Murhum - Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Not a member yet
641 research outputs found
Sort by
Pengaruh Crossword Puzzle terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Anak Usia Dini
Anak usia dini ketika masa pertumbuhan tentunya mempengaruhi perkembangan berbagai aspek salah satu yang penting diperhatikan merupakan aspek kognitif. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis ada atau tidaknya pengaruh crossword puzzle terhadap kemampuan pemecahan masalah pada anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dan desain yang digunakan pre-experimental dengan jenis one group pretest–posttest. Data dikumpulkan dengan menggunakan participant observation. Sampel pada penelitian ini adalah Kindergaten 3 usia 5-6 tahun di Kaewbut Kusakul School, Padang Be Sa, Amphoe Sadao, Thailand yang berjumlah 16 anak. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji Wilcoxon yang dibantu program IBM SPSS for Windows versi 27. Hasil pengolahan data menggunakan Wilcoxon, dengan Asymp.Sig (2-tailed) sebesar 0,001 lebih kecil dari 0,05 (0,001<0,05). Selain itu, berdasarkan analisis data yang diperoleh pada pretest mendapat hasil rata-rata (mean) yaitu 3,2. Setelah diberikan treatment kemampuan anak mengalami peningkatan dan terlihat pada posttest. Dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak Ha diterima. Berdasarkan analisis data tersebut dinyatakan bahwa ada pengaruh crossword puzzle terhadap kemampuan pemecahan masalah pada anak usia dini di Thailand
Pengaruh Model Game Based Learning Berbantuan Wordwall terhadap Minat Belajar Siswa Sekolah Dasar
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model game-based learning berbantuan wordwall terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di SD Negeri 21 Pekanbaru. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain eksperimen semu, yaitu Quasi Experimental Design tipe Nonequivalent Control Group Design. Sampel terdiri dari 25 siswa sebagai kelompok kontrol dan 25 siswa sebagai kelompok eksperimen. Pengumpulan data dilakukan melalui angket dan dianalisis menggunakan uji-t dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,046 < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa model game-based learning berbantuan Wordwall berpengaruh secara signifikan terhadap minat belajar siswa. Oleh karena itu, model ini dapat dijadikan sebagai alternatif strategi pembelajaran untuk meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di tingkat sekolah dasar. Penelitian ini telah menunjukkan bahwa model Game-Based Learning berbantuan Wordwall memiliki potensi positif dalam meningkatkan minat belajar siswa sekolah dasar. Namun, ada beberapa aspek yang belum terjamah dan dapat menjadi fokus bagi penelitian selanjutnya untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif dan mendalam
Tantangan dan Strategi Guru Penggerak dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam tantangan-tantangan yang dihadapi oleh Guru Penggerak dalam menjalankan tugas dan strategi mereka untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah. Program Guru Penggerak diharapkan menjadi agen perubahan yang mampu menginisiasi inovasi dan transformasi pendidikan. Namun, implementasinya di lapangan tidak terlepas dari berbagai kendala. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini melibatkan wawancara mendalam dengan 3 Guru Penggerak. Analisis data dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi pola tantangan yang muncul serta strategi adaptif yang diterapkan oleh para guru. Hasil penelitian menujukkan beragam tantangan yang dihadapi oleh Guru Penggerak dalam mengimplementasikan strategi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Tantangan-tantangan tersebut meliputi keterbatasan sumber daya, resistensi dari sebagian kolega, serta keterbatasan waktu dalam Menyusun pembelajaran. Meskipun demikian, penelitian ini juga menyoroti kegigihan dan inovasi Guru Penggerak dalam mengatasi tantangan tersebut melalui pengembangan strategi yang adaptif, kolaboratif, dan berpusat pada siswa. Strategi-strategi seperti : penerapan pembelajaran berdiferensiasi yang responsif terhadap kebutuhan individual peserta didik, pemanfaatan teknologi pendidikan secara kreatif dan efektif untuk memperkaya pengalaman belajar, penguatan kolaborasi dan refleksi dalam praktik pembelajaran, serta pengembangan lingkungan belajar yang positif dan inklusif. Temuan ini menggarisbawahi peran krusial Guru Penggerak sebagai agen perubahan dalam ekosistem Pendidikan
Transformasi Pembelajaran Anak Usia Dini melalui Aplikasi BRAIN POP Berbasis Digital
