e-Prosiding Seminar-Konferensi-Simposium Universitas PGRI Ronggolawe Tuban
Not a member yet
1462 research outputs found
Sort by
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA PADA MATERI RELASI SERTA FUNGSI PADA MODEL GUIDED DISCOVERY LEARNING
Riset ini bertujuan guna menambah hasil belajar matematika siswa peserta siswa VIII SMP dalam mata pelajaran Matematika, spesifiknya yaitu materi fungsi serta relasi melalui pemanfaatan metode Guided Discovery Learning. Penelitian ini merupakan bagian dari program Riset Perilaku Kelas (PTK) yang dilaksanakan selama 3 tahapan. Tiap tahapannya meliputi empat tahap utama yakni merencanakan, melakukan tindakan, mengamati, serta merefleksikan. Untuk mengumpulkan data, digunakan instrumen observasi, wawancara, serta uji perolehan belajar. Perolehan riset memperlihatkan bahwasanya koefisien mean hasil belajar bertambah dari 68,5 (pra-siklus) menjadi 68,08 (siklus I), 77,2 (siklus II), serta 89,0 (siklus III). Persentase ketuntasan belajar mengalami kenaikan drastis, dari 23% menjadi 95,65%. Aktivitas siswa selama pembelajaran pun menunjukkan peningkatan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa Guided Discovery Learning dibuktikan dengan efektif mampu menambah hasil belajar matematika peserta didik, memperkuat pemahaman konsep relasi dan fungsi, serta mendorong keterlibatan aktif siswa selama pembelajaran
PEREMPUAN DI PERSIMPANGAN HUKUM ISLAM: ANTARA HAK, KEWAJIBAN, DAN KEADILAN GENDER
Penelitian ini mengkaji isu kesetaraan gender dalam hubungan suami istri dari perspektif hukum Islam, dengan fokus pada implementasi di Indonesia. Meskipun hukum Islam secara jelas mengatur hak dan kewajiban suami istri, praktik di lapangan menunjukkan adanya ketidakseimbangan yang sering kali disebabkan oleh budaya patriarkal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dan wawancara 5 orang untuk mengeksplorasi pengalaman pasangan dalam pembagian tugas domestik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan sering kali memikul beban domestik yang lebih besar, sedangkan peran suami dalam hal ini cenderung minim. Ketidakseimbangan ini menyebabkan ketegangan dalam rumah tangga dan menghambat penerapan prinsip keadilan yang diajarkan dalam Islam. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan pemahaman dan penerapan prinsip-prinsip kesetaraan gender dalam kehidupan sehari-hari. Pendekatan mubadalah diusulkan sebagai solusi untuk menciptakan hubungan yang lebih harmonis antara suami dan istri, yang berlandaskan pada saling menghormati dan berbagi tanggung jawab. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru dalam upaya menciptakan keadilan gender di dalam rumah tangga Muslim
KELAYAKAN MEDIA SI UNTUNG BERBASIS APLIKASI SAC (SMART APPS CREATOR) UNTUK STIMULASI KEMAMPUAN MENGENAL ANGKA 1 – 10 ANAK USIA 4 – 5 TAHUN DI TK PGRI SUMURBER KECAMATAN PANCENG KABUPATEN GRESIK
Riset ini berangkat dari identifikasi masalah saat observasi awal di TK PGRI Sumurber, yang memperlihatkan adanya anak-anak berusia 4–5 tahun yang tergabung di kelompok A yang belum berkembang secara optimal sehingga memerlukan bimbingan. Dua aspek yang menjadi penyebab permasalahan ini adalah masih dominannya metode ceramah dalam strategi mengajar guru serta minimnya variasi media pembelajaran, yang selama ini terbatas pada poster angka, balok angka, papan tulis, lembar kerja, dan buku. Tujuan utama penelitian ini adalah menganalisis tingkat kelayakan media Si Untung berbasis aplikasi SAC (Smart Apps Creator) dalam kegiatan belajar-mengajar di TK PGRI Sumurber Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik. Adapun research and development (RnD) merupakan metode penelitian yang dipilih dengan model ADDIE sebagai acuan pengembangannya. Persentase hasil uji kelayakan diperoleh dengan rincian: penilaian ahli materi 81,65%, ahli