e-Prosiding Seminar-Konferensi-Simposium Universitas PGRI Ronggolawe Tuban
Not a member yet
1462 research outputs found
Sort by
PENGEMBANGAN TRIPLE CLOCK MATERI PENGUKURAN WAKTU UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS III SDN SARANGMEDURO
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Triple Clock materi pengukuran waktu untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas III SDN Sarangmeduro dan bagaimana tingkat kevalidan, kepraktisan, serta keefektifan dari Triple Clock. Penelitian ini dilaksanakan sesuai dengan metode Research and Development (R&D) dengan menggunakan modifikasi model ADDIE yang memiliki 5 tahapan penelitian, yaitu (1) Analisis, (2) Perencanaan, (3) Pengembangan, (4) Implementasi, (5) Evaluasi. Subjek uji coba penelitian ini adalah siswa kelas III SDN Sarangmeduro Kabupaten Rembang. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar wawancara, lembar validasi para ahli, angket respon guru dan siswa, serta lembar tes siswa. Berdasarkan uji validasi diperoleh hasil bahwa media Triple Clock yang dikembangkan memiliki kriteria sangat valid untuk digunakan dengan presentase dari ahli materi 100%, ahli media 91,43% dan ahli bahasa 88%. Berdasarkan lembar angket respon guru dan siswa diperoleh hasil bahwa media Triple Clock yang dikembangkan memiliki kriteria sangat praktis digunakan untuk pembelajaran dengan persentase angket respon guru dan siswa yang masing-masing memperoleh skor 96%. Untuk hasil post-tes siswa menunjukkan kriteria efektif digunakan dengan nilai ketuntasan hasil belajar sebesar 79,33%. Berdasarkan hal tersebut menunjukkan bahwa Triple Clock yang dikembangkan telah memenuhi syarat untuk digunakan dalam proses pembelajaran.
Kata kunci: Triple Clock; Materi Pengukuran Waktu; Hasil Belaja
PENGEMBANGAN MEDIA DIORAMA SIKLUS HIDROLOGI (DASI) BERBASIS PENDIDIKAN KARAKTER PADA MATERI SIKLUS AIR UNTUK SISWA KELAS V DI SD
ABSTRAK
Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengembangan media diorama siklus hidrologi (DASI) untuk mengetahui dan mendeskripsikan tingkat kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan pengembangan media diorama siklus hidrologi (DASI) berbasis pendidikan karakter pada materi siklus air untuk siswa kkelas V di SD. Pengembangan dilakukan dengan menggunakan model ADDIE yang terdiri atas 5 (lima) tahap yaitu: (1) Analyze, (2) Design, (3) Development, (4) Implement, (5) Evaluate. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data ini adalah lembar observasi, lembar wawancara, lembar validasi ahli materi, ahli bahasa, dan ahli media, lembar angket respon siswa dan guru, serta lembar tes siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah data observasi, data wawancara, analisis data kevalidan, analisis data kepraktisan, dan analisis data keefektifan. Hasil dari penelitian menunjukkan media diorama siklus hidrologi (DASI) yang dikembangkan dalam kriteria valid, ditinjau dari rata-rata kevalidan dari ahli media sebesar 98,75%, ahli bahasa sebesar 96%, dan ahli materi sebesar 94%, serta telah dilakukan revisi produk sehingga produk yang telah dibuat dapat diuji cobakan di lapangan. Lembar angket respon guru dan siswa diperoleh hasil bahwa media diorama siklus hidrologi (DASI) yang dikembangkan memiliki kriteria praktis digunakan untuk pembelajaran dengan perolehan data presentase angket respon guru 88% dan angket respon siswa 84%. Hasil tes siswa menunjukkan kriteria efektif digunakan dengan nilai ketuntasan klasikal memperoleh hasil 90% dengan 18 siswa mendapat nilai di atas KKM dan 2 siswa mendapat nilai di bawah KKM. Data yang dihasilkan dari validasi angket respon guru dan siswa, serta tes siswa menunjukkan bahwa media diorama siklus hidrologi (DASI) yang dikembangkan valid, praktis, dan efektif digunakan.
