Murhum - Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Not a member yet
641 research outputs found
Sort by
Alat Permainan Edukatif untuk Menstimulasi Kecerdasan Emosional Anak Usia Dini
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan alat permainan edukatif (APE) yang valid dan praktis sebagai media bagi orang tua dalam menstimulasi kecerdasan emosional anak usia 4–6 tahun di Kelurahan Timbangan Ogan Ilir. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang mencakup lima tahapan: analisis, perencanaan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Materi dalam APE mencakup ekspresi wajah yang merepresentasikan enam emosi dasar, yaitu: gembira, sedih, marah, terkejut, terharu, dan takut. Subjek penelitian terdiri atas dua validator (ahli materi dan ahli media), serta delapan pasangan orang tua-anak. Data dikumpulkan melalui angket pada tahap awal dan dianalisis menggunakan skala Guttman untuk kebutuhan serta skala Likert untuk validasi dan kepraktisan produk. Validasi dilakukan oleh dua ahli dan diperoleh hasil “Sangat Valid” dengan persentase 96,5%. Uji kepraktisan melalui uji coba one-to-one menghasilkan skor 95,5%, dan uji coba small group memperoleh 89,5%, keduanya menunjukkan tingkat kepraktisan yang tinggi. Dengan demikian, Board Game Emosi yang dinyatakan sangat valid dan praktis sehingga layak digunakan oleh orang tua dalam menstimulasi kecerdasan emosi anak. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan solusi yang lebih efektif dan aplikatif bagi akademisi maupun praktisi melalui APE yang telah terbukti sangat valid dan sangat praktis
Pengelolaan Program Pemberian Makanan Bergizi pada Pendidikan Anak Usia Dini
Pemenuhan gizi anak usia dini merupakan fondasi penting bagi pertumbuhan dan perkembangan secara menyeluruh, tetapi hingga kini masih menghadapi berbagai tantangan kompleks di lapangan. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengelolaan program pemberian makanan bergizi di TK Islam Plus Qurrota A’yun 1 Malang dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus tunggal. Fokus kajian diarahkan pada lima aspek, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan, dan dampak program, yang dianalisis berdasarkan teori manajemen POAC (Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling) serta sistem penyelenggaraan makanan institusional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program dirancang melalui perencanaan strategis yang kolaboratif, pengorganisasian peran yang adaptif, pelaksanaan yang terintegrasi dengan pendidikan karakter Islami, serta pengawasan reflektif berbasis observasi dan evaluasi partisipatif. Program ini berdampak positif terhadap kesehatan fisik, perkembangan kognitif, serta aspek sosial-emosional anak, sekaligus membentuk kebiasaan makan sehat yang terbawa hingga ke lingkungan keluarga. Anak-anak menunjukkan peningkatan kemandirian, sikap positif saat makan, dan antusiasme terhadap menu bergizi. Temuan ini memperkuat relevansi pendekatan manajerial dan sistem layanan gizi berbasis komunitas, serta memodifikasi teori penyelenggaraan makanan institusi menjadi model holistik-integratif yang aplikatif bagi satuan PAUD
Pengembangan Buku Cerita Sains Lingkungan untuk Meningkatkan Kemampuan Bernalar Kritis Anak Usia 5-6 Tahun
Penelitian ini bertujuan menghasilkan produk buku cerita sains lingkungan yang layak dan efektif untuk meningkatkan kemapuan bernalar kritis anak usia 5-6 tahun. Metode penelitian ini adalah R&D (Research and Development) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Validasi dilakukan oleh ahli media, ahli materi dan pengguna. Uiicoba kelompok kecil melibatkan 5 anak dan ujicoba kelompok besar 30 anak dari tiga lembaga TK di kabupaten Jember yaitu TK MNU Sunan Giri Balung, TK Al Amin Puger dan TK Dharma Wanita Dukuhdempok Wuluhan. Hasil validasi menunjukkan skor keseluruhan rata-rata 4,7 dengan rincian 4,75 dari ahli media, 4,57 dari ahli materi dan 4,78 dari pengguna. Hasil ujicoba kelompok kecil menunjukkan buku cerita sains lingkungan menarik, efektif dan efisien digunakan. Uji keefektifan dalam ujicoba kelompok besar menggunakan model eksperimen one-group pretest-posttest design dengan hasil skor gain rata-rata 0,793 yang berarti keefektifan produk tinggi. Kesimpulannya, buku cerita sains lingkungan sangat layak dan efektif untuk meningkatkan kemampuan bernalar kritis anak usia 5-6 tahun
Strategi Pembelajaran Kolaboratif dalam Penguatan Nilai Karakter pada Anak Usia Dini
