Murhum - Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Not a member yet
    641 research outputs found

    Kami Bisa Sendiri: Upaya Membentuk Kemandirian Anak Kembar melalui Pola Asuh Demokratis

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hal-hal berkaitan dengan upaya orang tua dalam membentuk kemandirian anak kembar usia 5-6 tahun melalui pola asuh demokratis. Dengan menggunakan metode studi kasus, penelitian ini melibatkan observasi terhadap perilaku anak kembar yang menunjukkan indikator kemandirian serta wawancara dengan orang tua anak kembar untuk memperoleh gambaran dan informasi mendalam tentang strategi membentuk kemandirian anak melalui pola asuh demokratis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua memberikan kebebasan pilihan kepada anak kembar, melibatkan mereka dalam pengambilan keputusan, memberikan dukungan dalam mengatasi tantangan emosional, dan menjaga kontrol serta batasan yang sesuai dan jelas melaui pembuatan peraturan yang disepakati bersama serta komunikasi terbuka. Perlakuan tersebut menjadi strategi yang dapat mendorong kemandirian emosional dan perilaku positif pada anak kembar. Studi ini menyoroti pentingnya prinsip-prinsip keadilan serta pendekatan yang seimbang antara kebebasan dan kontrol dalam upaya orang tua untuk mendukung perkembangan kemandirian anak kembar. Rekomendasi penelitian ditujukan pada orang tua dari anak kembar dan peneliti selanjutnya

    Implementasi Program Sekolah Ramah Anak untuk Mencegah Kekerasan Anak

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan program sekolah ramah anak  yang ada di lembaga PAUD demi mewujudkan sekolah yang aman dan nyaman  agar terhindar dari kekerasan dan diskriminasi anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Objek penelitian yaitu TK Himawari Ngaliyan Semarang, subjek penelitian ialah guru dan anak dan narasumber atau informan ialah pendidik TK Himawari. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara dan studi kepustakaan. Hasil dari penelitian ini bahwa lembaga TK Himawari sudah mendeklarasikan Sekolah Ramah Anak (SRA) yang mana lembaga tersebut dipilih atau ditunjuk oleh pemerintah kota semarang. Dan ciri khas dari lembaga tersebut dalam mendeklarasikan sekolah ramah anak ialah pada saat antar dan jemput anak menggunakan kartu nama, agar anak senantiasa aman ketika dijemput orang tuanya untuk menghindari kasus penculikan anak. Oleh karena itu, penulis memilih judul ini yang mana sudah diterapkan pada TK Himawari karena sekolah ramah anak sangat penting untuk di implementasikan supaya anak senantiasa aman, nyaman, sehat ketika berada di sekolah dan terhindar dari segala bentuk kekerasan baik secara fisik maupun psikis dan untuk kedepannya bisa membuka calon pendidik tes masuk bagi anak berkebutuhan khusus.

    Analisis Kebutuhan Video Pembelajaran untuk Menstimulasi Literasi Budaya dan Motorik Halus Anak Usia Dini

    Get PDF
    Video pembelajaran adalah media pembelajaran yang akurat sehingga dapat membantu guru dalam menyampaikan pembelajaran pada anak usia dini. Kurangnya ketersediaan video pembelajaran dapat mempengaruhi kemampuan anak seperti pada kemampuan literasi budaya dan motorik halus. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) Penggunaan video pembelajaran dalam menstimulasi kemampuan literasi budaya dan motorik halus. (2) Kebutuhan pengembangan video pembelajaran untuk menstimulasi kemampuan literasi budaya dan motorik halus. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan subyek 50 guru Pendidikan Anak Usia Dini di Kabupaten Lamongan yang dipilih secara acak. Teknik pengumpulan data secara online menggunakan google form dan dianalisis secara kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Penggunaan video pembelajaran dalam menstimulasi literasi budaya sebanyak 26% sangat sering, 32% sering, 40% kadang-kadang, dan 2% tidak pernah, sedangkan dalam menstimulasi motorik halus sebanyak 24% sangat sering, 44% sering, dan 32% kadang- kadang (2) Kebutuhan pengembangan video pembelajaran untuk menstimulasi literasi budaya sebanyak 72% sangat penting dan 28% penting, sedangkan untuk menstimulasi motorik halus sebanyak 74% sangat penting dan 26% penting. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perlu adanya pengembangan video pembelajaran untuk menstimulasi kemampuan literasi budaya dan motorik halus anak usia dini

