e-Prosiding Seminar-Konferensi-Simposium Universitas PGRI Ronggolawe Tuban
Not a member yet
1462 research outputs found
Sort by
Pengembangan Media Game Edukasi Dengan Wordwall Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas V SDN Sidomukti
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan game edukasi menggunakan platform Wordwall sebagai media pembelajaran alternatif untuk meningkatkan hasil belajar siswa, dan untuk mengetahui tingkat kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan penggunaan media game edukasi dengan Wordwall untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN Sidomukti. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan mengadaptasi model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN Sidomukti. Data dikumpulkan melalui lembar grup, lembar validasi ahli media, bahasa, dan materi, lembar angket tanggapan siswa dan guru, dan lembar tes siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa game edukasi dengan Wordwall yang telah dikembangkan layak digunakan dalam proses pembelajaran. Validasi ahli media menunjukkan tingkat validitas sebesar 91% dengan kriteria sangat valid. Validasi ahli media juga mendapatkan tingkat validitas sebesar 82% dengan kriteria yang sama. Sementara itu, validasi ahli bahasa memperoleh tingkat validitas sebesar 75% dengan kriteria valid. Uji kepraktisan juga dilakukan dengan mengisi skor respon guru dengan 10 kriteria penilaian mendapatkan 92,5% dengan kriteria sangat praktis. Selain itu, angket respon siswa dengan 9 kriteria penilaian mendapatkan 93% dengan kriteria sangat praktis. Uji keefektifan dilakukan dengan melakukan tes evaluasi siswa yang diikuti oleh 8 siswa memperoleh 88,12% dengan kriteria sangat efektif. Oleh karena itu, game edukasi dengan Wordwall dapat dijadikan alternatif dalam pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar siswa
PENGEMBANGAN MEDIA POWTOON (POWERPOINT CARTOON) BERBASIS LITERASI DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA SISWA DISLEKSIA
Pengguaan media dalam pembelajaran IPA sangat dibutuhkan. Dengan adanya media siswa dapat lebih mudah memahami materi yang disampaikan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa disleksia di SDN Gedongombo VI serta untuk menghasilkan produk berupa media powtoon berbasis literasi digital yang valid, praktis dan efektif. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini model ADDIE yang terdiri dari 5 tahapan: Analyze (analisis), Design (perancangan), Development (pengembangan), Implementation (implementasi), Evaluation (evaluasi). Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar wawancara, lembar observasi, lembar validasi ahli materi, bahasa, media, lembar angket respon siswa dan guru. Serta lembar tes kemampuan membaca berupa soal evaluasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah hasil wawancara, hasil observasi, analisis data kevalidan, kepraktisan, keefektifan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media powtoon yang dikembangkan memiliki kriteria layak dan valid serta cukup valid digunakan dengan persentase untuk ahli materi 85%, ahli media 91%, dan ahli bahasa 80% serta telah dilakuka revisi produk sehingga dapat diuji cobakan dilapangan. Lembar angket respon guru dan siswa diperoleh hasil bahwa media powtoon yang dikembangkan memiliki kriteria praktis dan sangat praktis dan praktis digunakan untuk pembelajaran dengan persentase angket respon guru 82% dan angket respon siswa 92,5%. Dan hasil tes siswa mengalami peningkatan dengan rata-rata nilai N-Gain 0,5 yang menunjukkan tingkat efektifitas sedang, Data yang dihasilkan dari validasi, angket respon guru dan siswa, serta tes siswa menunjukkan bahwa media powtoon yang dikembangkan valid, sangat praktis. Dan efektif untuk digunakan.
