e-Prosiding Seminar-Konferensi-Simposium Universitas PGRI Ronggolawe Tuban
Not a member yet
    1462 research outputs found

    ANALISIS MINAT BELAJAR SISWA TERHADAP KEGIATAN PELATIHAN ISOLASI DNA DARI EKSTRAK BUAH PEPAYA DAN TOMAT

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis minat belajar siswa melalui kegiatan pelatihan isolasi DNA dari ekstrak buah Pepaya dan Tomat. Metode pada penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei-Juni 2022 di SMAN 5 Tuban. Subjek dalam penelitian ini adalah kelas XI  jurusan MIPA yang berjumlah 33 siswa. Instrumen penelitian menggunakan menggunakan angket yang kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebesar 100% siswa belum pernah melakukan praktikum isolasi DNA, 100% perhatian siswa terpusat pada materi yang dipelajari, 96% anak tertarik untuk mempelajari teknik isolasi DNA. Setelah adanya pelatihan sebesar 95% siswa  mendapatkan pengetahuan baru dan sebesar 98% siswa termotivasi untuk melakukan praktikum isolasi DNA dari buah yang berbeda

    RESPON PENAMBAHAN PUPUK ORGANIK IKAN DAN KALIUM PADA TANAMAN CABAI HIJAU (Capsicum Annum L.)

    Get PDF
    Cabai hijau adalah salah satu produk hortikultura yang banyak diminati oleh masyarakat Indonesia karena memiliki kandungan gizi dan nilai ekonomi tinggi. Produktivitas tanaman selain ditentukan oleh faktor lingkungan tumbuh juga dipengaruhi unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman dengan cara  pemupukan. Saat ini dijumpai beberapa permasalahan pada budidaya cabai diantaranya adalah rendahnya produksi akibat dari pemupukan yang kurang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis pupuk organik ikan dan kalium  pada tanaman cabai hijau. Penelitian ini dilaksanakan di IP2TP Berastagi, Kabupaten Karo,dengan ketinggian tempat ± 1340 meter di atas permukaan laut, jenis tanah andisol. Penelitian ini di laksanakan mulai bulan September 2021 – April 2022. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan 3 ulangan. Faktor I : Dosis Pupuk organik ikan  I0. Tanpa pupuk organik  ikan, I1. 500 kg/ha, I2. 1000 kg/ha, I3. 1500 kg/ha.   Faktor II : Dosis Kalium : K0. Tanpa kalium, K1. 100 kg/ha, K2. 200 kg/ha, K3. 300 kg/ha. Hasil yang diperoleh adalah penambahan pupuk organik  ikan  tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tanaman, tetapi berpengaruh nyata terhadap produksi cabai hijau. Penambahan pupuk organik ikan dengan dosis 1500 kg/ha mampu meningkatkan produksi cabai hijau sebesar 34,63%. dibandingkan tanpa pupuk organik ikan. Penambahan kalium  tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman cabai hijau serta tidak ada interaksi antara pupuk organik  ikan dan kalium terhadap tanaman cabai hijau

    PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS PRAKTIKUM IPA SMP POKOK BAHASAN MACAM-MACAM PENCEMARAN LINGKUNGAN

    Get PDF
    Bahan ajar merupakan salah satu komponen dalam sistem pembelajaran yang memegang peranan penting.Berdasarkan hasil observasi, bahan ajar yang selama ini digunakan pada materi macam-macam pencemaran lingkungan adalah berupa LKS. Ditinjau dari segi isi, materi yang terkandung dalam bahan ajar yang ada kurang lengkap karena dalam bahan ajar tersebut hanya dijelaskan secara teoritis dan contoh konkrit secara umum sehingga materi dalam bahan ajar yang ada kurang menarik untuk dipelajari, meskipun terdapat rangkuman dan latihan soal dalam bahan ajar yang ada hal ini juga belum memenuhi tuntutan dalam kurikulum 2013. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka diperlukan suatu bahan ajar yang dapat memenuhi tuntutan dalam kurikulum 2013 salah satunya yaitu bahan ajar berbasis praktikum.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan bahan ajar berbasis praktikum pokok bahasan macam-macam pencemaran lingkungan untuk siswa SMP.Model pengembangan yang dipakai adalah Model ADDIE(Analisis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Hasil penelitian menunjukan bahan ajar valid dan efektif digunakan dengan skor rata-rata ahli materi 33,67, skor ahli media dari aspek penyajian 47, aspek bahasa 44, aspek kepraktisan 20 dan skor ahli desain 43. Setelah dilakukan validasi oleh berbagai ahli kemudian dilakukan perbaikan tampilan dan isi bahan ajar sesuai dengan komentar dan saran ahli. Setelah dilakukan perbaikan bahan ajar diuji cobakan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dari hasil perhitungan rumus N gain diperoleh N gain klasikal 0,60 (sedang). Hasil aktivitas siwa mengalami peningkatan pada kegiatan ke dua dengan rata-rata presentase 35% siswa tergolong sangat aktif, 45%, sehingga dapat disimpulkan bahwa bahan ajar berbasis praktikum pokok bahasan macam-macam pencemaran lingkungan valid dan efektif digunakan dalam pembelajaran

