Murhum - Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Not a member yet
    641 research outputs found

    Penerapan Program Unplugged Coding dalam Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis pada Anak Usia 4-5 Tahun

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan program Unplugged Coding dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis pada anak usia 4-5 tahun di PPT Kuncup Harapan Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-eksperimental one-group pretest-posttest. Subjek penelitian terdiri dari 10 anak usia 4-5 tahun yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dengan lembar observasi yang mengukur tujuh indikator kemampuan berpikir kritis, yaitu menganalisis masalah, mengajukan pertanyaan, menyusun solusi, berpikir logis, membuat keputusan, menguji dan menilai solusi, serta berpikir reflektif. Data dianalisis menggunakan teknik Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan pada kemampuan berpikir kritis anak setelah mengikuti program unplugged coding dengan nilai signifikansi 5% dengan n=10 maka diperoleh nilai Ttabel adalah 8. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan program unplugged coding efektif dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis anak usia dini. Program unplugged coding dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis anak usia dini karena kegiatan ini didalamnya dirancang untuk melatih anak berpikir secara logis, sistematis, dan reflektif melalui pengalaman konkret yang sesuai dengan tahap perkembangan mereka

    Peran Orang Tua dalam Menanamkan Perilaku Sopan Santun pada Anak Usia Dini

    Get PDF
    Anak usia dini cenderung meniru perilaku orang-orang di sekitarnya, terutama keluarga. Perilaku sopan santun anak sangat ditentukan  oleh orang tua yang menjadi pendidik utama. Tujuan penulisan ini ialah untuk mendiskripsikan bagaimana peran orang tua dalam menanamkan perilaku sopan santun di usia dini dan strategi yang digunakan untuk melakukannya. Penelitian dilakukan di TK Krajan 1 Kecamatan Parang Kabupaten Magetan dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai bagian dari metodologi penulisan deskriptif kualitatif. Analisis data, reduksi, penyajian, dan pengambilan kesimpulan digunakan dalam proses analisis. Temuan penulisan menunjukkan bahwa orang tua mempunyai tugas penting dalam menumbuhkan perilaku sopan  santun dengan berperan sebagai pengawas, panutan, motivator, dan penasihat. Cara yang dapat dilakukan antara lain mengajarkan anak untuk menggunakan kata "tolong," "maaf," dan "terima kasih," menunjukkan contoh di dunia nyata, dan berkomunikasi dengan pendidik untuk mengawasi perilaku anak secara konsisten. strategi yang paling menonjol dalam data tersebut ialah kebiasaan dan panutan. Hasil ini menunjukkan bahwa keterlibatan orang tua secara teratur dan aktif mempunyai tugas penting dalam menanamkan perilaku sopan santun anak sejak usia dini. Dengan demikian, perilaku sopan  santun anak dalam kehidupan sehari-hari benar-benar didasarkan pada peran yang dimainkan orang tua

    Strategi Guru dalam Mengembangkan Kompetensi Sosial dan Emosional Siswa Slow Learners

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam mengembangkan kompetensi sosial dan emosional siswa slow learner di kelas III SD Negeri Ngreco 05 Sukoharjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dengan guru kelas dan tiga siswa slow learner sebagai subjek utama. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi teknik dan sumber, sementara analisis dilakukan secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan berbagai strategi seperti kerja kelompok, permainan edukatif, simulasi sosial, pemberian contoh, dukungan positif, komunikasi yang mendukung, dan tutor sebaya. Strategi ini mendorong keterlibatan siswa dalam interaksi sosial, meningkatkan rasa percaya diri, dan menumbuhkan empati serta tanggung jawab. Dalam pengembangan aspek emosional, guru menggunakan pendekatan yang bersifat pribadi seperti kegiatan refleksi, cerita bergambar, aktivitas seni, teknik relaksasi, dan penyediaan ruang tenang di kelas. Pendekatan ini membantu siswa mengenali, mengekspresikan, dan mengelola emosi dengan lebih sehat. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkuat pemahaman tentang pentingnya peran guru dalam pembinaan sosial-emosional siswa berkebutuhan khusus dan mendukung praktik inklusif di sekolah dasar

    Peran Pengasuhan Ayah terhadap Anak Hiperaktif: Sebuah Studi Kasus

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan menggali peran dan keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak usia dini dengan kebutuhan khusus, terutama yang mengalami gejala hiperaktivitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk penyelidikan mendalam dalam konteks dunia nyata. Penelitian dilaksanakan di Taman Cimuncang Indah, Serang, Banten, dengan tiga subjek: SR (anak berusia 5 tahun dengan gejala hiperaktivitas, tanpa didiagnosis sebagai gejala dari gangguan ADHD), ayah kandung SR (RM), dan ibu kandung SR (N). Teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan studi dokumentasi kegiatan ayah dan anak. Data dianalisis dengan teknik triangulasi untuk memastikan validitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan ayah penting dalam mengelola perilaku hiperaktif anak melalui aktivitas fisik dan interaksi harian yang mempererat ikatan emosional. Namun, tantangan seperti pengelolaan emosi, manajemen waktu, dan stereotip sosial mengenai peran ayah memerlukan perhatian lebih. Oleh karena itu, pelatihan pengasuhan positif bagi ayah dan pendekatan yang responsif terhadap kebutuhan anak sangat diperlukan untuk meningkatkan efektivitas pengasuhan

