e-Prosiding Seminar-Konferensi-Simposium Universitas PGRI Ronggolawe Tuban
Not a member yet
1462 research outputs found
Sort by
PELATIHAN TEKNIK PENGEMASAN MEDIA TANAM ORGANIK VERKO KASCING BERSAMA KELOMPOK MASYARAKAT (POKMAS) DESA NGAWUN KABUPATEN TUBAN
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan Kelompok Masyarakat (POKMAS) Desa Ngawun, Kabupaten Tuban, dalam teknik pengemasan media tanam organik berbahan dasar kascing (bekas cacing) yang diproduksi oleh POKMAS Ngawun Bersatu. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya pemberdayaan masyarakat dalam memanfaatkan limbah organik menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Metode pelatihan meliputi penyuluhan, demonstrasi langsung, dan pendampingan praktik pengemasan yang baik dan menarik untuk meningkatkan daya jual produk. Hasil dari pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam mengemas media tanam organik secara efisien dan estetis, sehingga dapat mendukung pengembangan usaha mandiri serta meningkatkan pendapatan masyarakat. Diharapkan, kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam pengembangan industri kecil berbasis pertanian organik di Desa Ngawun
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTUAN MEDIA VIDEO ANIMASI TERHADAP KEMAMPUAN HIGH ORDER THINKING SKILL (HOTS) PADA SISWA KELAS X SMA NEGERI 3 TUBAN
Tujuan daripada studi ini yaitu guna mengkaji pengaruh signifikan penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media video animasi terhadap kemampuan High Order Thinking Skills (HOTS) siswa kelas X SMA Negeri 3 Tuban dan menganalisis perbedaan hasil HOTS antara siswa yang mendapatkan pembelajaran melalui model PBL melalui bantuan video animasi dan siswa yang mendapatkan pembelajaran melalui pendekatan konvensional. Penelitian ini menerapkan jenis penelitian kuantitatif dan menerapkan quasi ekperimen dengan metode Two-Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian melibatkan siswa kelas X, dengan rincian 35 siswa (kelas X-G) pada kelas eksperimen dan 36 siswa (Kelas X-F) kelas kontrol. Data diperoleh melalui tes yang memuat 20 soal guna mengukur kemampuan HOTS siswa dan dianalisis melalui uji Independen sampel t test. Hasil penelitian mengungkapkan bahwasanya kelas eksperimen memperoleh rata-rata skor pretest 70,57 dan posttest 86, sementara kelas kontrol mendapati rata-rata skor pretest 68,33 dan posttest 78,06. Hasil uji t memperlihatkan nilai t hitung untuk skor posttest antara kelas eksperimen dan kelas kontrol yakni 7,266 (> t tabel 1,995) serta nilai signifikansi 0,000 (<0,05). Hasil ini menandakan bahwa ditemukan pengaruh signifikan dari penerapan model pembelajaran PBL berbantuan media video animasi terhadap kemampuan HOTS siswa kelas X SMA Negeri 3 Tuban. Sementara perbedaan hasil HOTS terlihat dari rata-rata skor posttest, di mana siswa yang memperoleh pembelajaran melalui model PBL berbantuan video animasi mendapati nilai 86, melebihi nilai siswa yang mendapatkan pembelajaran melalui pendekatan konvensional, yakni 78,06
PENGARUH LITERASI KEUANGAN, GAYA HIDUP, DAN PRIORITAS PENGELUARAN TERHADAP PENGELOLAAN KEUANGAN MAHASISWA UNIVERSITAS PGRI RONGGOLAWE TUBAN