media 79,79%, serta ahli instrumen 82,9%. Dari hasil ini menunjukkan bahwa media Si Untung ini dalam kategori “Layak” yang artinya dapat digunakan dalam pembelajaran kelas untuk mengembangkan kemampuan pengenalan angka 1 – 10. Media ajar Si Untung yang telah divalidasi kelayakannya oleh para ahli kemudian diimplementasikan pada tahap uji coba lapangan, yang dalam penelitian ini dilaksanakan di TK PGRI Sumurber Kecamatan Panceng Kabupaten Gresik. Nilai persentase yang didapat pada saat uji coba media yaitu 89,3%. Dengan demikian, media pembelajaran Si Untung terbukti memiliki kelayakan sebagai sarana untuk mengembangkan kemampuan pengenalan angka 1–10 anak usia 4–5 tahun
PENERAPAN POLA ASUH OTORITER ORANG TUA PADA ANAK USIA 4–5 TAHUN DI KELOMPOK A TK AISYIYAH 28 JOMPONG
Fenomena di Kelompok A TK Aisyiyah Bustanul Athfal 28 Jompong menunjukkan bahwa sebagian anak usia 4-5 tahun masih memiliki kemandirian rendah. Hal ini tercermin dari ketergantungan pada orang tua maupun guru, rendahnya rasa percaya diri, serta kesulitan dalam mengambil Keputusan sederhana. Kondisi tersebutb berkaitan dengan pola asuh otoriter yang diterapkan sebagaian besar orang tua, dimana anak dituntun patuh, berada dalam kendali ketat, dan kurang diberi ruang untuk beresksplorasi. Penlitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan 32 orang tua sebagai responden. Teknik pengumpulan data meliputi kuesioner, wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara tematik melalui hatapan reduksi data, pemyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas orang tua berada pada kategori menengah dengan skor 18-22 (pola semi-otoriter). Sebagaian kecil pada skor tinggi (25-26) yang mencerminkan pola otoriter kuat, sedangkan beberapa responden berada pada skor rendah (12-16) yang menunjukkan pola asuh lebih longgar. Pola asuh otoriter tercermin pada pembatasan pilihan anak, pengendalian Keputusan sederhana, serta pemberian teguran atau ancaman Ketika anak tidak sesuai harapan. Anak yang dibesarkan dengan pola otoriter tampak patuh, tetapi pasif, ragu-ragu, menunggu intruksi, dan kesulitan mengembangkan kemandirian emosional maupun kepercayaan diri. Pembahasan menegaskan bahwa pola asuh otoriter menghasilkan anak yang disiplin, tetapi cenderung takut salah dan kurang berani bereksplorasi. Hal ini berada dengan pola demokratis yang lebih mendukung pengembangan kemandirian anak. Oleh karena itu, diperlukan pergesaran pola asuh menuju pola demokratis melalui program parenting dan peran aktif sekolah dalam memberikan edukasi kepada orang tua. Pola asuh otoriter berdampak pada kemandirian anak, di mana anak menjadi displin namun pasif dan kurang percaya diri. Rekomendasi penelitian ini Adalah perlunya penguatan pola asuh demokratis melalui sinergi anatara orang tua dan sekolah untuk mendukung perkembangan kemandirian anak usia dini
MEDIA PAPAN SUDUT INSPIRASI SEBAGAI STIMULASI MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI PADA KEGIATAN MENYULAM DI TK PERTIWI: -
Penelitian ini dirancang untuk mengembangkan media pembelajaran inovatif berupa media Papan Sudut Inspirasi sebagai alat bantu dalam stimulasi keterampilan motorik halus anak usia dini melalui kegiatan menyulam. Hasil studi pengamatan langsung dan wawancara menunjukkan bahwa anak-anak di Tk Pertiwi Bancang, Kecamatan Sale Kabupaten Rembang, khususnya pada usia 4-5 tahun sedang mengalami kesulitan dalam melakukan kegiatan yang melibatkan koordinasi tangan dan jari secara halus seperti menyulam, menggunting, dan memegang alat tulis. Salah satunya adalah kurangnya alat bantu pembelajaran yang memikat minat belajar yang sesuai untuk menstimulasi motorik anak. Maka dari itu, diperlukan suatu media yang tidak hanya merangsang kemampuan fisik, tetapi juga menarik secara visual dan sesuai dengan tema pembelajaran.