Penguatan nilai-nilai karakter sejak usia dini sangat penting untuk membentuk pribadi anak yang berintegritas dan mampu berinteraksi secara positif dalam lingkungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk: mendeskripsikan strategi yang digunakan, mengidentifikasi faktor pendukung, dan menganalisis faktor penghambat serta solusi dalam penerapan pendekatan pembelajaran kolaboratif untuk penguatan nilai karakter pada anak usia dini di TK Negeri Pembina Jaten. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus tunggal. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Teknik sampling dilakukan secara purposive. Validitas data diperoleh melalui triangulasi sumber dan metode. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dengan tahapan pengumpulan, penyajian, reduksi, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan kolaboratif berhasil diterapkan melalui aktivitas seperti permainan edukatif, proyek seni, dan diskusi kelompok yang efektif dalam memperkuat nilai kerja sama, empati, tanggung jawab, dan kejujuran. Faktor pendukung antara lain kreativitas guru, ketersediaan fasilitas, dan dukungan dari kepala sekolah. Adapun hambatan yang muncul mencakup keterbatasan waktu, kurangnya dukungan wali murid, perbedaan kesiapan siswa, dan ketersediaan bahan ajar. Solusi yang diterapkan meliputi penambahan waktu kegiatan belajar, pelibatan wali murid, serta pengelompokan siswa berdasarkan tingkat perkembangan
Pengaruh Intensitas Bermain Gawai terhadap Perilaku Agresif Anak Usia Dini
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intensitas bermain gawai terhadap perilaku agresif anak usia dini di Kecamatan Lowokwaru. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, penelitian melibatkan 40 anak usia 2–6 tahun dari tiga sekolah. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan One Sample T-Test, regresi linier sederhana, serta analisis deskriptif dengan bantuan SPSS. Hasil menunjukkan bahwa intensitas bermain gawai berpengaruh signifikan terhadap perilaku agresif anak, dengan nilai t hitung (31,472) > t tabel (1,686) dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Temuan ini menegaskan bahwa penggunaan gawai yang berlebihan perlu mendapat perhatian serius dari orang tua dan guru karena berpotensi memicu perilaku agresif pada anak. Penelitian memiliki beberapa unsur kebaruan yang membedakannya dari penelitian sebelumnya. Penelitian ini secara spesifik mengkaji hubungan antara intensitas penggunaan gawai dengan perilaku agresif pada anak usia dini, yang belum banyak diteliti sebelumnya. Penelitian ini membedakan dua bentuk agresi, yaitu agresi fisik dan verbal, sehingga memberikan analisis yang lebih mendalam. Penggunaan pendekatan kuantitatif dengan analisis statistik berupa One-Sample T-Test dan regresi linier sederhana memperkuat temuan bahwa durasi dan frekuensi penggunaan gawai berpengaruh signifikan terhadap perilaku agresif anak
Perkembangan Masa Anak Usia Dini dan Implikasinya dalam Pendidikan Islam
Perkembangan anak usia dini merupakan tahap perkembangan yang sangat penting. Anak mengalami masa pertumbuhan dan perkembangan secara pesat pada usia dini atau sering disebut the golden age. Namun, tidak bisa dipungkiri bahwasanya terdapat beberapa aspek yang menghambat perkembangan anak pada masa dini. Penelitian ini bertujuan untuk memahami definisi perkembangan anak usia dini, proses perkembangan anak usia dini dan implikasinya dalam pendidikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan atau library research. Dalam penelitian ini data dikumpulkan melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan juga penarikan kesimpulan. Hasil emuan dari penelitian menunjukkan bahwa anak usia dini mengalami tumbuh dan kembang secara pesat, mulai dari perkembangan fisik motoric kasar dan halus, perkembangan kognitif anak dalam memecahkan masalah, sosial-emosional anak yang mampu beradaptasi di lingkungan sekitar dan dalam perkembangan moral dan nilai agama dalam penerapan sopan santun terhadap orang yang lebih tua. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa perkembangan yang optimal pada masa usia dini memberikan implikasi yang baik dalam dunia pendidikan. Penelitian ini merekomendasikan perlu dilakukan penelitian lanjut untuk mengekplor perkembangan anak usia dini dimasa mendatang, karena setiap perubahan memiliki perubahan tantangan bagi anak-ana
Inovasi Pendidikan Bahasa Anak Usia Dini: Menyongsong Era Digital dalam Pengembangan Kompetensi Bahasa
Inovasi pendidikan bahasa anak usia dini menjadi semakin penting di era digital, terutama untuk meningkatkan kompetensi mereka. Seiring perkembangan teknologi, pembelajaran bahasa dipandang perlu disesuaikan dengan memanfaatkan alat digital guna menarik minat anak dan mendukung perkembangan linguistik mereka. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pemanfaatan media digital dalam pembelajaran bahasa anak usia dini di TK Al Kautsar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan informan utama terdiri dari guru kelas, guru laboratorium komputer, dan anak-anak kelompok B2 usia 5–6 tahun. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan pendekatan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode konvensional, seperti ceramah dan penggunaan buku, masih efektif tetapi memiliki keterbatasan dalam memvisualisasikan konsep abstrak. Penggunaan media digital, seperti video interaktif dan aplikasi edukasi, terbukti meningkatkan antusiasme anak dalam belajar bahasa serta memperkaya kosakata mereka. Guru juga merasakan manfaat media digital dalam menjelaskan konsep secara lebih konkret dan menarik. Namun, keseimbangan dengan interaksi langsung tetap diperlukan untuk aspek sosial dan emosional anak. Oleh karena itu, kombinasi metode digital dan konvensional menjadi strategi ideal dalam pembelajaran bahasa anak usia din
