Murhum - Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Not a member yet
    641 research outputs found

    Peran Guru dalam Meningkatkan Minat Belajar Anak melalui Metode Braisntorming

    Full text link
    Rendahnya minat belajar siswa menjadi latar belakang penelitian ini. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh kurangnya variasi dalam metode pembelajaran yang digunakan. Maka dari itu, untuk meningkatkan minat belajar siswa selama proses pembelajaran, diperlukan peran aktif guru dalam menumbuhkan motivasi dan ketertarikan siswa terhadap kegiatan belajar. Penelitian ini bertujuan menganalisis kontribusi guru dalam mendorong minat belajar siswa melalui penerapan metode brainstorming, serta untuk mengidentifikasi berbagai faktor yang memengaruhi tingkat keberhasilan penggunaan metode tersebut ketika kegiatan belajar mengajar berlangsung di dalam kelas. Studi ini memakai pendekatan kualitatif deskriptif didalamnya melibatkan anak berumur 4-6 tahun. Entitas yang berperan sebagai fokus dalam penelitian  ini ialah anak dan guru kelas di TKi Azzahro. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode brainstorming memiliki pengaruh signifikan memberikan dampak positif terhadap peningkatan minat belajar anak usia dini sehingga anak-anak terlihat lebih aktif, berani mengemukakan pendapat, serta menunjukkan antusiasme dan ketertarikan yang lebih besar terhadap materi pembelajaran

    Analisis Kemampuan Fisik Motorik Anak Usia 5-8 Tahun yang Mengalami Masalah Obesitas

    Full text link
    Obesitas pada anak usia dini merupakan isu yang memengaruhi berbagai aspek perkembangan, termasuk kemampuan fisik motorik. Penelitian ini bertujuan untuk untuk menganalisis dampak obesitas terhadap perkembangan fisik motorik anak usia 5-8 tahun. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review dengan menganalisis 18 jurnal-jurnal terpilih yang diterbitkan antara tahun 2020 hingga 2024. Hasil kajian menunjukkan bahwa obesitas berdampak negatif terhadap kemampuan fisik motorik anak, khususnya dalam hal keseimbangan, koordinasi, fleksibilitas, dan kekuatan otot. Anak obesitas cenderung mengalami hambatan dalam aktivitas motorik kasar seperti berlari, melompat, dan memanjat. Faktor penyebab utamanya adalah rendahnya aktivitas fisik dan pola makan tidak sehat. Kesimpulannya, obesitas dapat menghambat perkembangan fisik motorik anak usia dini serta beresiko mempengaruhi perkembangan sosial serta psikologis mereka. Diperlukan intervensi komprehensif berupa edukasi gizi, stimulasi aktivitas fisik berbasis permainan, serta dukungan  dari lingkungan sekolah dan keluarga. Hasil kajian ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan kebijakan preventif di bidang pendidikan dan kesehatan anak usia dini, khususnya di daerah dengan prevalensi obesitas yang tinggi

    Penerapan Program Transisi PAUD ke SD untuk Mengembangkan Aspek Sosial Emosional

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aspek sosial-emosional anak-anak kelompok B di TK Tunas Bangsa Lanrisang, Kabupaten Pinrang, melalui penerapan program transisi dari PAUD ke SD. Masalah utama yang dihadapi adalah kurangnya kemampuan anak-anak dalam beradaptasi dengan lingkungan baru, berinteraksi dengan orang yang belum dikenal, serta mengelola perasaan mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus, yang melibatkan 15 anak kelompok B TK Tunas Bangsa Lanrisang. Kegiatan yang dilakukan meliputi tur ke MI dan SD serta belajar singkat di kelas satu. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada aspek sosial-emosional anak-anak setelah mengikuti program transisi. Sebelum program diterapkan, sebagian besar anak mengalami kesulitan dalam menyesuaikan diri dan berinteraksi sosial. Namun, setelah mengikuti program, sebagian besar anak menunjukkan perkembangan yang sangat baik, antara lain dalam hal adaptasi terhadap lingkungan baru, keberanian untuk tampil di depan kelas, dan kemampuan mengelola perasaan mereka. Program ini terbukti efektif dalam membantu anak-anak mengatasi kecemasan sosial, meningkatkan rasa percaya diri, serta mempersiapkan mereka untuk menghadapi jenjang pendidikan dasar. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa program transisi ini memberikan dampak positif yang signifikan terhadap perkembangan sosial-emosional anak-anak

