e-Prosiding Seminar-Konferensi-Simposium Universitas PGRI Ronggolawe Tuban
Not a member yet
    1462 research outputs found

    BERPIKIR ANALOGIS MAHASISWA CALON GURU DALAM MENYELESAIKAN MASALAH MATEMATIKA

    Full text link
    Analogi telah banyak digunakan dalam kehidupan nyata. Analogi juga sering digunakan dalam penyelesaian masalah. Oleh karena itu setiap mahasiswa harus belajar bagaimana menggunakan analogi dalam menyelesaikan masalah. Terutama ketika berada dibangku kuliah, analogi sering digunakan untuk menyelesaikan masalah-masalah yang mirip satu sama lain. Begitu juga nanti setelah menjadi guru, guru harus bisa menggunakan soal-soal analogi dalam pembelajaran di kelas. Penelitian ini dimaksudkan untuk memperoleh deskripsi tahapan berpikir analogis mahasiswa dalam menyelesaikan masalah matematika. Penelitian ini mengunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif-eksploratif. Subjek penelitian adalah mahasiswa calon guru. Instrumen bantu menggunakan masalah analogi matematika, yang terdiri dari masalah sumber dan masalah target. Peneliti melakukan wawancara mendalam kepada subjek. Wawancara dilakukan bersamaan dengan subjek menyelesaikan masalah analogi matematika. Aktifitas subjek selama kegiatan direkam menggunakan handycam dan perekam suara. Rekaman tersebut ditranskrip dan dikodekan. Penarikan kesimpulan dilakukan dengan metode Miles & Huberman dimana aktivitas dalam analisis data dilakukan secara interaktif dan berlangsung secara terus menerus. Hasilnya adalah subjek dalam menyelesaikan masalah target mengikuti struktur penyelesaian masalah sumber. Tahapannya adalah:. 1)    Encoding, subjek mengidentifikasi informasi-informasi yang terdapat pada masalah sumber dan masalah target, yaitu: informasi yang diketahui, informasi yang ditanyakan, serta informasi tambahan. 2) Inffering, subjek menyimpulkan untuk menggunakan ide-ide matematika yang saling berhubungan, kemudian dirangkai menjadi struktur penyelesaian masalah sumber. 3) Mapping, subjek memetakan ide-ide matematika dan struktur penyelesaian masalah sumber ke masalah target. 4) Applying, subjek menggunakan struktur penyelesaian untuk menyelesaikan masalah target

    PENCARIAN PROPORSI PENAMBAHAN BEKATUL PADA MO- CORIN YANG BAIK DIKONSUMSI OLEH PENDERITA KOLES- TEROL DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIK MULTIOBJECTIVE FUNCTION

    Full text link
    Makalah ini mengkaji penelitian tentang pencarian proporsi penambahan bekatul pada mocorin yang baik dikonsumsi oleh para penderita kolesterol. Kriteria ma- kanan yang baik untuk dikonsumsi oleh para penderita kolesterol adalah makanan dengan protein dan lemak yang rendah, namun memiliki kandungan serat yang ting- gi. Selanjutnya dibuat pemodelan data dan dicari parameter untuk fungsi tujuan. Fungsi tujuan dioptimalkan dengan menggunakan Algoritma Genetik (AG) multi- objective function. Diperoleh proporsi penambahan bekatul yang baik untuk dikon- sumsi oleh para penderita kolesterol adalah 25%

    1,206

    full texts

    1,462

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    e-Prosiding Seminar-Konferensi-Simposium Universitas PGRI Ronggolawe Tuban
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