Murhum - Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Not a member yet
641 research outputs found
Sort by
Hubungan Minat dan Motivasi Belajar Berbasis Portal Rumah Belajar terhadap Hasil Belajar Kognitif Anak
Minat dan motivasi belajar merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi hasil belajar anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) hubungan minat belajar terhadap hasil belajar kognitif dan (2) hubungan motivasi belajar dengan hasil belajar kognitif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi penelitian adalah anak kelompok A TK Pertiwi 02 Karangbangun sebanyak 20 anak. Teknik analisis data menggunakan analasis regresi berganda. Penelitian ini menggunakan portal rumah belajar sebagai media pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) terdapat hubungan yang positif antara minat belajar dengan hasil belajar kognitif anak. Hasil perhitungan didapatkan nilai signifikansi sebesar 0,001 < 0,05. Peningkatan minat belajar anak terhadap hasil belajar kognitif ditandai dengan anak yang mengikuti pembelajaran dengan semangat dan ceria, dapat memfokuskan dirii selama mengikuti kegiatan, serta menaruh perhatian yang lebih terhadap pembelajaran. 2) Terdapat hubungan yang positif antara miotivasi belajar dengan hasil belajar kognitif . Hasil perhitung diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,018 < 0,05. Peningkatan motivasi belajar mempengaruhi hasil belajar kognitif anak yaitu anak dapat mengenali lambang bilangan
Upaya Guru dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa Autis
Upaya guru sangat penting untuk mengatasi kesulitan-kesulitan belajar yang dihadapi siswa autis. Guru sebagai salah satu aspek penentu prestasi siswa autis selama proses pembelajaran dan guru harus mahir menentukan metode pembelajaran yang efektif untuk siswa autis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan belajar siswa autis dan mendeskripsikan upaya guru dalam mengatasi kesulitan belajar siswa autis. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pokok penelitian melibatkan 1 orang guru, 1 orangsiswa autis dan 1 wali murid siswa autis. Dalam pengumpulan data melalui observasi, wawancara, juga dokumentasi. Selanjutnya kegiatan analisis dengan reduksi data, sajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitan menunjukkan bahwa guru menggunakan berbagai teknik yang disesuaikan dengan kebutuhan individu siswa autis, guru melakukan upaya untuk mengatasi kesulitan belajar siswa autis yaitu, memberikan motivasi belajar, memberi variasi metode mengajar, memberikan latihan yang cukup dan berulang, memberikan program perbaikan atau remedial, menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan kondusif. Dari bergamnya upaya guru untuk mengatasi kesulitan belajar siswa autis, dapat ditarik kesimbulan bahwa upaya yang sering dilakukan guru dalam mengatasi kesulitan belajar siswa autis berupa upaya guru untuk memberikan motivasi belajar dan upaya guru dalam memberikan variasi metode mengajar
Implementasi Project Based Learning dalam Kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di Taman Kanak-Kanak
Kegiatan di PAUD diusahakan kegiatan yang dapat menstimulus dan mengembangkan semua aspek perkembangan anak salah satu pendidikan yang diharapkan juga diberikan sejak anak usia dini adalah pendidikan karakter. Pendidikan karakter sangat penting untuk diterapkan, sehingga pendidikan tidak hanya mengutamakan keberhasilan akademik yang berujung pada pengetahuan keilmuan saja namun harus dapat mewujudkan anak didik yang memiliki karakter yang baik. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menganalisis temuan penelitian tentang proses project based learning dalam kegiatan proyek penguatan profil pelajar Pancasila di taman kanak-kanak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan subjek penelitian terdiri dari Kepala Sekolah, dua guru kelas, dan 10 peserta didik. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penguatan profil pelajar pancasila melalui pembelajaran berbasis proyek dengan mengangkat topik “kearifan local” dapat terwujud dengan baik dan lancar. Karakter sesuai profil pelajar pancasila muncul ketika anak terlibat langsung dalam proses pembelajaran, baik dari tahap permulaan, pengembangan dan penyimpulan. Dari proyek “kearifan local”, profil pelajar Pancasila yang muncul meliputi beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlaq mulia, mandiri, kreatif, gotong-rotong, berkebinakaan global serta bernalar kritis
Enhancing K2 Students' Skills With Loose Parts at Kindergarten XYZ
