e-Prosiding Seminar-Konferensi-Simposium Universitas PGRI Ronggolawe Tuban
Not a member yet
    1462 research outputs found

    STRATEGI PENGUATAN KARAKTER DISIPLIN SISWA DALAM PEMBELAJARAN PPKN DI SMP MUHAMMADIYAH 15 SEDAYULAWAS KEC. BRONDONG LAMONGAN

    Get PDF
    Penelitian ini memiliki tujuan dalam mendapatkan informasi tentang strategi apa saja yang dilakukan oleh SMP Muhammadiyah 15 Sedayulawas dalam penguatan karakter disiplin siswa melalui pembelajaran PPKn. Dimana sekolah berperan penting dan sebagai garda depan dalam pembentukan karakter siswa serta mengembangkan dan menerapkan karakter disiplin pada siswa. Penelitian ini dilakukan di SMP Muhammadiyah 15 Sedayulawas, informan peneliti adalah kepala sekolah, guru mata pelajaran dan 6 siswa dari VIII. Jenis penelitian ini adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif.. teknik pengumpulan data yang digunakan yyaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dalam penelitian ini diolah dengan teknik analisi data dengan menggunakan redusi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dan setelah dilakukan proses analisis serta pengecekan keabsahan data maka dapat disimpulkan bahwa strategi SMP Muhammadiyah 15 Sedayulawas dalam penguatan karakter disiplin pada siswa dapat dilakukan melalui penjelasan dalam pembelajaran, kegiatan rutin pembiasaan serta kegiatan ekstrakulikuler seperti kegiatan rutin mengaji dan sholat dhuha berjamaah dan tidak terlambat datang di sekolah, dan berpakaian rapi dan adanya peraturan serta ketegasan dalam pemberian sanksi dan adanya pengawasan rutin didampingi oleh yang berwenang. Dan dengan tujuan menjadi terbiasa berperilaku disiplin ketika didalam sekolah maupun diluar sekolah dengan kesadaran diri sendiri

    PEMETAAN DIALEK BAHASA JAWA BERDASARKAN KONDISI GEOGRAFIS DI WILAYAH KECAMATAN PALANG KABUPATEN TUBAN : KAJIAN DIALEKTOLOGI

    Get PDF
    Dialektologi adalah cabang ilmu pengetahuan bahasa yang pada dasarnya secara sistematis menangani berbagai kajian yang berkenaan dengan distribusi dialek atau variasi bahasa dengan memperhatikan faktor geografi, politik, ekonomi dan sosial budaya. Setiap daerah mempunyai persamaan dan perbedaan dalam segi bahasa khususnya dialek. Tujuan dalam penelitian ini berupaya untuk mendeskripsikan atau menjelaskan secara rinci tentang pemetaan dialek masyarakat berdasarkan kondisi geografis khususnya di wilayah Kecamatan Palang Kabupaten Tuban. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan Sosiodialektologi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif berupa kosa kata, peta, dan faktor yang berpengaruh. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik pancing, teknik lanjut cakap semuka, teknik lanjut catat, dan teknik lanjut rekam. Sedangkan teknik analisis data menggunakan teknik segitiga antardesa dan teknik permutasi. Hasil dari penelitian ini yaitu pemaparan terkait (1) Pemetaan dialek Bahasa Jawa (2) Peta dialek, dan (3) Faktor yang mempengaruhi berdasarkan kondisi geografis di wilayah Kecamatan Palang Kabupaten Tuban. Dari hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa sesuai dengan rumusan masalah pada penelitian yang berjudul Pemetaan Dialek Bahasa Jawa Berdasarkan Kondisi Geografis di Wilayah Kecamatan Palang Kabupaten Tuban, dimana hasil penelitian ini membuktikan bahwa dari keenam desa pengamatan masuk kedalam prosentase perbedaan dialek yang mana dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti mata pencaharian, tingkat mobilitas masyarakat,dan letak geografisnya.

