e-Prosiding Seminar-Konferensi-Simposium Universitas PGRI Ronggolawe Tuban
Not a member yet
1462 research outputs found
Sort by
VALIDITAS LKPD BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING TERINTEGRASI TPACK PADA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR
Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan validitas pengembangan LKPD berbasis masalah terintegrasi TPACK mengenai materi bangun ruang sisi datar. Metodologi penelitian yang diterapkan dikategorikan sebagai R&D atau penelitian dan pengembangan dengan model 4D yang terdiri dari empat fase yaitu pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran. Namun penelitian dan pengembangan ini hanya dilakukan sampai fase pengembangan dengan uji validitas. Instrumen pengumpulan data yang dipakai berupa lembar validasi untuk mendeskripsikan validitas LKPD. Hasil uji validitas pengembangan LKPD berbasis Problem Based Learning terintegrasi TPACK berdasarkan penilaian dari validator yaitu ahli materi yang mengindikasikan bahwa LKPD yang dirancang memperoleh nilai rata-rata seluruhnya 4,6 dengan indikator sangat baik, sedangkan oleh ahli media memperoleh nilai rata-rata seluruhnya 4,2 dengan indikator baik. Kesimpulannya yaitu LKPD berbasis Problem Based Learning terintegrasi TPACK ini diklasifikasikan valid akibat terpenuhinya kriteria minimal baik
PENGARUH BRAND IMAGE, CUSTOMER SATISFACTION, E–SERVICE QUALITY, DAN SALES PROMOTION TERHADAP CUSTOMER LOYALTY PADA PENGGUNA DOMPET DIGITAL GOPAY DI KALANGAN MAHASISWA KABUPATEN BANYUMAS
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana Brand image , Customer satisfaction, E-service Quality, dan Sales promotion memengaruhi Customer loyalty mahasiswa di Kabupaten Banyumas yang menggunakan dompet digital GoPay. Mahasiswa di Kabupaten Banyumas yang menggunakan dompet digital GoPay adalah populasi dari penelitian ini. Teknik purposive sampling digunakan untuk mengumpulkan sampel dari seratus individu. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji untuk validitas dan reliabilitas. Metode regresi linier berganda digunakan untuk menguji hipotesis dari data yang digunakan. Hasil analisis data menunjukkan bahwa : (1) brand image memiliki efek positif dan signifikan terhadap customer loyalty yang ditunjukkan oleh nilai thitung (5,686) > ttabel (1,661), (2) customer satisfaction memiliki efek positif dan signifikan terhadap customer loyalty yang ditunjukkan oleh thitung (3,377) > ttabel (1,661), (3) e-Service quality memiliki efek positif dan signifikan terhadap customer loyalty hal yang ditunjukkan oleh thitung (2,475) > ttabel (1,661), (4) sales promotion tidak memiliki pengauh terhadap customer loyalty yang ditunjukkan dengan thitung (0,933) < ttabel (1,661). Oleh karena itu, hipotesis pertama, kedua, dan ketiga dinyatakan diterima, sementara hipotesis keempat dalam penelitian ini ditola
PENGARUH PERSEPSI KEMUDAHAN TERHADAP MINAT PENGGUNAAN APLIKASI PEMBAYARAN DIGITAL DALAM MELAKUKAN TRANSAKSI
Di era industri digital ini, teknologi mengalami perubahan yang sangat cepat. Hal ini juga terjadi di Indonesia, pengguna Financial technology (fintech) meningkat setiap tahunnya, salah satunya adalah aplikasi pembayaran digital yang digunakan untuk melakukan transaksi. Aplikasi ini terdiri dari paper.id, OVO, dana, LinkAja, Sakuku, GoPay, Shopeepay, iSaku, PayPal, POSPAY, Dan Flip. Mudahnya ketika mengoperasikan software ini menjadikannya daya tarik untuk menggunakan aplikasi tersebut. Tak hanya itu, dengan adanya aplikasi pembayaran digital ini para pengguna tak perlu ribet lagi jika tidak membawa uang cash saat melakukan transaksi. Jenis riset ini yaitu menggunakan studi kepustakaan. bahwa mengacu pada hasil uji simultan di variabel persepsi fungsi juga persepsi mudahnya penggunaan secara simultan berdampak secara baik pada pengunaan bayar dengan cara digital. Berbanding lurus dengan studi yang dikaji oleh Arif dkk (2022) mengemukakan bahwasanya persepsi penggunaan dan persepsi kemudahan berdampak secara baik juga cepatnya keputusan pada keinginan menggunakannya
