JIKSH: Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada
Not a member yet
    583 research outputs found

    STUDI KASUS PADA PASIEN Tn. “B†DENGAN DIABETES MILLITUS DIRUANG IGD RUMAH SAKIT LABUANG BAJI MAKASSAR

    Get PDF
    Pendahuluan, gambaran masyarakat Indonesia di masa depan yang ingin dicapai melalui pembangunan kesehatan adalah masyarakat, bangsa dan negara yang ditandai oleh penduduk yang hidup dalam lingkungan dan dengan perilaku hidup sehat, memiliki kemampuan untuk menjangkau pelayanan kesehatan yang bermutu secara adil dan merata, serta memiliki derajat kesehatan yang setinggi-tingginya diseluruh wilayah Republik Indonesia.Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi atau gambaran yang nyata tentang pelaksanaan studi kasus pasien dengan Diabetes Mellitus.Metode penelitian ini yang digunakan dengan pendekatan Studi Kasus desain deskriptif dimana akan menjelaskan tentang kasus yang dialami oleh pasien dengan Diabetes Militus. Subyek dari studi kasus ini adalah pasien Tn.â€B†dengan Diabtes Militus yang dirawat di instalasi uni gawatdarurat rumah sakit Labuang Baji Makassar.Hasil penelitian ini adalah Pada pengkajian data yang di temukan pada teori tapi tidak ditemukan dikasus yaitu: poliuria (banyak kencing), Diagnosa yang ditemukan dalam kasus tapi tidak ditemukan diteori adalah kelemahan berhubungan dengan energi metabolik. Sedangkan diagnosa keperawatan yang ditemukan diteori tapi tidak ditemukan dikasus yaitu: kelelahan, ketidakberdayaan, dalam rencana asuhan keperawatan yang dikemukakan dalam kasus sesuai dengan kebutuhan klien, sedangkan perencanaan asuhan keperawatan dalam teori tetap memperhatikan kondisi dan respon klien,Implementasi asuhan keperawatan mengacu pada masalah keperawatan yang muncul dengan berpedoman pada teori dan tetap memperhatikan keadaan klien, respon klien serta fasilitas yang ada dan kebijakan dari rumah sakit,Pada evaluasi keperawatan, diagnosa keperawatan yang muncul ada tiga. Dari ketiga diagnosa keperawatan tersebut ada satu diagnosa keperawatan yang belum teratasi. Kesimpulan Pasien dengan Diabetes Mellitus agar selama dalam masa perawatan, selalu melakukan anjuran dari petugas kesehatan, begitupun setelah keluar dari rumah sakit. Agar meningkatkan mutu pelayanan keperawatan perlu ditunjang dengan pengadaan fasilitas-fasilitas yang memadai seperti : alat-alat instrumen, tempat cuci tangan dan handuk sendiri, celemek dan sarung tangan yang dapat dipakai perawat sebagai pelindung bila merawat penderita diabetes millitu

    STUDI KASUS PADA KELUARGA Tn.M YANG MENGALAMI HIPERTENSI DIKELURAHAN BAROMBONG KOTA MAKASSAR

    Get PDF
    Tujuan pembangunan kesehatan menuju Indonesia sehat 2020 adalah meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang optimal melalui terciptanya masyarakat bangsa dan negara Indonesia yang ditandai oleh penduduknya hidup dalam lingkungan dan prilaku yang sehat serta memiliki derajat kesehatan yang bermutu secara adil dan merata.Tujuan penelitian, mengetahui gambaran umum tentang pelaksanaan asuhan keperawatan keluarga Tn.â€M†dengan Ny.â€D†yang mengalami masalah Hipertensi.Metode penelitian, Desain penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif karena berujuan untuk menggambarkan keadaan atau status fenomena. Dalam hal ini peneliti hanya ingin mengetahui hal-hal yang berhubungan dengan keadaan sesuatu.Hasil, dalam pelaksanaan asuhan keperawatan, penulis menggunakan ilmu keperawatan masyarakat serta didukung oleh program masyarakat dari departemen kesehatan. Penulis membina kerjasama yang baik dalam melakukan intervensi yang telah ditetapkan selama tiga hari bersama dengan keluarga untuk memecahkan dan mengatasi masalah dengan membuat perencanaan, melaksanakan kegiatan pemerataan dan mengatasi masalah dengan membuat perencanaan, melaksanakan kegiatan, pemecahan masalah dan evaluasi. Memperoleh pengalaman nyata tentang hasil yang diperoleh. Ada beberapa kesenjangan yang terjadi dan beberapa hambatan yang diperoleh dimana telah di bahas pada bab sebelumnya.Kesimpulan, pada perawatan keluarga hendaknya menggunakan pendekatan yang sistematis untuk mengindentifikasi masalah kesehatan secara tepat. Perlu adanya peningkatan informasi yang diberikan oleh petugas kesehatan guna meningkatkan pemahaman keluarga dan masyarakat terhadap suatu penyakit yang dialami dan masalah kesehatan yang terkait dengan kehidupan orang banyak, melalui preventif, dan promosi kesehata

