e-Prosiding Seminar-Konferensi-Simposium Universitas PGRI Ronggolawe Tuban
Not a member yet
    1462 research outputs found

    BENTUK KALIMAT TANYA DALAM NOVEL SI ANAK PINTAR KARYA TERE LIYE

    Get PDF
    Kalimat merupakan satuan bahasa yang secara relatif berdiri sendiri, mempunyai pola intonasi dan secara aktual maupun potensial terdiri dari kata. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk kalimat tanya yang terdapat dalam novel Si Anak Pintar karya Tere Liye, yaitu: (1). Kalimat yes/no question, (2). Kalimat tag-question/question tag dan (3). Kalimat wh-question. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, jadi metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teori Aart dan Aart, artinya data yang dianalisis berbentuk deskripsi dan tidak berupa angka-angka. Teknik pengumpulan data yaitu: teknik baca catat, teknik simak, teknik studi pustaka dan teknik analisis data. Karena penelitian ini objeknya berupa novel Si Anak Pintar karya Tere Liye. Adapun teknik analisis datanya yakni reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk kalimat tanya yang terdapat dalam novel Si Anak Pintar karya Tere Liye, yaitu: (1). Kalimat yes/no question adalah kalimat tanya yang berupa seruan dan perintah. Hal ini ditemukan kalimat panjang ada lima dan kalimat lima ada empat, (2). Kalimat tag-question/question tag adalah kalimat tanya yang menyakinkan. Hal ini ditemukan kalimat panjang ada lima dan kalimat pendek ada lima, (3). Kalimat wh-question adalah apa (what) sebanyak lima data kalimat, siapa (who) sebanyak lima data kalimat, dimana (where) tidak ada data kalimat, kapan (when) sebanyak lima data kalimat, mengapa (why) tidak ada data kalimat dan bagaimana (how) sebanyak lima data kalimat dalam novel Si Anak Pintar karya Tere Liye.

    PENGEMBANGAN MODEL CHATBOT UNTUK INFORMASI PENDAFTARAN MAHASISWA BARU UNIVERSITAS WIJAYA PUTRA MENGGUNAKAN GOOGLE DIALOGFLOW

    Get PDF
    Chatbot telah menjadi solusi yang populer dalam berbagai industri untuk memberikan layanan pelanggan yang efisien dan interaktif. Dalam penelitian ini, kami melakukan penelitian tentang pembuatan model chatbot menggunakan Google Dialogflow. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan model chatbot yang bisa digunakan untuk membantu kinerja dari whatsapp hotline PMB dalam melayani pertanyaan dari calon mahasiswa baru mengenai pendaftaran mahasiswa baru di Universitas Wijaya Putra. Sehingga beban petugas menjadi lebih ringan dan tugasnya menjadi lebih khusus hanya melayani konfirmasi pembayaran dan penerbitan token untuk melakukan pendaftaran. Untuk saat ini, fungsi konfirmasi pembayaran dan penerbitan token belum bisa dilakukan oleh chatbot, harus dikonfirmasi secara manual oleh petugas. Cakupan informasi yang bisa dilayani oleh chatbot adalah mengenai informasi secara umum tentang pendaftaran mahasiswa baru yang sudah tersebar di berbagai panduan pendaftaran namun seringkali calon mahasiswa baru tidak mau membacanya. Proses pengembangan model chatbot diawali dengan pemetaan pertanyaan dari calon mahasiswa baru dan respon yang harus diberikan. Analisa pemetaan ini merupakan rangkaian yang paling lama karena harus bisa mencakup semua pertanyaan dari calon mahasiswa baru yang pernah ditanyakan sebelumnya. Selanjutnya hasil pemetaan akan dimasukkan ke dalam Google Dialogflow dimana akan dilakukan training pada intent agar sesuai dengan pertanyaan yang pernah diajukan oleh calon mahasiswa baru. Testing dilakukan secara langsung dalam Google Dialogflow untuk memastikan apakah sudah sesuai dengan intent yang telah diidentifikasi sebelumnya. Hasil pengujian untuk semua user expression adalah sudah sesuai atau diterima. Untuk pengembangan selanjutnya, model chatbot ini akan diintegrasikan pada salah satu aplikasi messaging yang banyak digunakan saat ini, yakni Telegram

