuban Jawa Timur
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PADA UD. LANCAR
(Agen Gas LPG Dan Air Minum Club)
Semanding - Tuban Jawa Timur
Hendra Purwanto¹, Handaru Indrian Sasmito Adi²
¹²Pendidikan Ekonomi,Universitas PGRI Ronggolawe
¹Email : [email protected]
²Email : [email protected]
ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya pengaruh variabel kualitas pelayanan dan kualitas produk terhadap kepuasan pelanggan secara parsial dan secara simultan. Penelitian ini dilakukan pada pelanggan (konsumen) UD. Lancar dipimpin oleh Tanto Wijaya berlokasikan di jalan Raya Tuban-Babat Km. 4 no.1163 Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban yang bergerak dalam distributor gas LPG dan air minum club. Jenis penelitian ini kuantitatif, dimana pengambilan sampel menggunakan teknik probability sampling yaitu jumlah populasi sebanyak 250 pelanggan selama 3 hari diperoleh sampel sebanyak 71 pelanggan (responden) dengan menggunakan rumus slovin. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi uji instrumen yaitu uji validitas dan reliabilitas, uji normalitas, uji asumsi klasik yaitu multikolinearitas, dan uji heteroskedastisitas, uji regresi linier berganda, dan uji hipotesis yaitu uji t (uji parsial), uji F (uji simultan) dan koefisien determinasi (R2). Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa 1). Kualitas pelayanan berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan pada UD. Lancar Tuban sebesar 78,8% dengan nilai probabilitas thitung < dari 0,05 (0,000 < 0,05). 2). Kualitas produk berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan pada UD. Lancar Tuban sebesar 20% dengan nilai probabilitas thitung < dari 0,05 (0,003 < 0,05). 3). secara simultan variabel kualitas pelayanan dan kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan pada UD. Lancar Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban sebesar 74,3% dengan nilai probabilitas Fhitung < dari 0,05 (0,000 < 0,05).
Kata Kunci: Kualitas Pelayanan, Kualitas Produk, dan Kepuasaan Pelanggan
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS APLIKASI ANDROID BERBANTU SMART APPS CREATOR (SAC) PADA MATERI PLANTAE
Android merupakan sistem operasi linux yang gratis dan memudahkan untuk berinovasi yang mendukung kegiatan keseharian. Framework aplication dan dalvik virtual machine yang menjadi salah satu arsitektur android untuk memungkinkan pengguna dan memindahkan komponen yang tersedia sehingga mampu mengoptimalkan perangkat smartphone. Aplikasi android dapat digunakan sebagai media pembelajaran bagi siswa, pada saat ini smartphone menjadi barang utama yang digemari siswa. Oleh sebab itu aplikasi pembelajaran android dapat mempermudah siswa untuk melakukan kegiatan belajar melalui smartphone yang dimiliki. Aplikasi pembelajaran berbasis android yang dikembangkan ini mengutamakan materi biologi kingdom plantae. Materi plantae yang dikembangkan merupakan materi yang sering dijumpai terutama dilingkungan sekitar. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran aplikasi android yang diharapkan dapat membantu proses belajar siswa melalui smartphone siswa yang dnyatakan valid. Kevalidan dinilai dari segi materi, media dan bahasa. Penelitian pengembangan ini menggunakan desain Research and Development (R&D). Instrumen untuk mengukur validasi berupa angket yang akan divalidasi oleh validator ahli materi, ahli bahasa, dan ahli media, masing-masing angket validasi akan diisi oleh 2 orang validator. Hasil validasi dianalisis menggunakan teknik validitas. Hasil penelitian menunjukkan validitas aplikasi android dari segi materi dengan kategori cukup valid dengan persentase 87,50%, dari segi media, serta dari validitas segi bahasa kategori sangat valid dengan persentase 90.07%, dan validitas dari ahli media kategori sangat valid dengan persentase 93,75%. Dari hasil penelitian yang sudah dilakukan dapat diambil kesimpula bahwa media pembelajaran berbasis aplikasi android berbantu Smart Apps Creator (SAC) telah berhasil dibuat. Pembuatan media ini termasuk dalam kategori sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran. Berdasarkan pengumpulan data hasil validasi yang telah dilakukan oleh validator diperoleh persentase rata-rata sebesar 90,77% dengan kategori sangat valid, maka media pembelajaran berbasis aplikasi android berbantu Smart Apps Creator (SAC) telah berhasil dibuat. Media ini termasuk dalam kategori sangat baik sebagai media pembelajaran
