e-Prosiding Seminar-Konferensi-Simposium Universitas PGRI Ronggolawe Tuban
Not a member yet
1462 research outputs found
Sort by
IMPLEMENTASI PENDEKATAN SAINTIFIK DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA SISWA SEKOLAH DASAR DI SDN 3 WORO
Menggunakan penelitian tindakan di kelas dengan seorang guru bahasa Indonesia dan siswa kelas X adalah metodologi penelitian yang digunakan. Sebelum dan sesudah metode ilmiah dipraktikkan, informasi dikumpulkan melalui penilaian kemampuan berbicara siswa, baik melalui observasi maupun wawancara. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pengajaran Meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Indonesia siswa dengan menggunakan metode ilmiah di SD Negeri 3 Woro. Terdapat peningkatan signifikan dalam kemampuan siswa dalam menyusun kalimat, mengungkapkan ide, dan berkomunikasi secara efektif. Para siswa juga menunjukkan keinginan yang lebih besar untuk belajar bahasa Indonesia dan insentif yang lebih besar untuk melakukannya. Penelitian ini secara signifikan memajukan penciptaan pendekatan yang lebih kreatif dan efisien dalam pengajaran bahasa Indonesia, terutama dalam hal. Disarankan agar guru Bahasa Indonesia di SD Negeri 3 Woro dan sekolah lainnya dapat terus menerapkan metode ilmiah untuk meningkatkan kualitas pendidikan Bahasa Indonesia di Indonesia
PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA SISWA KELAS I SDN KOWANG II MELALUI MEDIA AMAZING POP-UP BOOK
Rendahnya tingkat ketrampilan membaca pada kelas rendah di sekolah dasar ini, salah satunya berpengaruh dari penggunaan media pembelajaran dalam proses kegiatan belajar mengajar, selain itu adapun faktor lainya adalah sistem zonasi dimana peserta didik diterima tanpa didasarkan tes calistung atau semacam diagnostik awal. Maka peneliti mengembangkan media Pop-Up Book dengan berbagai variasi sebagai komponen penunjang, penelitian ini ditujukan untuk pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas 1 sekolah dasar dengan tujuan untuk meningkatkan ketrampilan membaca permulaan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D) dengan Model 4-D digunakan dalam penelitian ini yang terdiri dari 4 langkah yaitu, 1) Define (pendefinisian), 2) Design (desain), 3) Development (pengembangan) dan 4) Deseminatte (penyebaran). SDN Kowang II Semanding adalah lokasi penelitian dengan subjek kelas 1 sejumlah 16 peserta didik. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, angket respon guru dan siswa, preetest posttest serta penilaian dari validasi ahli materi, validasi ahli bahasa, validasi ahli media. Dari data hasil penelitian kemudian dianalisis menggunakan teknik kualitatif 94% dan teknik kuantitatif memperoleh persentase 98% dengan kategori sangat valid. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran Pop-Up Book dapat meningkatkan ketrampilan membaca permulaan siswa kelas 1 di SDN Kowang II Semanding pada materi disekitar rumah, selain menarik media ini juga memiliki tampilan bermunculan, gambar tiga dimensi dan dilengkapi dengan komponen evaluasi serta pemainan edukasi yang bereda dengan Pop-Up Book pada umumnya
A Bibliometric Analysis of Educational Research Trends in Tuban Regency
Educational research in Tuban, East Java, is limited despite its role in shaping regional and national development. A bibliometric analysis will map trends, highlight gaps, and provide insights into socio- cultural and infrastructural challenges. This approach informs policy, enhances pedagogy, and promotes localized research aligned with national goals of equity, inclusion, and technological integration in education.This study uses bibliometric analysis to explore educational research trends in Tuban Regency. Data from the past decade is collected, cleaned, and analyzed using VOSviewer to identify key themes, contributors, and emerging trends. Findings provide insights into research gaps and support evidence-based policymaking, offering a foundation for improving education quality and guiding future research in the region.The bibliometric analysis of educational research in Tuban Regency highlights rural-urban disparities, pandemic impacts, and educational gaps. Key findings from Publish or Perish and VOSviewer identified clusters on challenges, institutional roles, learning outcomes, and barriers. Recommendations include exploring digital learning, inclusive education, teacher development, and higher education to guide stakeholders in improving education access, quality, and infrastructure.Using Publish or Perish and VOSviewer, the analysis of Tuban Regency\u27\u27s educational research reveals key themes: localized challenges, institutional roles, learning processes, and structural barriers. Significant gaps identified include insufficient focus on digital tools, inclusive education models, and teacher professional development, urging targeted research to address these deficiencies and improve education quality regionally
PENERAPAN 5S PADA LABORATORIUM KOMPUTER DAN RUANG BACA PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI FAKULTAS TEKNIK DENGAN MENGGUNAKAN METODE KAIZEN
