e-Prosiding Seminar-Konferensi-Simposium Universitas PGRI Ronggolawe Tuban
Not a member yet
    1462 research outputs found

    PENINGKATAN PENDIDIKAN KARAKTER ANAK MELALUI PENDIDIKAN BUDAYA DI SANGGAR KARAWITAN GENTHA BUANA LARAS DUSUN MEDOKAN, BEKTIHARJO KEC. SEMANDING KAB. TUBAN

    Get PDF
    Pendidikan karakter adalah proses pembentukan sikap, nilai, dan perilaku yang positif pada individu, dan pendidikan budaya merupakan salah satu aspek yang kuat dalam membentuk karakter anak. Dalam pendidikan budaya di sanggar, anak-anak diajarkan tentang nilai-nilai luhur budaya lokal, seperti kejujuran, kerja sama, kreativitas, disiplin, dan penghargaan terhadap sesama. Melalui pengajaran musik karawitan, anak-anak belajar untuk menghormati warisan budaya mereka dan memperkuat identitas mereka. Mereka juga dilibatkan dalam kegiatan sosial dan komunitas yang memperkaya pengalaman mereka dalam memahami keragaman budaya. Pendidikan budaya di Sanggar Karawitan Gentha Buana Laras juga memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk mengembangkan keterampilan non-akademik, seperti kemampuan berkomunikasi, beradaptasi dengan perubahan, menghargai perbedaan, dan mengelola emosi. Selain itu, melalui kolaborasi dengan orangtua dan komunitas, sanggar memberikan dukungan yang kuat dalam membangun kesadaran sosial dan kepedulian anak-anak terhadap lingkungan sekitar. Dengan demikian, pendidikan budaya di Sanggar Karawitan Gentha Buana Laras memiliki peran yang penting dalam meningkatkan pendidikan karakter anak-anak. Sanggar ini memberikan lingkungan yang positif dan mendukung, di mana anak-anak dapat belajar dan tumbuh dalam hal kejujuran, kerja sama, kreativitas, disiplin, dan penghargaan terhadap budaya lokal mereka. Hasil pengabdian masyarakat  ini,  dapat meningkatkan pemahaman untuk  bersikap baik pada sesama , taat pada guru dan patuh pada orangtua dan juga akan memberikan kontribusi dalam pengembangan program pendidikan karakter yang lebih luas di masyarakat dan memperkuat peran pendidikan budaya sebagai pendukung utama dalam membentuk karakter anak.   Kata Kunci: pendidikan budaya; pendidikan karakter; karakter anak; sanggar karawita

    Pengembangan Media Road Challenge Berbasis CTL Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas IV SD

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan media road challenge berbasis CTL untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV SD. Metode pada penelitian ini menggunakan Research and Development (RnD) dengan model ADDIE yang terdiri dari lima tahapan yaitu Analyze (Analisis), Design (Perancangan), Develop (Pengembangan), Implement (Implementasi), Evaluate (Evaluasi). Subjek uji coba pada penelitian ini merupakan siswa kelas IV dan guru kelas. Instrumen pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah lembar validasi dari tiga ahli yaitu, ahli media, ahli bahasa, ahli materi, lembar angket respon siswa dan guru, serta lembar tes siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah analisis data kevalidan, analisis data kepraktisan dan analisis data keefektifan. Hasil penilaian menunjukkan bahwa media road challenge yang dikembangkan memiliki kriteria layak dan valid dengan presentase penilaian dari ahli media 98%, ahli bahasa 80% dan ahli materi 94%. Produk siap diuji coba di lapangan setelah dilakukan perbaikan pada produk. Berdasarkan hasil lembar angket respon guru dan siswa diperoleh hasil bahwa media road challenge sangat praktis digunakan dalam proses pembelajaran dengan presentase angket guru 95% dan angket siswa 97%. Hasil penelitian menunjukkan hasil yang efektif dengan melalui perhitungan N-Gain yang mengalami peningkatan. Dari perhitungan N-Gain diperoleh nilai 0,57 dengan kriteria sedang. Berdasarkan perolehan data yang telah diperoleh dari validasi para ahli, angket respon guru dan siswa, serta tes siswa menunjukkan bahwa media road challenge yang dikembangkan valid, praktis dan efektif untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Kata Kunci: Road Challenge; CTL; Kemampuan Berpikir Kriti

    PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS LITERASI BUDAYA DALAM MENGHADAPI ERA SOCIETY 5.0 DI SDN BATURETNO II TUBAN

    Get PDF
    Penelitian ini berlatar belakang masih ada siswa yang cenderung   mengikuti kejadian yang mudah viral, sehingga mengakibatkan hilangnya budaya sekolah.  Hal ini terjadi karena pendidikan karakter berbasis sekolah belum secara optimal dilaksanakan di sekolah dan penguatan pendidikan karakter  belum dipahami.   Tujuan dari penelitian ini dilakukan sebagaimana telah tercermin pada latar belakang masalah.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan deskriptif analisis yang diperoleh dalam penguatan pendidikan karakter berbasis literasi budaya dalam menghadapi era society 5.0 di SDN Baturetno II Tuban, Sampel diambil dengan  prosedur purposive sampling  agar data yang duperoleh sesuai dengan kebutuhan dan tujuan penelitian, teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi, instrument penelitian adalah peneliti itu sendiri, teknik analisis data menggunakan tiga alur aktivitas yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verivikasi. Sedangkan untuk menguji keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan empat kriteria yaitu pengecekan kreadibilitas, transferabilitas, depanabilitas, dan yang terakhir konfirmabilitas. Kesimpulanya  upaya yang telah dilaksanakan adalah melalui program berbasis sekolah serta pembiasaan positif yang dapat membentuk karakter siswa Namun faktor penghambat dalam pelaksanaanya yaitu kurang perhatian serta pengawasan orang tua untuk mendukung dalam memenuhi tanggung jawab mereka sebagai siswa dan pembiasaan baik yang dilaksanakan di sekolah. Kepada sekolah seyogyanya membangun program berkelanjutan, Guru seyogyanya meningkatkan kembali profesioanlisme tenaga pendidik. Siswa seyogyanya membangun kesadaran diri untuk mengikuti dan melaksanakan sesuai dengan minat dan bakat masing-masing. Orang tua seyogyanya mendukung serta berkonstribusi terhadap diadakan sekolah. Masyarakat seyogyanya meningkatkan perannya dalam memberi contoh perilaku positif.   Kata Kunci : Penguatan Pendidikan Karakter, berbasis literasi budaya, era society5.0

    ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR PADA MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL)

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan literasi siswa kelas IV Sekolah Dasar. Penelitian ini dilakukan untuk menggambarkan pengaruh pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning) terhadap kemampuan literasi siswa sekolah dasar, khususnya membaca dan menulis. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan model penelitian Arikunto. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Sumberagung yang berjumlah 11 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi aktivitas guru dan siswa, lembar wawancara dan lembar angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembelajaran berbasis masalah telah digunakan secara efektif untuk meningkatkan kemampuan literasi bahasa Indonesia siswa kelas IV SDN Sumberagung.  Hal ini dapat dilihat dari hasil pada Siklus I sebesar 45,45%, dan meningkat pada Siklus II sebesar 72,72%

    ANALISIS RESIKO POSTUR KERJA DENGAN MENGGUNAKAN METODE WERA (WORKPLACE ERGONOMIC RISK ASSESMENT) DAN JSI (JOB STRAIN INDEX) BESERTA USULAN PERBAIKAN DI BAGIAN PENGGEMASAN DAN PENGANGKATAN BARANG JADI DI PT. ADAMIX MORTAR INDONESIA