    Pengembangan Buku Cerita Bergambar Bilingual Berbasis Class Project untuk Kosakata Bahasa Inggris Anak Usia Dini

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku cerita bergambar bilingual yang dapat menjadi media belajar dan bahan ajar dalam pembelajaran Bahasa Inggris bagi anak usia dini.  Penelitian ini dilatarbelakangi adanya sorotan terkait  pentingnya kemampuan bahasa asing pada tahap awal pendidikan anak usia dini, namun ketersedian media belajar inovatif berbahasa Inggris masih terbatas Penelitian ini  merupakan penelitian pengembangan menggunakan model 4D. Penelitian ini dilaksanakan d di PAUD Bali Kiddy, yang merupakan salah satu PAUD dengan penggunaan Billingual dalam pembelajaran. Produk yang berhasil dikembangkan dalam penelitian ini berupa buku cerita bergambar bilingual yang berjudul “Warna Apa yang Kamu Lihat? / What Colour Do You See?”  Buku ini telah melalui beberapa tahap pengujian yang meliputi uji validitas, uji kepraktisan, dan uji efektifitas. Dari beberapa uji yang telah dilakukan diperoleh hasil sebagai berikut: Uji validitas oleh ahli materi sebesar 97,78%, ahli Bahasa sebesar 97%, dan ahli media sebesar 88%. Nilai rata-rata uji kepraktisan yang dilakukan oleh guru dan murid diperoleh hasil sebesar 93,22%. Uji efektifitas dengan menggunakan uji-t berpasangan diperoleh nilai sig(2-tailed) <0.05, dimana menunjukkan peningkatan yang signifikan antara skor rata-rata pre-test dan post-test. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pengembang kurikulum dan media pembelajaran agar lebih memperhatikan kebutuhan perkembangan siswa

    Pengembangan Bahan Ajar STEAM Berbasis Kearifan Lokal Bali untuk Menstimulasi Kreativitas dan Kemampuan Sains Anak Usia Dini

    Get PDF
    Rendahnya kreativitas dan kemampuan sains anak usia dini mendorong perlunya kebutuhan bahan ajar yang relevan bagi perkembangan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar STEAM berbasis kearifan lokal Bali untuk menstimulasi kreativitas dan kemampuan sains anak usia dini. Metode yang digunakan adalah research and development dengan model ADDIE, melalui lima tahapan: analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri dari 3 guru PAUD dan 40 anak usia 4–5 tahun di TK Gugus I Gianyar. Validitas bahan ajar diuji oleh para ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa Kepraktisan dinilai oleh guru, sedangkan efektivitas diuji melalui desain eksperimen semu. Hasil penelitian pada uji validitas dan uji kepraktisan menyatakan bahwa produk bahan ajar yang dikembangkan telah sangat valid dan sangat praktis untuk pembelajaran anak usia dini. Hasil analisis MANOVA menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan dalam peningkatan kreativitas dan kemampuan sains anak antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol.Integrasi pendekatan STEAM dan kearifan lokal Bali memberikan pengalaman belajar yang kontekstual, bermakna, dan menyeluruh bagi anak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa bahan ajar ini layak, praktis dan efektif digunakan sebagai media pembelajaran inovatif dalam mengembangkan kreativitas dan kemampuan sains anak usia dini  TK Gugus I Gianyar

    Pengaruh Diklat Berjenjang Tingkat Dasar terhadap Kinerja Pendidik Pendidikan Anak Usia Dini

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami pengaruh Pelatihan dan Pendidikan Tingkat Dasar terhadap kinerja guru PAUD di Kecamatan Pasirkuda, Kabupaten Cianjur. Pendidik PAUD memiliki peran penting dalam menumbuhkan karakter dan kecerdasan seorang anak. Namun, sebagian besar pendidik di wilayah ini kekurangan sumber daya pendidikan yang tepat dan memiliki tantangan ketika mencoba memahami proses pengajaran. Melalui HIMPAUDI, pemerintah mempromosikan Diklat Berjenjang, termasuk Diklat Tingkat Dasar, sebagai sarana untuk meningkatkan keterampilan profesional. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Sampel terdiri dari 62 pendidik PAUD yang telah mengikuti Pelatihan dan Pendidikan Tingkat Dasar. Data dikumpulkan menggunakan skala Likert dan dianalisis menggunakan SPSS versi 27 dengan menggunakan analisis validitas, reliabilitas, dan regresi linier. Temuan penelitian menunjukkan bahwa ada dampak yang signifikan antara pendidik yang telah mengikuti Diklat Tingkat Dasar dan kebiasaan kerja mereka. Aspek yang mengalami pertumbuhan meliputi kemampuan dalam merencanakan, melaksanakan, menilai, dan memajukan pendidikan. Meskipun demikian, terdapat perbedaan hasil lapangan yang menunjukkan perlunya pelatihan lanjutan. Menurut peneliti, Pelatihan dan Pendidikan Tingkat Dasar merupakan strategi yang efektif untuk meningkatkan mutu pendidik PAUD. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi menyeluruh dan modifikasi program untuk memastikan hasil pelatihan disajikan sebaik mungkin

