e-Prosiding Seminar-Konferensi-Simposium Universitas PGRI Ronggolawe Tuban
Not a member yet
    1462 research outputs found

    PENGEMBANGAN MEDIA POP-UP BOOK BERBASIS KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA SISWA DISLEKSIA SDN BANJARWORO II

    No full text
      Penggunaan media dalam pembelajaran IPA sangat dibutuhkan. Dengan adanya media, peserta didik dapat lebih mudah memahami materi yang disampaikan. Untuk itulah dikembangkan media pop-up book, sehingga dapat memvisualisasikan kepada siswa tentang materi didalam kehidupan lingkungan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa disleksia di SDN Banjarworo II Bangilan serta untuk menghasilkan produk berupa pop-up book berbasis kontekstual yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini model ADDIE yang terdiri dari 5 tahapan yaitu, Analyze (analisis), Design (rancangan), Development (pengembangan), Implementation (implementasi), Evaluation (evaluasi). Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar validasi ahli materi, ahli bahasa, ahli media, lembar angket respon siswa dan guru, serta lembar tes kemampuan membaca berupa soal evaluasi. Hasil penelitian ini berupa media pop-up book berbasis kontekstual pada pembelajaran IPA dikelas VI Sekolah Dasar yang valid dan praktis. Hasil validasi oleh validator materi diperoleh rata-rata 82,2% tingkat kevalidan denan kategori sangat valid. Hasil validasi oleh validator ahli bahasa diperoleh rata-rata 66% dengan kategori valid. Hasil validasi oleh validator ahli media diperoleh rata-rata 95% dengan kategori sangat valid. Setelah layak untuk di uji cobakan, maka peneliti melakukan uji coba produk dikela VI. Hasil angket respon guru memperoleh rata-rata 97,5% dengan kategori sangat praktis. Hasil angket respon siswa memperoleh rata-rata 90% dengan kategori sangat praktis. Data yang dihasilkan dari validasi, angket respon siswa dan guru menunjukkan bahwa media pop-up book layak/valid, sangat valid, dan sangat praktis digunakan.  

    PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS E-BOOK MATERI PERMINTAAN DAN PENAWARAN TERHADAP WELLBEING SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 RENGEL

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan e-book terhadap wellbeing siswa pada mata pelajaran Ekonomi di SMA Negeri 1 Rengel. Dengan masalah penelitian 1. apakah pengaruh media pembelajaran e-book pada mata pelajaran Ekonomi di kelas X SMA Negeri 1) Rengel dapat mempengaruhi Wellbeing siswa; 2) Bagaimana pengaruh positif dan signifikan media pembelajaran berbasise-book yang memiliki pengaruh besarterhadap wellbeing siswa kelas X SMA Negeri 1 Rengel. Sampel pada penelitian ini adalah 36 siswa. Data yag diperoleh dianalisis regresi parsial dengan menggunakan SPSS v.26. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X MIPA SMA N 1 Rengel. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari variabel bebas yaitu media pembelajaran berbasis e-book (X) dan variabel terikat wellbeing siswa (Y). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran E-Book berpengaruh terhadap wellbeing siswa padamata pelajaran Ekonomi dengan materi permintaan dan penawaran kelas X SMA Negeri 1 Rengel. Dalam pengumpulatan data, penelitian menggunakan teknik observasi, wawancara dan kuisioner. Model analisis yang digunakan adalah reduksi data, penyanjian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh terhadap wellbeing siswa dari penggunaan media e-book dalam pembelajaran ekonomi pada materi permintaan dan penawaran Padaujit menjelaskan bahwa thitung 7,185 t tabel 2,032 dengan taraf signifikan 0,000 0,05 maka Hoditolak. Kemudian pada hasil ujif variabel X berpengaruh secara signifikan terhadap variabel Y dengan nilaif hitung 51,618 f tabel3,276 dengan taraf signifikan 0,000 0,05. Dan nilai koefisien determinsi (R2) atau nilai besarnya pengaruh variabel Media Pembelajaran terhadap Wellbeing Siswa sebesar 60,3%.