    PENGEMBANGAN MEDIA KOMIK DIGITAL BERBASIS PENDIDIKAN KARAKTER SEBAGAI MEDIA BELAJAR MATEMATIKA PADA MATERI PECAHAN KELAS IV SD

    Get PDF
    Penelitian pengembangan ini dilakukan di SDN Gedongombo VI Semanding Tuban yang dilatarbelakangi oleh sebagian siswa menganggap bahwa mata pelajaran matematika sebagai mata pelajaran yang sulit dan pendidikan karakter yang ditanamkan masih kurang, sehingga persepsi tersebut membuat siswa malas berfikir khususnya pada materi pecahan. Karena selama kegiatan pembelajaran guru SD tidak banyak menggunakan media pembelajaran dan metode yang diterapkan yaitu metode ceramah. Hal ini menyebabkan siswa merasa bosan, jenuh dan kesulitan dalam memahami makna pecahan suatu bagian dari keseluruhan. Oleh sebab itu, tujuan dari penelitian ini untuk mengembangkan inovasi media pembelajaran matematika pecahan dengan mengukur seberapa valid, praktis, dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran. Pengembangan ini dilakukan menggunakan model ADDIE, yang dilakukan dengan menganalisis instrumen penelitian berupa lembar validasi para ahli, lembar angket respon guru dan siswa, serta hasil tes siswa. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil validitas dari ahli media diperoleh 90%, hasil validitas ahli materi 95%, dan hasil validitas ahli bahasa sebesar 80%, kepraktisan produk diperoleh presentase 82% dari angket respon guru dan 90% dari angket respon siswa dan keefektian produk diperoleh 85% dari 17 siswa yang memperoleh nilai diatas KKM dengan pemahaman nilai karakter yang ditunjukkan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media komik digital berbasis pendidikan karakter yang dikembangkan ini valid, praktis, dan efektif digunakan dalam kegiatan pembelajaran di kelas IV Sekolah Dasar

    EFL Students’ Communication Strategy in ESP Class at Universitas PGRI Ronggolawe Tuban

    Get PDF
    In the process of communicating using English, when EFL students do not know how to say a word in English, nervous, and feel anxiety to speak, they can communicate by using their hands, imitating sounds, inventing new words, or describing what they mean to deliver their ideas and to overcome the problems. These ways of communicating are communication strategies (CSs). The objectives of the study in this research are to identify communication strategy used by EFL students, describe the most communication strategy used EFL students, and the reasons of applying communication strategy. This study is designed as a qualitative research. The subjects of the study were the eighth semester students of English Language Education at Unirow Tuban representing high, medium, and low proficient students in their classes. The data are the communication strategies employed by the students when they had oral presentation for English for Specific Purposes (ESP) course. In this research, the researcher used three instruments: observation, interview, and document. The results of the research reveal that high proficient students used nine types of communication strategies, medium proficient students also used nine types of communication strategies, and low proficient students used eleven types of communication strategies. The most frequently strategies used by the students from all levels of proficiency were fillers and repetition strategy. It is also found that the high and medium proficient students used more linguistic means, while the low students used achievement or compensatory strategy. Finally, the students‘ reasons of using communication strategies were feeling nervous, hesitating, lacking of vocabularies, forgeting the words, and feeling afraid of making mistakes. In conclusion, communication strategies help the students to overcome their problems in communicating using L2

    Wanted: Autonomous Learners

    Get PDF
    The success of students to become autonomous learners also depends on the teacher who is also autonomous. An autonomous teacher is a teacher is a teacher who lead the students to become autonomous learners themselves by giving them some training. To improve learning, learning training seems to be the order of the day in second language acquisition. Many of our students probably would be able to perform better if they underwent training in how to learn English as a foreign language, as learning a foreign language based on assumption some of which are different from the ones underpinning non-language disciplines. To conclude, we have to warn ourselves that there is no single set of uniform learning strategy which would guarantee success for everybody, as each individual has his/her own preferred learning strategies. In addition, learning strategies to some extent are also culturally determined. Learner training takes a long time as does language learning, thus the need for patience and perseverance on the part of the learner. Even though learning strategies are teachable, we are not sure whether the learners would be able to apply them successfully as other factors also intervene, such as time constraints which might prevent the internalization of the new strategies

