Murhum - Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Not a member yet
    641 research outputs found

    Dinamika Pendidikan Anak Usia Dini Keluarga Pengamen: Studi Fenomenologis

    Full text link
    Pendidikan anak usia dini sangat penting dalam menunjang tumbuh kembang anak, di mana keluarga memegang peranan utama sebagai pendukung utama proses tersebut. Pendidikan yang bermutu tercipta dari interaksi yang baik antara anak dan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap dinamika pendidikan anak usia dini dalam keluarga pengamen. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Teknik triangulasi, baik dari sisi sumber maupun metode, digunakan untuk memastikan validitas data dan menghasilkan gambaran yang menyeluruh. Penelitian dilaksanakan di Desa Cihideung Udik, Kabupaten Bogor, dengan keluarga pengamen sebagai subjek utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga pengamen tergolong dalam tipe keluarga pluralistis yang menjunjung tinggi interaksi terbuka dan pengambilan keputusan secara kolektif. Meskipun berada dalam kondisi ekonomi yang tidak menentu dan lingkungan sosial yang penuh tantangan, para orang tua tetap berusaha memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anak mereka. Bahkan pada keluarga yang hidup terpisah (broken home), keputusan mengenai pendidikan tetap dibicarakan bersama tanpa adanya dominasi satu pihak. Penelitian ini menegaskan bahwa keluarga pengamen tetap memprioritaskan pendidikan anak dan terlibat aktif dalam prosesnya

    Analisis Pembelajaran Seni Anak Usia 5-6 Tahun melalui Kegiatan Finger Painting

    Full text link
    Pembelajaran Seni yang dilaksanakan di tingkat Taman Kanak-Kanak, di mana sebagai pendidik kita diharapkan untuk merangsang kreativitas anak melalui penggunaan media yang menarik dan menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana pembelajaran Seni diterapkan pada anak-anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang berfokus pada observasi objek dan pencarian fakta dengan interpretasi yang akurat. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan dengan wawancara mendalam kepada pendidik yang dilaksanakan di TK Cendrawasih, yang berada di Desa Danau Lancang, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar. Proses analisis data mencakup pengumpulan data, reduksi data, penampilan data, serta verifikasi dan penyimpulan. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa memperkenalkan konsep Seni kepada anak dengan menggunakan media Finger painting dapat meningkatkan keterampilan seni anak prasekolah di TK Cendrawasih. Dampak dari penelitian ini adalah bahwa finger painting berperan penting dalam merangsang kreativitas anak yang mandiri, berimajinasi tinggi, dan mengasah bakat di bidang Seni

    Pengaruh Media Gambar terhadap Pengenalan Kosakata Bahasa Inggris pada Anak Usia 5-6 Tahun

    Full text link
    Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh media gambar terhadap penegenalan kosakata bahasa Inggris anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Penelitian dilakukan dengan melibatkan 10 peserta didik sebagai sampel. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan antara hasil pre-test dan post-test setelah dilakukan perlakuan menggunakan media gambar. Berdasarkan pengamatan terhadap tiga aspek perkembangan anak, ditemukan bahwa setelah proses pembelajaran, sebanyak 23,33% anak termasuk dalam kategori Berkembang Sangat Baik (BSB), 33,33% berada pada kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH), 30% dalam kategori Mulai Berkembang (MB), dan 13,33% masih tergolong dalam kategori Belum Berkembang (BB). Analisis statistik dari penelitian ini menunjukkan bahwa media gambar memberikan dampak yang nyata terhadap peningkatan penguasaan kosakata bahasa Inggris pada anak. Hal ini dibuktikan dengan hasil perhitungan uji statistik menunjukkan perbedaan yang signifikan antara pre-test dan post-test  ( paired t-test, df = 9, p ≤ 0.05 ), sehingga mendukung hipotesis bahwa media gambar meningkatkan penguasaan kosakata anak

    Analisis Gangguan Keterlambatan Berbicara pada Anak Usia Dini

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterlambatan berbicara pada anak usia dini di Desa Mansalean Kecamatan Labobo Kabupaten Banggai Laut. Keterlambatan berbicara merupakan salah satu bentuk gangguan perkembangan Bahasa yang dapat menghambat kemampuan komunikasi anak, yang pada akhirnya berdampak pada perkembangan social, emosional, dan kognitifnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus . Subjek dalam penelitian ini  adalah tiga anak yang berusia 4-6 tahun yang menunjukkan ciri-ciri keterlambatan berbicara. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung dan wawancara mendalam dengan orangtua, Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak tersebut memiliki kosakata terbatas, pelafalan kata yang kurang jelas, serta kesulitan dalam menyusun kalimat sederhana. Faktor-faktor penyebab yang ditemukan meliputi ; pola pengasuhan yang cenderung permisif, penggunaan gadget yang berlebihan, dan minimnya interaksi social. Temuan ini menunjukkan bahwa lingkungan keluarga dan sosial memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung perkembangan bahasa  anak. Oleh karena itu, peran orangtua, guru, dan masyarakat sangat dibutuhkan dalam memberikan stimulasi dan intervensi yang tepat sejak dini untuk mencegah masalah keterlambatan berbicara. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya stimulasi bahasa pada anak usia dini