Kata Kunci: Powtoon, kemampuan membaca, disleksia, ADDI
PENGARUH MEDIA SOSIAL, WORD OF MOUTH, DAYA TARIK DAN FASILITAS TERHADAP KEPUTUSAN WISATAWAN BERKUNJUNG KE WISATA PANTAI SEMILIR
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media sosial terhadap keputusan wisatawan berkunjung ke wisata pantai semilir, mengetahui pengaruh word of mouth terhadap keputusan wisatawan berkunjung ke wisata pantai semilir, mengetahui pengaruh daya tarik terhadap keputusan wisatawan berkunjung ke wisata pantai semilir, mengetahui pengaruh fasilitas terhadap wisatawan berkunjung ke wisata pantai semilir. Teknik pengumpulan data menggunakan angket(kuesioner) dengan cara menyebarkan kuesioner kepada sampel(responden), kemudian diolah dalam bentuk data. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi linear berganda dengan hasil persamaan . Hasil penelitian ini membuktikan bahwa:(1) media sosial berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan wisatawan berkunjung ke wisata pantai semilir dengan nilai sig. 0,00 < (a=0,05). (2) word of mouth berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan wisatawan berkunjung ke wisata pantai semilir dengan nilai sig. 0,009 < (a=0,05). (3) daya tarik berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan wisatawan berkunjung ke wisata pantai semilir degan nilai sig. 0,00 < (a=0,05). (4) fasilitas berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan wisatawan berkunjung ke wisata pantai semilir denga nilai sig. 0,00 < (a=0,05)
PENGEMBANGAN MEDIA FLASHCARD BARUANG (BELAJAR BANGUN RUANG) PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA MATERI BANGUN RUANG PESERTA DIDIK KELAS 5 SDN GAJI V KECAMATAN KEREK KABUPATEN TUBAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menghasilkan produk media flashcard baruang (belajar bangun ruang) pada pembelajaran matematika materi bangun ruang peserta didik kelas 5 sekolah dasar yang memenuhi kriteria valid, efektif, dan praktis. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (research and development) dengan model ADDIE yang terdiri dari 5 tahapan yaitu analyze (analisis), design (perencanaan), develop (pengembangan), implement (implementasi), dan evaluate (evaluasi). Subjek coba dalam penelitian ini adalah para ahli, guru, dan peserta didik kelas 5 di SDN Gaji V. Instumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi, lembar wawancara, lembar validasi ahli, lembar tes peserta didik, serta lembar respon guru dan peserta didik. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kevalidan, keefektifan, dan kepraktisan. Hasil dari penelitian media flashcard baruang (belajar bangun ruang) menunjukkan bahwa pengembangan media memiliki kriteria sangat valid untuk digunakan dengan persentase dari ahli media 96%, ahli materi 82,8%, dan ahli bahasa 84%, serta telah dilakukan revisi produk sehingga dapat digunakan dalam pembelajaran. Dari hasil tes peserta didik menunjukan ketuntaan secara klasikal dengan persentase 98% yang menunjukkan kriteria sangat efektif. Lembar angket respon guru dan peserta didik menunjukkan bahwa pengembangan media memiliki kriteria sangat praktis untuk pembelajaran dengan hasil presentasi angket respon guru 95,55% dan angket respon peserta didik 95,25%. Berdasarkan data tersebut menunjukkan bahwa media flashcard baruang telah valid, efektif, dan praktis
PENGEMBANGAN MEDIA POP UP BOOK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATERI OPERASI HITUNG BILANGAN CACAH UNTUK SISWA KELAS III SDN 03 WORO
Tujuan dari penelitian ini berfokus pada pengembangan media pembelajaran Pop Up Book yang kreatif dan menarik untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas III SDN 03 Woro. Metode penelitian yang digunakan adalah model ADDIE yang terdiri dari 5 langkah penelitian yaitu: (1) Analisis (Analyze); (2) Desain (Design); (3) Pengembangan (Development); (4) implementasi (implementation); dan (5) evaluasi (evaluation). Instrumen ini yang dibuat menggunakan instrumen angket (kuesioner) untuk validator, respon guru dan respon siswa. Aspek yang dinilai untuk mengetahui kelayakan, kemenarikan, kepraktisan media Pop Up Book. Jenis data yang digunakan data kualitatif dan kuantitatif. Pada tahap validasi yang diperoleh dari data kualitatif berupa kritik, saran dan tanggapan validator dalam memperbaiki media Pop Up Book. Data kuantitatif di peroleh dari penilaian produk tingkat kelayakan, kemenarikan dan kepraktisan media. Hasil penelitian di dapatkan dengan persentase 91,5% untuk validasi ahli media dinyatakan sangat layak, persentase 73,4% untuk validasi ahli materi dinyatakan menarik dan 87,5% untuk validasi ahli bahasa yang dinyatakan sangat layak. Hasil ini menunjukan bahwa media yang dikembangkan layak dan siap digunakan dan dimanfaatkan sebagai salah satu media pembelajaran alternatif untuk siswa kelas III SDN 03 Woro.