This quasi-experimental study aims to measure the effectiveness of using loose parts as a media to enhance problem-solving, critical thinking, and creativity skills among K2 students at Kindergarten XYZ Jakarta. The research involved a control group of 26 students and an experimental group of 25 students, using pretest and posttest assessments to measure progress. The experimental group integrated loose parts into classroom activities, while the control group followed the standard curriculum. Next, the pretest and posttest data are analyzed for their n-Gain values to obtain the difference between the two groups. N-Gain is used to measure the effectiveness of an intervention or learning approach by comparing score improvements between pretest and posttest, providing an overview of the extent of improvement in the use of loose parts in the experimental group. The higher the n-Gain value, the greater the improvement achieved by that group. The results showed an increased average score in problem-solving and creativity for the experimental group compared to the control group in both pretest and posttest. However, critical thinking scores showed no significant difference between the two groups. This suggests that the use of loose parts positively impacts problem-solving and creativity in kindergarten students, but improving critical thinking may require further investigation or alternative strategies
Pengembangan Media Pembelajaran Fun and Happy Fonetik untuk Menstimulasi Keaksaraan Awal Anak Usia 4-5 Tahun
Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui kevalidan dan kelayakan media pembelajaran fun and happy fonetik untuk menstimulasi keaksaraan awal anak usia 4-5 tahun. Jenis penelitian menggunakan penelitian pengembangan Research and Development (R&D). Model pengembangan yang digunakan yaitu model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Development, dan Evaluation). Subjek penelitian yaitu anak usia 4-5 tahun di RA Perwanida Brawijaya yang berjumlah 36 anak, guru, satu orang ahli media yang akan menguji kevalidan dari aspek tampilan, satu ahli bahasa yang akan menguji kevalidan dari aspek materi. hasil validasi media pembelajaran fun and happy fonetik dari ahli media dengan presentase 86,6 % dan ahli materi dengan presentase 88,3% dengan kategori media pembelajaran sangat valid dan layak digunakan untuk menstimulasi keaksaraan awal anak usia 4-5 tahun. Dan penilaian pengguna dengan presentase 91,3% dengan kategori dengan kategori media pembelajaran sangat valid dan layak digunakan untuk menstimulasi keaksaraan awal anak usia 4-5 tahun. hasil uji coba produk pada kelompok kecil dengan melibatkan 8 orang anak memiliki presentase total 90%. Sedangan pada uji coba kelompok besar dengan melibatkan 36 anak memiliki presentase 93,61%, sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan pembelajaran pada media pembelajaran fun and happy fonetik sangat valid dan layak untuk menstimulasi keaksaraan awal anak usia 4-5 tahun
Project Berbasis Aplikasi Android: Sinergisitas Orang tua dan Guru dalam Menumbuhkan Kecakapan Literasi Finansial Anak
Menumbuhkan kecakapan literasi finansial pada anak usia dini menjadi satu hal krusial yang akan berdampak pada masa depan anak. Urgensitas Literasi finansial pada anak usia dini bukan saja terbatas pada pengenalan uang dan nominal melainkan juga membekali kemampuan dalam mengelola keuangan secara bijak. Sinergisitas pemahaman serta stimulasi dari lingkungan anak yakni lingkungan keluarga (orang tua) dan lingkungan sekolah (guru) dalam menumbuhkan kecakapan literasi finansial sangat diperlukan dan memiliki peranan yang sangat besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan project berbasis aplikasi android guna mendukung sinergisitas pemahaman dan stimulasi dari orang tua dan guru dalam menumbuhkan kecakapan literasi finansial pada anak usia dini. Project berbasis aplikasi android menawarkan informasi serta praktik tahapan-tahapan menumbuhkan kecakapan literasi finansial anak yang disajikan secara menarik dan interaktif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Developmen (R&D) dengan adaptasi model pengembangan ADDIE (Anaysis, Define, Develop, Implementation, dan Evaluation). Hasil penelitian menunjukkan project berbasis aplikasi android efektif untuk mendukung sinergsitas pemahaman orang tua dan guru dalam menumbuhkan kecakapan literasi finansial pada anak usia dini
Internalisasi Nilai-Nilai Pancasila di Persekolahan untuk Memperkokoh Rasa Kebangsaan Anak