Pengaruh Augmented Reality Pengenalan Alat Musik Tradisional Banten terhadap Kemampuan Mengingat Anak Usia 5-6
Teknologi Augmented Reality memiliki potensi sebagai media pembelajaran inovatif untuk meningkatkan daya ingat anak, karena menggabungkan elemen visual, audio, dan interaktif secara simultan. Tujuan dari penelitian yaitu untuk mengetahui apakah ada pengaruh augmented reality terhadap kemampuan mengingat anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen. Sampel penelitian ini adalah kelas (B) Rabiul Awal sebagai kelompok eksperimen berjumlah 15 dan (B) Saffar sebagai kelompok kontrol berjumlah 15 di PAUD Bina Bangsa Islamic School. Kelompok eksperimen diberikan treatmen menggunakan media AR untuk mengenal alat musik tradisional, sementara kelompok kontrol menggunakan media konvensional (kartu gambar). Penelitian ini mengumpulkan data meliputi observasi, dokumentasi dan tes analisis data menggunakan program SPSS 22. Berdasarkan hasil dari nilai rata-rata pretest 0,019, posttest 0,493 kelas eksperimen dan pretest 0,007 posttest 0,493 kelas kontrol. Hasil dari uji-t kelas eksperimen sebesar (0,000 < 0,05) sehingga menunjukan bahwa ditemukan adanya pengaruh yang signifikan dalam penggunaann augmented reality terhadap kemampuan mengingat anak. Sementara hasil uji-t kelas kontrol sebesar (0,030 > 0,05) hasil menunjukan bahwa tidak ada pengaruh signifikan dari pembelajaran menggunakan model konvensional (kartu gambar) terhadap kemampuan mengingat anak. Maka dapat disimpulkan bahwa anak-anak dalam kelompok eksperimen mengalami peningkatan signifikan dalam kemampuan mengingat dibandingkan dengan kelompok kontrol
Pengembangan Media Wordwall AI untuk Meningkatkan Kognitif Anak Usia Dini
Di era digital, pemanfaatan media pembelajaran yang interaktif bisa memajukan minat dan keterampilan berpikir anak, khususnya untuk anak usia dini.. Wordwall AI, sebuah platform yang menyediakan media pembelajaran interaktif, menyediakan peluang guna meningkatkan proses pengajaran dan pembelajaran melalui metode yang lebih menarik dan efektif. Penelitian ini memiliki tujuan yakni untuk merancang dan menguji validitas serta efektivitas media Wordwall AI pada pembelajaran anak usia dini. Penelitian ini dilaksanakan di PAUD Mutiara Tegal Ombo. Metode yang digunakan dalam penelitian yakni Research and Development dengan pendekatan ADDIE, yang terdiri dari Tahap Analisis, Desain, Pengembangan, Penerapan, dan Evaluasi. Data penelitian didapat melalui wawancara, obsevasi, dan kuesioner untuk validasi para ahli. Analisis data dilakukan dengan pengujian validitas alat, uji normalitas, uji-t untuk efektivitas, serta perhitungan nilai N-Gain untuk menilai peningkatan kemampuan kognitif siswa. hasil penelitian mengindikasikan bahwa media Wordwall AI sangat sesuai untuk digunakan dan efektif dalam mengembangkan keterampilan kognitif anak usia dini, sehingga memiliki potensi untuk diterapkan dalam proses pembelajaran
Stimulasi Perkembangan Kognitif melalui Media Smart Box Usia 4-5 Tahun
Penelitian ini bertujuan untuk stimulasi perkembangan kognitif anak melalui media smart box usia 4-5 tahun. Latarbelakang penelitian ini adalah media yang digunakan guru dalam mengajar terkesen kurang menarik sehingga anak mengalami kesulitan dalam mengenal konsep bilangan, membilang banyak benda dan mengenal geometri, oleh karena itu media ini sangat membantu mengantisipasi hal demikian. Adapun Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif partisipatori yang mempelajari permasalahan yang ada serta ikut berpatisipasi atau berperan serta dalam kegiatan pembelajaran anak usia dini. informan dalam penelitian ini adalah 10 anak kelompok A di TK Ceria Lombe. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, display data dan verifikasi data. Adapun Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan media Smart Box untuk menstimulasi perkembangan kognitif anak. Ada 5 kegitan yang dilakukan yaitu meronce berpola, puzzle, pengenalan pola AB-AB serta ABC-ABC, membilang lambang bilangan serta mengklasifikasi bentuk geometri. Dari lima kegiatan dapat diperoleh hasil yaitu 2 orang anak MB (mulai Berkembang), 5 anak yang BSH (berkembang sesuai harapan) dan 3 anak BSB anak (berkembang sangat baik) anak Kegiatan ini memiliki manfaat bagi anak diantaranya dapat menstimulasi perkembangan kognitif simbolik, menstimulasi perkembangan kognitif berfikir logis dan menstimulasi perkembangan kognitif pemecahan masalah bagi anak