Penelitian ini menggunakan pendekatan Research And Development (R&D) dengan model ADDIE ( Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, Evaluasi). Media ini dikembangkan berupa media Papan Sudut Inspirasi untuk stimulasi motorik halus pada kegiatan menyulam, media yang dirancang ini berupa media Papan yang berbentuk empat sudut aktivitas menyulam yang kegiatan menyulam berbeda dari tingkatan kesulitan, namun media ini disesuaikan dengan tema Alam Semesta. Setiap sudut papan menyajikan pola sulaman seperti gambar rasi bintang, gambar bintang, gambar bulan, gambar galaksi, yang dapat dilatih oleh anak menggunakan jenis tali. Subjek uji coba terdiri dari 20 anak yang melibatkan validasi ahli media yang mendapatkan skor 80 dan 85, dan validasi materi masing-masing validasi mendapatkan nilai 80 dan 65. Hasil validasi membuktikan bahwa media Papan Sudut Inspirasi termasuk dalam klasifikasi media yang sangat sesuai untuk digunakan dalam kegiatan belajar mengajar. Media ini tidak hanya meningkatkan aspek motorik halus saja juga membangkitkan semangat belajar peserta didik karena bentuknya yang menarik, berwarna, dan tematik
DAMPAK PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT PADA KEMAMPUAN MENGENAL ANGKA PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TK AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL KEREK: Universitas PGRI Ronggolawe Tuban
Riset ini ditujukan untuk mengkaji dampak penerapan model kooperatif tipe teams games torunamnet pada kemampuan mengenal angka pada anak usia 4-5 tahun di taman kanak kanak Aisyiyah Bustanul Athfal Kerek. Riset ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat serta keterlibatan aktif siswa selama proses pembelajaran, yang ditandai oleh penggunaan metode pembelajaran yang monoton dan lembar kerja anak (LKA), observasi awal persentase rata rata kelas anak yang sudah mampu dalam perkmbangan pengenalan angka sebesar 41,25 dengan rata-rata kelas 1,65 dari 26 peserta didik, riset ini menerapkan metode true experiment design pretest posttest control group design. Pada penelitian ini didapatkan hasil observasi pretest dengan capaian rata rata A1 1,5 dan A2 1,5 dari skor maskimal 4, sehingga perlu diadakan tratment melalui penerapan model kooperatif tipe teams games tournament (TGT) terhadap kemampuan pengenalan angka, setelah diberikan treatment pada kelas ekperimen mengalami penigkatan 1,5 menjadi 3 pada kemampuan pengenalan angka. Di kelas kontrol yang tidak mendapatkan perlakuan khusus dan hanya pembelajaran seperti biasanya menujukan kenaikan hanya sebesar 0,1 dari 1,5 menjadi 1,6 pada nilai posttest, maka dapat disimpulkan model teams games tournament mampu berpengaruh hasil belajar dengan signifikan dengan kenaikan yang tinggi. Kesimpulan diterapkannya model kooperatif tipe teams games tournament efektif berpengaruh pada kemampuan mengenal angka, maka dari itu model teams games tournament terbukti efektif dan layak dalam pendidikan anak usia dini
KEANEKARAGAMAN FITOPLANKTON SEBAGAI BIOINDIKATOR KUALITAS AIR DI PERAIRAN PANTAI DESA JENU KECAMATAN JENU KABUPATEN TUBAN
Salah satu organisme yang sensitif terhadap perubahan lingkungan perairan ialah fitoplankton dan dapat digunakan sebagai bioindikator atau penanda alami untuk memantau kondisi perairan pantai. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengidentifikasi keragaman fitoplankton dan menganalisis kualitas air di perairan pantai Desa Jenu, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban. Pengambilan sampel fitoplankton serta pengukuran pH dan suhu dilakukan di tiga titik dengan tiga kali ulangan. Sampel fitoplankton yang terkumpul kemudian diamati dan diidentifikasi di Laboratorium Biologi Universitas PGRI Ronggolawe Tuban menggunakan buku berjudul plankton laut yang ditulis oleh nontji 2008, dan artikel berjudul Marine Phytoplankton of Kachemak yang ditulis oleh Middleton & Bursch, 2015. Kemudian data fitoplankton dianalisis menggunakan tiga indeks ekologi yaitu indeks keragaman, keseragaman, dan dominansi. Berdasarkan hasil penelitian diketahui jika perairan pantai di Desa Jenu, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban memiliki keanekaragaman sedang, keseragaman tinggi, dan dominansi rendah. Selain itu, kualitas air dipantai memiliki nilai pH dan suhu yang optimal dan memenuhi standar baku KepMenLH No. 51 Tahun 2004 tentang baku mutu air laut untuk mendukung kehidupan biota laut
