JIKSH: Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada
Not a member yet
    583 research outputs found

    Pengaruh Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Imunisasi Pada Bayi Di Wilayah Kerja Puskesmas Batua Kota Makassar

    Full text link
    Imunisasi adalah pemberian kekebalan tubuh terhadap suatu penyakit dengan memasukkan sesuatu ke dalam tubuh agar tubuh tahan terhadap penyakit yang sedang mewabah atau berbahaya bagi seseorang. Imunisasi berasal dari kata imun yang berarti kebal atau resisten. Untuk mengurangi angka kematian pada bayi akibat penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi, maka Ibu perlu memahami dengan benar mengenai imunisasi. Hal ini perlu mendapat perhatian khusus dari tenaga kesehatan karena dengan tingkat  pengetahuan yang baik akan membantu mengurangi angka kematian pada bayi tidak diimunisasi.  Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya gambaran tingkat pengetahuan Ibu tentang imunisasi pada bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Batua Kota Makassar. Peneliti menggunakan penelitian deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah semua Ibu yang memiliki bayi dengan umur 0-12 bulan yang terdaftar di Wilayah Kerja Puskesmas Batua Kota Makassar. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode accidental sampling dimana sampel adalah semua orang yang kebetulan datang di Wilayah Kerja Puskesmas Batua Kota Makassar pada saat penelitin. Cara pengambilan data dilakukan atas adanya kesediaan responden dengan mengisi pernyataan dan menandatangani lembar persetujuan menjadi responden dan mengisi lembar kuisioner berdasarkan waktu dan tempat yang disepakati oleh responden kemudian disajikan dalam tabulasi data. Hasil penelitian menunjukkan dari 40 responden, didapatkan 25 responden (62,5%) yang memiliki pengetahuan dengan kategori cukup, 8 responden (20%) yang memiliki pengettahuan dengan kategori baik dan yang memiliki kategori pengetahuan kurang sebanyak 7 responden (17,5%). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah tingkat  pengetahuan Ibu tentang imunisasi di Wilayah Kerja Puskesmas Batua Kota Makassar paling banyak pada tingkat cukup,  hanya sebagian kecil pada tingkat baik dan kurang. Oleh karena itu, pentingnya peran perawat untuk melakukan upaya promotif dan preventif terhadap hal-hal yang berkaitan dengan program imunisasi pada bayi serta dapat memberikan informasi lebih kepada masyarakat agar masyarakat mengetahui lebih banyak tentang imunisasi

    Pengaruh Pengetahuan Dan Sikap Masyarakat Dalam Upaya Pencegahan Tb Di Wilayah Kelurahan Pallantikan Kabupaten Maros

    No full text
    Penyakit tuberculosis (TB) adalah penyakit infeksi menular yang masih tetap merupakan masalah kesehatan di dunia.  World Health Organization (WHO)  dalam Annual Report On Global TB Control 2003, mengatakan terdapat 22 negara dikategorikan High Burden Countries terhadap TBTujuan diketahuinya pengaruh pengetahuan dan sikap masyarakat dalam upaya pencegahan TB di wilayah Kelurahan pallantikan Kabupaten Maros. Jenis penelitian yang digunakan adalah bersifat survey deskriptif dengan menggunakan pendekatan observasional yang bertujuan untuk mengetahui pengetahuan dan sikap atau variabel bebas (independen) dengan variabel terikat (dependen) pencegahan TB. Penelitian ini dilakukan di Kelurahan pallantikanKota Makassar selama 1 minggu mulai  tanggal 6 sampai dengan 12 Juli  2013, dengan pengambilan data primer melalui wawancara dan pengisian kuisioner oeh pasien yang menjalani rawat jalan Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian cross sectional.  cross sectional ialah suatu penelitian untuk mempelajari dinamika korelasi antara faktor-faktor resiko dengan efek, dengan cara pendekatan, observasi atau pengumpulan data sekaligus pada suatu saat (point time approach). Artinya, tiap subjek penelitian hanya diobservasi sekali saja dan pengukuran dilakukan terhadap status Pengetahuan responden tentang penyakit tuberculosis baik 26 responden dan yang pengetahuannya kurang  sebanyak  24 responden karena kurangnya responden menggunakan alat inderanya untuk mencari informasi tentang penyakit tuberculosis. Sikap responden tentang penyakit tuberculosis positif yaitu 32 responden dengan cara menghindar penderita tuberculosis,dan sikap negatif yaitu 18 responden karena responden tidak tau cara penangana atau  menghindar penderita tuberculosis .Sikap responden  terhadap upaya pencegahan tuberculosis sangat bai