    Penggunaan Media Sosial terhadap Penyalahgunaan Obat Terlarang pada Remaja

    Get PDF
    Abstract. There are many factors that can influence teens to abuse drugs and using illegal drugs. In this social media era, it is well known that the Internet has the greatest influence on its users, positively and negatively, and one of them is promoting drug abuse and the use of illegal drugs. The internet is a gateway to information. Open access to information makes it difficult to filter information received both positive and negative. In addition, the internet is also a tool for communication. Thus making communication much easier than before. Open access to information and communication channels can be used negatively by adolescents, especially in relation to drug abuse, research presented in this article has proven that social media such as Twitter, Facebook and others become a place for buying and selling and disseminating information about drugs and abuse drugsAbstract. Ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi remaja untuk menyalahgunakan narkoba dan obat-obatan terlarang. Di era media social ini, sudah diketahui bahwa Internet memiliki pengaruh terbesar bagi penggunanya, secara positif dan negatif, dan salah satunya adalah mempromosikan penyalahgunaan narkoba dan pengunaan obat-obatan terlarang. Internet adalah pintu gerbang informasi. Akses terbuka ke informasi mempersulit penyaringan informasi yang diterima baik positive maupun negatif. Selain itu, internet juga merupakan alat untuk komunikasi. Dengan demikian membuat komunikasi jauh lebih mudah daripada sebelumnya. Akses terbuka ke saluran informasi dan komunikasi ini dapat digunakan secara negatif oleh remaja terutama dalam kaitannya dengan penyalahgunaan narkoba, penelitian yang dipaparkan pada artikel ini telah membuktikan bahwa social media seperti twitter, facebook dan lain lain menjadi tempat jual beli dan penyebaran informasi tentang narkoba dan penyalahgunaan obat-obata

    Pengaruh Aktivitas Fisik Pada Pasien Depresi

    Get PDF
    Depression is a critical illness that occurs throughout the world and can affect moods, ways of thinking, and behavior of patients. Depression can cause feelings of sadness and loss of desire to do activities that are popular. Depression also causes changes in variation in physical problems and a decrease in patients to work. Treatment for cases of depression is to use antidepressants. However, beyond this, there are no clinical trials that improve patients who get satisfactory recovery. Research shows that non-pharmacological therapy is quite promising as a therapy for depressed patientsDepresi merupakan penyakit kronis serius yang terjadi diseluruh dunia dan dapat mengakibatkan dan mempengaruhi mood, cara berpikir, dan perilaku pasien. Depresi dapat menyebabkan rasa sedih dan kehilangan keinginan untuk melakukan aktivitas yang digemari. Depresi juga menyebabkan perubahan variasi emosi dan masalah pada fisik dan terjadi penurunan kemampuan pada pasien untuk bekerja. Pengobatan pada kasus depresi adalah dengan menggunakan anti depresan. Akan tetapi, sejauh ini belum ada uji klinis yang menunjukkan pasien yang mengalami depresi mendapatkan hasil terapi yang memuaskan. Pada penelitian menunjukkan adanya terapi non farmakologi yang cukup menjanjikan sebagai terapi untuk pasien depres

