JIKSH: Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada
Not a member yet
    583 research outputs found

    Potensi Batang Pisang (Musa Pardisiaca L.) Dalam Penyembuhan Luka Bakar

    No full text
    Burn wounds appear as local response from tissue, with or without systemic response to energy transfer from physics source (mechanic, thermal, radiation, electricity) or chemical source. The impact are detrimental psycologically or physically to human. It is because this type of wound included in worst shaped-trauma that made human suffer since long ago and many years researcher did some trial to get improvement on burn wounds outcome from the series of treatment. This time, many plants in Indonesia not yet known to have efficacy in health. Banana (Musa paradisiaca L.) have a savor in wound healing. The result from previous research, showed that the banana stem extract contain of tannin, saponin, and flavonoid, which each of them have their own role in wound healing process. Saponin, this compound have antiseptic activity that help in wound healing. Flavonoid from flavonol, flavon, and isoflavon group have anti-inflammatory activity. Tanin is a polyphenols compound from flavonoid group that have function as a powerful antioxidant and also anti-inflammatory.Luka bakar timbul sebagai respon lokal dari suatu jaringan, dengan atau tanpa respon sistemik terhadap transfer energi dari sumber fisika (mekanik, termal, radiasi, elektrik) maupun sumber kimia. Dampak yang ada, merugikan bagi manusia baik secara psikologis maupun secara fisik. Hal ini dikarenakan luka jenis ini termasuk salah satu trauma dengan bentuk paling parah yang membuat manusia menderita dari periode lampau dan selama bertahun tahun peneliti melakukan uji coba demi mendapatkan perbaikan pada hasil akhir rangkaian perawatan kejadian luka bakar. Saat ini, ragam tanaman di Indonesia belum banyak diketahui memliki khasiat dalam berbagai hal dibidang kesehatan. Pisang (Musa paradisiaca L.) memiliki khasiat dalam menyembuhkan luka. Hasil penelitian sebelumnya menggunakan luka sayat, menunjukan bahwa ekstrak batang pohon pisang mengandung tanin, saponin, dan flavonoid, dimana masing masing zat tersebut mempunyai peran dalam proses menyembuhkan luka. Saponin, senyawa ini memiliki aktivitas antiseptik yang membantu dalam proses penyembuhan luka. Flavonoid dari golongan flavonol, flavon, dan isoflavon memiliki aktivitas anti inflamasi. Tanin adalah senyawa polifenol dari keloimpok flavonoid yang berfungsi sebagai antioksidan kuat dan juga anti inflamasi

    Hubungan Tekanan Darah Terkontrol dan Tidak Terkontrol terhadap Kadar High Density Lipoprotein Pasien Hipertensi