Riset ini memiliki tujuan agar mendapat hasil sejauh mana literasi keuangan ,gaya hidup, prioritas pengeluaran mempunyai dampak pada pengelolaan keuangan mahasiswa angkatan 2021 di Universitas PGRI Ronggolawe. Latar belakang penelitian ini berangkat dari urgensi pentingnya kemampuan mahasiswa dalam mengatur keuangan secara bijak di tengah dinamika ekonomi yang semakin kompleks serta beragamnya kebutuhan hidup. Dalam pelaksanaannya, penelitian ini mengacu pada teori of planned behavior serta resource based view. Metode dalam riset ini yakni menggunakan pendekatan kuantitatif serta 80 mahasiswa yang sudah ditentukan dengan acak (random sampling ) sebagai sampelnya. Riset ini menggunakan kuesioner sebagai instrumen, kemudian dianalisis melalui serangkaian uji, yaitu uji validitas, reliabilitas, statistik deskriptif, normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, , uji t, uji f, serta koefisien determinasi. Data yang di dapat yakni hasil siginifikan 0,000 < 0,005 memiliki arti secara simultan, literasi keuangan dan prioritas pengeluaran memberikan pengaruh signifikan pada pengelolaan keuangan mahasiswa. Secara parsial, literasi keuangan mempunyai nilai 0,046 < 0,05 dan prioritas pengeluaran memiliki nilai 0,000 < 0,05 berarti masing-masing memberikan signifikan serta positif. Sebaliknya, gaya hidup mempunyai besar parsial 0,212 > 0,05 berarti tidak menunjukkan Dampak nyata pada pengelolaan keuangan, meskipun secara statistik tetap signifikan. Temuan ini menekankan pentingnya peningkatan pemahaman mahasiswa mengenai cara mengelola keuangan serta kemampuan dalam menyusun prioritas pengeluaran. Sementara itu, gaya hidup justru menjadi kendala dalam membangun pola pengelolaan keuangan yang sehat. Penulis berharap riset ini bisa dijadikan sumber dalam merancang program literasi keuangan agar dapat lebih literasi bisa ditingkatkan bagi kalangan mahasiswa
Development of E-Modules Based on Articulate Storyline 3 to Improve Critical Thinking Skills and Student Learning Outcomes on the Circulatory System
The development of android-based learning media is an alternative learning media developed by researchers as an effort to improve critical thinking and improve student learning outcomes. Through the development of learning media, students are expected to be able to better understand the subject matter given by the teacher. Thus, it will have an impact on improving students\u27 critical thinking and improving student learning outcomes. This learning media is made using the articulation storyline 3 application which contains text, images and videos.
This type of development research is Research and Development (R&D) which refers to the ADDIE development model. The data collection technique used in this study uses interviews, learning achievement tests, and questionnaires. The data analysis technique used is to use qualitative and quantitative analysis techniques.
The results of the research on the development of e-module learning media based on articulate storyline 3 meet the criteria for very feasible eligibility from the material validator of 82%, the learning media validator of 81%, and from learning practitioners of 89%. Meanwhile, the results of the teacher response questionnaire related to the practicality of the learning media obtained a value of 96% with a very practical criterion and the results of the student response questionnaire obtained a value of 94% with a very practical criterion. As for the N-gain test, the N-gain of the experimental class was 0.44 in the medium category, and the control class value was 0.29 and was in the low category, meaning that the e-module learning media based on articulate storyline 3 was effective in improving students\u27 critical thinking skills. Meanwhile, from the results of the t-test, t count (4.72) ≥ t table (2.039) was obtained. Departing from these data, it can be interpreted that the e-module learning media based on articulate storyline 3 on the human circulatory system is effective in improving the learning outcomes of class XI students of MAN 2 Lamonga
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN E-BOOK PADA MATA PELAJARAN IPAS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V SDN DAWUNG II