PENGEMBANGAN MEJA PEMOTONG KAYU DI LABORATORIUM MANUFAKTUR TEKNIK INDUSTRI UNIROW
Laboratorium Manufaktur Unirow sebagai tempat praktikum khususnya bagi mahasiswa Teknik Industri, yang dimana praktikum tersebut menggunakan mesin dan meja pemotong kayu. Meja pemotong kayu yang ada saat ini dirasa masih kurang efisien dan kurang nyaman ketika digunakan karena meja pemotong tersebut masih manual dan saat menyalakannya pengguna terlalu jauh untuk menjangkaunya. Tujuan penelitian ini menghasilkan rancangan dan pengembangan meja pemotong kayu yang multifungsi dengan penambahan tombol ON/OFF agar meja pemotong kayu lebih efisien dan lebih nyaman saat digunakan. Dari penelitian dengan pengolahan data menggunakan metode Ergonomic Function Deployment dan data antropometri telah dihasilkan suatu prototype dari meja pemotong kayu dengan spesifikasi dimensi meja alat pemotong 110 cm x 75 cm x 75 cm yang disesuaikan dengan antropometri pengguna dilengkapi dengan penyiku yang multifungsi berukuran 30 cm x 5 cm berfungsi sebagai penyiku dan dapat digunakan sesuai keinginan pengguna, Mesin dinamo sebagai penggerak agar power lebih kuat untuk memotong kayu yang lebih besar dan juga menghemat daya listrik, Mata gergaji dengan diameter mata gergaji 30 cm sehingga dapat memotong kayu lebih besar, Tombol ON/OFF dengan adanya tombol ON/OFF di samping meja maka pengguna lebih nyaman untuk menyalakan alat tersebut dan tidak terlalu lelah dalam proses pemotongan. Dengan pengembangan yang telah dilakukan diharapkan Meja Pemotong Kayu yang ada di Laboratorium Manufaktur menjadi lebih efisien dan lebih ergonomis sehingga lebih nyaman saat mahasiswa Teknik Industri menggunakan.
ANALISIS KESIAPAN DALAM MENERAPKAN KURIKULUM MERDEKA DI MADRASAH IBTIDAIYAH MANBAIL FUTUH JENU
Menteri pendidikan dan kebudayaan Riset dan teknologi RI Nadiem Anwar Makarim telah resmi meluncurkan nama baru dari kurikulum prototipe yang sekarang diganti menjadi Kurikulum Merdeka. Kurikulum merdeka ini menekankan keleluasaan kepada siswa maupun guru dalam melaksanakan pembelajaran. Kurikulum merdeka merupakan kurikulum baru yang akan dilaksanakan pada satuan pendidikan di Indonesia. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan kesiapan dalam menerapkan Kurikulum Merdeka di Madrasah Ibtidaiyah Subjek dalam penelitian ini adalah Kasi Pendidikan Madrasah Kementrian Agama Kabupaten Tuban dan Kepala serta Wakil Kepala Kurikulum Madrasah Ibtidaiyah Manbail Futuh Kecamatan Jenu Kabupaten Tuban. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan melakukan wawancara kepada subjek penelitian. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan tiga tahapan yaitu tahap reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Madrasah Ibtidaiyah Manbail Futuh belum siap melaksanakan Kurikulum Merdeka pada tahun ajaran 2022/2023, namun berencana akan melaksanakannya mulai tahun ajaran 2023/2024. Hal itu disebabkan karena baru dilaksanakan sosialisasi oleh Kemenag Tuban kepada pihak lembaga madrasah yang dihadiri oleh Wakil Kepala Kurikulum dan satu guru kelas 4. Sosialisasi yang dilaksanakan yaitu memuat pengertian dan penjelasan tentang Kurikulum Merdeka serta perubahan nama pada perangkat pembelajaran yang akan digunakan pada Kurikulum Merdeka. Disamping itu, Penyebab direncanakannya Kurikulum Merdeka yaitu karena sudah merupakan kebijakan dari Kemendikbut Ristek Republik Indonesia. Perencanaan Kurikulum Merdeka juga merupakan upaya pemulihan pembelajaran untuk mengatasi learning loss setelah masa pandemi Covid-19 serta upaya dari pemerintah untuk mewujudkan tujuan pendidikan Nasional