    Mekanisme Resistensi Insulin Terkait Obesitas

    No full text
    Obesity is a condition where excess body fat accumulation occurs. This has become an increasingly progressive problem and the prevalence in Indonesia continues to increase every year. This pathological condition also triggers various metabolic and other non-metabolic disorders. Insulin resistance is one thing that underlies various diseases related to obesity. In obesity, adipocytes experience hypertrophy and will lose their physiological functions. The active products of these two products trigger an increase in the production of Nitric Oxide (NO) and the formation of peroxynitrite derivatives (ONOO), which in turn separates IRS-1 from the activation of PI3K and Akt which are key to translocation of glucose transporters (GLUT4) to the cell surface and activation of glucose transport in glucose myocytes, resulting in insulin resistance. Effective therapy that can be done in obesity is weight loss by doing routine physical activity that can indirectly prevent pathological conditions associated.Obesitas merupakan suatu kondisi dimana terjadi akumulasi jaringan lemak tubuh yang berlebihan. Hal ini menjadi masalah yang semakin progresif dan prevalensi di Indonesia terus meningkat setiap tahunnya. Kondisi patologis ini juga memicu berbagai gangguan metabolic dan non-metabolik lainnya. Resistensi insulin merupakan satu hal yang mendasari berbagai penyakit yang berhubungan dengan obesitas. Pada obesitas, adiposit mengalami hipertrofi dan akan kehilangan fungsi fisiologisnya. H Aktifnya kedua produk tersebut memicu peningkatan produksi Nitrit Oksida (NO) dan pembentukan derivate peroksinitrit (ONOO) yang pada akhirnya memisahkan  IRS-1 dari aktivasi PI3K dan Akt yang merupakan kunci terjadinya translokasi transporter glukosa (GLUT4) ke permukaan sel dan aktivasi transport glukosa dalam miosit, sehingga terjadi resistensi insulin. Terapi efektif yang dapat dilakukan pada obesitas adalah penurunan berat badan dengan melakukan aktivitas fisik rutin yang secara tidak langsung dapat mencegah kondisi patologis terkait

    EFEKTIVITAS PENGGUNAAN LAYANAN HOMECARE DALAM PELAYANAN KESEHATAN PADA PUSKESMAS BAROMBONG KOTA MAKASSAR

    Get PDF
    Penyelenggara pelayanan publik kurang mampu memberikan pemahaman kepada publik tentang mekanisme pelayanan yang diselenggarakan sehingga pengguna layanan lebih banyak merasa kecewa. Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan, pengguna pelayanan (costumer) semakin memiliki daya kritis yang tinggi terhadap kebijakan pemerintah, serta didukung oleh kesadaran yang tinggi atas haknya. Tuntuntan publik ini mau tidak mau harus direspon secara positif dengan cara menyuguhkan pelayanan yang mampu membuat publik puas. Karena berhasil tidaknya sebuah kebijakan diukur dari tingkat kepuasan public. Penelitian ini bertujuan: (1) Untuk mengetahui efektivitas penggunaam media layanan Homecare; (2) Untuk mengetahui tingkat kepuasan dalam pelayanan homecare. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif yakni mendeskripsikan atau menggambarkan data yang dikumpulkan melalui penyebaran kuisioner kepada pengguna layanan Homecare yakni masyarakat. Peneliti menggunakan teknik pengambilan sampel cluster sampling dengan berdasarkan daerah populasi yang telah ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan layanan homecare dianggap efektif, dilihat dari 5 faktor yaitu kehandalan, ketanggapan, jaminan, empati dan bukti langsung yang diberikan petugas. Adapun kepuasan dari layanan homecare, masyarakat merasa puas dengan layanan tersebut

    STUDI KASUS PADA KELUARGA Ny â€H†DENGAN ANGGOTA KELUARGA YANG MENGALAMI GANGGUAN KESEHATAN TB PARU KELURAHAN MANGASA KECAMATAN TAMALATE KOTA MAKASSAR