Kata Kunci: diorama; pendidikan karakter; siklus hidrologi 
PERENCANAAN PENILAIAN KINERJA KARYAWAN DENGAN METODE SMART (STRATEGIC MANAGEMENT ANALYSIS AND REPORTING TECHNIQUE) DALAM MENINGKATKAN MUTU PRODUK BATIK JETIS SIDOARJO
Permasalahan yang timbul pada Batik di Jetis Sidoarjo belum optimalnya terutama dalam penilaian kinerja para pekerja / pegawai batik. Pada saat ini UMKM Batik Jetis Sidoarjo belum pernah melakukan evaluasi kinerja yang baik. Penilaian kinerja yang dilakukan oleh UMKM Batik Jetis Sidoarjo hanya berfokus pada aspek finansial. Evaluasi kinerja yang dilakukan UMKM tersebut tidak mempertimbangkan perspektif lain terutama perspektif pelanggan yang berakibat pada evaluasi kinerja ini tidak dapat dilanjutkan dalam jangka panjang. Penelitian ini berfokus pada pengembangan model matriks objektif evaluasi kinerja karyawan dengan menggunakan metode SMART (Strategic Management Analysis and Reporting Technology) di UMKM Batik Jetis Sidoarjo. Penelitian ini diharapkan menghasilkan rancangan model sistem penilaian kinerja karyawan yang disesuaikan dengan karakteristik UMKM khususnya produk Batik Tulis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi sasaran strategis perusahaan berdasarkan model SMART (Strategic Management Analysis and Reporting Technique). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merencanakan pengevaluasi prestasi kerja dengan metode SMART dengan jumlah sampel 20 orang. Hasil penelitian, yang dilakukan melalui kuesioner yang dibagikan kepada karyawan UBJS, menunjukkan bahwa metode penilaian prestasi kerja dan indikator SMART digunakan karena beberapa alasan. Hasil akhir juga menunjukkan bahwa penilaian kinerja sangat membantu kepuasan kerja karyawan UBJS.
Kata Kunci : Evaluasi, Indikator, Kepuasan Kerja, Kinerja, SMART
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF SNOWBALL THROWING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X DALAM PEMBELAJARAN DASAR – DASAR PROGRAM KEAHLIAN AKUNTANSI DI SMK PGRI 2 TUBAN TAHUN PELAJARAN 2022/2023
AbstractThe purpose of this study was to describe 1) Increasing student motivation and learning outcomes towards the application of the snowball throw cooperative learning model to class X students in learning the basics of the accounting expertise program. 2) Increasing motivation and learning outcomes before and after participating in the application of the snowball throw cooperative learning model to increasing motivation and learning outcomes of class X students in learning the basics of the accounting expertise program. 3) Student responses to the application of the Snowball Throwing cooperative learning model to increase student motivation and learning outcomes. This study uses a class action research design. This research was conducted in three cycles referring to classroom action research procedures, namely: action planning, action implementation, observation, and reflection. Research data were collected through several instruments: interview guide instruments, observation sheets, written tests, questionnaires and documentation. The subjects of this study were class X students at SMK PGRI 2 Tuban in the academic year 2022/2023, totaling 25 students. The results of the study obtained motivation, namely student learning after the implementation of the snowball throw cooperative learning model experienced an increase in each cycle. In cycle I, the proportion of students\u27 learning motivation was 56% in the moderately motivated category, and increased, in cycle II, the proportion of 80% was in the highly motivated category, and in cycle III, the proportion was 94%, in the category highly motivated. Furthermore, student learning outcomes through the post test scores of cycle I, the proportion of student learning outcomes was 64% in the good category, and increased, in cycle II with the proportion of 84% in the very good category and in cycle III with the proportion of 96% in the very good category. The results of this study indicate that the cooperative learning model of throwing snowballs has increased.