    Meningkatkan Motorik Kasar dengan Media Musik melalui Gerak dan Lagu Kupu Kuwi untuk Anak PAUD

    Get PDF
    Akses guru terhadap beragam pilihan lagu untuk pendidikan anak usia dini saat ini masing kurang dan kurangnya aktivitas pembelajaran motorik kasar. Studi ini bertujuan menciptakan aktivitas gerak dan lagu yang dapat dijadikan alternatif untuk membantu motorik kasar anak dan mengetahui apakah aktivitas yang dibuat peneliti bermanfaat dalam membantu motorik kasar anak usia lima atau enam tahun.  Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan penelitian dan pengembangan (R&D) yang menggabungkan metode pembelajaran yang telah teruji oleh para ahli dengan mengunakan musik melalui gerak dan lagu. Anak-anak TK Pertiwi Dharma Wanita Wonogiri usia lima dan enam tahun mengikuti pengujian tahap berikut. Selanjutnya dengan menggunakan anak-anak di TK Pertiwi Dharma Wanita Wonogiri yang berusia antara lima hingga enam tahun, peneliti melakukan uji coba pemakaian produk. Peneliti menggunakan observasi terstruktur didalam mengumpulkan data. Rumus Wilcoxon dipakai sebagai prosedur analisis data. Hasil penelitian membuktikan bahwa thitung > ttabel artinya ada peningkatan kemampuan motorik kasar yang cukup besar pada anak usia dini. Kesimpulan penelitian adalah gerak dan lagu yang dikembangkan dapat membantu anak usia lima hingga enam tahun dalam kemampuan motorik kasarnya

    Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Anak Usia Dini

    Get PDF
    Tujuan Penelitian untuk mengetahui Implementasi Kurikulum Merdeka dalam meningkatkan motivasi belajar siswa PAUD. Implementasi kurikulum merdeka diharapkan dapat meningkatkan motivasi belajar siswa, karena kurikulum merdeka ini pada dasarnya berpusat pada siswa. Penelitian kualitatif deskriptif. Subyek penelitian adalah siswa siswi SPS Renggali Bekasi Timur, kepala sekolah, guru kelas dan orangtua yang terlibat dalam proses pembelajaran. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, interview (wawancara), dan dokumentasi. Obyek dalam penelitian kali ini adalah peserta didik SPS Renggali Bekasi Timur sebanyak 15 peserta didik 8 laki-laki dan 7 perempuan. Aktivitas dalam analisis data, yaitu data reducation, data display, dan consultation drawing/verification. Hasil penelitian ini menunjukkan kurikulum Merdeka memberikan pengaruh positif terhadap motivasi belajar siswa di SPS Renggali Bekasi Timur. Penerapan kurikulum ini memberikan ruang yang lebih luas dan terkontrol bagi guru dan siswa untuk menyesuaikan proses belajar sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing siswa. Kurikulum Merdeka menekankan peran guru sebagai fasilitator, yang mendorong guru untuk menyajikan pembelajaran yang menarik dan berkesan

    Asesmen Autentik Untuk Menilai Karakter Anak Usia Dini dalam Kegiatan Outing Class

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji asesmen autentik dalam melakukan penilaian pembelajaran pengenalan lingkungan alam pada anak usia dini. Melalui asesmen autentik pengalaman anak dalam konteks dunia nyata dapat direalisasikan dalam pembelajaran pengenalan lingkungan alam. Metode kualitatif dengan pendekatakan deskriptif kualitatif yang mengikuti alur induktif, dimulai dengan proses atau peristiwa penjelas yang akhirnya dapat ditarik suatu kesimpulan dari proses atau peristiwa tersebut. Penelitian ini dilakukan di Raudhatul Athfal Diponegoro 5 Pandansari Ajibarang, Banyumas. Hasilnya menunjukkan bahwa penilaian autentik dapat berarti dan sekaligus menjamin objektivitas, nyata, benar-benar hasil tampilan peserta didik, akurat, dan bermakna. Penggunaan model peneilaian autentik dalam kerja pengukuran hasil pembelajaran pengenalan lingkungan alam dapat menjamin keadaan dan informasi yang sebenarnya tentang anak. Skor atau nilai yang diperoleh oleh seorang anak sekaligus menunjukkan kompetensi yang sebenarnyaDengan ini, peneliti dapat mengetahui secara nyata dan fakta yang sebenarnya mengenai pelaksanaan asesmen autentik di RA di atas. Data yang ditemukan di lapangan adalah  pemahaman, prestasi, metode pembelajaran, dan penilaian yang menggunakan asesmen autentik dalam pembelajaran pengenalan lingkungan alam. Singkatnya, guru banyak melakukan penilaian berdasarkan hasil pemahaman anak

    633

    full texts

    641

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Murhum - Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