    ANALISA POSTUR KERJA MENGGUNAKAN METODE RAPID ENTIRE BODY ASSESMENT (REBA) DAN USULAN PERANCANGAN ALAT BANTU DI KLASTER AYAM PETELUR BINAAN CSR PT. SEMEN INDONESIA (PERSERO) TBK, PABRIK TUBAN

    Get PDF
    Pada proses pemberian pakan di klaster ayam petelur binaan CSR PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk, pabrik Tuban di temukan salah satu masalah, yaitu pekerja yang bertugas memberi pakan ayam sering kali mengalami keluhan yaitu nyeri pada bagian tangan, punggung, dan kaki. Aktivitas pemberian pakan yang berulang dan secara manual membuat pekerja mudah kelelahan, mengalami nyeri otot dan sendi. Rapid Entire Body Assesment (REBA) adalah sebuah metode untuk menilai postur kerja secara cepat. Penyebaran kusesioner Nordic Body Map untuk mengetahui keluhan dari pekerja. Tujuan penelitian yaitu untuk mengidentifikasi postur kerja dari pekerjaan tersebut dan memberikan usulan perbaikan. Berdasarkan hasil pengolahan data dengan metode REBA maka dapat di simpulkan bahwa penilaian postur kerja pada proses pemberian pakan ayam bagian bawah mendapatkan skor akhir 13, postur kerja pada proses pemberian pakan ayam bagian tengah mendapatkan skor akhir 12, dan postur kerja pada proses pemberian pakan ayam bagian tengah mendapatkan skor akhir 13. Usulan perbaikan berupa alat bantu kerja hopper pakan ayam petelur semi otomatis yang diharapkan dapat mempermudah pekerjaan pada proses pemberi pakan

    PENGEMBANGAN ALAT EVALUASI BERBASIS DIGITAL DENGAN APLIKASI EDUCANDY UNTUK SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR: studi kasus di SDN Sambonggede 1

    No full text
    Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk mengembangkan alat evaluasi berbasis digital dengan aplikasi educandy untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar serta untuk mengetahui kelayakan, kepraktisan, dan keefektifan alat evaluasi dengan aplikasi educandy untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar. Pengembangan dilakukan dengan menggunakan model ADDIE yang terdiri atas 5 (lima) tahap yaitu analyze (analisis), design (perancangan), develop (pengembangan), implement (implementasi), dan evaluate (evaluasi). Berdasarkan uji validasi diperoleh hasil bahwa alat evaluasi dengan aplikasi educandy yang dikembangkan memiliki kriteria layak dan valid untuk digunakan dengan presentase untuk ahli materi 75% ,ahli media 73% dan ahli bahasa 80 %, serta telah dilakukan revisi produk sehingga dapat diuji cobakan di lapangan. Lembar angket respon guru dan siswa diperoleh hasil bahwa alat evaluasi dengan aplikasi educandy yang dikembangkan memiliki kriteria praktis digunakan untuk pembelajaran dengan presentase angket respon guru 84% dan angket respon siswa 86%. Dan hasil tes siswa menunjukkan kriteria efektif digunakan dengan nilai ketuntasan klasikal memperoleh hasil sebesar 81% dengan 26 siswa mendapat nilai di atas KKM dan 6 siswa mendapat nilai di bawah KKM.  Data yang dihasilkan dari validasi, angket respon guru dan siswa serta tes siswa menunjukkan bahwa alat evaluasi dengan aplikasi educandy yang dikembangkan layak / valid, praktis, dan efektif untuk digunakan

    PENGEMBANGAN MEDIA ULAR TANGA BERBASIS VISUAL MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL BANGUN DATAR SISWA TUNAGRAHITA KELAS III