Keywords: Learning; Cooperative learning model throwing snowballs; Motivation; Student learning outcome
penelitian kuantitatif: PENGARUH MEMBATIK TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK DI TK PERTIWI GESIKHARJO
Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh kegiatan membatik terhadap kemampuan motorik halus pada anak usia dini di Taman Kanak-Kanak (TK) Pertiwi Gesikharjo. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain kuantitatif. Data dikumpulkan dari dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen (B1) yang melakukan kegiatan membatik dan kelompok kontrol (B2) yang melakukan kegiatan melukis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen memiliki perkembangan kemampuan motorik halus yang lebih baik dibandingkan kelompok kontrol. Analisis data menggunakan uji-t untuk membandingkan perbedaan antara kedua kelompok. Temuan ini menyimpulkan bahwa membatik dapat secara signifikan mempengaruhi kemampuan motorik halus anak-anak di TK Pertiwi Gesikharjo. Oleh karena itu, para pengajar di TK dapat memanfaatkan kegiatan membatik sebagai sarana pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak-anak usia dini. Studi ini memberikan wawasan tentang pentingnya memberikan stimulus untuk perkembangan motorik halus anak-anak sejak dini
A COMPARATIVE STUDY: THE FOLKLORE OF TIMUN MAS (INDONESIA) AND MOMOTARO (JAPAN)
Sastra merupakan hal yang menarik bagi sebagian orang dan banyak diminati oleh banyak orang. Sastra komparatif adalah perbandingan antara satu karya sastra dengan karya sastra lainnya yang bertujuan untuk menemukan perbedaan, persamaan, atau kesatuan antara satu karya sastra dengan karya sastra lainnya. Cerita rakyat merupakan cerita tradisional dari masyarakat terdahulu yang mengandung nilai-nilai moral, agama, sosial, dan lain-lain yang berkembang dari mulut ke mulut dari generasi ke generasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja perbandingan perbedaan dan persamaan yang ada pada cerita rakyat Timun Mas dan Momotaro. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif karena data yang dikumpulkan berupa kata atau kalimat, kemudian menafsirkannya. Data kualitatif dengan deskripsi yang dapat diamati dan tidak terukur, hasil penelitian ini menunjukkan kepada pembaca bahwa terdapat beberapa persamaan dan perbedaan fungsi, unsur budaya, dan struktur cerita Timun Mas dan Momotaro. Peneliti berharap penelitian ini dapat bermanfaat untuk pembaca dalam melakukan studi perbandingan selanjutnya.
 
PENGEMBANGAN MEDIA KAPAS (KARTU PASANGAN) PADA MATA PELAJARAN IPS SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR
Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran, yaitu media KAPAS (Kartu Pasangan) pada mata pelajaran IPS siswa kelas IV. Tujuan peneliti melakukan pengembangan media KAPAS (Kartu Pasangan) yaitu untuk mengetahui tingkat kevalidan, tingkat kepraktisan, dan tingkat keefektifan dari media KAPAS (Kartu Pasangan). Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan menggunakan model ADDIE yang terdiri atas 5 (lima) tahap yaitu analyze (analisis), design (perancangan), develop (pengembangan), implement (implementasi), dan evaluate (evaluasi). Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data kevalidan, analisis data kepraktisan, dan analisis data keefektifan. Berdasarkan uji validasi diperoleh hasil bahwa media KAPAS (Kartu Pasangan) yang dikembangkan memiliki kriteria valid untuk digunakan dengan persentase untuk ahli materi 97%, ahli bahasa 80%, dan ahli media 75%. Hasil persentase yang diperoleh dari angket respon guru adalah 80% dan hasil persentase untuk angket respon siswa adalah 83,22% dengan kriteria sangat praktis untuk digunakan dalam pembelajaran. Dan berdasarkan hasil tes siswa yang dilakukan pada uji coba menghasilkan persentase 84,35%. Dengan demikian media KAPAS (Kartu Pasangan) ini dapat dikatakan sangat efektif digunakan sebagai media pembelajaran.
