Murhum - Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Not a member yet
641 research outputs found
Sort by
Analisis Pemahaman Orang Tua tentang Media Berbasis Digital dalam Pendampingan Belajar AUD
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan yang dihadapi orang tua, seperti keterbatasan waktu, kurangnya literasi digital, dan tekanan untuk menyeimbangkan pekerjaan dengan pendampingan anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menggali pemahaman orang tua mengenai media digital dan dampaknya terhadap pendampingan belajar anak usia dini (AUD). Dengan latar belakang pesatnya perkembangan teknologi digital, penelitian ini menyoroti pentingnya literasi digital orang tua dalam memastikan pemanfaatan media digital yang efektif untuk mendukung pembelajaran anak. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, melibatkan tiga orang tua anak usia dini, satu guru kelas, dan satu kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan orang tua tidak hanya mencakup pengawasan penggunaan media digital tetapi juga mencakup pemilihan konten yang sesuai dan diskusi aktif dengan anak, yang terbukti meningkatkan efektivitas pembelajaran.Penelitian ini mengidentifikasi kesenjangan pemahaman di kalangan orang tua, di mana orang tua dengan literasi digital yang baik cenderung memanfaatkan teknologi secara produktif, sedangkan yang kurang literasi sering menggunakannya sebagai hiburan tanpa pengawasan memadai. Kesenjangan ini berdampak signifikan pada kualitas pembelajaran anak, termasuk risiko ketergantungan pada gadget dan paparan konten yang tidak sesuai
Analisis Keterampilan Guru dalam Mengelola Kelas II
Keterampilan pengelolaan kelas merupakan aspek krusial dalam menciptakan lingkungan belajar yang efektif dan kondusif, terutama di jenjang pendidikan dasar. Penelitian ini bertujuan menganalisis keterampilan guru dalam mengelola kelas II di SD Negeri 9 Alai, mengatasi kesenjangan studi spesifik pada jenjang tersebut. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan guru dan siswa, serta analisis dokumen (RPP, percakapan grup, buku penghubung, catatan anekdot, foto). Keabsahan data dipastikan melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu, dengan analisis data mengikuti model Miles dan Huberman (reduksi, penyajian, penarikan kesimpulan). Hasilnya menunjukkan bahwa guru kelas II SD Negeri 9 Alai menunjukkan keterampilan pengelolaan kelas yang sangat baik, meliputi perencanaan waktu terstruktur, komunikasi aktif dengan orang tua dan siswa, penataan lingkungan fisik kelas yang optimal, serta peran proaktif dalam mengatasi masalah siswa dan membiasakan mereka disiplin serta bertanggung jawab. Temuan ini menggarisbawahi bagaimana pendekatan responsif terhadap kebutuhan siswa dan strategi pembiasaan karakter dapat bersinergi, berkontribusi signifikan pada pengembangan akademik dan sosial siswa
Model Guided Inquiry Guna Membangun Kesadaran dalam Mitigasi Perubahan Iklim pada Anak Usia TK B
Menghadapi perubahan iklim yang berdampak bagi anak, penting bagi guru untuk membangun pemahaman mengenai mitigasi perubahan iklim, maka peneliti melakukan penelitian untuk menganalisis peningkatan kesadaran mitigasi perubahan iklim melalui model guided inquiry pada anak usia TK B. Menggunakan metode pre eksperimen one group pre-test dan post-test, kemudian data dianalisis menggunakan uji beda dan uji N-Gain. Penelitian ini akan dilakukan di TK Pertiwi Bogorejo, dengan subjek seluruh anak kelas TK B sebanyak 32 anak, diambil menggunakan teknik sampel jenuh. Hasil dari uji Beda adalah sebesar 0,000 ˂ 0,05, dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan kesadaran dalam mitigasi perubahan iklim setelah diberikan model guided inquiry. Hasil dari Uji N-Gain adalah sebesar 17% dapat ditafsirkan jika Nilai N-Gain masuk dalam katagori tidak efektif. Dengan demikian meskipun terdapat perbedaan kesadaran mitigasi perubahan iklim, pemberian model pembelajaran Guided Inquiry dalam konteks mitigasi perubahan iklim belum memberikan dampak yang signifikan. Hal ini disebabkan oleh berbagai keterbatasan dan kendala berupa kurangnya prasarana pembelajaran dan kemampuan berpikir saintifik anak