Penelitian ini bertujuan menilai pengembangan aplikasi Brain Pop berbasis digital yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis pada anak usia dini serta dampaknya terhadap proses pembelajaran mereka. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahapan analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri dari 15 anak berusia 4 hingga 5 tahun yang bersekolah di salah satu taman kanak-kanak di Thailand. Intervensi dilakukan dalam enam hari, meliputi pretest selama satu hari, treatment selama empat hari, dan posttest selama satu hari. Hasil menunjukkan aplikasi Brain Pop efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis, yang terlihat dari peningkatan skor pada indikator analisis, inferensi, interpretasi, serta self-regulation. Validasi dilakukan oleh para ahli materi dan media, yang menyatakan aplikasi ini layak digunakan. Selain itu, uji coba terbatas oleh guru dan peserta didik menunjukkan aplikasi ini praktis dan mudah diimplementasikan dalam pembelajaran. Penelitian ini merekomendasikan aplikasi Brain Pop sebagai media digital untuk mendukung perkembangan kecerdasan kritis anak usia dini. Penggunaan aplikasi ini menciptakan suasana belajar yang interaktif, menyenangkan, serta memotivasi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis secara optimal
Tren dan Tantangan Pengembangan Profesional Pendidik PAUD : Kajian Literature Review
Pengembangan profesional pendidik PAUD menjadi perhatian utama dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini. Tuntutan terhadap guru yang profesional, adaptif, dan berdaya saing menuntut adanya pelatihan yang berkelanjutan dan berbasis kebutuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tren dan tantangan dalam pengembangan profesional pendidik PAUD melalui metode systematic literature review terhadap 20 artikel melalui pencarian aplikasi publish of perish dan Google Schoolar pada rentang tahun 2020-2025. Hasil kajian menunjukkan dalam asil kajian menunjukkan bahwa pelaksanaan pengembangan profesional mencakup lima aspek utama: durasi, konten, penugasan, praktik, dan pendampingan. Terdapat 8 Negara yang dianalisis seperti Cina, Hong Kong, Arab Saudi, Indonesia, Ghana, Laos, Austria,dab Kosovo. Tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan akses pelatihan di wilayah pedesaan, hambatan administratif dan digital, serta rendahnya keterlibatan guru dalam proses pelatihan. Di Indonesia, tantangan serupa juga ditemukan, seperti keterbatasan dana, beban kerja tinggi, dan perlunya pelatihan yang kontekstual. Oleh karena itu, diperlukan desain program yang berkelanjutan, relevan dengan kebutuhan lokal, dan melibatkan kolaborasi lintas sektor untuk mendukung efektivitas pengembangan profesional pendidik PAUD
Pengaruh Kesenjangan Akses dan Keterampilan Teknologi Informasi terhadap Eksistensi Digital Guru PAUD di Era AI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kesenjangan akses dan keterampilan teknologi informasi terhadap eksistensi digital guru PAUD di era Artificial Intelligence (AI) dan seberapa besar pengaruh tersebut. Lokasi penelitian berada di Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, dengan fokus pada kesenjangan akses, keterampilan, dan pemanfaatan teknologi oleh guru PAUD. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional dan analisis regresi linier sederhana. Sebanyak 40 guru PAUD dipilih melalui teknik purposive sampling. Teknik purposive sampling dipilih karena penelitian ini memerlukan responden dengan karakteristik tertentu, yaitu guru PAUD yang aktif mengajar, memiliki pengalaman minimal satu tahun, dan bekerja di lembaga yang memiliki keterbatasan akses teknologi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil analisis menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan antara kesenjangan teknologi informasi terhadap eksistensi digital guru, dengan koefisien regresi sebesar 1,151 dan nilai signifikansi nol koma nol nol nol. Nilai determinasi sebesar lima puluh delapan koma sembilan persen menunjukkan bahwa kesenjangan teknologi menjelaskan lebih dari separuh variasi eksistensi digital guru. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi digital guru PAUD guna mengoptimalkan pemanfaatan teknologi AI dalam pembelajaran anak usia dini
Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Aktivitas Fisik dalam Pengalihan Kecanduan Game Digital Anak Usia 6-8 Tahun
Kecanduan game digital pada anak usia dini merupakan fenomena yang terus meningkat dan berpotensi menghambat perkembangan sosial, emosional, serta fisik anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh orang tua dan aktivitas fisik terhadap pengalihan kecanduan game digital pada anak usia 6-8 tahun. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei hingga Juni 2025 di Kampung Neki, Kecamatan Banjit, Kabupaten Way Kanan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian berjumlah 30 orang tua yang memiliki anak usia 6-8 tahun, yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner skala likert untuk mengukur pola asuh orang tua, aktivitas fisik anak, dan tingkat kecanduan game digital. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, korelasi pearson dan regresi linear berganda. Hasil uji korelasi menunjukkan hubungan positif yang signifikan antara pola asuh orang tua dan aktivitas fisik (r = 0,982; p < 0,001). Hasil uji regresi menunjukkan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,980, yang berarti bahwa pola asuh dan aktivitas fisik secara simultan memberikan kontribusi sebesar 98% terhadap kecanduan game digital. Temuan ini menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut memiliki peran penting dalam strategi pengalihan kecanduan game digital pada anak usia dini