    Penanaman Nilai Karakter Gemar Membaca melalui Media Buku Cerita Bergambar pada Anak Usia Dini

    Get PDF
    Karakter gemar membaca anak sangat dipengaruhi ketika anak mulai berkembang pada usia dini. Peran sekolah dan orang tua sangat berpengaruh terhadap kebiasaan anak untuk memiliki karakter gemar membaca. Kurangnya stimulasi yang diberikan oleh orang tua hingga kurangnya memanfaatkan media pembelajaran di sekolah menjadi penyebab minimnya kegemaran membaca.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penanaman nilai karakter gemar membaca dan mengetahui efektivitas penggunaan buku cerita bergambar dalam menanamkan nilai-nilai karakter gemar membaca pada anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan pre-experimental designs dengan desain one group pre-test post-test. Populasi dalam penelitian ini yaitu anak usia 5-6 tahun di PAUD X yang terletak di Kecamatan Jatisari Karawang.  Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik nonprobability sampling, sebanyak 20 anak diberikan perlakuan dengan menggunakan buku cerita bergambar. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu lembar observasi. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji t, dan uji N-Gain score berbantuan software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku bergambar mempunyai pengaruh dan dinilai cukup efektif dalam upaya menanamkan nilai karakter gemar membaca yang terlihat dari perbedaan hasil pretest dan posttest

    Efektivitas Penggunaan Video Animasi dalam Mengembangkan Literasi Keuangan bagi Anak Usia Dini

    Get PDF
    Pengenalan literasi keuangan perlu dikenalkan sejak dini dalam membantu karakter anak yang sadar dan paham akan mengelola keuangan secara bijak di masa yang akan datang. Penggunaan video animasi dapat digunakan dalam membantu mengenalkan literasi keuangan pada anak.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan penggunaan video animasi dalam mengembangkan kemampuan dan pengetahuan dasar literasi keuangan anak. Metode penelitian yang dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah dengan one group. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Uji Paired Samples T-Test. Populasi dalam penelitian ini ialah anak dengan usia 5-6 tahun yang berjumlah 11 siswa terdiri dari 4 laki-laki dan 7 perempuan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan penggunaan video animasi dalam pembelajaran literasi keuangan pada anak usia efektif digunakan. Hasil Uji Paired Paired Samples Test menunjukan bahwa nilai Sig.(2-tailed) 0.000 < 0,05 serta Thitung 18.121 > Ttabel 2.080 yang berarti Ha diterima dan Ho ditolak. Dengan video animasi, pembelajaran literasi keuangan menjadi lebih sederhana dipahami anak serta menarik semangat belajar dan motivasi anak dalam mengelola keuangan atau menabung sejak dini