Pengaruh Senam Irama dalam Mengembangkan Motorik Kasar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam irama dalam mengembangkan motorik senam irama dalam mengembangkan motorik kasar anak. Metode penelitian ini adalah penelitian deskritif dan pendekatan kuantitatif. Adapun subjek dari penelitian ini adalah 15 anak yakini 7 anak laki-laki dan 8 anak perempuan Pada Semester genap 2024/2025. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil pengamatan sebelum maupun sesudah diberikan perlakuan, aspek kekuatan gerak tubuh untuk kategori BSB dari 6,66% menjadi 53,33% ,kategori kedua BSH dari 33,33% menjadi 40% kategorik ketiga MB dari 46,66% menjadi 6,66% dan kategori keempat BB dari 13,33% menjadi 0%. aspek keseimbangan gerak tubuh untuk kategori BSB dari 6,66% menjadi 46,66%, kategori kedua BSH dari 20% menjadi 46,66%, kategori ketiga MB dari 40% menjadi 6,66% dan kategori keempat MB dari 33,33% menjadi 0%. Aspek kelincahan tubuh untuk kategori BSB dari 6,66% menjadi 40%, kategori kedua BSH dari 26,66% menjadi 40%, kategori ketiga MB dari 33,33% menjadi 6,66% dan kategori keempat BB dari 33,33% menjadi 0%. Selain itu, nilai t hitung 10.739 dengan signifikan 0,000 karena <0,05, maka dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan H1 diterima, berarti terdapat pengaruh senam irama dalam mengembangkan motorik kasar anak di kelompok B TK Negeri Pembina Palu Utara
Pengaruh Media Paper Quilling terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak
Perkembangan motorik halus pada anak usia dini sangat penting untuk mendukung kemampuan akademik mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh media paper quilling terhadap perkembangan motorik halus anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian dan Pengembangan (R&D) dengan subjek penelitian adalah seluruh anak kelompok B di TK Kasih Bunda Minti Makmur. Penelitian ini mengamati perubahan dalam keterampilan motorik halus anak sebelum dan setelah diberikan perlakuan menggunakan media paper quilling selama periode tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media paper quilling terbukti efektif dalam meningkatkan perkembangan motorik halus anak. Sebelum perlakuan, sebagian besar anak berada dalam kategori Mulai Berkembang (MB), sedangkan setelah perlakuan, sebagian besar anak berhasil mencapai kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH), dengan penilaian keseluruhan media mencapai skor 4,5 yang menunjukkan hasil yang sangat baik. Media paper quilling terbukti dapat meningkatkan keterampilan motorik halus anak usia dini. Oleh karena itu, media ini layak digunakan sebagai alat bantu dalam pembelajaran untuk mendukung perkembangan motorik halus anak. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya penerapan media kreatif seperti paper quilling dalam pendidikan anak usia dini untuk mempercepat perkembangan keterampilan motorik halus mereka
Analisis Implementasi Asesmen Formatif dalam Pembelajaran Berdiferensiasi pada Raudhatul Athfal
Asesmen formatif adalah asesmen yang digunakan sebagai umpan balik bagi guru untuk memperbaiki proses pembelajaran. Selama ini penelitian tentang asesmen formatif lebih banyak dilakukan di jenjang TK di bawah naungan kemdikbud, sementara pada jenjang RA ditemukan penelitian tentang asesmen dengan metode fuzzy, Implementasi instrumen penilaian harian pada anak usia dini dan peran guru dalam asesmen perkembangan bahasa lisan pada anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penggunaan asesmen formatif dalam pembelajaran berdiferesiasi di RA Fathun Qarib Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus. Adapun teknik pengumpulkan data dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi yang dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Subjek penelitian adalah kepala sekolah dan guru RA Fathun Qarib. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asesmen formatif yang diterapkan di RA Fathun Qarib berfungsi sebagai alat yang sangat berguna dalam mendukung pembelajaran berdiferensiasi di sekolah. Meskipun tidak melakukan diferensiasi secara konten dan produk, namun diferensiasi proses yang diterapkan RA Fathun Qarib menciptakan pembelajaran yang lebih responsif terhadap kebutuhan siswa. Penelitian ini menambah literatur yang ada mengenai hubungan antara asesmen formatif dan pembelajaran berdiferensiasi, dan literatur tentang penggunaan asesmen formatif dalam kurikulum merdeka pada sekolah dibawah wewenang kemenag yang belum terindentisikasi sebelumnya
Pentingnya Pengetahuan Orang Tua Muda terhadap Ilmu Parenting dalam Membangun Kreatvitas Anak
Tujuan penelitian yakni pentingnya pengetahuan orang tua muda terhadap ilmu parenting dalam membangun kreatvitas anak.. Metode penelitian adalah metode survei kuantitatif yang dimana dengan menyebarkan instrumen angket dan menanyakan langsung kepada sampel. Dengan jumlah sampel orang tua peserta didik berjumlah 7 orang dan peserta didik berjumlah 9 orang peserta didik. Dalam memperoleh hasil yang diharapkan maka peneliti menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian adalah bahwa orang tua muda perlu memiliki pengetahuan ilmu parenting serta perlu juga orang tua adanya waktu dalam melibatkan diri mereka dalam mengembangkan kemampuan kreatifitas anak. Dikarenakan adanya keterlibatan orang tua dan anak dapat mendorong dan membangun kemampuan kreatifitas anak menjadi tumbuh dan berkembang lebih baik. Kesimpulan dari penelitian adalah pentingnya pengetahuan ilmu parenting pada orang tua muda dalam membangun kreatifitas anak dimana orang tua muda perlu meluang waktu yang bermakna dan keterlibatan mereka dalam setiap kegiatan yang membangun kreatifitas anak. Pengembangan kreatifitas anak bisa dilakukan dengan bersama melalui pemberian kebebasan dan kepercayaan kepada anak yakni melakukan aktifitas seperti menanam, mengecat tembok rumah atau kamar anak serta menyelesaikan sebuah masalah dari permainan atau games