Kata Kunci: pengembangan media; pop up book; kelayakan
Analisis Tata Letak Fasilitas Produksi Genteng Beton Di CV. Berlian Abadi Menggunakan Metode Systematic Layout Planning (SLP)
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pengamatan penulis terhadap alur material handling pada CV. Berlian Abadi Bogorejo, Tuban. Berdasarkan hasil pengamatan ditemukan kurang efisiensinya aliran material handling, dikarenakan jarak antar departemen yang berjauhan serta kurang dimanfaatkannya ruang-ruang kosong dalam area produksi. Tujuan dari penelitian ini yaitu mencari tata letak alternatif tata letak fasilitas produksi genteng beton yang optimal menggunakan metode Systematic Layout Planning (SLP) dengan menghitung jarak rectilinier, jarak tempuh material handling, moment handlingnya. Hasil dari penelitian ini didapatkan dua (2) alternatif tata letak yang diusulkan untuk memperbaiki aliran material handling pada produksi genteng beton di CV. Berlian Abadi Bogorejo, Tuban. Dari dua alternatif layout yang didapatkan, maka rekomendasi perbaikan layout yang terpilih yaitu pada alternatif layout 1. Terdapat penurunan jarak rectilinier sebesar 7,5 m atau terjadi penurunan sekitar 29,2%. Jarak yang ditempuh lebih pendek dibandingkan dengan layout awal. Terdapat penurunan sebesar 614,5 m, atau terjadi penurunan jarak sekitar 23,8%. Sedangkan pada Moment handling terjadi penurunan sebesar 9.242 meter, atau terjadi penurunan sekitar 30,9%
PENGEMBANGAN MODEL SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENINGKATAN STRATEGI IMUNISASI ANAK MENGGUNAKAN METODE CLUSTERING K-MEANS PADA PENGELOMPOKAN CAPAIAN IMUNISASI ANAK
Cakupan imunisasi dasar di Indonesia mengalami penurunan sejak terjadinya pendemi. Rendahnya cakupan imunisasi dasar dikarenakan fasilitas kesehatan dioptimalkan untuk pengendalian pandemi COVID-19. Penelitian ini dilakukan dengan cara mengelompokkan data berdasarkan imunisasi yang diterima anak. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan model sistem pendukung keputusan yang menampilkan informasi capaian imunisasi dasar anak di Babat Jerawat, informasi ini digunakan untuk memberikan rekomendasi kepada kader dan dinas kesehatan informasi terkait cakupan imunisasi mana yang kurang di Babat Jerawat. Adapun urgensi dari penelitian ini adalah penelitian ini diharapkan dapat membantu pihak terkait ( kader posyandu, Puskesmas, Dinas Kesehatan) untuk upaya peningkatan cakupan imunisasi dasar guna menekan Kejadian Luar biasa yang diakibatkan rendahnya cakupan imunisasi serta peningkatan penerima imunisasi sebagai upaya menciptakan lingkungan yang lebih sehat. Metode yang digunakan adalah K-Means Klastering yang selanjutnya data dikelompokkan menjadi 2 Klaster terendah dan tertinggi. Adapun tahapan-tahapan penelitian adalah sebagai berikut identifikasi permasalahan mengenai data imunisasi dasar anak yang didapat dari beberapa posyandu di Kelurahan Babat Jerawat, analisis kebutuhan untuk pengembangan model sistem pendukung keputusan, validasi model pengembangan cakupan imunisasi menggunakan Python untuk mendapatkan hasil daerah mana yang cakupan imunisasinya rendah sehingga bisa di lakukan tindakan preventif. Hasil yang didapatkan adalah klaster tinggi dan rendah berdasarkan jumlah dan jenis imunisasi dasar yang diterima oleh anak-anak. Data ini dapat diolah lebih lanjut untuk menjadi acuan peningkatan giat imunisasi di posyandu terkait
PENGEMBANGAN MEDIA “SMART BOOK” UNTUK MENGENALKAN KOSA KATA SEDERHANA BAHASA INGGRIS PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TK PGRI BINA SISWA