    PENGELOMPOKAN JENIS PENDERITA PENYAKIT MENULAR BERDASARKAN KECAMATAN DI KABUPATEN TUBAN MENGGUNAKAN ALGORITMA K-MEANS

    Get PDF
    Penyakit menular dapat ditularkan dari penderita penyakit menular ke orang yang sehat. Pada umumnya, penyakit menular persebarannya tidak merata pada suatu wilayah akan menjadi permasalahan yang menuntut suatu solusi dan kerja sama untuk mengatasinya. Menurut data Badan Pusat Statistik Kabupaten Tuban, penduduk Kabupaten Tuban yang terinfeksi penyakit menular cukup banyak. Hal ini perlu untuk menjadi perhatian bersama supaya masyarakat pada Kabupaten Tuban dapat mencapai tingkat kesehatan yang lebih baik.  Solusi yang dapat digunakan adalah dengan mengumpulkan data penyakit menular di pada kabupaten tuban berdasarkan kecamatan dengan data yang diambil adalah data penyakit HIV, IMS, DBD, Diare, dan TBC pada tahun 2021 dan dikelompokan menggunakan algortima k-means untuk mengetahui hasil akhir yaitu kelompok yang mempunyai kemiripan objek. Dari proses pengelompokan tersebut terpilih hasil kelompok dengan pengelompokan yang paling baik menggunakan evaluasi pengelompokan Indeks Davies Bouldin sebesar 0.322 dengan pengelompokan 2 kelompok, yaitu kelompok kasus tinggi, dan kelompok kasus rendah. Dari 20 kecamatan pada Kabupaten Tuban, diketahui 3 kecamatan termasuk kelompok kasus tinggi, dan 17 kecamatan termasuk kelompok kasus rendah. Faktor penyakit Diare dan TBC sangat mempengaruhi pada kelompok kasus tinggi, dan jenis penyakit menular cukup jarang terjadi pada kelompok kasus rendah dengan faktor jenis penyakit menular yang paling mempengaruhi adalah Diare

    PENGARUH UKURAN BENIH DAN PUPUK DAUN DALAM PERTUMBUHAN DAN PENINGKATAN HASIL BAWANG MERAH DI DATARAN TINGGI

    Get PDF
    Bawang merah termasuk salah satu komoditas unggulan sayuran, yang saat ini banyak dimanfaatkan oleh konsumen. Bawang merah secara umum digunakan untuk bahan bumbu, dan penggunaanya sangat tinggi. Tingginya kebutuhan bawang merah ini membutuhkan produktivitas yang tinggi juga untuk pemenuhan kebutuhan tersebut. Peningkatan produktivitas dapat dilakukan diantaranya dengan penggunaan benih bermutu dan teknik budidaya pemupukan. Benih bermutu dan pemupukan sangat mempengaruhi pertumbuhan tanaman. Pupuk daun merupakan salah satu pemupukan melalui daun yang dapat digunakan tanaman sebagai sumber nutrisi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ukuran benih dan konsentrasi pupuk daun yang tepat untuk pertumbuhan dan peningkatan produksi bawang merah di dataran tinggi. Penelitian dilaksanakan di IP2TP Berastagi dengan ketinggian tepat 1.340 mdpl. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok faktorial dengan 4 ulangan. Faktor pertama adalah ukuran benih (Kecil dan Besar) dan faktor kedua adalah konsentrasi pupuk daun (0, 1 g/L, 2 g/L, 3 g/L, dan 4 g/L). Hasil yang diperoleh dari penelitian adalah benih ukuran besar (> 4,5 g ) dan pemupukan daun dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi bawang merah. Penggunaan ukuran benih besar dengan pupuk daun 1 g/L air mampu meningkatkan produksi 7,97% dan umbi grade besar 36,36% dari perlakuan tanpa pupuk daun. Penggunaan ukuran benih kecil (< 3 g) dengan pupuk daun 2 g/L air mampu meningkatkan produksi 59,85% dan umbi grade besar 35,62% dari perlakuan tanpa pupuk daun

    UJI PERFORMA GENERATOR GAS OXYHYDROGEN (HHO) DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM DRY CELL DAN SEL SURYA SEBAGAI SUMBER ENERGI DC

    Get PDF
    Di Indonesia, masa peralihan penggunaan kendaraan jenis motor pembakaran dalam menuju motor listrik untuk meminimalisir penggunaan bahan bakar fosil yang semakin menipis keberadaanya. Pada masa transisi tersebut, oxyhydrogen menjadi salah satu pilihan bahan bakar dengan proses elektrolisis. Penelitian yang dilaksanakan menggunakan metode eksperimen dengan menggunakan variasi katoda dan anoda. Semakin banyak jumlah katoda dan anoda yang digunakan, maka semakin meningkat daya produksi, debit aliran, dan laju produksi dalam menghasilkan gas oxyhydrogen. Pada uji performa generator gas oxyhydrogen ini didapat nilai efisiensi, untuk variasi 1 katoda anoda sebesar 36,16%, variasi 2 katoda anoda sebesar 24,44%, dan variasi 3 katoda anoda sebesar 16,25%, serta rata – rata nilai efisiensi pada uji performa generator gas oxyhydrogen sebesar 25,61%. Hal ini disebabkan oleh nilai daya produksi memiliki pengaruh besar pada nilai efisiensi, semakin besar daya produksi yang digunakan semakin rendah nilai efisiensi, sedangkan jika penggunaan daya produksi rendah, maka nilai efisiensi akan meningkat. Sehingga, dengan bertambahnya jumlah katoda anoda yang digunakan, maka semakin besar daya untuk memproduksi gas oxyhydrogen