    Get PDF
    Pembangunan kesehatan bertujuan agar setiap penduduk mampu hidup sehat sehingga dapat mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang optimal, yang merupakan salah satu unsur kesejahteraan umum dari tujuan pembangunan kesehatan. Tujuan Penulisan,Memperoleh gambaran yang nyata tentang pelaksanaan penerapan asuhan keperawatan keluarga Ny “H†dengan anggota keluarga menderita TB paru. Duvall, Keluarga adalah sekumpulan orang yang dihubungkan oleh ikatan perkawinan, adopsi, kelahiran yang bertujuan menciptakan dan mempertahankan budaya yang umum, meningkatkan perkembangan fisik, mental, emosional dan social dari tiap anggota.WHO, 1969,Keluarga adalah anggota rumah tangga yang saling berhubungan melalui pertalihan darah, adopsi atau perkawinan. TB Paru adalah penyakit infeksi menular, yang terutama menyerang perenkim paru. Tuberculosis dapat juga ditularkan ke bagian tubuh lainnya, termasuk meningens, ginjal, tulang dan nodus limfe.( Suzanne C. Smeltzer & Brenda G. Bare, 2001) Kesimpulan Dalam melaksanakan pengkajian terhadap keluarga Ny.â€H†penulis memperoleh data bahwa anggota keluarga Ny. H mengalami penyakit TB Paru. Gejala penyakit TB Paru dalam konsep dasar tidak jauh beda dengan tinjauan kasus namun ada beberapa gejala yang tidak muncul seperti tidak ada nafsu makan, keringat malam, sakit kepala, meriang, nyeri otot dan demam. Hal ini disebabkan karena keluhan tersebut umumnya muncul pada awal terjadinya penyakit, sementara pada klien An. R menderita batuk sudah lama (± 4 bulan yang lalu)., Pada asuhan keperawatan keluarga Ny. H ditemukan 3 masalah kesehatan yaitu anggota keluarga menderita penyakit TB Paru, resiko terjadinya penyakit akibat personal hygiene yang kurang. Dan resiko terjadinya penyakit (diare, typhoid, DBD) akibat lingkungan yang tidak memenuhi syarat kesehatan dan Dalam perencanaan penulis melibatkan keluarga dalam menentukan masalah dan kebutuhan keperawatan keluarga, menentukan prioritas masalah, memilih tindakan yang tepat dalam proses perawatan TB Paru. Intervensi yang dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut yaitu memberikan penyuluhan dan motivasi kepada keluarga, Tahap pelaksanaan asuhan keperawatan keluarga Ny.â€H†dengan anggota keluarga menderita TB Paru didasarkan pada perencanaan yang telah disusun penulis bersama keluarga.,Pada tahap evaluasi masalah yang ditemukan tidak semuanya dapat teratasi (hanya sebahagian). Hal ini disebabkan karena terbatasnya waktu, pola kebiasaan lingkungan yang tidak menunjang kesehatan dan sumber daya keluarga, Penerapan proses keperawatan pada keluarga terbukti sangat efektif terutama dalam mengatasi masalah-masalah kesehatan yang ada dalam suatu keluarga. Saran Pengkajian keperawatan keluarga harus dilakukan secara sistematis dan komprehensif untuk memperoleh data yang seakurat mungkin dalam menegakkan diagnosa keperawatan, Pendidikan kesehatan atau penyuluhan perlu diberikan kepada individu, keluarga dan masayarakat secara luas dan menyeluruh. Hal ini diharapkan agar individu, keluarga dan masyarakat berperan aktif dalam memelihara dan meningkatkan derajat kesehatan khususnya penyakit TB par