    Peran Guru dalam Menangani Kesulitan Belajar pada Anak Autisme

    Full text link
    Guru memiliki peran penting dalam mendidik anak untuk mencapai kemandirian, khususnya bagi anak dengan autisme. Anak dengan autisme sering menghadapi berbagai hambatan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran guru dalam menangani kesulitan belajar yang dihadapi oleh anak-anak autisme di SLB Negeri Samarinda, Kecamatan Sungai Pinang, Kalimantan Timur. Sumber data utama penelitian ini adalah guru kelas yang bertugas mendampingi anak autisme. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara semi terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa guru menerapkan beragam strategi untuk mendukung proses pembelajaran bagi anak-anak autisme, seperti menciptakan lingkungan kelas yang kondusif, memanfaatkan alat bantu visual, dan memberikan instruksi yang jelas dan berulang. Partisipasi orang tua, serta kolaborasi antara guru, keluarga, dan lingkungan sekolah, menjadi faktor utama dalam mewujudkan proses pembelajaran yang efektif.  Guru menjalankan peran sebagai fasilitator dengan menghadirkan media pembelajaran yang menarik dan bersifat konkret, serta sebagai motivator melalui pemberian apresiasi dan dukungan untuk menjaga semangat belajar anak-anak autisme. Penelitian ini menekankan pentingnya peran guru dalam mendukung perkembangan anak autisme dalam tantangan belajar yang mereka hadapi

    Efektivitas Pemberian Reward Stiker Bintang dan Pembiasaan terhadap Disiplin Anak Usia 4-5 Tahun

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas kombinasi pemberian reward stiker bintang dan  pembiasaan terhadap peningkatan disiplin anak usia 4-5 tahun di RA Amal Bakti Muslimin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen one-group pretest-posttest yang melibatkan 14 anak sebagai sampel. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes disiplin sebelum dan sesudah treatment, menggunakan lembar observasi yang disusun berdasarkan indikator kedisiplinan. Data di analisis dengan uji statistika, dari hasil temuan menampilkan sebelum diberikan treatment reward stiker bintang dan pembiasaan tingkat kedisiplinan anak masih rendah yaitu 50% belum berkembang, 50% mulai berkembang. Setelah pemberian treatment reward stiker bintang dan pembiasaan  tidak didapati lagi anak yang berkriteria belum berkembang dan masih berkembang. Anak yang berkembang sangat baik  64%, selanjutnya 36% berkembang sesuai harapan. Peningkatan disiplin anak dibuktikan dengan hasil Analisis statistik uji t menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor disiplin anak setelah perlakuan, dengan nilai p-value sebesar 0.000 (<0,05). Hasil ini menguatkan bahwa kombinasi reward stiker bintang dan pembiasaan secara bersama-sama efektif dalam mengembangkan disiplin anak, memberikan keterlibatan penting untuk peningkatan rencana pembelajaran karakter di tingkat pendidikan anak usia dini di RA Amal Bakti Muslimin

    Peningkatan Nilai Agama dan Moral Melalui Video Animasi Nussa dan Rara

    Full text link
    Penggunaan video animasi anak lebih mudah mengerti dan juga mudah menarik perhatian, juga anak yang kurang fokuspun ketika melihat video animasi pun lebih suka dan lebih menarik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan perkembangan nilai agama dan moral melalui video animasi Nissa dan Rara. Penelitian yang dilakukan merupakan penilitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara. Peneliti menyiapkan beberapa pertanyaan yang mana pertanyaan tersebut harus dijawab oleh wali kelas kelompok B usia 5-6 Tahun di TK Aisyiyah Gonilan yang beralamatkan Tuwak RT 01 RW 02 Gonilan Kartsura Provinsi Jawa Tengah. Hasil penelitian penanaman nilai agama dan moral anak usia dini itu penting dilakukan sejak dini tujuannya agar terciptanya anak yang berakhlak mulia. Metode yang dilakukan untuk peningkatan nilai agama dan morak kepada anak usia dini itu sangat banyak dan salah satunya adalah melalui video animasi nussa dan rara yang dimana  tayangan yang mengandung unsur islami yang dapat dan mudah untuk dikenakan kepada anak-anak yang berupa gambar dan audio

    Dampak Media Sosial Tiktok terhadap Atensi Belajar Anak Usia Dini

    Full text link
    TikTok menimbulkan berbagai masalah, salah satunya adalah dampaknya terhadap atensi belajar anak. Anak usia 5-6 tahun yang bebas mengakses TikTok cenderung menunjukkan perilaku berbeda dibandingkan mereka yang dibatasi dalam penggunaan Android, terutama dalam mengakses media sosial tersebut. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan menganalisis dampak media sosial tiktok terhadap atensi belajar anak usia dini dan strategi yang dilakukan oleh orang tua dalam meningkatkan kembali atensi belajar anak usia dini di Desa Peuniti Kecamatan Baiturrahman Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Subjek penelitian yaitu orang tua anak usia dini yang berjumlah 5 narasumber. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan TikTok berpengaruh pada atensi belajar anak usia dini. Akses berlebihan membuat anak mudah terdistraksi dan sulit fokus akibat terbiasa dengan pola perhatian singkat pada video Tiktok. Sebaliknya, anak yang penggunaan TikToknya dibatasi dan diawasi lebih mampu mengontrol fokus dan atensi yang baik dalam belajar. Untuk mengatasi dampak negatifnya, orang tua membatasi waktu penggunaan, memilih konten edukatif, dan mengawasi anak saat mengakses TikTok