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengembangan, kelayakan, kepraktisan, dan keefektifan media permainan ular tangga berbasis visual untuk meningkatkan kemampuan mengenal bangun datar, serta seberapa besar peningkatan kemampuan mengenal bangun datar setelah menggunakan media permainan ular tangga. Jenis penelitian ini menggunakan jenis Research and Development (RnD) merupakan pengembangan yang menghasilkan sebuah produk media permainan ular tangga berbasis visual. Pengembangan dilakukan menggunakan model ADDIE model pengembangan ini  memiliki 5 tahapan yaitu Analisys (Analisis), Desaign (Perancangan), Development (Pengembangan), Implementation(Implementasi), Evaluation (Evaluasi). Penelitian ini dilakukan di SD Negeri Boto kelas III yang didalamnya terdapat siswa Anak Berkebutuhan Khusus adalah siswa Tuna Grahita yang berjumlah 3 siswa.  Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu lembar validasi materi, bahasa, media, angket respon guru, dan  3 angket respon siswa. Hasil penilaian menunjukkan dengan presentase skor yang dicapai adalah validasi ahli materi 93,3 % sangat valid dan tidak revisi, validasi ahli bahasa skor yang dicapai adalah 70 % valid dan tidak revisi, validasi ahli media skor yang dicapai adalah 95 % sangat valid dan tidak revisi, angket respon guru 90,5 % sangat baik dan dapat digunakan tanpa revisi, angket respon siswa yang di rata-rata dengan hasil 73 % baik dan dapat digunakan tanpa revisi. Berdasarkan pengolahan data hasil validasi materi, bahasa, media, angket respon guru dan siswa bahwa pengembangan media ular tangga berbasis Visual ini dapat digunakan secara layak/valid, praktis, dan efektif untuk digunakan. &nbsp

    ANALISIS TINDAK TUTUR ILOKUSI PADA MASYARAKAT DI PASAR BARU TUBAN: Tindak tutur ilokusi asertif, direktif, komisif, ekspresif dan deklaratif

    No full text
    ABSTRAK Bahasa merupakan sebuah sistem lambang bunyi sebagai sarana berkomunikasi. Dalam pragmatik terdapat teori tindak tutur digunakan untuk menganalisis sebuah tuturan, salah satunya adalah teori tindak tutur ilokusi, yang merupakan sebuah tindakan untuk melakukan sesuatu dengan menyatakan sesuatu. Penelitian ini menggunakan pendekatan pragmatik yaitu studi mengenai makna ujaran di dalam situasi tertentu. Menurut John Searle tindak tutur ilokusi dibagi menjadi lima kategori yaitu tindak tutur asertif, direktif, komisif, ekspresif dan deklaratif. Rumusan masalah membahas tindak tutur ilokusi, (1) asertif (2) direktif (3) ekspresif (4) komisif (5) deklarasi. Metode yang digunakan deskriptif kualitatif. Masyarakat saling berinteraksi atau berkomunikasi di Pasar Baru Tuban sebagai subjek. Teknik pengumpulan adalah teknik pengamatan, perekaman dan korpus. Teknik analisis berupa trasnskrip, klasifikasi, pembahasan dari rekaman. Hasil penelitian yakni (1) asertif untuk menyatakan peristiwa atau keadaan yang sebenarnya, “engko tak terno terongem” (nanti tak antarkan terongmu) (2) direktif digunakan untuk mengekspresikan perintah, seperti kalimat “golek i engko nek kliru sepedahmu tak wasi rombong kuning” (cari dulu,nanti nek salah, sepedahmu tak lihat ada rombong warna kuning) (3) ekspresif menilai atau mengevaluasi sebuah tuturan, misalnya “ngapunten mboten angsal sak monten” (mohon maaf titak boleh segitu) (4) komisif berfungsi menyatakan tuturan, “nek oleh rong puloh ewu” (kalu boleh dua puluh ribu) (5) deklarasi menyatakan atau mengubah status keadaan

    Project Based Approach Focusing on Students Speaking Skill Using Digital Storytelling

    Get PDF
    This paper describes the digital storytelling task applied in speaking class of second year students of English Study Program, including advantages students achieve from storytelling and technology integration as well as suggestions for classroom implementation. The necessity for students to use effective written communication and to be technologically literate remains strong. Meanwhile, English teachers charged with developing these skills are searching for ways to engage students in the writing process and integrate technology into daily learning activities. Digital storytelling aligns with both of these objectives. This strategy invites students into the writing process on a personal level and integrates several technologies into the final project. With careful planning and preparation, digital storytelling present students with a deeply meaningful learning experience. Many students readers and writers, will be highly motivated by the personal nature of storytelling and the integration of technology. An interactive technology can keep the students engaged into the material. As they build their stories, students will be reading for depth and understanding, and gaining proficiency with the vocabulary, structure and pronunciation of language. Finally, students will gain greater competence with technology as they refine their problem-solving skills. Sharing personal stories and engaging in this variety of thinking skills will prove to be a rewarding experience for both teachers and students. Keywords : Project based approach, digital storytelling, writing, literac

