Murhum - Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Not a member yet
641 research outputs found
Sort by
Media Pop Up Book dalam Menstimulasi Kemampuan Membaca Permulaan Anak Usia 5-6 Tahun
Program Penilaian Anak Internasional (PISA) 2022 menunjukkan bahwa Indonesia mempunyai nilai rata-rata kemampuan membaca sebesar 359, yaitu peringkat 71 dari 81 negara. Kajian Perpustakaan Nasional mengungkapkan bahwa minat baca masyarakat Indonesia hanya 25,1%. Ketika anak berusia antara 5 hingga 6 tahun mereka mulai mengenali serta memahami simbol-simbol huruf yang berbeda, mereka memasuki fase membaca permulaan. Tujuan untuk mendalami bagaimana media pop up book mempengaruhi keterampilan membaca anak. Sampel berjumlah 6 anak, karena anak-anak tersebut tidak memenuhi kriteria kemampuan membaca. Studi ini memanfaatkan metodologi kuantitatif dengan desain pre-eksperimen one-group pretest-posttest, serta analisis statistik menggunakan SPSS 26.0 for windows. Perolehan analisa dihasilkan skor sig sejumlah 0,000 < 0,05 serta skor thitung = 31,000 > ttabel = 2,131. Berdasarkan temuan tersebut Dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan media pop up book berpengaruh terhadap keterampilan membaca awal anak usia 5 hingga 6 tahun. karena anak beralih dari tidak tahu huruf dan membaca menjadi bisa memahami bacaan. Menurut penelitian ini, guru harus mendorong penggunaan media pop up book dalam pembelajaran interaktif untuk mengoptimalkan kemampuan membaca permulaan anak
Pengaruh Penggunaan Pasir Berwarna terhadap Perkembangan Kognitif Anak
Riset ini memiliki tujuan spesifik dalam pemahaman terkait penggunaan media pasir berwarna, yang mempunyai pengaruh signifikan dengan sasarannya yakni perkembangan kognitif bagi anak dalam pengenalan warna. Adapun fokus dalam riset tersebut mengacu pada anak dengan usia 5 sampai 6 tahun di daerah desa Suka Maju. Pemanfaatan pasir berwarna sebagai media pembelajaran yang dilakukan pada anak usia dini merupakan kegiatan untuk mengembangkan kognisi anak, observasi dalam pengumpulan data dilakukan melalui metode eksperimen yaitu: (1) melakukan observasi terhadap kemampuan perkembangan kognitif anak. (2) memberikan media pasir berwarna untuk memberikan pengaruh terhadap kemampuan perkembangan kognitif anak dan (3) melakukan observasi media pasir berwarna terhadap perkembangan kognitif anak. Terkait dengan teknik penganalisisan datanya melibatkan pengujian statistik Independent Sample T-test. Data kemampuan anak sebelum dan sesudah perlakuan diukur dengan rating scale dan dianalisis menggunakan SPSS. Berlandaskan pada riset penggunaan pasir berwarna yaitu pasir berwarna memberikan pengaruh terhadap perkembangan kognitif anak usia 5-6 tahun di TK Ananda Yara Sukamaju. Terbukti dari hasil riset setelah diberi perlakuan menggunakan pasir berwarna, perkembangan kognitif anak usia 5-6 tahun di TK Ananda Yara Suka Maju Indah meningkat
Penerapan Pembelajaran STEAM Berbasis Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di Satuan PAUD
Pembelajaran STEAM yang terintegrasi dengan Project Based Learning (PjBL) menarik untuk diteliti karena merupakan salah satu cara untuk mengembangkan keterampilan peserta didik yang dibutuhkan pada abad 21. Pada perkembangan pasar global saat ini, hampir seluruh pekerjaan membutuhkan keterampilan berpikir kritis dan berkomunikasi sehingga masa usia dini merupakan masa fundamental untuk membekali anak memiliki kemampuan kecakapan hidup dalam proses pembelajarannya. Tujuan dari penelitian ini yaitu mendeskripsikan pelaksanaan P5 melalui kegiatan Panjang Mulud sebagai basis pembelajaran STEAM di TK Putra II Serang. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian yakni peserta didik kelompok B4 sebanyak 14 anak beserta dua guru kelas. Teknik analisis data terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini memperoleh kesimpulan bahwa pelaksanaan P5 melalui kegiatan Panjang Mulud sebagai basis pembelajaran STEAM di TK Putra II Serang berhasil diterapkan dengan baik sehingga memberikan dampak positif dalam membangun pengetahuan, sikap, dan karakter peserta didik. Hasil penelitian ini dapat memberikan sumbangsih refensial dan dapat direkomendasikan kepada pihak sekolah yang menyelenggarakan P5 agar lebih memperkuat aktivitas yang mengandung unsur STEAM
Pengembangan Kegiatan Ekstrakurikuler Fun Cooking Berbahan Pangan Lokal pada Anak