    The Influence of Parenting and Food Consumption Patterns on the Selection and Consumption of Healthy Food in Early Childhood

    Full text link
    This study aims to analyze the influence of parenting styles and food consumption patterns on the selection and eating habits of healthy food in early childhood. The research approach uses a quantitative method with a correlational survey design. Data were collected through questionnaires distributed to 139 respondents selected using a purposive sampling technique, consisting of parents of early childhood children from various educational institutions. Data analysis was conducted using Pearson’s correlation statistical tests to measure the relationship between parenting styles (authoritative, authoritarian, and permissive) and food consumption patterns with children’s eating habits. The results indicate a significant positive relationship between authoritative parenting and healthy eating habits in children. Conversely, permissive parenting has a negative correlation with healthy food choices, while authoritarian parenting shows a weak correlation. These findings emphasize the crucial role of parents as behavioral models in shaping children’s eating habits from an early age. Therefore, educational interventions and nutritional counseling for parents are necessary to raise awareness and foster parenting practices that support healthy eating habits in early childhood

    Permainan Engrang Batok sebagai Media Stimulasi Sosial Emosional Anak

    Full text link
    Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh aktivitas luar ruangan terhadap perkembangan sosial emosional anak-anak usia 3 hingga 4 tahun di PPT Kemuning di kecamatan Simokerto di kota Surabaya. Menggunakan pendekatan kuantitatif serta metode survei, penelitian ini berusaha untuk mengukur hubungan antara variabel aktivitas luar ruangan dan perkembangan sosial emosional anak. Aktivitas luar ruangan dipilih karena dianggap dapat membantu peningkatan interaksi sosial, keterampilan motorik, dan kemampuan regulasi emosi. Sampel dari penelitian ini terdiri dari 30 anak berusia 3-4 tahun yang secara rutin berpartisipasi dalam aktivitas luar ruangan di PPT Kemuning. Metode yang digunakan untuk pengumpulan data adalah observasi dan kuesioner, sedangkan data dianalisis menggunakan uji wilcoxon. Hasilnya menunjukkan bahwa aktivitas luar ruangan adalah faktor penentu penting dari perkembangan sosial emosional anak dengan faktor yang memfasilitasi ini seperti interaksi teman sebaya dan lingkungan fisik yang mendukung. Penelitian menyimpulkan bahwa aktivitas luar ruangan dapat digunakan sebagai sarana efektif untuk mendorong perkembangan holistik anak prasekolah. Rekomendasi dari penelitian ini mencakup maksimalisasi fasilitas luar ruangan di PPT dan kemitraan orang tua dengan pendidik untuk meningkatkan keberlangsungan program

    Pengaruh Metode Bernyanyi terhadap Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini

    Full text link
    Masalah pada penelitian ini terletak pada perkembangan Bahasa anak. Pembelajaran berbahasa untuk anak usia dini diharapkan bisa diajarkan melalui kegiatan yang lebih menarik salah satunya dengan bernyanyi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Metode bernyanyi Terhadap Perkembangan Bahasa Anak di TK Negeri 2 Bolano Lambunu Desa Margapura. Adapun metode yang di gunakan yaitu metode kuantitatif dan subjek penelitian berjumlah 11 anak, yang terdiri dari 4 anak perempuan dan 7 anak laki-laki di kelompok. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan dari hasil penelitian serta pembahasan dapat disimpulkan Pengujian Kemampuan Berbahasa Anak dalam penelitian ini ada tiga, yaitu aspek menyebutkan kosa kata, menjawab pertanyaan, dan menyusunkalimat sederhana. Sesuai hasil pengamatan pengaruh metode bernyanyi terhadap perkembangan Bahasa, sebagian besar anak berada pada kategori Berkembang Sangat baik (BSB) sekitar (33.33%), (48.49%) pada kategori Berkembang Sesuai Haraparan (BSH), (15.15%) pada kategori Mulai Brkembang (MB), dan ada (3.03%) pada Kategori Belum Berkembang (BB). Dapat disimpulkan Penelitian ini menunjukan adanya pengaruh signifikan dari metode bernyanyi terhadap perkembangan Bahasa anak usia dini

    633

    full texts

    641

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Murhum - Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