    Tingkat Pengetahuan Peran Kader Posyandu Di Wilayah Kerja Puskesmas Samataring Kecamatan Sinjai Timur Kabupaten Sinjai

    Full text link
    Pembangunan bidang kesehatan merupakan bagian dari pembangunan nasional yang secara keseluruhannya perlu digalakkan. Hal ini telah digariskan dalam sistem kesehatan nasional antara lain disebutkan bahwa, sebagai tujuan pembangunan kesehatan adalah tercapainya kemampuan hidup sehat bagi setiap penduduk atau individu agar dapat mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang optimal, sebagai salah satu unsur kesejahteraan umum dari tujuan pembanguann nasional.Metode penelitian ini yaitu deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dari penelitian ini yaitu seluruh kader posyandu yang berada di wilayah kerja Puskesmas Samataring Kecamatan Sinjai Timur Kabupaten Sinjai yang berjumlah 75 orang dan sampel penelitian yaitu 35 orang responden (total sampling). Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan  kuissioner kepada responden untuk diisi dan observasi langsung terhadap peran kader posyandu yang dilakukan oleh peneliti Penelitian ini dilakukan selama 3 hari yaitu mulai dari tanggal 22 sampai tanggal 24 Juli 2013. Selama penelitian berlangsung, didapatkan sampel yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 35 orang responden. Setelah data diolah dan dianalisa, maka didapatkan hasil kader posyandu baik sebayak 28 (80%) orang responden, sedangkan kader posyandu cukup baik sebanayk 7 (20%) orang responden. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah Hasil penelitian diperolehnya kader di wilayah kerja Puskesmas Samataring Kecamatan Sinjai Timur kabupaten sinjai, kader posyandu memiliki pengetahuan tentang peran kader posyandu yang baik dan cukup baik, yang mana kader dengan pengetahuan yang baik sebanyak 28 orang responden (80%), sedangkan kader dengan pengetahuan yang cukup baik sebanyak 7 orang responden (20%)Pembangunan bidang kesehatan merupakan bagian dari pembangunan nasional yang secara keseluruhannya perlu digalakkan. Hal ini telah digariskan dalam sistem kesehatan nasional antara lain disebutkan bahwa, sebagai tujuan pembangunan kesehatan adalah tercapainya kemampuan hidup sehat bagi setiap penduduk atau individu agar dapat mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang optimal, sebagai salah satu unsur kesejahteraan umum dari tujuan pembanguann nasional.Metode penelitian ini yaitu deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dari penelitian ini yaitu seluruh kader posyandu yang berada di wilayah kerja Puskesmas Samataring Kecamatan Sinjai Timur Kabupaten Sinjai yang berjumlah 75 orang dan sampel penelitian yaitu 35 orang responden (total sampling). Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan  kuissioner kepada responden untuk diisi dan observasi langsung terhadap peran kader posyandu yang dilakukan oleh peneliti Penelitian ini dilakukan selama 3 hari yaitu mulai dari tanggal 22 sampai tanggal 24 Juli 2013. Selama penelitian berlangsung, didapatkan sampel yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 35 orang responden. Setelah data diolah dan dianalisa, maka didapatkan hasil kader posyandu baik sebayak 28 (80%) orang responden, sedangkan kader posyandu cukup baik sebanayk 7 (20%) orang responden. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah Hasil penelitian diperolehnya kader di wilayah kerja Puskesmas Samataring Kecamatan Sinjai Timur kabupaten sinjai, kader posyandu memiliki pengetahuan tentang peran kader posyandu yang baik dan cukup baik, yang mana kader dengan pengetahuan yang baik sebanyak 28 orang responden (80%), sedangkan kader dengan pengetahuan yang cukup baik sebanyak 7 orang responden (20%

    435

    full texts

    583

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    JIKSH: Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