    Get PDF
    Background: Hypertension is a non-communicable disease (PTM) which is a very serious health problem both in the World and in Indonesia. Deaths of hypertension in the World are around 8 million every year, in Southeast Asia around 1.5 million. Increased blood pressure or hypertension is often followed by metabolic changes such as impaired glucose tolerance, hyperinsulinemia, hyperlipidemia, obesity, humeral changes such as the increased activity of renin, plasma, catecholamines, aldosterone, and followed by hemodynamic changes such as left ventricular hypertrophy, and impaired diastolic function. One contributing factor is a low level of High-Density Lipoprotein (HDL). From the subjects of 25 hypertension patients and 25 normal people, the average HDL profile of individuals with hypertension is lower with a significant difference between HDL profiles of hypertension individuals on normal individuals. Purpose: To find out the correlation between controlled and uncontrolled blood pressure with High-Density Lipoprotein (HDL) levels in hypertension patients at the K.Hakkiyah Central Lampung family doctor clinic in 2018. Methods: This study uses an analytical research method with a cross-sectional approach, which is by collecting data one at a time. Data will be processed and analyzed with a computer using SPSS for Windows version 20.0 program. Results: Based on the Spearman analysis, there is no correlation with the value of r = 0.118 and the value of p = 0.487 (p> 0.05). Conclusion: There is no correlation between controlled and uncontrolled blood pressure with high density lipoprotein (HDL) levelsLatar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular (PTM) yang menjadi masalah kesehatan yang sangat serius baik di Dunia maupun di Indonesia. Kematian akibat hipertensi setiap tahun di Dunia sekitar 8 juta, di Asia Tenggara sekitar 1,5 juta. Peningkatan tekanan darah atau hipertensi seringkali di sertai perubahan - perubahan metabolic seperti gangguan toleransi glukosa, hiperinsulinemia, hyperlipidemia, obesitas, perubahan humeral seperti peningkatan aktivitas renin, plasma, katekolamin, aldosterone, dan diikuti perubahan hemodinamik seperti hipertropi ventrikel kiri, dan gangguan fungsi diastolik. Salah satu faktor berpengaruh adalah kadar High Density Lipoprotein (HDL) yang rendah. Dari subjek 25 orang hipertensi dan 25 orang normal, didapatkan rerata profil HDL individu pada hipertensi lebih rendah dengan perbedaan yang signifikan antara profil HDL individu hipertensi dengan normal. Tujuan Penelitian: untuk mengetahui hubunganan antara tekanan darah terkontrol dan tidak terkontrol dengan kadar High Density Lipoprotein (HDL) pada pasien hipertensi di Klinik dokter keluarga K.Hakkiyah Lampung Tengah 2018. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional, yaitu dengan cara pengumpulan data sekaligus pada suatu waktu. Data akan diolah dan dianalisa dengan bantuan komputer dengan menggunakan program SPSS for Windows versi 20,0. Hasil Penelitian: Berdasarkan analisa Spearman didapatkan tidak adanya hubungan dengan nilai r = 0,118 dan nilai p =0,487 (p>0,05). Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara tekanan darah terkontrol dan tidak terkontrol terhadap kadar high density lipoprotein (HDL

    Pengaruh Pendidikan Kesehatan Tentang Perawatan Pasien Stroke Di Rumah Terhadap Tingkat Pengetahuan Keluarga

    Get PDF
    Knowledge is everything that is known based on the results of sensing and experience gained by humans. Care of stroke patients at home by the family is all actions taken by the family in order to maintain the health of stroke sufferers, such as assisting in physical activities after a stroke, dealing with personal hygiene, dealing with eating and drinking problems, compliance with treatment programs at home. This study aims to determine the effect of health education about the care of stroke patients at home on the level of family knowledge. This type of research is a pre-experimental research, with the One Group Pre-test - Post-test Design approach. The population of this study is the families of stroke patients who are in the Neurology Polyclinic in Stella Maris Hospital Makassar. Sampling uses nonprobability sampling technique, with consecutive sampling approach. The number of samples of this study were 60 respondents and data collection was carried out using a questionnaire sheet. The statistical test used was the Wilcoxon test to determine the effect of health education about the care of stroke patients at home on the level of family knowledge and the value of p = 0,000 was obtained. Based on these statistical tests it is known that the value of p <α (0.05), it can be concluded that the null hypothesis (Ho) is rejected and the alternative hypothesis (Ha) is accepted, meaning that there is an influence of health education about the care of stroke patients at home on the level of family knowledge. Therefore, nurses are important to provide health education about the care of stroke patients at home to the family so that family knowledge is increasing.Pengetahuan merupakan segala sesuatu yang diketahui berdasarkan hasil penginderaan dan pengalaman yang didapatkan manusia. Perawatan penderita stroke di rumah oleh keluarga merupakan segala tindakan yang dilakukan keluarga demi mempertahankan kesehatan penderita stroke, seperti membantu aktifitas fisik setelah stroke, menangani kebersihan diri, menangani masalah makan dan minum, kepatuhan program pengobatan di rumah. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang perawatan pasien stroke di rumah terhadap tingkat pengetahuan keluarga. Jenis penelitian ini adalah penelitian pre eksperimen, dengan pendekatan One Group Pre-test – Post-test Design. Populasi penelitian ini adalah keluarga pasien stroke yang berada di Poliklinik Neurologi  Rumah Sakit Stella Maris Makassar. Pengambilan sampel  menggunakan teknik nonprobability sampling, dengan pendekatan consecutive sampling. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 60 responden dan pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar kuesioner. Uji statistik yang digunakan adalah uji wilcoxon untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang perawatan pasien stroke di rumah terhadap tingkat pengetahuan keluarga dan diperoleh nilai p=0,000. Berdasarkan uji statistik tersebut diketahui nilai p < α (0,05), maka dapat disimpulkan hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima artinya ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang perawatan pasien stroke di rumah terhadap tingkat pengetahuan keluarga. Oleh sebab itu, perawat penting memberikan pendidikan kesehatan tentang perawatan pasien stroke dirumah pada keluarga agar pengetahuan keluarga meningkat