    STUDI KASUS PADA PASIEN Ny. “M†DENGAN JANTUNG KORONER DIRUANG INTENSIVE CARE UNIT RUMAH SAKIT BHAYANGKARA MAKASSAR

    Get PDF
    Sistem pelayanan kesehatan merupakan bagian penting dalam meningkatkan derajat kesehatan, terutama dalam pelayanan keperawatan yang merupakan bagian penting dalam pelayanan kesehatan, karena melalui asuhan keperawatan yang baik dan berkesinambungan, maka kebutuhan bio, psiko, sosial, spiritual dan kultural dapat terpenuhi. (Mubarak, 2009).Tujuan dari penelitian ini adalah diperoleh pengalaman nyata dalam penerapan studi kasus pada pasien Ny.“ Mâ€dengan Jantung Koroner di ruang ICU Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Studi Kasus desain deskriptif dimana akan menjelaskan tentang kasus yang dialami oleh pasien dengan jantung koroner. Rancangan metode studi kasus Subyek dari studi kasus ini adalah pasien Ny.â€M†dengan penyakit jantung koroner yang dirawat di ruang ICU rumah sakit Bhayangkara Makassar.Hasil penelitian Setelah melaksanakan proses keperawatan pada Nyâ€M†penulis mendapatkan pengalaman nyata dalam pengkajian dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan studi dokumentasi agar dapat merumuskan diagnosa keperawatan.Setelah melaksanakan proses keperawatan pada Nyâ€M†penulis mendapatkan pengalaman nyata dalam menentukan diagnosa keperawatan.Setelah melaksanakan proses keperawatan pada Ny “M†penulis mendapatkan pengalaman nyata dalam melakukan intervensi keperawatan.Setelah melaksanakan proses keperawatan pada Ny “M†penulis mendapatkan pengalaman nyata dalam melakukan implementasi yang sesuai dengan intervensi yang telah dibuat.Setelah melaksanakan proses keperawatn pada Ny“M “ penulis mendapatkan pengalaman nyata dalam mengevaluasi tindakan keperawatan yang telah di lakukan.Setelah melakukan proses keperawatan pada Ny “M†terdapat kesenjangan dari segi pengkajian data di mana pada teori tidak di dapatkan data sesak sedang pada kasus yang menjadi keluhan utama adalah sesuai. Pada intervensi tidak ada kesenjangan yang di dapat Diharapkan setelah melakukan pengkajian keperawatan yang dilakukan secara sistematis dan komprehensif dengan menggunakan teknik pengumpulan data, perawat dapat memperoleh data yang akurat agar mampu menentukan diagnosa keperawatan sesuai dengan kondisi klien.Diharapkan setelah melaksanakan proses keperawatan secara langsung perawat mampu menentukan diagnosa keperawatan yang di dapat dari data. Diharapkan setelah menentukan diagnosa keperawatan yang ada perawat mampu merumuskan rencana keperawatan sesuai dengan kondisi klien&nbsp

    PENGARUH PEMBERIAN MC. KENZIE EXERCISE TERHADAP PERUBAHAN INTENSITAS NYERI AKIBAT LOW BACK PAIN MYOGENIC PADA DOKTER GIGI.

    Get PDF
    Pada bidang profesi dokter gigi, posisi kerja saat mengerjakan pasien merupakan posisi yang menyimpangyaitu membungkuk dalam keadaan statis sehingga menyebabkan otot menjadi spasme. Mc. Kenzie Exerciseadalah metode latihan peregangan dan penguatan yang ditujukan pada kasus Low Back Pain Non Spesifiksalah satunya adalah Low Back Pain Myogenic dengan gerakan badan ekstensi dan salah satu tujuannyaadalah mengurangi nyeri dengan meningkatkan metabolic yang mempengaruhi sinergitas otot agonis (Grupotot ekstensor) dan antagonis (Grup otot fleksor).Matode penelitian ini yaitu Quasi Eksperimental dengan Time Series Design. Teknik pengambilan sampelmenggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 15 dokter gigi yang mengalami Low Back PainMyogenic.Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa 15 responden yang diberikan penanganan Mc. Kenzie Exercisedengan frekuensi 3 kali penanganan dalam 1 minggu mengalami perubahan. Dimana, setelah pemberian Mc.Kenzie Exercise sebanyak 3 kali mengalami perubahan sebanyak 0,78 dengan p<0,001 (p<0,05) dan setelahpemberian Mc. Kenzie Exercise sebanyak 3x lagi mengalami penambahan perubahan sebanyak 1,3 denganp<0,001 (p<0,05). Sehingga dari hasil kalkulasi sebelum intervensi mengalami perubahan sebanyak 2,10dengan p<0,001 (p<0,05). Sehingga diperoleh hasil yang lebih signifikan jika diberikan 6 kali penanganan.Hal tersebut menyatakan bahwa ada pengaruh yang signifikan terhadap perubahan intensitas nyeri akibatLow Back Pain Myogenic pada dokter gigi dengan menggunakan Uji T berpasanga