Kepemimpinan Visioner Menciptakan Lingkungan Kreatif dalam Program Merdeka Belajar Anak Usia Dini
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepemimpinan visioner dalam menciptakan lingkungan kerja kreatif di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) untuk mendukung implementasi Program Merdeka Belajar. serta observasi langsung di beberapa lembaga pendidikan anak usia dini. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi pola dan tema yang muncul terkait kepemimpinan dan kreativitas dalam pembelajaran. Namun implementasi Merdeka Belajar di berbagai PAUD masih menghadapi tantangan, khususnya dalam hal kepemimpinan yang dapat menumbuhkan kreativitas dan inovasi di lingkungan kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan visioner berkontribusi signifikan dalam menciptakan lingkungan belajar yang inovatif dan mendukung. Pemimpin yang memiliki visi yang jelas mampu menginspirasi guru untuk menerapkan metode pembelajaran yang kreatif dan interaktif, serta mendorong kolaborasi antara guru, siswa, dan orang tua. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa dukungan terhadap pengembangan profesional guru dan penyediaan sumber daya yang memadai sangat penting dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif. Temuan ini merekomendasikan perlunya pelatihan kepemimpinan bagi kepala sekolah untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam menciptakan lingkungan belajar yang kreatif dan mendukung Merdeka Belajar. Penelitian ini dilakukan di tiga PAUD di Tenggarong yaitu TK Islam Al Idrus, TK IT Nurul Ilmi, dan TK Negeri 2 Tenggarong
Efektivitas Permainan Bowling Cup terhadap Perkembangan Motorik, Kognitif, dan Sosial-Emosional Anak Usia Dini
Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas permainan bowling cup dalam mendukung perkembangan motorik, kognitif, dan sosial-emosional anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen. Sebanyak 22 siswa berusia 5-6 tahun dari RA Al-Hikmah Namorambe dilibatkan dalam penelitian dan dibagi menjadi dua kelompok: kelompok eksperimen (11 siswa) yang diberi perlakuan berupa permainan bowling cup, dan kelompok kontrol (11 siswa) yang tidak menerima perlakuan tersebut. Data dikumpulkan melalui observasi dan kuesioner yang mengukur ketiga aspek perkembangan anak, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial, khususnya uji-t. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun perbedaan antara kelompok eksperimen dan kontrol tidak signifikan secara statistik (p > 0,05), kelompok eksperimen menunjukkan skor rata-rata yang lebih tinggi pada aspek motorik, kognitif, dan sosial-emosional. Temuan ini mengindikasikan bahwa permainan bowling cup memiliki potensi sebagai metode pembelajaran holistik yang dapat mendukung perkembangan anak usia dini secara keseluruhan. Namun, penelitian lanjutan dengan sampel yang lebih besar disarankan untuk mengonfirmasi temuan ini
Systematic Literature Review: Tingkat Stres Orang Tua Anak Bekebutuhan Khusus
Mengasuh anak berkebutuhan khusus menimbulkan tantangan yang unik bagi orang tua, yang sering kali memengaruhi tingkat stres mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tingkat stres orang tua dalam pengasuhan anak berkebutuhan khusus (ABK) dan dampaknya terhadap kesejahteraan mereka. Berbagai tantangan yang dihadapi orang tua dalam merawat ABK, seperti kebutuhan yang unik dan peran penting mereka dalam mendukung perkembangan anak, menjadi fokus utama dalam penelitian ini. Metode yang digunakan adalah systematic literature review dengan menganalisis 11 jurnal yang relevan, yang diterbitkan antara 2017 hingga 2024 dari 220 artikel. Hasil studi literatur menunjukkan bahwa program pengabdian masyarakat berfokus pada peningkatan pengetahuan orang tua dalam pola asuh dan pengelolaan stres, yang efektif dalam meningkatkan pemahaman mereka terhadap ABK. Selain itu, pentingnya dukungan emosional, memberikan informasi atau edukasi, dan mekanisme koping yang tepat juga ditemukan sebagai faktor kunci dalam mengurangi tingkat stres dan meningkatkan kesejahteraan psikologis orang tua. Penelitian ini menekankan perlunya pendekatan holistik yang mencakup edukasi, dukungan sosial, dan teknik pengelolaan stres untuk mendukung orang tua dalam pengasuhan ABK