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menerapkan metode 5S (Seiri. Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke). Menggunakan metode Kaizen pada Laboratorium Komputer dan Ruang Baca Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas PGRI Ronggolawe Tuban. Permasalahan utama yang ditemukan adalah kondisi ruang yang kurang tertata, keberesihan yang tidak terjaga, serta sulitnya pengguna dalam menemukan dan mengakses sumber bacaan maupun peralatan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan observasi lapangan dan penyebaran kuisioner kepada 30 responden. Data dianalisis melalui uji validitas dan reliabilitas untuk menilai efektivitas penereapan setiap 5S. hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan 5S menunjukan peningkatan secara signifikan kebersihan, keteraturan, dan kenyamanan ruangan. Dengan hasil sebelum penerapan 0,494 dan setelah penerapan menunjukan hasil 0,759. Penerapan 5S menggunakan metode Kaizen secara bertahap mendorong perbaikan berkelanjutan dalam pengelolaan laboratorium
PENERAPAN MEDIA RODA PUTAR DALAM PEMBELAJARAN KOOPERATIF NUMBERED HEAD TOGETHER UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA
Melalui pembelajaran kooperatif dengan media roda berputar, penelitian ini berfokus guna mendorong kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran ekonomi. Kemampuan berpikir kritis siswa belajar ekonomi masih kurang, menurut pengamatan yang dilakukan dengan guru dan siswa di kelas X-A di SMA Negeri 3 Tuban. Keterlibatan siswa yang rendah, kurangnya pengetahuan tentang ekonomi, kesulitan dalam mengungkapkan argumen dan pertanyaan, serta terbatasnya penggunaan media dan model pembelajaran adalah beberapa alasan kurangnya kemampuan berpikir kritis. Persiapan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi adalah tiga siklus dalam penelitian tindakan kelas ini. Peserta didik berjumlah tiga puluh enam siswa dari kelas X-A. Data dikumpulkan melalui soal tes dan observasi kemampuan berpikir kritis. Hasil observasi siklus pertama, 41% siswa belajar ekonomi memiliki keterampilan berpikir kritis yang rendah. Siklus kedua, yang dikategorikan sebagai cukup kritis, menunjukkan peningkatan menjadi 66%. Siklus ketiga, yang dikategorikan sebagai sangat kritis, menunjukkan peningkatan lebih lanjut menjadi 94%. Selain itu, menurut hasil tes, 6 siswa memenuhi standar kompetensi minimum (KKM) dan tingkat ketuntasan kelas pada siklus pertama adalah 59%. Tingkat kelulusan kelas meningkat menjadi 74% pada siklus kedua, dengan 12 siswa melampaui KKM. Pada siklus ketiga, semua siswa yang berjumlah 36 melampaui KKM, sehingga meningkatkan tingkat ketuntasan kelas menjadi 90%. Hasil penelitian ini menunjukkan, siswa kelas X-A di SMA Negeri 3 Tuban dapat sangat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dengan menggunakan media roda putar dalam pembelajaran kooperatif NHT
OPTIMALISASI WAKTU DAN AKURASI: PELATIHAN MENDELEY UNTUK KARYA TULIS ILMIAH MAHASISWA
Pelatihan memegang peran krusial dalam meningkatkan kualitas karya ilmiah mahasiswa karena membekali mahasiswa dengan keterampilan esensial dalam pengelolaan referensi dan sitasi yang akurat. Kemampuan ini menjadi fondasi utama untuk menghasilkan karya ilmiah yang kredibel, orisinal, dan terhindar dari plagiarisme. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan kualitas karya ilmiah mahasiswa setelah mengikuti pelatihan Mendeley. Subjek pengabdian kepada masyarakat berjumlah 25 mahasiswa, dilaksanakan pada bulan Februari-Juni 2025 di Universitas PGRI Ronggolawe Tuban. Data dikumpulkan melalui instrumen angket dan dianalisis secara deskriptif. Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan bahwa pelatihan Mendeley berkontribusi positif dalam meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam mengelola referensi dan menyusun daftar pustaka, yang berdampak pada peningkatan kualitas karya ilmiah mereka
PENGARUH DIGITAL FINANCIAL SKILL, ADAPTATION FINANCIAL TECHNOLOGY, DAN SELF EFFICACY TERHADAP FINANCIAL SUSTAINABILITY UMKM DI KECAMATAN PLUMPANG KABUPATEN TUBAN
Tujuan dari penelitian ini yaitu guna mengkaji pengaruh digital financial skill, adaptation financial technology, dan self efficacy terhadap financial sustainability umkm di kecamatan Plumpang kabupaten Tuban. Sampel terdiri dari 100 responden, dengan menerapkan teknik accidential sampling dan pendekatan metode kuantitatif serta analisis regresi berganda sebagai alat analisis. Temuan penelitian ini membuktikan bahwa secara parsial digital financial skill, adaptation financial technology, dan self efficacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap financial sustainability UMKM di Kecamatan Plumpang Kabupaten Tuban, terlihat dari nilai thitung untuk variabel independen melebihi nilai ttabel, sedangkan secara simultan secara bersama-sama (simultan) digital financial skill, adaptation financial technology, dan self efficacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap financial sustainability UMKM di Kecamatan Plumpang Kabupaten Tuban, terlihat dari nilai Fhitung 42,427 yang melebihi Ftabel 2,699 dan nilai signifikansi (Sig.) 0,000 < 0,05. Besarnya kontribusi pengaruh ketiga variabel tersebut terhadap financial sustainability UMKM Di Kecamatan Plumpang Kabupaten Tuban sebesar 0,570 atau 57%