    PELATIHAN PEMANFAATAN FITEL (FITUR TELEGRAM) UNTUK EVALUASI PEMBELAJARAN BAGI GURU DI SMP NEGERI 2 GRABAGAN

    No full text
    Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membantu pendidik dalam melakukan  transformasi pengetahuan peserta didik yang bisa dilakukan tanpa adanya kendala ruang dan waktu  sehingga pendidik mampu melakukannya dimana saja dan kapan saja. Proses transformasi pengetahuan yang konvensional bagi generasi milenial yang rata-rata lahir di jaman internet tidak lagi menarik bagi mereka. Generasi yang lebih melek gadget ini amatlah tidak tertarik jika mereka melakukan kegiatan belajar mengajar atau transfer pengetahuan secara konvensional, generasi mereka menuntut sesuatu bisa dilakukan secara tepat dan cepat tanpa terhalang ruang dan waktu. Dalam hal ini, media pendidikan merupakan salah satu pendukung yang efektif dalam membantu terjadinya proses belajar. Telegram merupakan salah satu produk teknologi informasi atau media komunikasi yang mampu menjembatani permasalahan tersebut diatas. Penguasaan teknologi informasi atau media komunikasi antara pendidik dan peserta didik yang berbeda menjadikan permasalahan tersebut menjadi tambah besar. Pengabdian masyarakat ini berupa pelatihan pemanfaatan fitur telegram yang dilakukan di SMP Negeri 2 Grabagan. Pelatihan ini berupaya untuk membantu guru dalam mengevaluasi pembelajaran dengan memanfaatkan fitur evaluasi dalam telegram untuk memperkaya wawasan guru selain dengan cara evaluasi manual yang biasa guru lakukan

    PENDAMPINGAN PEMASARAN ONLINE PRODUK KRIPIK SINGKONG UMK DESA NGAWUN KECAMATAN PARENGAN

    Get PDF
    Pemasaran online merupakan praktik memanfaatkan saluran berbasis web dan android untuk menyebarkan pesan tentang merek, produk, atau layanan kepada calon pelanggannya. UMK desa ngawun memiliki produk olahan singkong yang merupakan produk unggulan desa tersebut. Akan tetapi pemasarannya masih di sekitar desa Ngawun. Tujuan pengabdian ini pendampingan pemasaran online produk kripik singkong pada UKM di Desa Ngawun guna meningkatkan nilai jual. Metode yang dilakukan adalah pelatihan langsung dan evaluasi dengan kuesioner hasil pendampingan dan dilakukan pengolahan data dengan statistik.  Hasil pengabdian penjualan produk kripik singkong sebelum pelatihan sebagian besar dititipkan di toko-toko/warung sebesar 60% dan dijual dirumah sebesar 30 %, kemudian dijual dipasar 10%. Pengalaman belanja online mitra sebelum pelatihan, sebagian besar tidak pernah belanja online yaitu 80% dan yang pernah belanja online 30 %. Media sosial yang banyak dimiliki adalah FB dan intagram akan tetapi mereka belum memanfaatkan media tersebut sebagai media promosi. Media sosial yang sering digunakan adalah Facebook 60%, Instagram 20% dan Lain-lain 20%. Pendampingan ini melatih anggota UMK untuk mengenal android dan media sosial lain sebagai ladang bisnis di era sekarang. Hasil pendampingan UMK kripik singkong setelah pendampingan memiliki instagram dan Fb yang dilengkapi poster produk kripik singkong beserta harga. Anggota UMK kripik singkong desa ngawun 100% menggunakan Ig, Fb dan android sebagai media pemasaran produk sehingga dapat meningkatkan nilai jual produk kripik singkong Desa ngawun. Nilai penjualan kripik singkong naik 50% dari penjualan awal sebelum pendampingan. Diharapkan ada pendampingan lanjut mengenai pengemasan dan buku administrasi UKM kripik singkong.   Kata Kunci: Kripik singkong, pemasaran online, android, Desa ngawu

    ANALISIS SASTRA BANDING CERITA DONGENG LUTUNG KASARUNG DAN BEAUTY AND THE BEAST

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengidentifikasi persamaan dan perbedaan cerita Lutung Kasarung dengan Beauty and The Beast. 2) Mengetahui nilai moral di balik cerita Lutung Kasarung dan cerita Beauty and The Beast. Cerita ini berasal dua negara yang berbeda. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Peneliti menggunakan studi pustaka untuk mengumpulkan data. Yang diperoleh adalah cerita dongeng dari Lutung Kasarung dan Beauty and the Beast. Data tersebut kemudian dianalisis dengan menggunakan metode literatur perbandingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua cerita tersebut memiliki persamaan dan perbedaan. Kemiripan kedua cerita tersebut hanya terdapat pada latar dan tema utama. Sebaliknya, perbedaan dari kedua cerita tersebut terdapat pada tema minor. Tidak hanya itu perbedaannya juga pada ruang, suasana, dan periodenya. Hasil penelitian ini juga menemukan nilai moral.    &nbsp

