Murhum - Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Not a member yet
    641 research outputs found

    Efektivitas Alat Permainan Edukatif Meja Edukasi dalam Pengembangan Bahasa Ekspresif Anak

    Get PDF
    Perkembangan bahasa ekspresif adalah komponen vital dari keseluruhan pertumbuhan dan kemajuan anak-anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat perkembangan bahasa ekspresif anak berusia 4-6 tahun di TK Negeri 9 Samarinda dan TK Al Ikhlas Samarinda pada saat bermain dengan alat permainan edukatif meja edukasi di lihat dari indikator perkembangan bahasa ekspresif yang diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 146 Tahun 2014.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian studi kasus dengan melibatkan partisipasi 4 orang guru kelas serta anak-anak berusia 4–6 tahun, yang terdiri atas 14 anak di TK Negeri 9 Samarinda dan 15 anak di TK Al Kausar. Temuan observasi mengungkapkan bahwa pemanfaatan meja edukasi dapat secara efisien dan signifikan mengembangkan kemampuan bahasa ekspresif anak. Pencapaian perkembangan bahasa yang sejalan dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 146 Tahun 2014 mengenai pencapaian perkembangan bahasa ekspresif pada anak usia 4-6 tahun menjadi bukti akan hal ini

    Implementasi Gerakan Literasi Sekolah dalam Meningkatkan Literasi Peserta Didik

    Get PDF
    Penelitian ini mendeskripsikan mengenai pelaksanaan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) di SDN Campur Asri. Jenis penelitian yang dipilih yaitu pendekatan kualitatif desain penelitian kualitatif. Pada penelitian ini teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.  Instrumen yang digunakan yaitu pedoman wawancara, pedoman observasi dan pedoman studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan GLS di sekolah tersebut baru terlaksanakan dalam 2 fase yaitu pembiasaan dan pengembangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pada tahap pembiasaan, terdapat beberapa kegiatan, antara lain membaca dalam hati, membaca nyaring, dan kegiatan menyimak yang berlangsung 15 menit sebelum memulai pembelajran, kegiatan GLS dalam tahap pembiasaan selanjutnya adalah membaca buku pada baca pojok di kelas. Selanjutnya tahap pengembangan, selama fase pengembangan, ada kegiatan terpandu dan membaca bersama. Siswa diberikan instruksi tidak hanya dengan membaca tetapi berbagai bentuk kegiatan lainnya seperti menulis puisi, membaca puisi, mendongeng dan membuat cerita pendek. Hal ini dilakukan agar kegiatan GLS di SDN Campur Asri membiasakan siswa untuk menjadi pelajar yang literat

    The Role of Peers in the Social-Emotional Development of Gifted Children in Early Childhood Education

    Get PDF
    This study examines the role of peers in the social-emotional development of gifted and talented children. The Systematic Literature Review (SLR) method was used to search international databases such as Scopus, Springer, Elsevier, Taylor and Francis Online, and Google Scholar. A total of 8 studies from several countries, such as Sweden, Iran, Switzerland, and the United States, were found in the initial search. In addition, five studies that specifically addressed the role of peers in the social-emotional development of gifted and talented children were found in Brazil, Korea, and Turkey, and one book from New York State, USA. Thematic analysis was conducted with the help of NVivo 12 software to identify recurring patterns and significant themes. The study results show that peer relationships significantly affect the emotional well-being of gifted children by enhancing their self-confidence, social competence and emotional resilience. Supportive peer interactions help reduce feelings of isolation and lay the foundation for developing critical social-emotional skills such as empathy, emotion regulation, communication and collaboration. These findings emphasise that positive peer connections are critical in promoting healthy social-emotional growth. Therefore, deliberate efforts are needed to create inclusive and supportive social environments to foster the holistic development of gifted children

    Peningkatan Keterampilan Pemecahan Masalah Anak Usia Dini melalui Bermain Etnomatematika