    STUDI KASUS PADA KELUARGA Tn. †M †DENGAN BRONKHITIS DIPUSKEMAS BAROMBONG KECAMATAN TAMALATE KOTA MAKASSAR

    Get PDF
    Untuk mencapai tujuan pembangunan nasional tersebut, khususnya pembangunan bidang kesehatan maka sangat diperlukan adanya dukungan sumber daya manusia profesi kesehatan yang cakap dan menguasai bidang profesinya untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam mengatasi masalah-masalah kesehatan. Perawatan merupakan salah satu komponen pembangunan dibidang kesehatan, oleh sebab itu perawatan merupakan bagian integral dari sistem kesehatan nasional, pengaruh yang pesat dari bidang teknologi, sosial, serta kedokteran mengakibatkan bertambahnya tuntutan dari masyarakat untuk mendapatkan pelayanan yang lebih baik.Bronkitis adalah suatu peradangan dari bronkioli, bronkus dan trakea oleh berbagai sebab (Purnawan Junadi,2016). Tujuan Penelitian diperolehnya gambaran secara umum tentang pelaksanaan Asuhan Keperawatan keluarga Tn.â€M†dengan Bronchitis dipuskesmas Barombong Kecamatan Tamalate Kota Makassar. Metode penelitian dengan pendekatan studi kasus untuk asuhan keperawatan, maka pendekatan yang digunakan adalah proses keperawatan mulai dari pengkajian, penyusunan diagnosa, perencanaan, tindakan dan evaluasi Kesimpulan Berdasarkan hasil pembahasan yang telah diuraikan sebelumnya dan hasil pelaksanaan Asuhan Keperawatan Keluarga Pada Tn. “M†dengan Bronkhitis di puskesmas Barombong, maka penulis menyimpulkan beberapa hal, yaitu :Bronkhitis adalah suatu peradangan dari bronkhioli, bronkus dan trakea oleh berbagai sebab, Penyakit bronchitis adalah merupakan penyakit yang harus mendapat penatalaksanaan yang baik dan apabila tidak ditangani akan menyebabkan gangguan kesehatan masyarakat bahkan dapat menimbulkan kematian, Didalam asuhan keperawatan keluarga pada Tn.â€M†ternyata ditemukan tiga masalah kesehatan antara lain mengalami bronchitis, personal hygiene dan sanitasi lingkungan. Intervensi yang di lakukan untuk mengatasi masalah tersebut antara lain memberikan penyuluhan dan memberi motivasi pada pasien dan keluarga,Setelah melakukan pembinaan keluarga pada Tn.â€M†dengan masalah bronchitis, personal hygiene dan sanitasi lingkungan, ternyata keluarga dapat lebih memahami dan mengerti tentang cara perawatan penyakit bronchitis., Didalam pelaksanaan tindakan keperawatan terutama mengenai pelaksanaan asuhgan keperawatan keluarga pada Tn.â€M†dengan masalah bronchitis, personal hygiene dan sanitasi lingkungan maka perlu untuk meningkatkan kerja sama yang baik antara petugas kesehatan dengan klien keluarga dan masyarakaat. Saran diharapkan kepada keluarga setelah dilakukan pembinaan agar hendaknya mengubah prilaku, pengetahuan dan pemahaman yang berhubungan dengan kesehatan lingkungan sehingga tercipta kondisi-kondisi yang memungkinkan keluarga untuk hidup sehat dan dapat mencegah atau memperbaiki masalah-masalah kesehatan dalam ruang lingkupnya sebagai unit pelayanan kesehatan. Puskesmas, Pada usaha perawatan keluarga hendaknya menggunakan pendekatan yang sistematis untuk mengidentifikasi masalah kesehatan secara cepa, Libatkan keluarga dalam penentuan diagnosa, rencana Asuhan Keperawatan, maupun pelaksanaan tindakan untuk memaksimalkan hasil yang diperoleh dan sesuai dengan tujuan yang akan dicapai,Perlu adanya peningkatan informasi yang diberikan oleh petugas kesehatan guna meningkatkan pemahaman keluarga dan masyarakat terhadap suatu penyakit yang dialami dan masalah kesehatan yang terkait dengan kehidupan orang banyak, melalui preventif, dan promosi kesehatan. Institusi, hendaknya mahasiswa lainya menindaklanjuti pelaksanaan asuhan keperawatan keluarga terutama yang bermasalah serius, setelah ujian akhir program ini diperpanjang guna keefektifan tindakan dan evaluasi yang dilakuka

    435

    full texts

    583

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    JIKSH: Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