    MEMPERSIAPKAN SUMBER DAYA MANUSIA YANG BERKUALITAS DAN MAMPU BERSAING PADA ABAD 21 DAN MAMPU BERADAPTASI DI ERA PASCA PANDEMI COVID-19

    Get PDF
      Abad 21 sekarang ini berpusat pada perkembangan di era revolusi 4.0 yang mengedepankan keterampilan dan pengetahuan sebagai sasaran utama. Pengetahuan dan keterampilan sangat diperlukan sebagai dasar sumber daya manusia yang berkualitas mengikuti perkembangan zaman. Terlebih lagi adanya tantangan zaman semenjak terjadinya pandemi covid-19 dan harus menerapkan kehidupan new normal. Supaya bisa mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas dan dapat bekerja secara efektif dan efisien dapat dimulai dengan mengasah keterampilan melalui pembiasaan diri yang didasari oleh ilmu pengetahuan. Dengan adanya abad 21 yang semakin berkembang ini diharapkan dapat mampu membuka kesempatan kepada manusia untuk belajar dan membuka kesempatan kerja serta memperluas lapangan pekerjaan bagi masyarakat Indonesia sebagai sumber daya manusia yang unggul, berkualitas, dan berkarakter. Sumber daya manusia yang mau dan mampu belajar untuk menambah pengetahuan dan keterampilan akan mampu mengerjakan pekerjaan dengan penuh tanggung jawab dan pekerjaan yang diberikan dapat diselesaikan secara efektif dan efisien. Dengan keadaan seperti sekarang ini, yaitu pasca pandemi covid-19 diharapkan sumber daya manusia mampu bersaing secara sehat dengan mengembangkan kemampuan dan keterampilan yang dimiliki sehingga persaingan lebih kompetitif.

    PENGARUH LITERASI KEUANGAN DAN LIFESTYLE HEDONIS TERHADAP PENGELOLAAN KEUANGAN MAHASISWA PENDIDIKAN EKONOMI: studi kasus mahasiswa Pendidikan ekonomi di UNIROW Tuban

    No full text
    PENGARUH LITERASI KEUANGAN DAN LIFESTYLE HEDONIS TERHADAP PENGELOLAAN KEUANGAN MAHASISWA PENDIDIKAN EKONOMI Widya Istiqomah1*, Suwarno2   1,2 Pendidikan Ekonomi, Universitas PGRI Ronggolawe Tuban 1 Email: [email protected]   ABSTRAK             Penelitian ini dilatar belakangi oleh mahasiswa yang belum mampu untuk mengoptimalkan kemampuan mengelolaan keuangan pribadi dengan tepat, sehingga masih terjadi kendala dalam mengelola  keuangan. Dengan adanya kendala keuangan yang dialami oleh mahasiswa, yang berdampak pada pola perilaku keuangan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh literasi keuangan dan lifestyle hedonis terhadap pengelolaan keuangan mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian asosiatif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi. Jumlah sampel sebanyak 65 mahasiswa, dengan menggunakan teknik simpel random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan menggunakan kuisioner. Uji validitas variabel literasi keuangan 10 item soal valid dengan koefisien reliabilitas 0,873, variabel lifestyle hedonis 8 item soal valid dengan koefisien reliabilitas 0,705, dan variabel pengelolaan keuangan 9 item soal valid dengan koefisien reliabilitas 0,846. Hasil penelitian ini diketahui bahwa Literasi Keuangan berpengaruh signifikan terhadap Pengelolaan Keuangan dengan tingkat signifikan sebesar 0,003 < 0,05, maka H1 diterima dan Ho ditolak. Lifestyle hedonis tidak berpengaruh signifikan terhadap Pengelolaan Keuangan dengan tingkat signifikan sebesar 0,482 > 0,05, maka H2 ditolak dan Ho diterima. dan Literasi Kuangan dan Lfestyle Hedonis secara simultan berpengaruh terhadap Pengelolaan Keuangan dengan tingkat signifikan 0,008 < 0,05, maka H3 diterima dan H0 ditolak.       Kata Kunci: Literasi Keuangan; Lifestyle hedonis; Pengelolaan Keuangan &nbsp

    1,206

    full texts

    1,462

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    e-Prosiding Seminar-Konferensi-Simposium Universitas PGRI Ronggolawe Tuban
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