Anak suka makanan yang kurang sehat dan tidak mengetahui bahan pangan lokal di sekitarnya, untuk itu penelitian ini ingin mengembangkan kegiatan ekstrakurikuler fun cooking yang merupakan kegiatan untuk anak usia dini dalam rangka mengenalkan bahan pangan lokal yang sehat dan bergizi. Metode pada penelitian ini menggunakan metode Research and Development dengan model ADDIE di mana model tersebut terdapat 5 tahapan yaitu analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Teknik pengambilan data pada penelitian ini yaitu angket dan wawancara. Hasil dari penelitian ini yaitu pada kelayakan mendapatkan hasil 96 yang artinya kegiatan tersebut layak di uji cobakan untuk kegiatan ekstrakurikuler fun cooking berbasis paud, data kepraktisan mendapatkan hasil 90% yang artinya praktis untuk kegiatan ekstrakurikuler fun cooking berbahan pangan lokal karena anak-anak sangat antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut, dan data keefektifan mendapatkan hasil 87,5% yang artinya kriteria tersebut efektif untuk kegiatan ekstrakurikuler fun cooking berbahan pangan lokal karena anak suka dengan makanan yang disajikan saat kegiatan
Pengembangan Buku Cerita Bergambar untuk Promosi Pencegahan Perundungan pada Anak Usia Dini
Perundungan di Indonesia telah menjadi fenomena yang mengkhawatirkan dalam setahun terakhir, dengan peningkatan kasus di sektor pendidikan yang menunjukkan bahwa hak-hak anak belum sepenuhnya terlindungi. Kasus-kasus kekerasan fisik dan psikis yang melibatkan perundungan, baik verbal, pemukulan, penganiayaan, pengeroyokan, maupun kekerasan seksual pada anak, terus meningkat. Kondisi ini menambah urgensi tindakan preventif yang efektif untuk melindungi anak-anak dari perilaku perundungan dan risiko kekerasan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan buku cerita bergambar "Persahabatan Gaga dan Gomu" yang membahas perundungan sosial dan verbal sebagai upaya pencegahan perundungan pada anak. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development dengan model pengembangan ADDIE. Buku ini telah melewati uji validasi oleh ahli konten, ahli bahasa, dan ahli media dalam pengembangannya. Buku ini dikembangkan dengan landasan teori dan dikemas dengan karakter tokoh hewan (fabel) sehingga buku menarik untuk anak. Buku ini diimplementasikan pada anak usia 4-6 tahun di empat TK Aisyiyah Bustanul Athfal di Jakarta. Berdasarkan hasil implementasi serta evaluasi, buku ini mendapat respon positif dengan rerata 59% pada skala 7 (sangat setuju) pada tiap item pernyataan. Kesimpulan dari penelitian pengembangan ini yaitu, buku cerita yang telah dikembangkan layak untuk dapat dijadikan media dalam upaya pencegahan perundungan pada anak usia dini
Video Animasi tentang Manfaat Pohon bagi Kehidupan untuk Mengenalkan Karakter Peduli Lingkungan pada Anak Usia Dini
Kesadaran dan perilaku peduli lingkungan penting untuk dikenalkan sejak anak usia dini. Salah satu upaya untuk menanamkan karakter peduli lingkungan pada anak usia dini dapat dilakukan melalui pengenalan manfaat pohon bagi kehidupan manusia. Namun media pembelajaran untuk mengenalkan manfaat pohon bagi kehidupan masing terbatas. Oleh karena itu penelitan ini bertujuan untuk mengembangkan video animasi manfaat pohon bagi kehidupan untuk mengenalkan karakter peduli lingkungan bagi anak usia dini. Metode pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model ADDIE. Penelitian ini divalidasi oleh Ahli Materi PAUD, Ahli Media Animasi, Ahli Bahasa, dan praktisi PAUD. Hasil validasi menunjukkan rata-rata presentase 92,81%, menandakan tingkat validitas yang sangat tinggi. Dengan demikian, video animasi manfaat pohon bagi hehidupan dinilai layak digunakan sebagai media pembelajaran untuk mengenalkan karakter peduli lingkungan kepada anak usia dini. Pendidik bisa menggunakan video ini sebagai alat untuk mengenalkan karakter peduli lingkungan. Studi ini bisa dilanjutkan dengan penelitian berikutnya untuk melihat efektivitas video dalam pembelajaran atau penelitian dengan tujuan yang lain
Jujur Sejak Dini: Upaya Membangun Fondasi Antikorupsi pada Pendidikan Anak Usia Dini
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap nilai kejujuran sebagai pondasi sejak usia dini. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian menggunakan sumber data dari berupa buku, artikel-artikel terkait. Sedangkan sumber data lapangan meliputi: satu kepala sekolah, empat guru, lima belas orang tua di TK B Persatuan. Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data peneliitian menggunakan analisis yang dikembangkan oleh Milles and Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan anti korupsi sejak dini berpotensi membentuk generasi yang sadar akan bahaya korupsi dan memiliki karakter kejujuran yang kuat. Di TK Persatuan, nilai kejujuran diajarkan melalui kegiatan bermain, seperti permainan balok, di mana anak-anak dilatih untuk mengambil hanya jumlah balok yang diperbolehkan. Faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan nilai kejujuran pada anak usia dini meliputi lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, interaksi dengan teman sebaya, serta paparan media dan teknologi. Implementasi pendidikan anti korupsi di sekolah membutuhkan kurikulum yang terintegrasi dengan nilai kejujuran, pelatihan guru yang efektif, penggunaan media pembelajaran yang interaktif, serta keterlibatan orang tua dalam proses pendidikan. Temuan ini berkontribusi menciptakan generasi yang memiliki sikap tegas dalam memerangi korupsi dan mampu memperbarui sistem nilai anti korupsi sesuai dengan tuntutan zaman