Media pembelajaran merupakan alat atau benda yang mampu menunjang proses pembelajaran, terutama pada bidang pendidikan. Media pembelajaran mempunyai peranan penting dalam membantu anak usia dini dalam proses pembelajarannya. Media “Smart Book” merupakan media yang digunakan dalam memberi bantuan pengajar untuk memberi informasi atau perkembangan Bahasa, seperti pengenalan anggota tubuh manusia dalam bentuk Bahasa inggris. Dengan adanya media “Smart Book” dapat lebih mudah dipahami oleh peserta didik dari yang pendidik sampaikan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan desain media “Smart Book” di anak 4-5 tahun. Metode yang dipergunakan Borg& Gall jugadipergunakan dalam penelitian ini, dimana subyek penelitiannya peserta didik 4-5 tahun TK PGRI Bina Siswa desa Dawung kecamatan Palang kabupaten Tuban. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kemampuan Bahasa khusunya Bahasa Inggris anak 4-5 tahun TK PGRI Bina Siswa masih rendah. Dengan menggunakan media “Smart Book” hasil pembelajarannya dikategorikan baik
Pengembangan Media Pop Up Book Pada peningkatan Pembelajaran Matematika (Bangun Ruang) Kelas 4 SDN 1 PLAWANGAN
Hakikat dari proses pembelajaran adalah belajar, salah satunya belajar matematika. Matematika adalah suatu pelajaran yang tersusun secara beraturan, logis, berjenjang dari yang paling mudah hingga yang paling rumit. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi semakin mendorong upaya-upaya pembaruan dalam pemanfaatan hasil-hasil teknologi dalam proses belajar. Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar siswa melalui pengembangan media Pop Up Book, yang memiliki unsur 3 dimensi, memberikan visualisasi maupun tampilan yang lebih menarik untuk meningkatkan pemahaman siswa terkait materi. Subjek pengembangan media ini adalah siswa kelas IV SDN 1 Plawangan Kragan Rembang semester II tahun pelajaran 2021/2022.. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan dengan model pengembangan 4D menurut Thiagaradjan dkk yang memiliki empat tahapan, yaitu: Define (pendefinisian), Design (perancangan), Develope (pengembangan), dan Dessiminate (penyebaran). Hasil dari penelitian menunjukkan media Pop Up Book yang dikembangkan dalam kriteria sangat layak, ditinjau dari rata-rata kelayakan materi sebesar 90%, kelayakan desain sebesar 97,5%, dan kelayakan bahasa sebesar 91,75%. Setelah media dinyatakan layak maka uji coba dapat dilakukan pada 39 siswa untuk mengetahui kualitas media Pop Up Book
Enlighting Modern Literacy With Powerful Reading
Since modern literacy is no longer defined as the ability to read and write, all of EFL readers must make sure that all of the readings take them to the powerful reading level. It means that readers can get the actual message that is willing to communicate with the writer. Contextual guessing strategy is one of the most crucial strategies that must be given as the fundamental reading strategy. Studies show that this way significantly helps to guess the unfamiliar words in a text effectively and precisely correct. Teachers must reveal and make sure all of the steps given before and during the reading process. Therefore, the main problem in reading which deals with unfamiliar words will be absolutely solved and leave the readers a powerful understanding. There are at least five steps that teachers need to implement in their classroom without abandon some fundamental functions of context clues