    Peran Kepala Sekolah dalam Impelementasi Kurikulum Merdeka

    Get PDF
    Kepala Sekolah memiliki peran dan tanggungjawab dalam keberlangsungan pendidikan yang berada disekolah. Dalam dunia pendidikan pasti memiliki zaman serta kurikulum yang berbeda dan terus menerus berkembang. Seorang pemimpin tentunya juga wajib beradaptasi dalam sistem pembelajaran dan kurikulum yang baru. Kurikulum Merdeka sendiri merupakan perubahan wujud dari adaptasi era sebelumnya. Penelitian ini tujuannya adalah untuk memahami dan mendeskripsikan peran kepala sekolah dalam implementasi kurikulum merdeka. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian naratif dengan pendekatan kualitatif. Dalam penelitian naratif, peserta dan peneliti memiliki hubungan kerja yang kuat. Ini adalah hasil dari penelitian berdasarkan informasi komprehensif dan observasi lapangan yang dilakukan. Pada penelitian ini, wawancara, observasi, serta dokumentasi merupakan metode yang digunakan dalam mengumpulkan data. Data dikumpulkan dengan cara mewawancarai kepala sekolah, wakil kurikulum, dan guru pelaksana kurikulum merdeka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan implementasi kurikulum merdeka membuat guru lebih professional melalui berbagai macam pembinaan dan pelatihan. Kepala sekolah melaksanakan peranannya tersebut meliputi kepala sekolah sebagai perencana, kepala sekolah sebagai pelaksana, kepala sekolah sebagai supervisor, dan kepala sekolah sebagai leader (pemimpin)

    Penanaman Empati pada Anak Usia Dini melalui Bermain Peran

    Get PDF
    Penelitian bertujuan mengeksplorasi implementasi metode bermain peran dalam menanamkan empati pada anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus sebagai kerangka metodologi utama. Subjek penelitian terdiri dari satu anak usia 5 tahun dan satu guru kelas di ruang kelas B. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara tidak terstruktur dengan guru, dan analisis dokumen sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kegiatan bermain peran secara signifikan berkontribusi terhadap perkembangan empati anak usia dini. Anak-anak menunjukkan peningkatan dalam pemahaman mereka terhadap perasaan dan perspektif orang lain, serta kemampuan mereka dalam berkomunikasi dengan baik, bekerja sama dalam kelompok, dan menyelesaikan konflik dengan cara yang positif. Observasi juga mengungkapkan bahwa kegiatan bermain peran memberi kesempatan bagi anak-anak untuk mengembangkan keterampilan sosial dan emosional mereka dalam lingkungan yang mendukung. Rekomendasi dari penelitian ini adalah agar pendidik dan orang tua lebih mengintegrasikan metode bermain peran dalam kurikulum pendidikan anak usia dini sebagai strategi efektif dalam membentuk karakter dan kemampuan sosial anak-anak. Pendidikan empati perlu ditekankan lebih lanjut sebagai bagian integral dari pendidikan moral dan sosial di sekolah-sekolah. Penelitian ini memberikan wawasan yang berharga bagi praktisi pendidikan untuk mempertimbangkan pendekatan yang inovatif dan kreatif dalam mendidik generasi muda yang empatik dan berkarakter

    Eksperimen Kecambah Kacang Hijau dalam Meningkatkan Kemampuan Sains Anak Usia Dini

    Get PDF
    Penelitian ini betujuan meningkatkan kemampuan sains anak melalui kegiatan sains eksperimen kecambah di Kober Peu Pado Malanuza. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian yaitu anak usia dini di Kober Peu Pado Malanuza dan sumber informan guru kelas. Teknik analisi data menggunakan teknik analisis dari Miles Huberman dengan mempertimbangkan keabsahan data. Hasil penelitian menunjukan pada hari ketiga kacang hijau sudah mulai membentuk kecambah. Pembentukan kecambah merupakan salah satu kegiatan eksperimen yang akan mengenalkan anak tentang kejadian sains yang didalamnya akan membuat anak belajar bereksperimen, bereksplorasi dan menyelidiki lingkungan sekitarnya sehingga dapat membangun pengetahuan dan pengalaman anak. Pembelajaran anak usia dini melalui eksperimen maupun pengenalan terhadap alam dapat membekali anak-anak sejak dini sehingga memiliki keterampilan dan pengalaman eksperimen yang membangun fondasi yang kuat untuk pembelajaran dimasa depan dan memberikan pengalaman ilmiah serta membantu menjadikan pmenbelajaran anak yang menyenangkan dan dapat meningkatkan kemampuan mengamati, mengklarifikasi, menarik kesimpulan, mengomunikasikan, dan mengaplikasikan berdasarkan pengalaman sains anak. Tujuan mendasar kegiatan sains eksperimen kecambah ini mengembangkan aspek perkembangan tentang suatu konsep sains pada anak usia dini