    Get PDF
    Adamix Mortar indonesia adalah suatu perusahaan yang memproduksi semen mortar. Pada bagian produksi tepatnya setelah bagian pengemasan para pekerja yang ada melakukan kegiatan penumpukan barang jadi ke palet dengan cara manual handling tanpa bantuan alat apapun yang dapat beresiko cidera dan dapat cepat membuat lelah para pekerja. Pada penelitian ini menggunakan metode WERA dan JSI untuk menentukan nilai resiko kerja yang dapat menimbulkan cidera serta usulan perbaikan dibagian pengangkatan barang jadi agar lebih ergonomis dan dapat mengurangi resiko postur kerja.  PT. Adamix Mortar indonesia adalah suatu  perusahaan yang memproduksi semen  mortar. Pada bagian produksi tepatnya setelah bagian pengemasan para pekerja yang ada melakukan kegiatan penumpukan barang jadi ke palet dengan cara manual handling tanpa bantuan alat apapun yang dapat beresiko cidera dan dapat cepat membuat lelah para pekerja. Pada penelitian ini menggunakan metode WERA dan JSI untuk menentukan nilai resiko kerja yang dapat menimbulkan cidera serta usulan perbaikan dibagian pengangkatan barang jadi agar lebih ergonomis dan dapat mengurangi resiko postur kerja.&nbsp

    SOSIALISASI BAHASA PADA KOMUNITAS BELAJAR BISINDO KUPANG

    Get PDF
    Komunitas BISINDO menyebarluaskan bahasa isyarat melalui sosialisasi bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sosialisasi bahasa yang dilakukan oleh komunitas tersebut. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis konten. Hasil penelitian menunjukkan Sosialisasi bahasa yang terjadi menggunakan pola peer language socialization. Teman Dengar JBI berperan sebagai expert dalam Bisindo, sedangkan Teman Dengar non-JBI berperan sebagai novice. Metode yang dilakukan oleh Komunitas Belajar Bisindo sesuai dengan peer language socialization yang dikemukakan oleh Sacks dan Goodwin. Sosialisasi bahasa dimulai dengan mengategorikan novice sesuai dengan kemampuan kemudian dilanjutkan dengan aktivitas-aktivitas seperti bercerita dan bermain peran untuk membantu novice memahami fitur linguistik mengeratkan relasi afektif antara novice dengan komunitas tuturnya

    PENGEMBANGAN GENERATOR APLIKASI WEB CRUD BUILDER MENGGUNAKAN LARAVEL

    Get PDF
    Waktu pengerjaan (deadline) yang singkat dari proyek pembuatan aplikasi merupakan sebuah tantangan yang besar bagi para penyedia jasa pembuatan aplikasi. Dari waktu pengerjaan yang singkat ini, banyak masalah yang dapat timbul, dimulai dari proyek aplikasi yang tidak dapat selesai sempurna dan keterlambatan selesainya proyek aplikasi. Untuk mengatasi masalah-masalah tersebut penulis memberikan solusi dengan mengembangkan suatu Laravel package untuk mendesain dan generate aplikasi siap pakai. Package ini menyediakan GUI builder untuk mendesain aplikasi sesuai keinginan dengan melakukan drag and drop komponen-komponen HTML untuk dilakukan generate menjadi file-file source code dengan memanfaatkan Laravel Blade sebagai template engine untuk melakukan render template-template komponen HTML berdasarkan apa yang telah didesain pada GUI builder. Dalam ujicobanya menggunakan kasus operasi CRUD (Create, Read, Update, and Delete) sederhana, file-file source code hasil dari generate dapat berjalan dengan baik tanpa harus melakukan modifikasi pada file-file source code tersebut sebelum dijalankan. CRUD Builder memiliki dampak positif dalam pengembangan aplikasi, CRUD Builder dapat menjadi alat yang efektif dalam membangun aplikasi yang efisien. Penggunaan CRUD Builder dapat meningkatkan performa aplikasi secara keseluruhan. termasuk peningkatan produktivitas, pengurangan kesalahan, peningkatan kualitas kode, menyederhanakan pengembangan aplikasi dengan mengurangi waktu pengembangan dan efisiensi pengembangan. Hasil penelitian ini dapat memberikan wawasan dan rekomendasi bagi pengembang dan organisasi dalam mempertimbangkan penggunaan CRUD Builder dalam pengembangan aplikasi khususnya framework larave

    PENGEMBANGAN MEDIA DIORAMA PADA MATERI MENGENAL KARAKTERISTIK LINGKUNGAN RUMAH DAN SEKOLAH MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA PADA SISWA KELAS II SEKOLAH DASAR