    The Effectiveness of “Personal Vocabulary Note (PVN)” Technique to Increase Vocabulary

    No full text
    Vocabulary is one of the most important language components, which has to be mastered and acquired by the students in learning a new language. Vocabularies are totals number of word which (with rule for combining them) makes up a language. In the simple definition, it is known that vocabulary is a list of words. In achieving English vocabularies, it is needed effective way. One of the ways to learn English vocabulary is by using Personal Vocabulary Note (PVN). The researcher conducted this research to answer two questions, namely: 1) How many is the score of the students before being taught by using Personal Vocabulary Notes (PVN) and after being taught by using Personal Vocabulary Notes (PVN)? 2)  How effective is Personal Vocabulary Notes (PVN) in increasing the students‘ vocabulary achievement?  After taking and analyzing the data, the researcher concluded the finding of the research. From the research which had been conducted, it could be known that Personal Vocabulary Note (PVN) was effective to increase the students‘ vocabulary achievement. It could be known from the test. In analyzing the test, the researcher used t-test to know the t-value from the result of pre-test and post-test.  The result of t-value was 10, 929. It was higher than t-table with level significant 5% which showed 2, 069.

    Whole Brain Teaching (WBT) Makes Our Classroom Fun

    No full text
    One of the major objectives of teaching a foreign language is to enable the learners to become autonomous, that is the ability to continue learning the English language without the teacher\u27s assistance. The teacher should find the most suitable method or technique during teaching and learning process. There are a lot of techniques or methods, one of them is Whole Brain Teaching (WBT) known as Power Teaching. The paper briefly discusses some of learning styles used by our students and one alternative techniques that creates fun for the learners is W BT or Power teaching

    PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF PEMBELAJARAN MATEMATIKA UNTUK SISWA SLOW LEARNER KELAS V SEKOLAH DASAR

    Get PDF
    ABSTRAK Penelitian pengembangan ini bertujuan mengembangkan multimedia interaktif untuk mengetahui tingkat kevalidan, kepraktisan dan kefektifan pada mata pelajaran Matematika. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah ADDIE yang terdiri dari 5 Tahapan yaitu Analisis (Analyze), Perancangan (Design), Pengembangan (Development), Implementasi (Implementation), Evaluasi (Evaluation). Subjek penelitian yaitu Kelas V yang berjumlah satu siswa Slow Leraner di SDN Ngino II. Instrument pengumpulan data yang digunakan yaitu lembar validasi ahli media, materi, dan bahasa, respon angket guru dan siswa, serta lembar tes soal untuk siswa. Teknik Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis data kevalidan, kepraktisan, dan kefektifan. Hasil peneilitian ini menunjukkan bahwa pengembangan multimedia interaktif sangat valid dengan presentase ahli materi sebesar 94,28%, ahli media sebesar 91.42%, ahli Bahasa sebesar 92%. Hasil angket respon guru dan siswa diperoleh hasil bahwa multimedia interaktif ini sangat praktis digunakan untuk pembelajaran dengan memperoleh presentase angket respon guru sebesar 91,11% dan angket respon siswa sebesar 90,0%. Dan hasil tes siswa mengalami peningkatan dengan rata-rata nilai N-Gain 0,5 yang menunjukkan tingkat efektivitas sedang. Data yang dihasilkan dari lembar validasi ahli materi, media, dan Bahasa, lembar angket respon guru dan siswa serta lembar tes siswa menunjukkan bahwa multimedia interaktif yang dikembangkan sangat valid, sangat praktis, dan efektif digunaka

    1,206

    full texts

    1,462

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    e-Prosiding Seminar-Konferensi-Simposium Universitas PGRI Ronggolawe Tuban
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