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENGANTAR EKONOMI DAN BISNIS KELAS X DI SMK GUS DUR DESA GUNUNGANYAR KECAMATAN SOKO

    Get PDF
    Penelitian ini bentuknya adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research) bertujuan meningkatkan aktivitas dan tingkat prestasi belajar murid. Murid kelas X SMK Gus Dur Desa Gununganyar Kecamatan Soko yang menjadi objek penelitian berjumlah 35 siswa yaitu 15 putra dan 20 putri. Metode yang dipakai yaitu penelitian tindakan kelas diikuti metode penghimpunan data dengan menyebarkan lembar observasi saat pembelajaran dan penilaian tiap siklus. Berdasarkan hasil evaluasi dan pembahasan catatan, nilai rata-rata pada siklus I adalah 73,28 dengan persen ketercapaian mencapai 71,42% dan nilai rata-rata 87,57 saat siklus II mencapai persen ketercapaian 100%. Peningkatan kegiatan menimba ilmu dan mutu belajar saat mata pelajaran ekonomi dan bisnis pada pemakaian model belajar mengajar kooperatif metode Make a Match ditandai melalui peningkatan kegiatan belajar dan mutu kelas dari kategori rendah saat pelaksanaan pra penelitian jadi kategori tinggi di siklus kedua. Fakta-fakta hasil pengamatan menunjukkan bahwa keaktifan dan minat para siswa meningkat dalam pelajaran pengantar ekonomi dan bisnis melalui proses belajar secara kelompok. Sejalan dengan kemajuan yang telah diuraikan kesimpulannya yaitu model belajar mengajar kooperatif Make a Match mampu meningkatkan aktivitas belajar dan mutu belajar murid SMK Gus Dur kelas 10, Desa Gununganyar, Kecamatan Soko

    ANALISIS KUALITAS PELAYANAN SIM DI POLRES TUBAN DENGAN METODE FUZZY SERVQUAL, KUADRAN IPA, DAN INDEKS PGCV

    Get PDF
    Kualitas pelayanan (service quality) memerlukan perhatian yang lebih dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Suatu jasa dianggap dan dipersepsikan baik jika mampu memberikan kepuasan bagi pelanggan sesuai dengan kualitas standarisasi yang telah ditentukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepuasan masyarakat terhadap kualitas pelayanan pembuatan dan perpanjangan SIM di Polres Tuban dengan metode Fuzzy Servqual, Kuadran IPA, dan Indeks PGCV. Metode Fuzzy Servqual digunakan untuk mengetahui nilai gap dari kepuasan pelanggan atau pelayanan yang diberikan berdasarkan tingkat kepuasan dan tingkat kepentingan. Metode Importance Performance Analysis (IPA) dan Indeks Potential Gain Customer Value (PGCV) untuk menentukan prioritas kriteria layanan yang harus ditingkatkan. Hasil perhitungan menggunakan metode Fuzzy Servqual menunjukkan bahwa 14 item mendapatkan nilai Gap negatif dengan skor paling rendah yaitu – 0,203 dan 1 item bernilai Gap positif yaitu 0,002. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas pelayanan yang diberikan oleh pihak Polres Tuban masih perlu dilakukan perbaikan. Dengan menggunakan kuadran IPA menunjukkan bahwa indikator pertanyaan yang jadi prioritas utama untuk ditingkatkan pelayanannya adalah indikator pertanyaan yang terletak dikuadran A , sedangkan yang menjadi prioritas selanjutnya berada dikuadran C . Indeks PGCV menunjukkan bahwa urutan indikator prioritas perbaikan pelayanan berdasarkan nilai PGCV yang tertinggi. Kualitas pelayanan (service quality) memerlukan perhatian yang lebih dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Suatu jasa dianggap dan dipersepsikan baik jika mampu memberikan kepuasan bagi pelanggan sesuai dengan kualitas standarisasi yang telah ditentukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepuasan masyarakat terhadap kualitas pelayanan pembuatan dan perpanjangan SIM di Polres Tuban dengan metode Fuzzy Servqual, Kuadran IPA, dan Indeks PGCV. Metode Fuzzy Servqual digunakan untuk mengetahui nilai gap dari kepuasan pelanggan atau pelayanan yang diberikan berdasarkan tingkat kepuasan dan tingkat kepentingan. Metode Importance Performance Analysis (IPA) dan Indeks Potential Gain Customer Value (PGCV) untuk menentukan prioritas kriteria layanan yang harus ditingkatkan. Hasil perhitungan menggunakan metode Fuzzy Servqual menunjukkan bahwa 14 item mendapatkan nilai Gap negatif dengan skor paling rendah yaitu – 0,203 dan 1 item bernilai Gap positif yaitu 0,002. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas pelayanan yang diberikan oleh pihak Polres Tuban masih perlu dilakukan perbaikan. Dengan menggunakan kuadran IPA menunjukkan bahwa indikator pertanyaan yang jadi prioritas utama untuk ditingkatkan pelayanannya adalah indikator pertanyaan yang terletak dikuadran A , sedangkan yang menjadi prioritas selanjutnya berada dikuadran C . Indeks PGCV menunjukkan bahwa urutan indikator prioritas perbaikan pelayanan berdasarkan nilai PGCV yang tertinggi.

    PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DUSUN PEJEM BANGKA DALAM MENGATASI LIMBAH TAMBAK UDANG MELALUI REHABILITASI LINGKUNGAN KAWASAN WISATA PESISIR BERBASIS ECO-DIGITOURISM

    Get PDF
    Pemberdayaan masyarakat Dusun Pejem melalui rehabilitasi lingkungan kawasan wisata wilayah pesisir Kabupaten Bangka berbasis eco-digitourism bertujuan untuk mengatasi permasalahan tingginya pencemaran bahan organik yang merusak ekosistem pesisir akibat aktivitas tambak udang Vaname (Litopenaeus vannamei). PkM ini memfasilitasi masyarakat untuk mendapatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengatasi dan mengantisipasi permasalahan yang terjadi di lingkungan Dusun Pejem akibat dari tambak udang. Metode PkM menggunakan mixed method (observasi, diskusi dan praktik). Kegiatan dilaksanakan pada bulan Juni - Agustus 2022 dengan jumlah peserta sebanyak 50 orang terdiri atas masyarakat, karang taruna dan pokdarwis Dusun Pejem. Berdasarkan hasil akhir nilai evaluasi dari kegiatan PkM diketahui masyarakat mengalami peningkatan aspek pengetahuan, sikap dan keterampilan dengan rerata keseluruhan nilai 86,1 yang berada pada kategori amat baik (2%), cukup baik (4%) dan baik (94%). Hasil tersebut menunjukkan bahwa masyarakat Dusun Pejem sudah mampu untuk mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi seperti upaya rehabilitasi alih fungsi lahan melalui cara penanaman mangrove, jambu mete dan cemara laut di wilayah pesisir (tepat di belakang area aktivitas tambak udang). Selain itu, masyarakat dapat membuat obat nyamuk berbahan serai yang banyak ditemukan di pemukiman masyarakat sekitar sebagai upaya untuk mencegah malaria dan demam berdarah akibat aktivitas tambak udang. Pokdarwis dan karang taruna dapat mengoperasikan website dan aplikasi Eco-Digitourism sebagai media untuk mengenalkan wisata, hasil olah laut dari masyarakat wilayah pesisir dan potensi SDA seperti pantai dan hamparan batu metamorf secara nasional bahkan global

    PERBEDAAN BERPIKIR KREATIF ANTARA PENGGUNAAN METODE PROJECT BASED LEARNING DAN METODE CERAMAH PADA MATA PELAJARAN OTOMATISASI TATA KELOLA KEUANGAN SISWA KELAS XI SMK PGRI 2 TUBAN

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan berpikir kreatif siswa kelas XI SMK PGRI 2 Tuban mata pelajaran otomatisasi tata kelola keuangan dengan menggunakan metode Project Based Learning dan metode Ceramah. Penelitian dilatarbelakangi oleh penggunaan metode yang kurang beragam, penelitian ini menggunakan jenis penelitian yaitu penelitian eksperimen dengan jenis eksperimen quasy eksperimen. Jumlah sampel kelas ekperimen adalah 22 siswa, dan jumlah sampel kelas kontrol adalah 22 siswa. Hasil yang diperoleh dari hasil analisis data kemudian menunjukkan bahwa: 1) Berpikir kreatif lebih baik pada kelas eksperimen dengan metode Project Based Learning, 2) Berpikir kreatif masih belum pada di kelas kontrol, 3) Terdapat perbedaan berpikir kreatif antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hal ini dibuktikan dengan uji-t bahwa thitung > ttabel yaitu 2,633 > 2,018 dibuktikan dengan nilai Sig. 0,012 < 0,05. Dengan demikian diperol.eh hasil H0 ditolak dan H1 diterima yang artinya terdapat perbedaaan berpikir kreatif antara penggunaan metode Project Based Learning dan metode Ceramah pada mata pelajaran otomatisasi tata kelola keuangan siswa kelas XI SMK PGRI 2 Tuban