Pendampingan Pengembangan Pembelajaran berbasis STEAM-Q (Science, Technology, Engineering, Art, Math, and Qur’an) bagi Guru PAUD
Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru PAUD dalam mendesain pembelajaran berbasis STEAM-Q (Science, Technology, Engineering, Art, Math, and Qur’an) di TK Aisyiyah VI Kalidawir. Pendekatan STEAM-Q diharapkan mampu mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai Al-Qur'an dalam proses pembelajaran, yang mendukung pengembangan keterampilan abad ke-21 seperti berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi. Program pengabdian ini dilakukan melalui tiga tahapan utama: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap pelaksanaan, dilakukan pelatihan dan workshop penyusunan modul ajar berbasis STEAM-Q, serta pendampingan guru dalam penerapan kurikulum tersebut. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan guru dalam mengintegrasikan nilai-nilai Al-Qur'an ke dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari. Hasil post-test menunjukkan peningkatan rata-rata nilai kemampuan guru dari 53,2 menjadi 82,2 setelah program dilaksanakan. Penerapan pembelajaran berbasis STEAM-Q terbukti efektif dalam membentuk karakter Islami anak usia dini dan meningkatkan keterampilan berpikir kritis mereka. Guru dapat mengintegrasikan materi pembelajaran dengan nilai-nilai yang ada dalam qur-an, dan guru dapat menyusun perangkat pembelajaran berbasis STEAM Q
Pengembangan Model Manajemen Kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini Berbasis Kearifan Lokal Budaya Buton
Memanajemen budaya lokal ke dalam kurikulum merupakan suatu bentuk upaya untuk diversifikasi kurikulum seperti yang diamanatkan oleh undang-undang. Namun, pada umumnya satuan PAUD di wilayah Buton masih belum melakukannya karena berbagai hal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan model manajemen kurikulum PAUD yang berbasis kearifan lokal budaya Buton. Dengan pendekatan ini, diharapkan kurikulum yang dihasilkan mampu memfasilitasi pengembangan anak usia dini dalam konteks lokal yang relevan, sehingga dapat memperkuat identitas budaya mereka sejak dini. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan dengan mengadopsi model pengembangan 4D Thiagarajan yang terdiri dari empat tahap yaitu pendefinisian, pendesainan, pengembangan, dan penyebaran. Responden dalam penelitian ini adalah guru PAUD berjumlah 35 orang yang berasal dari kota Baubau, kabupaten Buton, kabupaten Buton Selatan, kabupaten Buton Tengah, dan kabupaten Buton Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan model manajemen kurikulum PAUD berbasis kearifan lokal budaya Buton memenuhi kategori valid, praktis, dan efektif sehingga dapat digunakan untuk diversifikasi kurikulum PAUD di Buton
Traditional Market: Menumbuhkan Jiwa Kewirausahaan pada Anak Usia Dini
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana cara membentuk jiwa kewirausahaan pada anak usia dini melalui traditional market dan mengetahui apa saja bentuk kegiatan kewirausahaan di TK Al-Furqan Sumenep Madura, serta bagaimana implementasinya. Metode yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara serta dokumentasi. Teknik analisis data berdasarkan Analysis Interactive dengan cara penyajian data, reduksi data dan penarikan kesimpulan. Subjek penelitian adalah anak TK B usia 5-6 tahum, guru dan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan traditional market yang diselenggarakan di PAUD Al-Furqan melalui tiga tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Perencanaan dilakukan dengan koordinasi kepada kepala sekolah dan orang tua kemudian merancang program. Pelaksanaan dilakukan dengan guru membagi tugas dan wewenang untuk mempermudah pelaksanaan kegiatan, kemudian dilakukan setiap 1 tahun 2 kali dengan kegiatan semacam proses jual beli atau saling tukar menukar. Evaluasi dari kegiatain ini dilakukan untuk melihat terkait hambatan serta ketidaksesuaian perencanaan dengan pelaksanaan. Produk lokal yang yang diperkenalkan adalah Kriptol, Kripik Singkong, Bakbadak, La’ang, manisan buah, dan buah-buahan yang tumbuh disekitar. Nilai kewirausahaan yang muncul pada kegiatan traditional market adalah jujur, tanggung jawab, kreatif, kerja sama, kepemimpinan dan mandiri