KONTRIBUSI KECERDASAN EMOSIONAL DAN GAYA BELAJAR TERHADAP MOTIVASI BERPRESTASI DALAM PEMBELAJARAN IPS SISWA KELAS VII DI SMP NEGERI 4 TUBAN
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana kecerdasan emosional dan gaya belajar memengaruhi motivasi berprestasi pada siswa IPS kelas tujuh di SMP Negeri 4 Tuban. Metode penelitian ex-post facto dan pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini. Teknik pengumpulan data, yang menggunakan prosedur simple random sampling dengan kesalahan 10%, melibatkan pemberian kuesioner kepada total 72 responden. Berdasarkan perhitungan menggunakan SPSS Versi 23, nilai t hitung sebesar 2,465 > nilai t tabel sebesar 1,66724 menunjukkan bahwa kecerdasan emosional memengaruhi motivasi berprestasi secara signifikan dan positif. Nilai t hitung sebesar 2,886 > nilai t tabel sebesar 1,66724 menunjukkan bahwa gaya belajar memiliki pengaruh terhadap motivasi berprestasi. Bagi siswa kelas tujuh di SMP Negeri 4 Tuban, kecerdasan emosional dan gaya belajar memiliki pengaruh simultan terhadap motivasi berprestasi dalam pembelajaran IPS, sebagaimana ditunjukkan oleh nilai R-square 0,456. Hal ini menunjukkan bahwa faktor-faktor lain memengaruhi 54,4% sisanya, sedangkan variabel independen memengaruhi 45,6%
PEMBERDAYAAN KELOMPOK PETERNAK AYAM SEMOGA JAYA DESA CARIMA MELALUI PEMANFAATAN TEKNOLOGI SMART FEED GRINDER UNTUK PRODUKSI RANSUM ORGANIK MANDIRI
Permasalahan utama yang dihadapi oleh Kelompok Peternak Ayam Semoga Jaya di Desa Carima adalah tingginya biaya pakan yang tidak sebanding dengan hasil produksi, sehingga berdampak pada efisiensi usaha dan kesejahteraan peternak. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan peternak melalui penerapan teknologi Smart Feed Grinder dalam pengolahan ransum organik berbasis limbah pertanian lokal, seperti sekam padi dan tongkol jagung. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis, pendampingan produksi ransum, dan evaluasi hasil. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa teknologi ini mampu menekan biaya pakan, meningkatkan kemandirian produksi, serta memanfaatkan limbah secara optimal. Dampak positif juga terlihat pada meningkatnya pemahaman peternak tentang formulasi pakan dan teknologi tepat guna. Faktor pendukung keberhasilan meliputi ketersediaan bahan baku lokal dan dukungan pemerintah desa, sedangkan hambatan utama terletak pada keterbatasan literasi teknologi dan pengalaman formulasi pakan. Rekomendasi pengabdian ini mencakup perlunya pelatihan lanjutan, pendirian komunitas peternak berbasis eco-feed, dan pengembangan model bisnis berkelanjutan
PENGEMBANGAN MEDIA HOUSE OF CULTURE (HOC) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KEKAYAAN BUDAYA INDONESIA KELAS IV UPT SDN PEJOK III
Tujuan dari proyek ini adalah untuk menghasilkan materi Rumah Budaya yang akan meningkatkan hasil belajar sains siswa UPT SDN Pejok III. Media ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa melalui berbagai miniaturnya. Model ADDIE, yang meliputi fase analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi, merupakan metodologi penelitian dan pengembangan yang digunakan dalam karya ini. Uji coba media House Of Culture (HOC) dilakukan terhadap 19 siswa kelas IV di UPT SDN Pejok III. Teknik pengumpulan data meliputi observasiujian, tes, kuesioner validasi, dan kuesioner jawaban. Berdasarkan temuan penelitian, media House of Culture (HOC) dinilai sah oleh para profesional media, yang memberikan penilaian 96% (sangat valid), 87% (sangat valid), dan 96% (sangat valid). Berdasarkan penilaian ahli, media House Of Culture (HOC) layak untuk diujicobakan. Penilaian respon siswa terhadap media ini menunjukkan tingkat kelayakan sebesar 98% (sangat valid), sedangkan penilaian respon guru mencapai 93% (sangat valid). Hasil post-test siswa menunjukkan skor rata-rata sebesar 85 yang menunjukkan bahwa media House Of Culture (HOC) efektif digunakan dalam proses pembelajaran