    Hubungan Kepatuhan Konsumsi Kelasi Besi Terhadap Pertumbuhan Anak Dengan Thalassemia

    Get PDF
    Thalassemia is a hereditary synthesis of hemoglobin. Based on data from the Association of Parents of Indonesian Thalassemia Patients known that thalassemia sufferers in Indonesia increased from 4,896(2012) to 9,028(2018). This study aims to determine the relationship between compliance with consumption of iron chelation to the growth of children with thalassemia in thalassemia shelter Bandar Lampung. This research uses correlation analytic method with cross-sectional approach. Sampling uses purposive sampling technique. The sample in this study were children with beta major thalassemia aged 5-10 years who recorded in thalassemia transit home in Bandar Lampung totaling 55 respondents. The results obtained 60% of respondents who have good consumption of iron chelation and who have good growth as much as 76.4% of respondents. Results of the Spearman test found that there is a significant relationship between compliance with consumption of iron chelation to the growth of children with thalassemia (p=0.001). With the correlation coefficient value of 0.419 having a positive sign which means the compliance value of consumption of iron chelation is high, the growth value of thalassemia children is also high, and vice versa if compliance with iron chelation consumption is low, the growth value of thalassemia children is also low.Penyakit Thalassemia di Indonesia  termasuk dalam kelompok negara yang berisiko tinggi . Salah satu penyakit genetik yang tersering di dunia adalah penyakit thalasemia. Berdasarkan data Perhimpunan Orang Tua Penderita Thalassemia Indonesia diketahui penyandang thalassemia di Indonesia mengalami peningkatan dari 4.896(2012) menjadi 9.028(2018). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepatuhan konsumsi kelasi besi  terhadap pertumbuhan anak dengan thalassemia di rumah singgah thalassemia Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan metode analitik korelasi  dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah anak dengan thalassemia beta major yang berusia 5-10 tahun yang terdata di rumah singgah thalassemia Bandar Lampung berjumlah 55 responden. Hasil penelitian didapatkan 60% responden yang memiliki kepatuhan konsumsi kelasi besi baik dan yang memiliki pertumbuhan baik sebanyak 76.4% responden. Hasil dari uji Spearman, didapatkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara kepatuhan konsumsi kelasi besi terhadap pertumbuhan anak dengan thalassemia (p = 0.001). Dengan nilai koefisian korelasi 0.419 bertanda positif yang artinya nilai kepatuhan konsumsi kelasi besi tinggi maka nilai pertumbuhan anak thalassemia juga tinggi, demikian sebaliknya bila kepatuhan konsumsi kelasi besi rendah maka nilai pertumbuhan anak thalassemia juga rendah