Indonesia merupakan negara multikultural, yang tergambar dari semboyan negara, “bhinneka tunggal ika”. Kebhinnekaan tersebut potensial menimbulkan konflik jika tidak disikapi dengan bijak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui nilai-nilai pancasila di Persekolahan untuk memperkokoh rasa kebangsaan anak. Artikel ini menggunakan metode literature review dalam menganalisis masalah dan mencarikan solusinya. Pengumpulan data dilakukan melalui kajian literatur berupa teori-teori dan hasil penelitian mengenai permasalahan terkait. Temuan penelitian menelusuri bahwa Negara majemuk seperti indonesia (negara kebangsaan) hanya bisa bertahan kalau kemajemukan itu dihormati. Perbedaan hendaknya tidak dijadikan kelemahan dalam membangun persatuan Indonesia justru merupakan modal sosial yang menjadikan negara Indonesia bersifat khas dan unik di mata dunia jika dikelola dengan baik. Di Indonesia, kebersamaan nilai terungkap dalam pancasila sehingga pancasila sebagai dasar dan ideologi negara merupakan perekat yang menyatukan perbedaan dalam realitas sosial yang ada. Pendidikan kewarganegaraan (PKn) merupakan solusi dalam mencegah terjadinya konflik yang dilatarbelakangi oleh keberagamaan. PKn sebagai pendidikan multikultural berperan menginternalisasikan nilai-nilai Pancasila, yang dikenal sebagai dasar dan ideologi negara. Pancasila merupakan bagian integral dalam Pendidikan kewarganegaraan yang berfungsi membentuk warga negara yang baik, cerdas, toleran, pluralis dan humanis
Pembelajaran Berbasis Kecerdasan Majemuk dalam Pendidikan Anak Usia Dini
Kecerdasan tidaklah dapat diukur hanya berdasarkan pada tes kecerdasan akademik atau IQ saja, melainkan dengan melihat kemampuan seseorang dalam menyelesaikan setiap permasalahan (problem solving) dan kemampuan dalam menciptakan produk baru yang memiliki nilai budaya (creativity). Tujuan penelitian ini adalah memberikan pengetahuan pembelajaran berbasis kecerdasan majemuk dalam Pendidikan anak usia dini, dan penerapan pembelajaran berbasis kecerdasan majemuk anak usia dini. Dengan kecerdasan tersebut peserta didik dapat menyesuaikan diri dan belajar dari pengalaman. Menurut Gardner, model pembelajaran ini adalah model pembelajaran yang menggunakan dan menerapkan teori inteligensi ganda yang perlu dipersiapkan dan dirancang dengan baik sebelum proses pembelajaran dilaksanakan Penelitian ini menggunakan metode kualitatif jenis deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis kecerdasan majemuk dalam PAUD menuntut pendidik harus memiliki kreativitas yang cukup baik dengan menggunakan berbagai metode yang bervariasi dan menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis kecerdasan majemuk dalam PAUD untuk meningkatkan keaktifan serta kreatifitas pendidik dan anak didik.
Kerja Sama Orang Tua dan Pendidik dalam Mengenalkan Nilai-Nilai Moral Anak
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan pelaksanan kerja sama orang tua dan pendidik dalam mengenalkan nilai moral pada anak di RA. Al-hikmah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan masalah pada RA. Al-Hikmah. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Serta analisis data yang digunakan analisis deskriptif kualitatif, yang selalu menjelaskan fenomena dengan berkata-kata. Hasil penelitia ini menjelaskan bahwa : Pelaksanaan kerjasama orang tua dan pendidik dalam mengenalkan nilai-nilai moral anak di RA. Al.-hikmah sudah terlaksana dengan baik sesuai dengan standar tingkat pencapaian perkembangan anak. Kerjasama ini meyumbangkan efek yang berlimpah dalam proses pengenalan nilai moral anak. Ini terbukti bahwa integritas anak mulai terbentuk nilai toleransi, kejujuran, sopan, serta ibadah sholatnya. Namun secara eksternal masih terdapat beberapa orang tua anak masih kurang perhatian terhadap himbauan untuk melaksanakan pengawasan perkembangan nilai moral anak
Pengaruh Permainan Tradisional Jamuran terhadap Interaksi Sosial Anak Down Syndrome
Kegiatan sehari-hari anak down syndrome tidak jauh berbeda dengan anak normal seusianya yaitu bermain. Bermain bagi anak-anak down syndrome mempunyai banyak manfaat salah satunya mengembangkan kemampuan interaksi sosial yaitu untuk membangun kepercayaan diri supaya anak dapat bergaul dengan siapa saja termasuk dengan teman sebaya dan lingkungan sekitarnya. Rumah Belajar Anak Pintar adalah sebuah rumah belajar yang mendidik anak - anak down syndrome usia dini yang menerapkan permainan tradisional khususnya jamuran untuk mengembangkan interaksi sosial anak down syndrome. Penelitian yang dilakukan di rumah belajar Anak Pintar adalah penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa permainan jamuran mempunyai manfaat yang dapat meningkatkan kemampuan interaksi sosial anak down syndrome