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PJBL TERHADAP KREATIVITAS PESERTA DIDIK MELALUI ECOPRINT DI TK DHARMA WANITA MULYOREJO SINGGAHAN
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tentang pengaruh model pembelajaran PJBL terhadap kreativitas peserta didik melalui ecoprint di TK Dharma Wanita Mulyorejo. Metode penelitian pada penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan teknik penelitian true eksperimental design dengan bentuk penelitian poretest posttest control group design. Adapun sampel dalam penelitian ini sebanyak 40 anak dengan rincian 20 anak kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data nya melalui lembar observasi dan dokumentasi. Dengan uji instrument berupa uji validitas, uji realibilitas dan uji normalitas. Sedangkan teknik analisis data menggunakan uji prasyarat analisis yaitu uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis (uji t). Adapun hasil dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh model pembelajaran PJBL terhadapa kreativitas peserta didik melalui ecoprint di TK Dharma Wanita Mulyorejo. Sebagaimana perolehan nilai skor rata-rata pada kelompok eksperimen ketika pre-test sebesar 17,7 dan ketika post-test sebesar 27. Sedangkan pada kelas kontrol pada saat pre-test nilai rata- rata sebesar 16,7 dan ketika post-test sebesar 16,9. Sehingga terdapat peningkatan hasil rata- rata skor kreativitas pada kelas eksperimen dan kelas kontrol
PELATIHAN DIGITAL MARKETING BAGI ANGGOTA KOPERASI MAHASISWA (KOPMA) DI KABUPATEN TULUNGAGUNG
Pemasaran adalah aspek yang sangat penting dalam bisnis modern karena membantu perusahaan mencapai sasaran mereka, menjaga persaingan, dan membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan. Selain itu, perkembangan teknologi informasi dan internet telah mengubah cara pemasaran dilakukan, termasuk pemasaran digital dan media sosial, yang telah menjadi sangat relevan dalam mencapai konsumen secara lebih efektif. Pemasaran digital terus berkembang seiring dengan perkembangan teknologi dan perilaku konsumen. Perusahaan dan pemasar harus terus memperbarui strategi mereka untuk tetap relevan dan efektif dalam mencapai target audiens di dunia digital yang semakin terhubung ini. Pelatihan digitak marketing menawarkan berbagai manfaat yang berharga bagi mahasiswa, antara lain ; 1) Peningkatan Keterampilan: 2) Persiapan Karir: 3) Peningkatan Daya Saing: 4) Pengembangan Keahlian Khusus: 5) Networking: 6) Peningkatan Kepercayaan Diri: 7) Memperluas Wawasan : 8) Peningkatan Efisiensi Belajar: 9) Meningkatkan Tanggung Jawab: 10) Membuka Peluang Baru
CAMPUR KODE DALAM VIDEO YOUTUBE HAS CREATIVE
ABSTRAK
Bahasa merupakan elemen paling vital dalam proses berkomunikasi. Dalam masyarakat dwibahasa, campur kode sering terjadi karena adanya kontak bahasa. Penggunaan campur kode dalam kehidupan sehari-hari dapat kita jumpai pada jejaring sosial khususnya pada jejaring sosial YouTube. Salah satunya bisa dilihat di kanal Youtube HAS Creative. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk memapakan bentuk dan jenis campur kode dalam video Youtube HAS Creative. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan mengumpulkan data dan menganalisis data dari transkrip video Youtube HAS Creative berjudul “PWK – BROKEN HOME JADI PRIVILEGE, OZA RANGKUTI “ANAK JAMAN SEKARANG PADA MAU ORANG TUANYA CERE”. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik simak catat. Hasil penelitian menunjukkan ada 6 jenis campur kode, yaitu: (1) campur kode bentuk kata, (2) campur kode bentuk frasa (kelompok kata), (3) campur kode bentuk baster, (4) campur kode bentuk kata ulang, (5) campur kode bentuk idiom, dan (6) campur kode kode bentuk klausa. Selain itu, ada 3 jenis campur kode, yaitu:(1) campur kode ke dalam, (2) campur kode ke luar, dan (3) campur kode campuran.