PENGEMBANGAN FRONTEND SISTEM INFORMASI DESA DENGAN ARSITEKTUR MICROSERVICE
Kantor Desa Pengalangan sangat membutuhkan adanya sistem informasi guna mempercepat proses pendataan, mencetak surat, mencari data dan membuat laporan sehingga kepuasan dalam pelayanan tidak hanya dapat dirasakan oleh masyarakat tetapi seluruh staff juga dapat merasakannya karena pekerjaan menjadi lebih efektif dan efisien. Peneliti membuat sistem informasi Desa Berbasis microservice pada Kantor Desa Pengalangan, yang sebelumnya telah dilakukan pengamatan terhadap kegiatan yang berjalan disana, wawancara dengan beberapa aparat desa dan studi pustaka. Microservice memungkinkan pengembangan fungsi perangkat lunak dipecah menjadi bagian – bagian service yang kecil dan terfokus menjadikan service akan memiliki kemampuan resource yang bisa diatur dengan tepat dan membagi fungsionalitas aplikasi menjadi layanan yang kecil dan saling berhubungan menjadi satu kesatuan bisnis proses aplikasi. Dalam Sistem ini pengguna dapat dengan mudah mencari data, memasukkan dan menyimpan data dengan sistem yang aman, mencetak surat dengan cepat dan menghasilkan laporan dengan hasil yang akurat. Perancangan Sistem Informasi Desa berbasis microservice ini merupakan solusi terbaik untuk memecahkan permasalahan-permasalahan yang ada di semua kantor desa khususnya Kantor Desa Pengalangan seperti tumpukan administrasi file yang semakin banyak, pembuatan laporan yang membutuhkan waktu dikarenakan proses pengumpulan data masih manual, permasalahan keamanan sistem bagi desa yang sudah menggunakan sistem informasi, dan pengembangan sistem yang tidak mudah dikarenakan harus merombak sistem yang sudah ada. Dengan sistem ini, kinerja pelayanan akan meningkat dan menjadi lebih cepat, mudah dan rapih dibandingkan sistem yang terdahulu, serta menjadikan sistem ini menjadi scalable dan keamanan sistem terjag
PERANAN AKADEMISI DAN DINAS PERIKANAN KABUPATEN TUBAN DALAM PENINGKATAN PEMANFAATAN LAHAN TERBATAS MELALUI BUDIDAYA LELE DALAM EMBER DAN KANGKUNG HIDROPONIK (PENGABDIAN MASYARAKAT DI DESA TLOGOWARU)
Peranan pemerintah daerah yang diwakili dinas terkait serta peranan akademisi dalam transfer ilmu kepada masyarakat sangat penting dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan, serta keterampilan masyarakat baik untuk diri sendiri maupun guna masyarakat di sekitarnya yang diharapkan mampu menunjang sektor perekonomian ataupun menekan biaya pengeluaran kebutuhan rumah tangga. Sasaran utama dari pengabdian masyarakat kali ini adalah ibu rumah tangga. Hal tersebut didasari alasan bahwa ibu rumah tangga merupakan pondasi utama keluarga dalam menjamin kesehatan dan gizi keluarga, serta diharapkan mampu membantu menekan biaya belanja dengan membudidayakan lele secara mandiri di lahan terbatas. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah dengan sosialisasi serta mencontohkan tata cara budidaya dan penanaman secara langsung. Sosialisasi dilakukan oleh akademisi dan perwakilan dari dinas perikanan kabupaten Tuban Hasil dari pengabdian masyarakat ini adalah, Hasil dari pengabdian masyarakat ini adalah, untuk menambah wawasan masyarakat dalam memanfaatkan lahan pekarangan rumah
POLA KONSUMSI MINUMAN KEKINIAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP POTENSI KECANDUAN : STUDI KASUS PADA MAHASISWA DI SELURUH INDONESIA
Minuman yang sedang merajalela di tengah masyarakat Indonesia adalah minuman kekinian. Minuman kekinian merupakan minuman yang sedang mendominasi masyarakat dalam segi popularitas dan dapat dikatakan sebagai sesuatu yang hits atau keren. Minuman seperti Kopi dan Teh Boba masuk dalam kategori ini dan telah menduduki peringkat atas jumlah konsumsinya di kalangan masyarakat dan juga telah meresap sebagai budaya anak muda. Ada dua permasalahan dalam penelitian ini yaitu bagaimana pola konsumsi minuman kekinian pada mahasiswa dan bagaimana dampak terhadap potensi kecanduan minuman kekinian pada mahasiswa. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, tim peneliti menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional yang mempelajari dinamika korelasi antara faktor-faktor risiko dengan efek, dengan cara pendekatan, observasional, atau pengumpulan data. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang disebar melalui media daring seperti WhatsApp dan Instagram. Dari 317 responden, 21.2% setuju atau sangat setuju bahwa mereka lebih tertarik mengkonsumsi minuman kekinian daripada air putih, 36.9% setuju atau sangat setuju dengan mengonsumsi minuman kekinian mengakibatkan kecanduan, dan 46.7% setuju atau sangat setuju bahwa pengonsumsian minuman kekinian dilakukan karena pengaruh teman saat main. Oleh karena itu, pola konsumsi minuman kekinian di kalangan mahasiswa adalah hal yang sudah tidak dapat dilepaskan karena sudah menjadi sebuah kebiasaan karena pengaruh lingkungan tempat mereka tinggal
PELATIHAN DIGITAL MARKETING (MARKETING CHANNEL) PADA UMKM “NEED FOOD” DESA PANYURAN KECAMATAN PALANG KABUPATEN TUBAN
UMKM Need Food merupakan usaha kecil yang memproduksi aneka olahan buah dengan menginovasi menjadi produk manisan, selai, dan sirup yaitu dari bahan siwalan, belimbing madu dan mangga madu. Aneka manisan disajikan dalam bentuk basah dan kering sehingga lebih awet. Adanya pandemi covid 19 selama dua tahun ini menyebabkan permasalahan yang dihadapi UMKM Need Food dalam menjalankan usaha ini antara lain; standarisasi mutu produk, kualitas produk, manajemen usaha dan pemasaran. Tujuan pelatihan meningkatkan potensi hasil produksi melalui sistem digital marketing. Metode kegiatan pengabdian masyarakat yang akan dilakukan dengan mengadakan workshop digital. Hasil pelatihan dapat dilihat berdasarkan jawaban hasil angket keterlaksanaan pelatihan meliputi: 1) penyajian materi pelatihan, 2) penguasaan materi peserta, 3) kebermafaatan pelatihan dengan rata-rata presentase 88%. Sehingga dapat disimpulkan pelatihan ini dapat mampu meningkatkan hasil produksi dan pemasaran produ
Tracing the Attributes of Sasak in the English of Peddlers
This paper is aimed at depicting how attributes of Sasak was transmitted in the English of local peddlers within the Sasak-speaking community. This study adapted attribute as a suggested term by Irawan (2017) to mention features and characteristic representing Sasak, which covered linguistic and cultural representations conveying fourteen items in each representation – considered essential for people who attempt to acquire a foreign language. Thus, the appearances of the Sasak language (SL) attributes were discussed based on two fundamental assumptions, i.e. interference (Ellis, 2008) and conceptualization (Sharifian, 2007). Hence, based on the framework, this study investigated chunks (secondary data) taken from two studies by Suadiyatno (2011; 2014) observing the English of peddlers in two tourism sites in Lombok, i.e. Kuta Beach and Gili Air Island. Results show that in terms of linguistic representation peddlers demonstrate overt and covert use of SL attributes. There were seven chunks indicated the overt use of SL attribute and seven were classified as covert, in which both categories were identified to fit ten items in linguistic representation, including independently meaningful units, preposition, pronouns, qualifiers, noun, adjective, verb, adverb, article, and tenses. Furthermore, in terms of cultural representation, this study found only belief as the only item to be transmitted into English, in which other items could not be identified due to that fact that data provided by Suadiyatno was not prepared for similar purpose as Irawan’s. Based on findings, this study concludes that the English of peddlers in Kuta Beach and Gili Air make use SL attributes (linguistic and cultural representations). Therefore, it can be stated that the English of the peddlers to some extent have demonstrated assumptions of English as an international language (EIL), in which local linguistic and culture (of Sasak) are communicated in English