Kata Kunci: Media Kartu Pasangan, Tingkat Kevalidan, Tingkat Kepraktisan, Tingkat Keefektifan
 
PENERAPAN SIMULASI MONTE CARLO UNTUK ANALISIS PREDIKSI KUNJUNGAN KONSUMEN STUDI KASUS LAUNDRY COIN : PENERAPAN SIMULASI MONTE CARLO UNTUK ANALISIS PREDIKSI KUNJUNGAN KONSUMEN STUDI KASUS LAUNDRY COIN
Usaha laundry saat ini telah menjamur di berbagai wilayah pedesaan maupun perkotaan. Pertumbuhan usaha laundry signifikan dari tahun ke tahun, diperkirakan selama tahun 2021 – 2022 usaha ini tumbuh sebesar 50%. Hal ini menunjukkan bahwa jasa usaha laundry merupakan kebutuhan hampir setiap orang yang memiliki banyak kesibukan sehingga tidak sempat mencuci barangnya sendiri. Tidak heran, usaha laundry berpotensi memberikan keuntungan besar. Keberhasilan usaha laundry dipengaruhi oleh permintaan konsumen. Dengan adanya konsumen, pelaku usaha dapat mengukur kualitas layanan dari jasa yang dijual dan kehadiran konsumen juga membantu pelaku usaha untuk mendapatkan pendapatan. Namun pada prakteknya, pelaku usaha tidak dapat menentukan jumlah pengunjung laundry secara pasti sehingga pelaku usaha tidak dapat memperkirakan secara pasti akan pendapatan harian. Oleh karena itu, penelitian ini akan dilakukan pada usaha laundry dengan melakukan pengamatan berkaitan prediksi jumlah pengunjung pada periode bulan depannya secara harian. Teknik yang digunakan adalah peramalan berdasarkan hasil simulasi monte carlo. Hasil penelitian ini mampu mengidentifikasi hasil jumlah pengunjung untuk periode satu bulan mendatang dan menghitung akurasinya dengan perbandingan data aktual dengan data peramalan. Hasil yang diperoleh nilai akurasinya adlaah 89%
PENGEMBANGAN MEDIA KOMPENTER (KOMIK BERBASIS PENDIDIKAN KARAKTER) PADA MATERI SALING MENGHARGAI PERBEDAAN UNTUK SISWA KELAS V SD
ABSTRAK
Penelitian pengembangan ini dilakukan berdasarkan hasil wawancara dan observasi peneliti terhadap kegiatan pembelajaran di kelas V Sekolah Dasar, yang mana di sekolah tersebut pembelajaran masih menggunakan metode ceramah, kurangnya penggunaan media pembelajaran dan pendidikan karakter yang ditanamkan masih kurang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan media kompenter (komik berbasis pendidikan karakter) pada materi saling menghargai perbedaan untuk siswa kelas V SD. Pengembangan ini menggunakan model ADDIE yang terdiri dari 5 (lima) tahap yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Hasil penelitian untuk mengukur seberapa valid, praktis serta efektif media ini digunakan dalam pembelajaran. Pengembangan ini menganalisis hasil dari lembar validasi ahli, angket respon guru dan siswa serta lembar tes siswa. hasil penelitian ini mendapatkan persentase kevalidan sebesar 98% hasil validasi ahli materi, mendapatkan persentase sebesar 91% hasil validasi ahli media dan 92% hasil validasi ahli bahasa, kriteria kepraktisan sebesar 95% dari angket respon guru dan 94% dari angket respon siswa serta tingkat kefektifan diperoleh 100% dari 10 siswa dengan 8 siswa mendapat nilai diatas KKM dan 2 siswa mendapat nilai sesuai KKM. Oleh karena itu dapat disimpulan bahwa media kompenter (komik berbasis pendidikan karakter) ini valid, praktis serta efektif digunakan untuk pembelajaran di kelas V Sekolah Dasar.
Kata Kunci: Komik; ;Kelas V SD;Pendidikan Karakte
Analisis kemampuan anak dalam memahami isi cerita sederhana di kelompok A TK Karunia Desa Woro Kecamatan Kragan
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Analisis Kemampuan Anak dalam Memahami Isi Cerita Sederhana di Kelompok A TK Karunia Desa Woro Kecamatan Kragan. Penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk menggambarkan atau menjelaskan secara detail mengenai suatu peristiwa atau keadaan berdasarkan fakta yang ada tentang kemampuan memahami isi cerita sederhana. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, rata-rata Analisis Kemampuan Memahami Cerita Sederhana di Kelompok A TK Karunia Desa Woro Kecamatan Kragan termasuk dalam kategori cukup mampu dengan nilai rata-rata 73,33%. Kemampuan siswa kelompok A tersebut dalam memahami isi cerita sederhana hampir seimbang dengan standar kemampuan yang telah ditetapkan. Hal ini sesuai dengan hasil analisis data yaitu bahwa dari 30 sampel, nilai tertinggi yang diperoleh siswa adalah 96, nilai terendah adalah 56, dan nilai rata-rata pada siswa yaitu 73,33%