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh permainan puzzle geometri berbasis etnomatematika terhadap peningkatan keterampilan pemecahan masalah anak usia dini, serta mengeksplorasi peran pendampingan guru sebagai moderator dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pretest-posttest control group, melibatkan 60 anak usia 5–6 tahun dalam dua kelompok eksperimen yang menerima bentuk pendampingan guru yang berbeda: instruksi penuh dan peran sebagai fasilitator. Analisis data dilakukan menggunakan MANOVA (Multivariate Analysis of Variance). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam keterampilan pemecahan masalah anak setelah intervensi, terutama pada kelompok dengan pendampingan guru sebagai fasilitator. Penggunaan elemen budaya seperti motif tenun Manggarai dan pola geometri tradisional dalam permainan puzzle memberikan pengalaman belajar langsung (hands-on) yang meningkatkan kemampuan penalaran spasial, pengenalan pola, serta keterampilan kolaboratif anak. Peran guru terbukti penting dalam mendukung keterlibatan kognitif anak dan mengontekstualisasikan pembelajaran dalam lingkungan budaya.Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi budaya lokal dan peran guru yang adaptif dalam lingkungan pembelajaran anak usia dini untuk mendorong perkembangan kognitif dan sosial-emosional secara bersamaan

    Pembelajaran Berbasis Alam untuk Menstimulasi Kecerdasan Naturalistik Anak Generasi Alfa di Era Digital

    Get PDF
    Era digital telah menggeser pola interaksi anak dari lingkungan alam ke dunia digital, sehingga menghambat perkembangan kecerdasan naturalistik anak usia dini, khususnya Generasi Alfa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas pembelajaran berbasis alam dalam menstimulasi kecerdasan naturalistik anak. Penelitian dilakukan di TK Alam Palembang menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini melibatkan 15 anak usia 5–6 tahun  Kelompok B sebagai subjek penelitian dan dilaksanakan selama 1 Minggu pada bulan Desember 2024. Validitas data diperkuat melalui triangulasi sumber, waktu, dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi kegiatan eksploratif seperti berkebun, pengelolaan limbah, green lab, dan proyek keberlanjutan secara nyata meningkatkan kemampuan anak dalam mengenali, memahami, dan berinteraksi dengan alam secara empatik. Selain itu, pembelajaran ini juga menanamkan nilai karakter peduli lingkungan serta mendorong keterlibatan sosial melalui kerja sama dan kolaborasi dalam proyek berbasis alam. Dukungan orang tua dan komunitas turut memperkuat keberhasilan implementasi pembelajaran ini. Dengan demikian, pembelajaran berbasis alam terbukti menjadi pendekatan transformatif yang tidak hanya menstimulasi kecerdasan naturalistik anak, tetapi juga membentuk generasi yang sadar lingkungan dan berorientasi pada keberlanjutan

    Implementasi Teknik-Teknik Bimbingan dan Konseling di Pendidikan Anak Usia Dini

    Get PDF
    Implementasi layanan bimbingan dan konseling di pendidikan anak usia dini (PAUD) sering diabaikan meskipun pendidikan menekankan pentingnya dukungan psikologis bagi anak-anak, sehingga pelaksanaan yang kurang maksimal membuat penerapan teknik-teknik bimbingan dan konseling efektif masih sering tidak berjalan optimal. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan implementasi teknik-teknik bimbingan dan konseling yang dilaksanakan di TK Darul Falah 2 Kota Samarinda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus dengan teknik pengumpulan data yaitu melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, dengan pemilihan partisipan menggunakan purposive sampling.  Data kemudian dianalisis  secara interaktif menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan yang berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi teknik-teknik bimbingan dan konseling di TK Darul Falah 2 telah berjalan dengan baik, teknik yang diterapkan berupa kolaborasi dengan orangtua, bermain sambil belajar, bermain peran, dan penggunaan media bergambar. Meskipun belum optimal, guru sudah mampu melaksanakannya dengan baik, namun mengakui masih membutuhkan pelatihan khusus terkait bimbingan dan konseling di taman kanak-kanak. Guru membutuhkan dukungan dari pihak sekolah dan dinas pendidikan untuk mendapatkan pelatihan lanjutan serta waktu yang memadai untuk pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling

    Penanaman Nilai Karakter Disiplin dan Percaya Diri melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Tari Tradisional

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan peran ekstrakurikuler tari tradisional untuk menumbuhkan karakter disiplin dan percaya diri bagi anak. Metode yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian seluruh guru TK Dharma Wanita Jabang 1 yang berjumlah 4 dan 25 anak. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi. Teknik analisis data merujuk pada teori Miles dan Huberman yang terdiri dari pengumpulan data, mereduksi data, penyajian data secara menyeluruh dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler dapat berkontribusi besar terhadap pembentukan karakter anak karena dengan adanya program ini bisa menjadi ajang berlatih sehingga sebagian besar siswa-siswi di TK Dharma Wanita Jabang 1 mampu menunjukkan sikap disiplin dan percaya diri yang baik. Muatan nilai disiplin yang muncul dalam bentuk 3 aspek yaitu disiplin waktu, disiplin menaati peraturan, dan disiplin sikap. Sementara itu, muatan percaya diri anak ditunjukkan dari kemampuan anak mengatasi rasa gugup dan keberanian anak untuk tampil didepan umum, dalam hal ini guru berperan sebagai tauladan, pengajar praktik, dan motivator bagi anak