E-book yaitu media pembelajaran yang berbasis teknologi dengan memuat materi Bijak dalam Masa Pubertas kelas V. Dikembangkannya media pembelajaran ini dilakukan oleh sebab keterbatasan media yang ada untuk memahami materi tentang Pubertas. Penelitian ini ditujukan untuk mendeskripsikan mengenai seberapa layak, praktis dan efektif penggunaan dari E-book. Siswa kelas V SD menjadi partisipan penelitian dalam penelitian ini, yang menggunakan pendekatan R&D (Research and Development) dengan memanfaatkan paradigma ADDIE. Soal tes siswa, formulir validasi, formulir wawancara, dan survei instruktur dan siswa adalah contoh alat pengumpulan data. Analisis kualitatif dan kuantitatif dilakukan terhadap data yang dikumpulkan. Berdasarkan hasil temuan, e-book mempunyai tingkat validitas 96% dari ahli media, tingkat validitas 96% dari ahli materi, dan tingkat validitas 93% dari ahli bahasa. Menurut tanggapan instruktur, tingkat kepraktisan produk ini adalah 94%, dan menurut masukan siswa, tingkat kepraktisan produk ini adalah 94%. Selain itu, tingkat efektivitas produk ini adalah 86% yang sangat efektif. Oleh karena itu, alat pendidikan ini dianggap layak, berguna, dan efisien untuk digunakan oleh siswa
PENGEMBANGAN MEDIA TREE CHART DALAM PEMBELAJARAN PKN MATERI KEBEBASAN BERORGANISASI KELAS V SD
Para peneliti bermaksud menelusuri evolusi peran media diagram pohon dalam pendidikan PKN. Selain itu, untuk mengetahui seberapa praktis dan efektif media Diagram Pohon, seberapa validnya, dan seberapa baik dalam mengilustrasikan poin-poin tertentu. Penelitian ini memanfaatkan metodologi R&D (Research and Development). Pada tahun 2024, 22 siswa kelas lima dari MI Muhammadiyah III Wedung berpartisipasi dalam penelitian ini pada topik PKN. Pendekatan ADDIE, yang terdiri dari lima langkah analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi digunakan untuk menganalisis dan mengevaluasi data penelitian ini. Nilai rata-rata meningkat dari 75 menjadi 94,5 menurut hasil penelitian. Pada saat yang sama, 83,5% siswa dianggap efektif. Dengan demikian, masuk akal untuk mengatakan bahwa media diagram pohon ini sah, bermanfaat, dan praktis
PENGEMBANGAN MEDIA KARTU DOMINO UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPAS PADA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR
Para peneliti bermaksud menelusuri sejarah kartu domino sebagai media pendidikan ilmiah. Selain itu, untuk mengetahui seberapa layak, akurat, dan efektif media kartu domino tersebut. "Penelitian dan Pengembangan" adalah nama pendekatan penelitian tersebut. Tiga belas siswa kelas empat dari sekolah dasar negeri ikut serta dalam penelitian ini pada tahun 2024. Temuan penelitian dianalisis menggunakan model ADDIE lima tahap: analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Lembar validasi merupakan salah satu instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data untuk penelitian ini. (ii) Catatan observasi. 3. Formulir wawancara mendalam. Empat, formulir survei. 5. Formulir evaluasi. Pada tahap penelitian ini, tiga orang pakar telah mengevaluasi validitas media kartu domino; (1) pakar media memperoleh skor 62 (atau tingkat kepercayaan 88,5%), sehingga media tersebut dapat dianggap sah untuk tujuan pendidikan. (2.) Pakar materi pelajaran memberikan skor 85 persen untuk media kartu domino ini, yang berarti media tersebut sesuai untuk tujuan pendidikan. Para ahli bahasa memperoleh skor 42/100 atau sebesar 93%. Dapat disimpulkan bahwa media kartu domino ini praktis digunakan, karena angket respons guru memperoleh skor 47 dengan persentase 94% dan angket respons siswa memperoleh skor 1.412 dengan persentase 91%. Hasil uji keefektifan menunjukkan persentase sebesar 81% yang menunjukkan bahwa media ini berhasil