    Penerapan Kegiatan Book-Sharing dalam Meningkatkan Pemahaman Cerita dan Minat Baca Anak usia 4-5 Tahun

    Full text link
    Kemampuan untuk memahami cerita dan minat baca yang anak miliki merupakan dua aspek penting dalam perkembangan anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan kegiatan book-sharing dalam meningkatkan pemahaman cerita dan minat baca pada anak usia 4-5 tahun di dua Lembaga TK Karawang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif serta data yang dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara dengan guru dan dokumentasi selama aktivitas kegiatan book-sharing di kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan book-sharing dilakukan secara rutin dengan metode interaktif yang melibatkan ekspresi vokal, penggunaan gambar, serta pertanyaan terbuka untuk merangsang pemahaman cerita. Anak menunjukkan peningkatan dalam memahami alur, karakter, serta pesan moral dalam cerita. Selain itu, terdapat perubahan positif pada sikap anak terhadap buku, ditandai dengan meningkatnya ketertarikan anak untuk memilih buku secara mandiri dan keinginan untuk mendengar cerita lebih lanjut. Faktor pendukung dalam pelaksanaan kegiatan ini meliputi ketersediaan buku bergambar yang sesuai usia, peran aktif guru dalam membimbing interaksi, serta suasana kelas yang kondusif. Penelitian ini merekomendasikan penerapan book-sharing sebagai bagian dari strategi literasi awal yang menyenangkan dan bermakna dalam pendidikan anak usia dini

    Implementasi Terapi Behavior terhadap Perilaku Hiperaktif Anak Usia Dini

    Full text link
    Terapi ini berfokus pada pembentukan perilaku adaptif melalui pemberian stimulus dan konsekuensi yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan anak. Pendekatan ini bertujuan untuk membantu anak mengembangkan kemampuan dalam mengendalikan diri dan berperilaku sesuai dengan harapan lingkungan sosialnya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan tujuan untuk mengkaji secara mendalam pelaksanaan, strategi, hambatan, serta solusi dalam penerapan terapi perilaku pada anak berkebutuhan khusus usia dini, khususnya anak dengan perilaku hiperaktif di lingkungan pendidikan inklusif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku hiperaktif umumnya ditandai dengan kurangnya kemampuan anak dalam memusatkan perhatian, bertahan dalam satu aktivitas, serta kesulitan dalam mengendalikan impuls atau dorongan tiba-tiba. Oleh karena itu, strategi yang digunakan dalam terapi meliputi pengendalian aktivitas anak dengan pendekatan yang tepat, seperti merancang kegiatan terstruktur, menetapkan rutinitas yang konsisten, memberikan instruksi sederhana namun berulang, melibatkan anak dalam aktivitas fisik yang terkontrol, serta memberikan penguatan positif secara konsisten. Semua strategi ini telah diterapkan di PAUD Inklusi Saymara sebagai bentuk intervensi yang terarah dan berkelanjutan untuk membantu anak hiperaktif mengembangkan perilaku yang lebih positif, fokus, dan adaptif dalam lingkungan belajar

    Stratergi Pengasuhan Pengasuh Daycare dalam Meningkatkan Kemandirian Anak Usia Dini: Studi Literatur Sistematis

    Full text link
    Perkembangan anak usia dini merupakan pondasi yang penting dalam membentuk aspek-aspek perkembangan yang ada pada anak. Pada masa ini, anak berada pada era golden age yang dimana berbagai aspek perkembangan pada masa ini berkembang pesat. Namun ternyata, banyak orang tua yang tidak dapat mendampingi anaknya secara keseluruhan. Banyak orang tua yang bekerja dari pagi hingga malam dan tidak dapat mendampingi anaknya selama hampir seharian. Oleh sebab itu, banyak anak-anak yang dititipkan orang tuanya kepada daycare untuk menjaga dan mengasuh anak-anaknya ketika mereka sedang bekerja atau ada kegiatan lain di luar rumah. Artikel ini memberikan kontribusi penting dalam memperkaya literatur mengenai strategi pengasuhan di lingkungan daycare, khususnya dalam konteks peningkatan kemandirian anak usia dini. Dengan pendekatan studi literatur sistematis menggunakan 15 jurnal yang relevan dalam jangka waktu 10 tahun terakhir, artikel ini menyajikan sintesis komprehensif dari berbagai penelitian terkait, yang dapat dijadikan acuan praktis oleh pengasuh, pendidik PAUD, maupun pengambil kebijakan dalam merancang pola asuh yang efektif di lembaga pengasuhan anak. Hasil studi menunjukkan bahwa strategi pengasuhan yang konsisten, responsif, dan berbasis stimulasi kemandirian mampu memberikan dampak positif terhadap perkembangan kemandirian anak asuh, tentunya dengan peran yaitu pendamping, pendidik, motivator, penasehat, serta pelatih

    Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Anak melalui Kolase Bahan Alam

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak Kelompok B TK Singgani Lero Tatari, Kecamatan Sindue, melalui kegiatan kolase berbahan alam. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian terdiri dari 20 anak, yakni 13 anak perempuan dan 7 anak laki-laki yang terdaftar pada tahun ajaran 2023/2024. Seluruh anak dijadikan subjek karena motorik halus mereka belum berkembang secara optimal. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil pada siklus I menunjukkan bahwa aktivitas guru memperoleh rata-rata skor 2,67 (kategori Baik), namun masih ada dua aspek yang perlu diperbaiki, yaitu dalam membimbing anak dan menutup pembelajaran. Dari sisi siswa, kemampuan motorik halus menunjukkan bahwa 30% anak berada pada kategori Sangat Baik, 35% Baik, dan 35% Cukup. Pada siklus II terjadi peningkatan yang signifikan. Aktivitas guru mencapai skor maksimal 4,00 (kategori Sangat Baik) di semua aspek. Sementara itu, kemampuan anak meningkat menjadi 30% kategori Sangat Baik, 55% Baik, dan hanya 15% Cukup. Hasil ini menunjukkan bahwa kegiatan kolase berbahan alam efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini

    Pendampingan Penerapan Manajemen Mutu PAUD melalui Pelatihan dan Evaluasi Berbasis PDCA

    Full text link
    Manajemen mutu merupakan komponen esensial dalam pengelolaan lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang bertujuan untuk menjamin dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan secara berkelanjutan.  Pengabdian ini dilakukan dengan tujuan tidak hanya untuk menganalisis kondisi eksisting tetapi juga melakukan intervensi berupa pelatihan, pendampingan, dan evaluasi yang melibatkan secara aktif mitra, yaitu guru dan pengelola TK Negeri Garuda Surakarta. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), yang melibatkan partisipasi aktif dari guru, orang tua, dan peserta didik dalam setiap tahap pengabdian.. Identifikasi dan Analisis Kebutuhan dilakukan sebagai tahap awal yang merupakan fondasi penting untuk memahami kondisi eksisting di TK Negeri Garuda Surakarta serta mengidentifikasi kebutuhan peningkatan mutu Pendidikan. Kegiatan pengabdian dilaksanakan untuk mendampingi dan memperkuat penerapan manajemen mutu di TK Negeri Garuda Surakarta yang dilakukan melalui pelatihan, pendampingan, serta monitoring implementasi sistem mutu berbasis indikator nasional, sehingga hasil yang diharapkan adalah dapat memberikan dampak pada meningkatnya kualitas layanan secara holistic, menyeluruh dan berkesinambungan

    Optimalisasi Jiwa Kewirausahaan pada Anak Usia Dini melalui Kegiatan Market Day

    Full text link
    Optimalisasi jiwa kwirausahaan, yang akan melatih anak dalam kepercayaan diri,sosial,mengenal mata uang,dan belajar menjadi seorang pemimpin, jiwa kwirausahaan anak usia dini adalah karakter atau sifat yang dikembangkan untuk menumbuhkan nilai-nilai seorang wirausahawan, penelitian ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa percaya diri, menjadi orang yang mandiri,memiliki kreativitas yang tinggi,menjadi lebih produktif pada saat dewasa, salah satu upaya untuk optimalisasi jiwa kwirausahaan anak usia dini menggunakan metode market day adalah kegatan pembelajaran berbasis proyek, yang dilakukan disekolah untuk melatih siswa dalam berwirausaha, penelitian ini juga bertujuan untuk mengembangkan keterampilan pengetahuan dan kemampuan siswa , menumbuhkan jiwa kwirausahaan siswa , mengenalkan kegiata ekonomi , melatih keterampilan hidup, mengajarkan cara menggunakan uang dengan hal yang baik, mengembangkan rasa mandiri dan gotong royong, menciptakan interaksi antar siswa dengan siswa lainnya, dengan kegiatan market day ini jadi lebih optimal untuk jiwa kwirausahaan anak usia dini.dengan menggunakan metode kualitatif untuk mengamati melalui observasi optimalisasi jiwa kwirausahaan anak usia dini, dengan hasil penelitian ini , anak – anak setelah melakukan kegiatan market day ,lebih optimal dalam jiwa kwirausahaan dan mengembangkan rasa kepemimpinan dan percaya diri dalam diri anak usia dini

    633

    full texts

    641

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Murhum - Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