    Pengaruh Media Interaktif “Busy Book” terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak Usia 3-4 Tahun

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Busy Book terhadap perkembangan motorik anak. Busy Book berdampak besar pada peningkatan kemampuan berbahasa anak usia dini, terutama pada usia 3-4 tahun. Busy Book membantu anak mengenal pola, memperkuat keterampilan motorik halus, dan meningkatkan daya konsentrasi. Perkembangan motorik halus pada anak usia dini melibatkan kemampuan gerakan yang menggunakan otot-otot halus dengan koordinasi beberapa anggota tubuh, terutama tangan dan panca indera. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra eksperimen. Desain pra eksperimen yang digunakan adalah one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini berjumlah seluruh anak usia 3-4 tahun di PPT Laskar Pelangi tahun pelajaran 2024-2025.Penelitian ini menggunakan observasi terstruktur dengan mengamati langsung aktivitas anak saat menggunakan media Busy Book. Observasi dilakukan pada pretest dan postest, maka dapat di simpulkan media interaktif Busy Book dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan motorik halus anak usia 3–4 tahun. Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan Uji Wilcoxon, diperoleh nilai Thitung sebesar 0 dan nilai Ttabel sebesar 17 pada taraf signifikansi 5%. Karena Thitung ( 0 ) < Ttabel ( 17 ), maka hipotesis diterima. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan Busy Book berpengaruh dalam meningkatkan perkembangan motorik halus anak usia dini

    Peran Guru terhadap Kemandirian Anak Kesulitan Belajar

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya siswa yang mengalami disgrafia atau kesulitan menulis, yang menjadi hambatan dalam proses pembelajaran di kelas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran guru dalam mengatasi kesulitan belajar disgrafia pada siswa kelas 1 di sekolah luar biasa (SLB) di Samarinda. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif, melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Studi ini dilaksanakan pada bulan Mei 2025 dan mengambil lokasi di dua Sekolah Luar Biasa (SLB) yang ada di Kota Samarinda, yakni SLB Mutiara Kasih dan SLB Widya Karya. Proses analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif, mengikuti langkah-langkah yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan menulis jika tidak diberikan template tulisan terlebih dahulu, meskipun hasil tulisan sudah terbaca dengan baik. Selain itu, ditemukan inkonsistensi penulisan seperti penggabungan huruf besar dan kecil dalam satu kata. Guru berperan aktif dengan memberikan motivasi berupa penghargaan, menggunakan metode pembelajaran berulang (recalling), dan membentuk pembiasaan sederhana untuk meningkatkan kemandirian siswa. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis dalam perancangan strategi pembelajaran adaptif bagi anak dengan hambatan belajar khususnya disgrafia

    Kajian Reggio Emilia Approach dalam Membangun Kemampuan HOTS Anak Usia 5-6 Tahun

    Get PDF
    Era digital menuntut peserta didik menguasai kompetensi abad-21, yakni berpikir kreatif, berpikir kritis dan pemecahan masalah, berkomunikasi, dan berkolaborasi. Pendekatan pebelajaran yang kurang tepat bisa menimbulkan kompetesi tersebut tidak bisa terstimulasi dengan baik. Salah satu cara yang bisa digunakan untuk mengembangkan kompetensi abad-21 bagi anak usia dini yaitu menstimulasi High Order Thinking Skills (HOTS) melalui Pendekatan Reggio Emilia. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji pendekatan Reggio Emilia dalam membangun High Order Thinking Skills anak usia dini. Penelitian ini menggunakan Metode Kualitatif dengan Studi Literatur. Tehnik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan data primer yakni analisis bebera dokumen yang terkait penelitian yang berupa buku, jurnal online dan artikel yang terkait konten inti pembahasan. . Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan Reggio Emilia adalah sebuah pendekatan yang tepat untuk menstimulasi HOTS AUD. Ketrampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS) meliputi kemampuan untuk menganalisa, mengevaluasi, dan mencipta. Keterampilan tersebut dapat dibangun dan dikembanagkan melalui dukungan pendekatan pembelajaran yang tepat

    633

    full texts

    641

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Murhum - Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