    POPULASI BAKTERI PELARUT FOSFAT PADA RHIZOSFER TANAMAN KAYU PUTIH (Melaleuca cajuputi) LAHAN REKLAMASI PASCA TAMBANG KAPUR PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) TBK. PABRIK TUBAN

    Get PDF
    Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui populasi bakteri pelarut fosfat pada rhizosfer tanaman kayu putih (Melaluca cajuputi) di lahan reklamasi pasca tambang kapur PT Semen Indonesia (Persero) Tbk Pabrik Tuban. Jenis penelitian ini merupakan penelitian observasi, dimana sampel diambil dari tanah sekitar rhizosfer tanaman kayu putih di 5 titik pengambilan. Isolasi bakteri pelarut fosfat menggunakan media pikovskaya Agar. Koloni bakteri yang tumbuh pada  media pikovskaya dihitung jumlah koloni dengan metode Total Plate Count (TPC).  Hasil penelitian menunjukkan bahwa populasi bakteri pelarut fosfat  yang terdapat pada rhizofer tanaman kayu putih berada pada kisaran 0,67 x 10-8 cfu/g, dimana nilai tersebut tergolong kategori rendah

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD (STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION) TERHADAP HASIL BELAJAR

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe STAD terhadaphasil belajar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Modelpembelajaran pembanding adalah model pembelajaran konvensional dengan metode ceramah. Penelitimelakukan penelitian pada pelajaran tematik yakni tema 8 subtema 2 pembelajaran 1 dan 2 kelas I sekolahdasar. Pelaksanaan penelitian selama 2 kali pembelajaran pada peserta didik kelas I SD Negeri 4 Brondong..Pengujan hasil belajar menggunakan 3 aspek, yaitu kognitif, afektif, dan psikomotorik. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe STAD berpengaruh terhadap hasil belajar. Tahap Imenggunakan model pembelajaran konvensional, sedangkan tahap II menggunakan model pembelajarankooperatif tipe STAD (Student Team Achievement Division). Rata-rata kognitif tahap I 72,4, tahap II 85,1.Rata-rata afektif tahap I 80,1 dan tahap II 95. Rata-rata psikomotorik tahap I 78 sedangkan tahap II 84,65.Rata-rata nilai keseluruhan tahap I adalah 76,75 dan tahap II adalah 88,35. Uji korelasi product-momentkognitif tahap I dan II adalah 0,0019, afektif tahap I dan II adalah 0,0015, psikomotorik tahap I dan II adalah0,063, nilai keseluruhan tahap I dan II adalah 0,0001

    IDENTIFIKASI TELUR CACING PARASIT PADA SAYURAN SELADA (Lactuca sativa) YANG DIJUAL DI PASAR BLIMBING KECAMATAN PACIRAN KABUPATEN LAMONGAN

    Get PDF
    Konferensi pangan sedunia pada tahun 1992 di Roma telah merubah “Nutrition Guide For Balanced Diet” dari “Basic Four” untuk semua negara terutama negara dengan status berkembang. Salah satu konsep penting “Nutrition Guide For Balanced Diet” adalah memakan sayuran seperti sayuran selada (Lactuca sativa) yang mengandung vitamin A  dan E, zat besi, potasium, antioksidan, folat mineral dan karoten. Sayuran selada ini menjadi sayuran yang di gemari untuk dikonsumsi secara mentah maupun diolah. Namun morfologi daun sayuran selada yang berlekuk-lekuk dan berkontak langsung dengan tanah dikhawatirkan dapat meningkatkan penularan telur dan larva cacing parasit apabila tertelan oleh manusia.Pengamatan bertujuan mengidentifikasi telur cacing parasit pada sayuran selada (Lactuca sativa) yang dijual di Pasar Blimbing Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan. Pengamatan merupakan deskriptif kualitatif. Metode pada pengamatan adalah sedimentasi. Kemudian diamati di bawah mikroskop. Hasil pengamatan menunjukkan adanya telur cacing pada 4 sampel sayuran selada dan 1 sampel negatif. Jenis telur cacing parasit diantaranya Ascaris lumbricoides, Trichuris trichiura dan Hookworm

    1,206

    full texts

    1,462

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    e-Prosiding Seminar-Konferensi-Simposium Universitas PGRI Ronggolawe Tuban
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