Kata Kunci: campur kode; YouTube; video; HAS Creative; analisis kualitati
PENGARUH MEDIA WAYANG TERHADAP KEMAMPUAN BAHASA ANAK KELOMPOK A TK MUSLIMAT NU 01 SENDANGHARJO BRONDONG LAMONGAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media wayang terhadap kemampuan berbahasa anak di kelompok A TK Muslimat NU 01 Sendangharjo Brondong Lamongan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan strategi eksperimen. Subjek eksplorasi berjumlah 30 orang dari TK Muslimat NU 01 Sendangharjo Brondong Lamongan yang terdapat 15 anak kelompok kontrol dan 15 anak kelompok uji coba. Prosedur penilaian melibatkan persepsi sebagai Inspeksi Kelompok. Pemeriksaan informasi yang digunakan oleh pendidik, misalnya 3 pertanyaan dan informasi bermacam-macam sebagai lembar penjelasan sebagai kerangka instrumen. Konsekuensi dari kajian yang didapat adalah adanya pengaruh media wayang terhadap kemampuan berbahasa anak pada kelompok A TK Muslimat NU 01 Sendangharjo Brondong Lamongan tahun pelajaran 2021/2022, pada temu eksploratif didapatkan nilai 79,99 untuk kelompok eksperimen, kelompok kontrol 70,83
PERSEPSI KEPUASAN NELAYAN PURSE SEINE TERHADAP PENERBITAN DALAM PERIJINAN SATU PINTU DI UPT. PELABUHAN PERIKANAN PANTAI BULU - TUBAN
Pelabuhan perikanan merupakan salah satu instansi publik yang bertujuan memberikan pelayanan terbaik dalam pemenuhan kepentingan masyarakat perikanan terutama nelayan sebagai pengguna fasilitas pelabuhan, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan dalam pelayanan dan mengetahui strategi pengembangan pelayanan yang ada di UPT Pelabuhan Perikanan Pantai Bulu Kabupaten Tuban terkait Penerbitan Surat Rekom BBM, STBLK (Keberangkatan), Dan STBLK (Kedatangan), adapun Metodologi penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner dan wawancara, Analisis data menggunakan teori Miles and huberman, Hasil wawancara dan kuisioner dengan 15 orang responden pemilik/nahkoda kapal Purse Seine di peroleh data pengakuan bahwa nelayan alat tangkap Purse Seine merasa Sangat Puas ditunjukkan dari rata – rata variable pelayanan rekom bbm (X1), Pelayanan STBLKeberangkatan (X2), dan STBLKedatangan (X2), dan kepuasan pelayanan (Y), presentase jawaban Sangat Setuju (SS) rata-rata 56%, Setuju (S)=28%, dengan alasan mereka terbantu dalam mengurus persyaratan yang dibutuhkan untuk pembelian bbm dan kebutuhan keberangkatan melaut maupun setelah datang, da nada jawaban rata - rata Tidak Setuju (TS)= 16% dengan alasan : keterbatasan pembelian bbm dan Ketidak lengkapan dokumen kapal belum diperpanjang, sehingga merasa sulit dalam pengurusan dan tidak setuju dalam memberikan pengakuan
ANALISIS BILINGUALISME DALAM FILM LARA ATI KARYA BAYU SKAK
Bilingualisme adalah kata lain dari kedwibahasaan. Bilingualisme mengacu pada penggunaan dua atau lebih bahasa dalam masyarakat. Bilingualisme dalam penelitian ini diambil dari film “Lara Ati” yang disutradarai oleh Bayu Skak yang bernama asli Bayu Eko Moektito. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan bilingualisme dalam film Lara Ati karya Bayu Skak, antara lain: (1) bentuk-bentuk bilingualisme, dan (2) faktor penyebab terjadinya bilingualisme. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, pendekatan kualitatif serta teknik penggumpulan data dokumentasi, simak catat, dan studi kepustakaan. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, metode pada referensial. Objek dalam penelitian ini adalah Film Lara Ati Karya Bayu Skak yang di rilis pada 15 September 2022. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk-bentuk bilingualisme dalam film Lara Ati Karya Bayu Skak terdiri dari dua bentuk bilingualisme yang terdiri dari (1) commoud bilingualism (bilingualisme majemuk), dan (2) coordinate bilingualism (bilingualisme koordinatif). Serta faktor yang mempengaruhi terjadinya bilingualisme pada film Lara Ati yang terdiri dari (1) siapa lawan bicaranya, (2) bagaimana bentuk bahasa yang digunakan, dan (3) kapan dan di mana bahasa itu digunakan. Bilingualisme majemuk ialah bilingualisme yang didasarkan pada bahasa yang lebih dominan digunakan dan pada film Lara Ati bahasa yang dominan digunakan adalah bahasa Jawa yang termasuk dalam bahasa pertama (B1) pemain film Lara Ati. Sedangkan bilingualisme koordinatif merupakan bentuk bilingualisme yang penggunaan kedua bahasanya sama baik atau sejajar, dan seimbang. Berdasarkan data di atas, dalam penelitian ini penggunaan bahasa pertama (B1) dan (B2) seimbang, pemain dalam film Lara Ati mahir dalam kedua bahasa, tergantung dengan siapa lawan bicara, kapan dan dimana, Yaitu Bahasa Jawa dan Bahasa Indonesia. Terlihat pada penggunaan bahasa Jawa dan bahasa Indonesia, penggunaan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.
Kata Kunci:Bilingualisme, Bentu-bentuk bilingualism, Film Lara Ati
POLA KOMUNIKASI ORGANISASI PSNU PAGAR NUSA DALAM MENINGKATKAN SEMANGAT SOLIDARITAS ANGGOTA PR. PAGAR NUSA GEDONGOMBO
Pencak silat merupakan seni bela diri tradisional dari Indonesia, banyak jenis pencak silat yang lahir dari berbagai daerah di Indonesia bahkan penyebarannya hingga ke penjuru dunia. Lahirnya pencak silat di Indonesia pada dasarnya nenek moyang bangsa Indonesia memiliki tujuan untuk menghadapi kondisi alam, bertahan hidup dan juga untuk melindungi diri dari musuh. Pencak silat Pagar Nusa adalah pencak silat yang sangat popular di Indonesia, pencak silat ini merupakan salah satu dari banom Nahdlatul Ulama yang demikian banyak dari masyarakat Nahdlotul Ulama yang mengabdi di pencak silat Pagar Nusa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola komunikasi anggota yang dilakukan pada setiap anggota PR. Pagar Nusa Gedongombo mempengaruhi tingkat minat para santri baru untuk mengikuti Latihan rutin sampai menjadi anggota tetap PR. Pagar Nusa Gedongombo.maupun pada setiap anggota atau Pelatih Pagar nusa untuk selalu hadir dan juga siap mengembangkan Organisasi pencak Silat Pagar Nusa dan menjaga nama baik Pagar Nusa. Penelitian ini menggunakan Pendekatan Kualitatif, dengan Teknik pengumpulan data melalui Observasi, wawancara dan Dokumentasi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Teori Fusi karena lebimih memfokuskan dengan pola komunikasi yang digunakan setiap anggota PSNU Pagarnusa PR. Gedongombo dalam membentuk kepribadian setiap anggota dengan kata lain dari pola komunikasi organisasi kepada individu. Pada dasarnya pola komunikasi sangat berprngaruh pada keberlangsungan orgnisasi dengan menjadi salah satu aspek pendukung agar tercapainya tujuan organisasi. Dengan demikian pola komunikasi harus di terapkan dengan baik agar tidak terjadinya miss komunikasi dan juga dapat membangun solidaritas dengan baik dalam menjalankan organisasi