ANALISIS PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG BIOETANOL PASCA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan wawasan masyarakat tentang pemanfaatan limbah ampas kopi sebagai bahan baku dalam produksi bioetanol, sekaligus memperkenalkan konsep energi terbarukan yang ramah lingkungan. Adapun mitra pada PKM ini adalah kelompok Tani adil Makmur B desa Tongkok Kecamatan Pajar Bulan Kabupaten Lahat, dengan jumlah anggota sebanyak 18 orang.Pelaksanaan kegiatan menggunakan metode lokakarya dan praktik langsung, yang mencakup materi mengenai definisi bioetanol, peluang fermentasi ampas kopi, serta tahapan proses produksi bioetanol melalui hidrolisis, fermentasi, dan distilasi. Evaluasi program dilakukan menggunakan instrumen pre-test dan post-test. Indikator keberhasilan program ini apabila terjadi peningkatan pengetahuan Masyarakat. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta secara signifikan, yakni dari 34% sebelum kegiatan menjadi 88% setelah kegiatan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa program ini berhasil meningkatkan kesadaran serta partisipasi masyarakat dalam pengelolaan limbah organik berbasis inovasi energi alternatif
Analisis Keterkaitan ANALISIS KETERKAITAN KUALITAS AIR DENGAN PENINGKATAN PERTUMBUHAN PANJANG IKAN LELE DUMBO (Clarias gariepinus)
Kegiatan budidaya berkaitan erat dengan kualitas airnya karena dapat memberikan pengaruh langsung terhadap laju pertumbuhan ikan. Adapun berbagai macam faktor fisiska maupun kimia dalam parameter penelitian yakni, tingkat keasaman (pH), oksigen dalam air (DO) dan temperatur. Kunci keberhasilan di kegiatan budidaya ialah melakukan pengontrolan kualitas air dengan baik dan terstruktur. Clarias gariepinus ialah sejenis spesies ikan budidaya dilingkungan air tawar serta gemar dan banyak dikembangkan di Indonesia, karena memiliki keunggulan daripada jenis ikan lainnya yang mampu bertahan hidup walaupun kualitas perairan tidak terlalu baik. Penelitian ini dilaksanakan guna menganalisa dan mengamati kualitas air dan pertumbuhan panjang terhadap ikan lele dumbo. Metode penelitian ini mengacu pada metode observasi atau pengamatan secara langsung pengukuran kualitas air serta eksperimen uji coba. Teknik pengumpulan data kualitas air dengan sampling manual pada tiap-tiap perlakuan. Penelitian mengindikasikan bahwa parameter kualitas air berperan nyata untuk laju tumbuh ikan Clarias gariepinus. Parameter kualitas air yang diukur memperoleh hasil yang baik dan cukup sesuai dengan SNI. Pertumbuhan panjang ikan menghasilkan perbedaan yang signifikan
OPTIMASI RUTE TRUK SAMPAH DENGAN ALGORITMA DIJKSTRA, CVRP, DAN TSP UNTUK PENGHEMATAN BBM: (STUDI KASUS: TPA GUNUNG PANGGUNG)
Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan rute pengangkutan sampah dari Tempat Pembuangan Sementara (TPS) ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Gunung Panggung di Kabupaten Tuban melalui integrasi Algoritma Dijkstra sebagai penentuan jarak terpendek, Capacitated Vehicle Routing Problem (CVRP) untuk memenuhi volume maksimum truk sampah, dan Traveling Salesman Problem (TSP) sebagai penyempurna agar lebih pendek jarak. Optimasi yang dibangun memanfaatkan data volume sampah, kapasitas truk, titik koordinat semua lokasi serta jarak antar lokasi untuk menentukan rute terpendek dan urutan pengangkutan yang lebih efisien serta penghematan kosumsi dan biaya bahan bakar minyak (BBM). Hasil implementasi menunjukkan adanya penghematan signifikan pada jarak serta konsumsi BBM dan biaya BBM truk sampah