Murhum - Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Not a member yet
641 research outputs found
Sort by
Pola Asuh Single Mom dan Single Dad terhadap Perkembangan Sosial Emosional Anak
Perkembangan sosial emosional anak yang diasuh oleh kedua orang tuanya akan berbeda dengan anak yang hanya diasuh oleh orang tua tunggal (single mom atau single dad). Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui pola asuh single mom dan single dad terhadap perkembangan sosial emosional anak. Jenis metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif deskriptif . Subjek terdiri dari anak usia 5-6 tahun sebanyak 4 orang anak beserta orang tuanya (single mom/single dad) dan informan ketiga (guru) di Lombok. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu pencatatan data, reduksi data, penyajian data dan mengambil kesimpulan. Adapun hasil penelitian ini yaitu adanya perbedaan pola asuh orang tua single mom yang cenderung menerapkan pola asuh otoriter dan single dad yang menerapkan pola asuh permisif dan Laissez Faire. Dari masing-masing pola asuh yang diterapkan, akan berdampak pada perkembangan sosial emosional anak yang berbeda-beda. Dampak perkembangan sosial emosional anak dari pola asuh otoriter yaitu anak sulit bergaul, dan psikologisnya cenderung pemurung. Kemudian anak dengan pola asuh permisif yaitu anak jadi kurang patuh, mau menang sendiri, agresif, kurang bertanggung jawab dan tidak mau mengalah. Dampak dari pola asuh Laissez Faire yaitu anak menjadi cenderung lebih agresif dan mempunyai konsentrasi yang kurang
Efektifitas Penggunaan E-Kinerja dalam Meningkatkan Disiplin Pendidik PAUD
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui; 1) Efektifitas penggunaan aplikasi E-Kinerja dalam meningkatkan disiplin pendidik PAUD di Kecamatan Bukit Sundi. 2). Permasalahan yang dihadapi pendidik dalam memanfaatkan aplikasi aplikasi E- Kinerja. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Bukit Sundi dengan jumlah informan penelitian sebanyak 13 Orang. dengan ketentuan yaitu pendidik PAUD dengan latar belakang PNS, kepala sekolah dan operator kecamatan. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data data kualitatif deskriptif melalui tahapan sebagai berikut yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengukian keabsahan data menggunakan member check. Hasil penelitian didapatkan hal-hal sebagai berikut; Aplikasi E- Kinerja terhadap efektifitas peningkatan kedisiplinan pendidik belum menunjukkan hasil yang maksimal. Permasalahan yang dihadapi pendidik dalam memanfaatkan aplikasi E- Kinerja di Kecamatan Bukit Sundi adalah jaringan internet yang tidak stabil, kemampuan pendidik dalam menguasai IT masih rendah, sosialisasi penggunaan aplikasi yang belum optimal, serta evaluasi penerapan E- Kinerja belum maksimal.
Penguasaan Bahasa Ekspresif Anak Usia Dini Pasca Pembelajaran Daring
Peserta didik dapat berbahasa dengan cakap dapat ditunjang oleh faktor fungsi pendengaran yang baik, sebab kecakapan berbahasa terbentuk melalui proses meniru dan mendengar. Setelah bahasa mulai terbentuk, anak akan mencoba mengungkap sendiri melalui kata-kata sebagai awal dari kemampuan bahasa ekspresif tersebut. Bila fungsi audio atau pendengaran mengalami hambatan, maka proses pemerolehan bahasa akan terhambat, karena kemampuan ini berkembang melalui pendengaran. Anak yang fungsi pendengarannya mengalami hambatan dalam proses pemerolehan bahasa anak, akan berakibat terhambat dalam berkomunikasi baik antar sesama maupun dengan pengajar. Anak tunarungu yang tergolong dalam kategori anak berkebutuhan khusus adalah anak yang mengalami gangguan pendengaran yang diklasifikasikan kedalam tuli permanen (deaf) dan kurang pendengaran (hard of hearing). Imbas dari ketunarunguan adalah terhambatnya komunikasi lisan, baik secara ekspresif (berbicara) maupun reseptif (memahami pembicaraan orang lain), sehingga sulit berkomunikasi dengan lingkungan sekitar. Masyarakat mendengar pada umumnya menggunakan bahasa lisan sebagai alat komunikasi antar komunikan dengan komunikator. Perolehan bahasa pertama anak tunarungu dapat dilakukan dengan komunikasi total. Komunikasi total merupakan sistem komunikasi paling efektif karena selain menggunakan bentuk komunikasi secara lisan atau oral, dengan kegiatan membaca, menulis, membaca ulasan dan dilengkapi dengan bentuk isyarat.tunggal atau gabungan kata
Pengembangan Edu-Game dalam Meningkatkan Kesadaran Mitigasi Bencana untuk Anak Usia Dini