    Pengaruh Metode Bercerita Bermedia Pop-Up Book terhadap Keterampilan Berbicara dan Keterampilan Kognitif Anak Speech Delay

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode bercerita bermedia pop-up book terhadap keterampilan berbicara dan keterampilan kognitif anak speech delay usia 4-5 tahun. Penelitian ini dilaksanakan dengan pendekatan kuantitatif memakai metode quasi eksperimen nonequivalent control group design, kelompok eksperimen dan kelompok kontrol keterampilan berbicara dan keterampilan kognitif yang diukur melalui pretest dan posttest. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi keterampilan berbicara dan keterampilan kognitif dengan alat pedoman berupa lembar observasi. Data dianalisis dengan uji Mann-Whitney test menggunakan SPSS versi 21. Hasil menunjukkan posttest kelompok eksperimen dan kontrol pada keterampilan berbicara tidak ada perbedaan signifikan dengan 0,983 > 0,05 = maka H0 diterima. Selanjutnya hasil uji normalitas keterampilan kognitif di atas menunjukkan nilai signifikansi (Sig.) dari pretest kelas eksperimen (0,217), posttest kelas eksperimen (0,125), dan pretest kelas kontrol (0,257) > 0,05.  Artinya, data tersebut terdistribusi normal. Namun, nilai signifikansi (Sig.) dari posttest kelas kontrol (0,039) menunjukkan < 0.05. Artinya, data posttest kelas kontrol tidak terdistribusi normal. Oleh karena itu, uji beda posttest antara kelas eksperimen dan kontrol menggunakan uji non parametrik untuk membandingkan dua sampel independen yaitu Mann-Whitney Test. Hasilnya yaitu bercerita dengan media pop-up book tidak berpengaruh pada keterampilan berbicara anak namun hanya berpengaruh pada keterampilan kognitifnya

    Kemitraan Guru dan Orang Tua dalam Membentuk Karakter Bertanggung Jawab dalam Diri Anak Usia 5-6 Tahun

    Get PDF
    Karakter bertanggung jawab perlu dibentuk sejak usia dini. Upaya membentuk karakter bertanggung jawab pada anak usia dini menjadi tugas orangtua di rumah dan juga guru di sekolah. Kemitraan yang terjalin antara orangtua dan guru akan sangat berpengaruh terhadap pembentukan beragam karakter positif dalam diri anak. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran kemitraan antara guru dan orang tua dalam membentuk karakter bertanggung jawab dalam diri anak usia 5-6 tahun di Taman Kanak-kanak. Subjek penelitian mencakup 1 orang kepala sekolah, 1 orang guru di TK Tunas Insan Kamil serta 10 orangtua/wali siswa dan 10 orang anak usia dini siswa kelompok B TK Tunas Insan Kamil sebagai objek observasi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan (1) terdapat 3 (tiga) bentuk kemitraan guru dan orang tua dalam mengembangkan karakter bertanggung jawab pada anak usia dini yaitu melalui program seminar parenting, pengadaan buku penghubung dan kegiatan sukarela. Kegiatan tersebut sejalan dengan teori 6 types of parental involvement dari Joyce Epstein terutama pada tipe parenting, communicating dan volunteering; (2) Ketiga program pelibatan orangtua tersebut menunjukkan dampak positif terhadap perkembangan karakter tanggung jawab anak usia dini, yang ditandai dengan terpenuhinya indikator dari aspek-aspek karakter bertanggung jawab pada anak usia dini

    633

    full texts

    641

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Murhum - Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