    PENGEMBANGAN KOMIK DIGITAL BERBASIS PENDIDIKAN KARAKTER MENGGUNAKAN APLIKASI WEB PIXTON UNTUK SISWA KELAS VI

    Get PDF
    Penelitian pengembangan ini dilakukan dengan melihat kegiatan pembelajaran di kelas VI Sekolah Dasar, yang dilatar belakangi dengan seringnya diterapkan metode ceramah pada pembelajaran dan pendidikan karakter yang ditanamkan juga masih kurang. Tujuan pengembangan komik digital berbasis pendidikan karakter menggunakan aplikasi web pixton ini digunakan untuk mengukur seberapa valid, praktis dan efektif media ini digunakan dalam pembelajaran. Pengembangan ini dilakukan menggunakan model ADDIE, dengan menganalisis instrument penelitian berupa lembar validasi para ahli, lembar angket guru dan siswa, serta hasil tes siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa presentase kelayakan produk diperoleh 94% hasil validasi ahli media dan 92% hasil validasi ahli materi, kriteria kepraktisan diperoleh presentase 93% dari angket guru dan 90% dari angket siswa serta kriteria kevalidan diperoleh 88% dari 15 siswa yang memperoleh nilai diatas KKM dengan pemahaman nilai karakter yang ditunjukkan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa komik digital berbasis pendidikan karakter ini valid, praktis dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran di kelas VI Sekolah Dasar

    PENGEMBANGAN MEDIA MISTERY BOX BERWAWASAN KARAKTER UNTUK PESERTA DIDIK KELAS IV SD/MI

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media mistery box berwawasan karakter untuk peserta didik kelas IV SD/MI serta untuk mengetahui kelayakan, kepraktisan, dan keefektifan dari media mistery box. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian dan pengembangan (Research and Development). Penelitian dilakukan dengan menggunakan model ADDIE yang terdiri atas 5 (lima) tahap yaitu Analysis (analisis), Design (desain atau perancangan), Development (pengembangan), Implementation (implementasi), Evaluation (evaluasi). Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi, lembar wawancara, lembar validasi ahli materi, lembar validasi ahli media, angket respon guru, angket respon peserta didik dan lembar tes peserta didik. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis data observasi dan wawancara, analisis data kevalidan, data kepraktisan, dan data keefektifan. Berdasarkan uji validasi diperoleh hasil bahwa media mistery box berwawasan karakter yang dikembangkan memiliki kriteria layak dan valid digunakan dengan presentase ahli materi 92% dan ahli media 96%, serta telah dilakukan revisi produk sehingga dapat diuji cobakan di lapangan. Lembar angket respon guru dan peserta didik diperoleh hasil bahwa media mistery box berwawasan karakter yang dikembangkan memiliki kriteria praktis digunakan untuk pembelajaran dengan presentase angket respon guru 96% dan angket respon peserta didik 98%. Dan hasil tes peserta didik menunjukkan kriteria efektif digunakan dengan nilai ketuntasan klasikal memperoleh hasil sebesar 93% dengan 38 peserta didik mendapat nilai di atas KKM dan 3 peserta didik mendapat nilai dibawah KKM. Data yang dihasilkan dari validasi, angket respon guru dan peserta didik, serta tes peserta didik menunjukkan bahwa media mistery box berwawasan karakter yang dikembangkan layak/valid, praktis, dan efektif untuk digunakan

    PENAMBAHAN LEMI RAJUNGAN (Portunus pelagicus) PADA PEMBUATAN RENGGINANG TERHADAP NILAI GIZI PRODUK

    Get PDF
    Tujuan penelitian untuk mengetahui adanya pengaruh perbedaan  nilai gizi rengginang dengan bahan tambahan lemi rajungan pada konsentrasi yang berbeda. Parameter nilai gizi rengginang meliputi kadar protein, lemak,  karbohidrat, air, dan abu. Metode eksperimental, Rancangan Acak Lengkap, 4 perlakuan konsentrasi penambahan lemi rajungan yaitu : kontrol (0%), A (20%), B (25%), dan C (30%), masing-masing 3 kali ulangan. Analisis menggunakan ANOVA (Analysis of Varians) dengan uji F. Hasil data penelitian menunjukkan perbedaan yang sangat nyata (P<0.01) di antara perlakuan pada kadar protein, lemak, dan karbohidrat. Nilai masing-masin perlakuan : Protein (8.7%; 10.6%; 12.3%; 13%), lemak (0.55%; 0.69%; 0.79%; 0.88%),  dan karbohidrat (78.8%; 77.4%; 75.6%; 74.9%). Perbedaan yang nyata (P<0.05) pada kadar air dan abu. Nilai masing-masin perlakuan : Air (10.76%; 10.09%; 9.96%; 9.86%), abu (1.15%; 1.22%;  1.26%; 1.27%). Nilai gizi terbaik pada perlakuan C (30%)

    PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS KARAKTER UNTUK SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR

    Get PDF
    Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Karakter untuk siswa kelas III Sekolah Dasar serta untuk mengetahui kelayakan, kepraktisan, dan keefektifan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Karakter untuk siswa kelas III Sekolah Dasar. Pengembangan dilakukan dengan menggunakan model ADDIE yang terdiri dari 5 (lima) tahap yaitu analyze (analisis), design (perencanaan), develop (pengembangan), implement (implementasi), dan evaluate (evaluasi). Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar wawancara, lembar observasi, lembar validasi ahli materi dan ahli media, lembar angket respon guru dan siswa, serta lembar tes siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah  data wawancara, analisis data kevalidan, analisis data kepraktisan, dan analisis data keefektifan. Berdasarkan uji validasi diperoleh hasil bahwa Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Karakter yang dikembangkan memiliki kriteria layak dan valid untuk digunakan dengan presentase untuk ahi materi 98% dan ahli media 97%, serta telah dilakukan revisi produk sehingga dapat diuji cobakan di lapangan. Lembar angket respon guru dan siswa diperoleh hasil Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Karakter yang dikembangkan memiliki kriteria praktis digunakan untuk pembelajaran dengan presentase angket respon guru 96% dan angket respon siswa 98%. Dan  hasil tes siswa menunjukkan kriteria efektif digunakan dengan nilai ketuntasan klasikal memperoleh hasil 90% dengan 19 siswa mendapat nilai di atas KKM dan 2 siswa mendapat nilai di bawah KKM. Data yang dihasilkan dari validasi, angket respon guru dan siswa serta tes siswa menunjukkan bahwa Lembar Kerja Peseta Didik (LKPD) Berbasis Karakter yang dikembangkan layak/valid, praktis, dan efektif untuk digunakan

    ANALISIS KELAYAKAN MEDIA SCIENCE DOLL DALAM MENGEMBANGKAN BAHASA ANAK USIA DINI USIA 4-5 TAHUN Nella Putri Pertiwi1*, Firdausi Nuzula Apriliyana2

    Get PDF
    Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya hambatan dalam aspek bahasa dalam diri anak di Indonesia yang akan berdampak tidak baik pada perkembangan aspek lain pada diri anak, karena bahasa sendiri merupakan dasar sebuah pondasi untuk berkomunikasi antara individu satu dengan individu lainnya. Maksud dari adanya pengkajian ini adalah untuk menguraikan aspek bahasa anak sesuai tahapan tingkat capaian perkembangan bahasa yang sesuai dengan usia anak Penelitian ini memanfaatkan prosedur pengkajian R and D (penelitian dan pengembangan). pemaparan dari pengkajian ini adalah kuisioner kebutuhan bagi pendidik serta peserta didik, keefektifan media science doll yaitu evaluasi oleh ahli (validator) dengan memanfaatkan kuisioner uji validitas pakar media dan pakar materi, prestasi belajar peserta didik, respon siswa serta tanggapan oleh guru dengan adanya media science doll. Dari pandangan pengkajian pakar media menerangkan rata-rata dalam golongan layak digunakan 69,4% pakar media dan 80% dari pakar materi. Namun masih adanya beberapa revisi untuk media tersebut berupa petunjuk penggunaan serta penambahan stiker pada tombol – tombol yang akan mempermudah anak dalam menggunakan media tersebut. Respon yang didapat bagi peserta didik adalah pembelajaran yang aktif juga tidak monoton serta peserta didik mampu menunjukan kemampuan berbahasa reseptif, memahami bahasa ekspresif, menceritakan kembali cerita yang didengar, menggulanggi kalimat sederhan, menggutarakan pendapat dan perasaannya. Respon yang didapat tersebut akan mengembangkan aspek bahasa dalam diri peserta didik. Dengan adanya media science doll ini pendidik akan mempermudah pendidik dalam menyampaikan informasi baru kepada ana

    1,206

    full texts

    1,462

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    e-Prosiding Seminar-Konferensi-Simposium Universitas PGRI Ronggolawe Tuban
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