Edu-Game mitigasi bencana bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mitigasi bencana bagi anak usia dini, hal ini berlandaskan dari rendahnya kesiapsiagaan anak usia dini dalam menghadapi situasi bencana alam. Penelitian ini merancang produk yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran yang bisa dioprasikan melalui komputer atau android. Tujuan dari penelitian ini dapat membantu guru dalam meningkatkan dan menumbuhkan kesadaran mitigasi bencana sejak dini kepada siswa. Pada edu-game mitigasi bencana dapat digunakan sebagai penunjang media pembelajaran yang efektif yang dapat digunakan oleh guru dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan mitigasi bencana bagi anak. Metode yang digunakan dalam penelitian menggunakan penelitian dan pengembangan dengan desain model ADDIE yang terdiri dari 5 tahapan yaitu Analize, Design, Development, Implementation, dan Evaluate. Adapun Teknik pengumpulan data berupa validasi yang dilakukan oleh para ahli yaitu ahli PAUD, ahli Bahasa dan ahli media yang selanjutnya dilakukan uji coba ke lapangan. Lokasi penelitian dilakukan di TKN PKCJ pada kelompok B. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa edu-game mitigasi bencana sangat layak digunakan dan efektif dalam memberikan pemahaman mitigasi bencana bagi anak usia dini
Kecemasan Berbahasa Asing pada Calon Pendidik Anak Usia Dini
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kecemasan berbahasa asing pada calon pendidik AUD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengambilan data menggunakan stratified sampling untuk memilih enam partisipan mahasiswa semester tujuh jurusan PGPAUD Kampus UPI di Serang yang mengikuti program PMP2K English Credential Camp. Teknik pengumpulan data berupa studi dokumentasi dan wawancara secara terbuka. Teknik analisis data kualitatif dilakukan dalam tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil menemukan terdapat delapan indikator yang mempengaruhi kecemasan berbahasa asing calon pendidik AUD. Indikator-indikator dikategorikan menjadi tiga faktor yaitu faktor akademis mencakup kesulitan dalam pengucapan, kesulitan memahami tata bahasa, dan minimnya kosa kata; faktor psikologis personal mencakup kurangnya rasa percaya diri, takut membuat kesalahan, ketakutan komunikasi, dan takut membandingkan diri dengan orang lain; faktor psikologis sosial meliputi takut ditertawakan, takut pandangan orang lain, dan motivasi eksternal. Dari ketiga faktor tersebut, faktor psikologis personal menjadi yang paling banyak dirasakan oleh partisipan calon pendidik AUD dalam mempengaruhi kemampuan berbahasa asing
Persepsi Mahasiswa PGPAUD terhadap Urgensi Program PMP2K English Credential Camp
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi mahasiswa PGPAUD terhadap urgensi Program PMP2K English Credential Camp di Kampus UPI di Serang. Jumlah subjek penelitian ini sebanyak 45 mahasiswa PGPAUD angkatan 2019 yang mengikuti Program PMP2K English Credential Camp di Kampus UPI di Serang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan wawancara. Adapun teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif yang dituangkan dalam bentuk persentase dan disajikan menggunakan diagram lingkaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 45 responden yang menjawab 10 item pernyataan dalam instrumen penelitian, sebanyak 15% responden (69 kali) memilih opsi "sangat setuju", sebanyak 49% responden (220 kali) memilih opsi "setuju", sebanyak 30% responden (134 kali) memilih opsi "netral", sebanyak 6% responden (27 kali) memilih opsi "tidak setuju", dan tidak ada responden yang memilih opsi "sangat tidak setuju". Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Program PMP2K English Credential Camp ini penting untuk dilaksanakan di Program Studi PGPAUD dan diharapkan agar program ini tetap berlanjut sebagai sarana untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris mahasiswa PGPAUD dan memberikan tambahan keterampilan yang diperlukan untuk memasuki dunia kerja dan menghadapi tantangan di masa depan
Implementasi Standar Pengelolaan Pendidikan Anak Usia Dini
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pengelolaan pendidikan di TK Baitul Hikmah Al-Zain mencakup implementasi visi,misi, dan tujuan pendidikan, rencana kegiatan, dan akreditasi. Pendidikan yang berkualitas memiliki pengelolaan manajemen yang baik, memanfaatkan sarana prasarana sebagai penunjang proses belajar mengajar agar lebih efektif dan menyenangkan. Sesuai dengan visi, misi dan tujuannya adalah untuk membuat kelompok bermain dan belajar lebih terstruktur dan membangun generasi Qur'ani sejak usia dini. Pendekatan penelitian menggunakan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data yaitu wawancara bersama kepala sekolah dan guru di TK Baitul Hikmah Al-Zain , observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan TK Baitul Hikmah AL-Zain memiliki visi, misi, dan tujuan yang relevan dan praktis. termasuk penjelasan rinci dan kerangka kerja organisasi yang jelas. Panduan yang sangat komprehensif tersedia di TK Baitul Hikmah Al-Zain. Pihak sekolah juga memantau perkembangan belajar siswa dengan melakukan penilaian berupa kegiatan pembelajaran (catatan dongeng, lembar observasi siswa, dll). Implementasi standar pengelolaan pendidikannya berjalan baik, selanjutnya perlu ditingkatkan agar memperoleh Akreditasi dengan meningkatkan mutu pendidikan dan program kerja yang stabil