TRANSFORMASI MODEL BISNIS FAST FASHION DI INDONESIA SERTA PENGARUHNYA TERHADAP STRUKTUR DAN DINAMIKA INDUSTRI GARMEN LOKAL
Industri garmen Indonesia menghadapi tekanan besar akibat transformasi model bisnis fast fashion global yang menekankan produksi cepat, rotasi desain tinggi, dan distribusi digital. Kehadiran merek global seperti Zara, H&M, dan Uniqlo sejak awal 2010-an mengubah pola konsumsi masyarakat urban, terutama generasi muda, dari belanja musiman ke konsumsi impulsif berulang. Perubahan ini mempercepat siklus tren, menurunkan loyalitas pada produk lokal, dan meningkatkan persaingan di sektor garmen nasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak transformasi model bisnis fast fashion terhadap struktur dan dinamika industri garmen lokal, terutama UKM dan pekerja perempuan. Metode yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif berbasis studi kasus dengan analisis data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penetrasi fast fashion memicu restrukturisasi signifikan pada industri garmen lokal, dengan UKM mengalami penurunan produksi hingga 30% dalam lima tahun terakhir akibat keterbatasan modal, teknologi, dan adaptasi pasar. Sementara perusahaan besar mampu bertahan melalui adopsi strategi fast fashion, UKM cenderung terpinggirkan dan menjadi subkontraktor tanpa kemandirian desain maupun distribusi. Secara sosial, tekanan produksi cepat memperburuk kondisi kerja buruh perempuan yang mendominasi sektor ini, melalui jam kerja panjang, sistem kontrak fleksibel, dan minim perlindungan sosial. Dari sisi lingkungan, produksi massal fast fashion meningkatkan limbah tekstil, polusi air, dan emisi karbon. Penelitian merekomendasikan intervensi kebijakan terintegrasi untuk memperkuat kapasitas UKM, perlindungan tenaga kerja, serta mendorong praktik industri yang lebih etis, berkelanjutan, dan adaptif terhadap globalisasi
REPRESENTATION OF FAMILY VALUES IN A THREADS VIDEO
This study analyzes a short video on Threads showing emotional interactions within a family. It focuses on the values of empathy, emotional closeness, and peaceful conflict resolution. The video shows a toddler who spontaneously eases tension between her father and her older sibling with a simple but meaningful gesture. This study uses a qualitative approach based on Bronfenbrenner\u27s Bioecological Model (PPCT) to explore the dynamics of interactions within the family context. This context acts as a microsystem that shapes children\u27s value development. The analysis shows that family values are not just taught through words; they are also formed through everyday emotional experiences. A child is seen as an active emotional agent who influences the family atmosphere through empathetic actions. The results show that family values can develop through unplanned emotional experiences that occur in everyday moments. Children are not only recipients of values but also play an active role in bringing about changes in the family atmosphere. Thus, family values are not just shared through words or formal teachings; they also develop from natural experiences in daily life
PENERAPAN MODEL GAME BASED LEARNING BERBASIS WORDWALL UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA MATERI AKTIVITAS KEGIATAN EKONOMI SISWA KELAS VII SMP MA’ARIF NU ASY-SYAFI’IYAH LOHGUNG
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar siswa dengan menggunakan model Game Based Learning berbasis Wordwall. Jenis penelitian ini adalah tindakan kelas. Penelitian ini dilakukan di kelas VIIA SMP Ma’arif NU Asy-Syafi’iyah Lohgung dengan jumlah responden 26 siswa. Penelitian ini terdiri dari 3 siklus, masing-masing siklus meliputi tahap perencanaa, tindakan atau aksi, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data mengunakan observasi, tes, angket respon siswa dan dokumentasi. Dari hasil pengamatan (1) aktivitas guru pada siklus 1 sebesar 71%, siklus II 87%, siklus III 95% dengan kriteria sangat baik (2) aktivitas siswa siklus I (60%) siklus II (77%) siklus III (90%) dengan kriteria sangat baik (3) hasil pengamatan minat belajar pada siklus I sebesar 63,6%, dan pada siklus II meningkat menjadi 79,8%, pada siklus III mengalami peningkatan lagi sebesar 94,4%. (4) Hasil belajar siswa siklus I sebesar 60%, siklus II 74% dan siklus III 93,8% dengan kriteria sangat baik. (5) Respon siswa terhadap penerapan model Game Based Learning berbasis Wordwall menujukan kategori sangat tinggi dengan persentase disetiap indikator lebih dari ≥80%. Sehingga dapat disimpulkan penerapan model Game Based Learning berbasis Wordwall dapat meningkatkan minat belajar siswa yang secara tidak langsung berkontribusi terhadap peningkatan hasil belajar dengan pengalaman belajar yang menyenangkan dan interaktif