    No full text
    Penelitian ini mempunyai tujuan guna mengembangkan media diorama untuk pembelajaran Pendidikan Pancasila di Sekolah Dasar. Penelitian ini menerapkan penelitian dan pengembangan (R&D). Pada penelitian ini diterapkan metode ADDIE dengan lima langkah diantaranya : 1) tahap analyze (analisis), 2) tahap design (desain), 3) tahap development (pengembangan), 4) tahap implementation (implementasi), 5) tahap evalution (evaluasi). Penelitian ini dilaksanakan di SDN Jadi III Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban dengan subjek uji coba Kelas II Sekolah Dasar berjumlah 19 siswa. Pengumpulan data menerapkan penilaian validasi ahli materi, validasi ahli Bahasa, validasi ahli media, angket respon guru dan siswa, serta posttest . dengan presentase ahli media 84%, ahli materi 94%, ahli Bahasa 96%. Dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran diorama (kategorinya) digunakan untuk pembelajaran Pendidikan Pancasila disekolah khususnya materi karakteristik lingkungan rumah dan sekolah karena media tersebut mudah diaplikasikan oleh siswa, menyenangkan, dan bisa menaikan hasil belajar

    PENGEMBANGAN STORY BOX FILM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA TERHADAP HASIL BELAJAR ANAK DIDIK KELAS IV SD NEGERI SAWAHAN

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar anak didik. Oleh karena itu, diciptakanlah bahan ajar yang bersifat inventif dan imajinatif, seperti film kotak cerita, untuk mengajarkan pendidikan Pancasila. Dengan visual yang berwarna-warni dan alur cerita yang digulirkan secara manual, alat ini dimaksudkan untuk meniru televisi tabung dan menarik perhatian serta antusiasme anak didik dalam belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengpertimbangan keefektifan alat film kotak cerita terhadap tujuan pembelajaran anak didik kelas IV SD Negeri Sawahan. Metodologi yang dipergunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan mempergunakan desain 4D. Wawancara dan lembar meyakinkanasi dipergunakan dalam proses pengumpulan data. Ahli alat memperoleh nilai 96% (tergolong "meyakinkan"), ahli bahan ajar memperoleh nilai 93% (tergolong "meyakinkan"), dan ahli bahasa memperoleh nilai 100%. Pada uji efektivitas, skor rata-rata dari pra-tes, yang sebesar 53, naik menjadi 89 pada pasca-tes ketika masuk ke dalam kategori "efektif". Kuesioner respons guru dan anak didik dipergunakan untuk melaksanakan ujian praktik. Pada area "efisien", kuesioner respons guru menghasilkan skor 95%, sedangkan kuesioner respons anak didik menghasilkan skor 94%

    PENGEMBANGAN MEDIA AUDIO VISUAL POWTOON UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV MATA PELAJARAN IPAS SDN DAWUNG 1

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah membuat materi audio visual berbasis powtoon untuk meningkatkan hasil belajar IPAS siswa SDN Dawung I. Animasi menyenangkan dalam media ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman siswa. Model ADDIE terdiri dari analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Dan merupakan metode penelitian yang digunakan untuk pengembangan tersebut, disebut R&D (Research and Development). Tujuh siswa kelas IV SDN Dawung 1 mengikuti uji coba media Powtoon. Lembar Tes, lembar validasi, lembar angket, wawancara, dan observasi adalah beberapa metode yang digunakan untuk mengumpulkan informasi dan data. hasil  penelitian ini menunjukkan bahwa para ahli memandang media audio-visual Powtoon sah; 91% ahli materi, 96% ahli media, dan 91% ahli bahasa menilai sangat valid. Media audio visual Powtoon dianggap “Valid/Layak” untuk diuji setelah evaluasi ini. Berbeda dengan penilaian guru yang memberikan nilai 94% (sangat praktis), jawaban siswa terhadap media ini menunjukkan tingkat kelayakan sebesar 90% (sangat praktis). rata-rata 90% yang menunjukkan bahwa materi audio visual powtoon telah digunakan “efektif” dalam proses pengajaran

    1,206

    full texts

    1,462

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    e-Prosiding Seminar-Konferensi-Simposium Universitas PGRI Ronggolawe Tuban
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