Pola Asuh Orang Tua dalam Pelaksanaan Ibadah Sholat Anak
Studi ini mengungkapkan data mengenai bagaimana pola pengasuhan orang tua memengaruhi praktik ibadah sholat anak-anak. Metode penelitian deskriptif kualitatif dengan melibatkan sepuluh orang tua sebagai partisipan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Milles dan Huberman. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pola pengasuhan orang tua terhadap praktik ibadah sholat anak-anak memiliki variasi yang signifikan. Beberapa orang tua menerapkan pola pengasuhan otoriter, memaksa anak-anak untuk melaksanakan sholat tanpa memberikan penjelasan atau pemahaman yang memadai. Akibatnya, anak-anak merasa kurang memiliki keterlibatan dalam membuat keputusan terkait ibadah sholat dan lebih cenderung melaksanakannya karena merasa terpaksa. Namun, mayoritas orang tua menerapkan pola pengasuhan demokratis. Mereka memberikan pengertian dan penjelasan yang memadai kepada anak-anak tentang makna sholat serta membangun komunikasi yang baik dengan mereka. Pendekatan pengasuhan demokratis ini memberi kesempatan pada anak-anak untuk merasa bertanggung jawab atas pelaksanaan ibadah sholat. Dengan demikian, anak-anak dapat lebih memahami arti penting ibadah sholat dan lebih termotivasi untuk melaksanakannya dengan sukarela. Penelitian ini memberikan gambaran tentang bagaimana pola asuh orang tua dapat mempengaruhi pelaksanaan ibadah sholat anak. Hasilnya bisa memberikan panduan bagi orang tua dan mungkin juga di tempat lain, untuk memahami bagaimana mendekati dan mendukung anak-anak dalam menjalankan ibadah sholat dengan baik
Pengembangan Media Pengenalan Identitas Gender melalui Buku Lift The Flap pada Anak Usia Dini
Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan media pengenalan identitas gender melalui buku lift the flap pada anak usia dini. Dalam hal ini peneliti melakukan kegiatan penelitian pengembangan dengan mengembangkan media pembelajaran pengenalan identitas gender anak usia dini yang diintegrasikan dengan proses pembelajaran dilembaga PAUD maupun dilakukan dengan pendampingan orang tua. Stimulasi dalam pengenalan identitas gender pada anak dapat dilakukan menggunakan media pembelajaran. Penelitian pengembangan ini menggunakan jenis penelitian pengembangan Research and Development dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation), teknik analisis data dalam penelitian ini diperoleh dari data hasil validasi instrument berupa data deskriptif oleh para pakar, yaitu pakar materi, pakar bahasa, pakar media, dan hasil implementasi penggunaan media. Implementasi produk media buku lift the flap dilakukan kepada peserta didik dengan rentang usia 4-6 tahun. Penilaian media dilakukan oleh pendidik sebagai pengguna di TK Islam Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur. Berdasarkan hasil implementasi dan evaluasi produk yang dilakukan dengan angket, observasi, dokumentasi dan wawancara diperoleh hasil persentase sebesar 80,54% dengan kriteria sangat baik pada indikator media, bahasa dan materi. Kesimpulan yang diperoleh bahwa media buku lift the flap dapat digunakan sebagai salah satu media dalam pengenalan identitas gender
Analisis Kondisi Lingkungan Keluarga terhadap Penerapan Metode Punishment pada Anak Usia Dini
Orang tua memiliki peranan besar untuk menanamkan berbagai konsep kepada anak berkaitan dengan nilai-nilai norma dalam kehidupan. Faktanya, dalam suatu lingkungan keluarga tidak hanya terdiri dari orang tua dan anak namun pada beberapa kasus terdapat anggota keluarga lain yang juga tinggal bersama seperti kakek dan nenek hingga paman atau bibi. Keberadaan anggota selain keluarga inti inilah yang terkadang membuat orang tua tidak bisa menerapkan sistem punishment karena anggota keluarga lainnya cenderung membela sang anak dengan alasan prihatin atau tidak tega melihat anak dimarahi dan dihukum. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kondisi lingkungan keluarga terhadap penerapan metode punishment pada anak usia dini. Penelitian ini dilakukan di Desa Lebak, Kecamatan Grobogan, dengan informan adalah orang tua atau wali murid siswa TK Tunas Harapan Lebak 3 Grobogan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik analisis data model analisis interaktif dan pengumpulan data melalui kegiatan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan kondisi lingkungan keluarga memberikan pengaruh terhadap keberhasilan penerapan metode punishment terhadap anak usia dini. Hal tersebut disebabkan oleh adanya perbedaan pola pikir dan pandangan terhadap bagaimana cara mendidik anak yang baik antara orang tua dengan anggota keluarga lainnya