Peran Guru dalam Menstimulasi Kemampuan Menghafal Doa pada Anak Usia Dini
Guru bertujuan untuk menstimulasi potensi dan bakat anak, sehingga mereka dapat berkembang menjadi pribadi yang berkarakter, beriman, dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Artikel ini secara khusus membahas peran guru dalam meningkatkan kemampuan anak menghafal doa. Penelitian ini menyoroti metode dan strategi yang diaplikasikan guru dalam upaya meningkatkan kemampuan menghafal doa. Beberapa pendekatan yang digunakan yaitu dengan melafalkan doa, karena metode ini dianggap dapat memudahkan anak untuk mengingat doa sehari-hari. Sumber data utama pada penelitian ini adalah guru kelas di TK Negeri 11 Samarinda, lokasi dimana penelitian dilakukan. Pendekatan yang dilakukan adalah metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data antara lain observasi, wawancara dengan guru, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan menggunakan metode Miles dan Huberman. Subjek dalam penelitian ini adalah anak usia 4-5 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan penting sebagai fasilitator, motivator, dan mediator, serta mampu menciptakan lingkungan yang mendukung proses belajar anak. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan kontribusi kepada para pendidik dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang efektif untuk membantu anak menghafal doa
Pengembangan Board Game pada P5 Bernalar Kritis dalam Kurikulum di Taman Kanak-Kanak
Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran board game dalam mendukung Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dimensi bernalar kritis di Taman Kanak-Kanak. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian terdiri atas dua TK di Kota Makassar, masing-masing melibatkan 10 anak usia 5–6 tahun dan 3 guru. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi guru dalam menyediakan media P5 yang menarik dan efektif, serta kontribusi akademik dalam pengembangan teori dan praktik pembelajaran kritis di pendidikan anak usia dini . Hasil validasi oleh ahli materi dan media menunjukkan bahwa media dan buku panduan termasuk dalam kategori sangat layak. Tahap implementasi dilakukan selama lima hari dengan tema "Jelajah Kota", dan kegiatan pembelajaran dirancang untuk merangsang kemampuan berpikir kritis anak melalui permainan tematik dan eksploratif. Hasil implementasi menunjukkan bahwa media dinyatakan sangat praktis (94,72%), sangat efektif (92,35%), dan mendapat respons guru yang sangat baik (92,36%). Selain itu, hasil observasi menunjukkan capaian perkembangan kemampuan bernalar kritis anak sebesar 93,64%. Temuan ini menunjukkan bahwa media board game efektif dan layak digunakan untuk mendukung pengembangan dimensi bernalar kritis anak dalam konteks Kurikulum
Pengaruh Model Project Based Learning terhadap Kemampuan Megenal Grafik pada Anak Usia 5-6 Tahun
Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah terdapat pengaruh model project based learning terhadap kemampuan mengenal grafik pada anak usia 5-6 tahun di TK Negeri Pembina Tomilito Desa Dambalo Kecamatan Tomilito Kabupaten Gorontalo Utara. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh model project based learning terhadap kemampuan mengenal grafik pada anak. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif eksperimen (one group pre test – post test design). Berdasarkan hasil penelitian dengan jumlah sampel 20 orang, anak menunjukkan adanya peningkatan rata-rata- hasil pre-test memperoleh nilai rata-rata 14.45 artinya anak berada dalam kategori mulai berkembang. Sedangkan pada post-test memperoleh nilai rata-rata 33.65 artinya anak berada dalam kategori berkembang sesuai harapan. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan sebelum dan sesudah pemberian perlakuan. Berdasarkan hasil hasil uji t pada (α) = 0.05 di peroleh ttabel = 1.725, kemudian diperoleh nilai thitung = 31.946, jadi thitung ≥ ttabel, 31,946 ≥ 1.725 dengan kata lain thitung > ttabel maka H0 ditolak atau Ha diterima, dengan demikian hipotesis diterima artinya terdapat Pengaruh Model Project Based Learning Terhadap Kemampuan Mengenal Grafik Anak Usia 5-6 Tahun di TK Negeri Pembina Tomilito Kabupaten Gorontalo Utara