    Hubungan Pola Makan Dengan Status Gizi Pada Anak Usia Prasekolah

    Get PDF
    Salah satu masalah kesehatan yang terdapat di Indonesia saat ini adalah gizi kurang. Faktor yang dapat berpengaruh terhadap gizi seseorang adalah pola makan. Pola makan sangat erat kaitannya dengan macam, jumlah dan komposisi makanan yang dikonsumsi setiap hari. Pemenuhan makanan yang baik bagi anak akan mempengaruhi status gizi pada anak. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan pola makan dengan status gizi pada anak usia prasekolah di TK Kristen Tunas Rama. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional study. Populasi pada penelitian ini adalah anak usia prasekolah (3 – 6 tahun) yang ada di TK Kristen Tunas Rama yang berjumlah 78 anak yang diambil secara keseluruhan atau menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan food frequency questioner (FFQ) dan pengukuran mekanikal. Hasil penelitian dianalisis menggunakan uji statistik Chi-Square dengan tingkat signifikan α=0,05. Hasil analisis menunjukkan bahwa Ï = 0,015 < α = 0,05, artinya ada hubungan pola makan dengan status gizi pada anak usia prasekolah di TK Kristen Tunas Rama. Berdasarkan penelitian ini diharapkan agar ibu lebih memperhatikan status gizi anaknya yaitu dengan memberikan makanan yang mengandung gizi baik pada anak.One of the most health problems who find in Indonesia is less nutrient. The factor that influent the nutrient of the individual is dietary habits. Dietary habits closely related with kind, quantity, and composition of the food we consume every day. The purpose of this research is to analyze the correlation between dietary habits to the nutritional status of  preschool children  in Tunas Rama Kindergarten. This study was used in a cross-sectional study approach. The population in this study is preschool children ( 3 – 6 years) in Tunas Rama Kindergarten as the amount of 78 children taken as a whole or use the sampling technique total sampling. Data collection using Food Frequency Questioner (FFQ) and mechanical measurement. The result of this study used the Chi-Square statistic test with a significant level of α=0,05 . The analyze result is Ï = 0,015 < α = 0,05. So that means there was a correlation between dietary habits and the nutritional status of preschool children in Tunas Rama Kindergarten. Based on this study is expected so that mothers pay more attention to their child's nutritional status by providing foods that contain good nutrients to children

    Faktor yang Berhubungan dengan Tradisi Masyrakat dalam Menghadapi Kehamilan dan Persalinan Di Desa Welado

    No full text
    Terdapat berbagai macam tradisi yang sering ditemui dimasyarakat termasuk Tradisi dalam bidang kesehatan yang berkaitan dengan kehamilan dan persiapan persalinan, tujuan penelitian untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan tradisi masyarakat dalam menghadapi kehamilan dan persalinan Metode Penelitian dalam penelitian ini adalah Survey Analitik dengan rancangan Cross Sectional Study. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 sampel. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa terdapat Hubungan pengetahuan ibu hamil dengan Tradisi dalam menghadapi kehamilan dengan nilai Ï = 0,008, dan terdapat hubungan pengetahuan ibu bersalin dengan Tradisi dalam menghadapi kehamilan dengan nilai Ï = 0,007. Adapun Hubungan Pendidikan dengan Tradisi dalam menghadapi kehamilan dengan nilai Ï = 0,002, Hubungan pendidikan dengan tradisi menghadapi persalinan dengan nilai Ï = 0,029. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa  terdapat Hubungan antara Pengetahuan dan Pendidikan ibu hamil dan Ibu Bersalin  dengan Tradisi dalam menghadapi kehamilan dan PersalinanThere are various kinds of traditions that are often encountered in the community, including traditions in the health sector related to pregnancy and childbirth preparation, the purpose of research to determine factors related to community traditions in dealing with pregnancy and childbirth. The research method in this study is Analytical Survey with Cross Sectional Study design. The number of samples in this study were 30 samples. The results showed that there is a relationship between knowledge of pregnant women with tradition in dealing with pregnancy with a value of Ï = 0.008, and there is a relationship between knowledge of maternity with tradition in dealing with pregnancy with a value of Ï = 0.007. The Relationship of Education with Tradition in dealing with pregnancy with a value of Ï = 0.002, The relationship of education with the tradition of facing childbirth with a value of Ï = 0.029. This study can be concluded that there is a relationship between knowledge and education of pregnant women and maternity with tradition in dealing with pregnancy and childbirt

    Potensi Kombinasi Ekstrak Daun Kelor (Moringa oliefera) dan Artemisia (Artemisia annua) Sebagai Antimalaria Plasmodium falciparum

    No full text
    Malaria management like chloroquine and Artemisinin Combination Therapy can have side effects and already resistant so other alternative treatments are needed. This study method uses a literature review from a number of valid and relevant literature. Artemisinin in Artemisia annua plant inhibits PfATPase6, thus making plasmodium Ca homeostasis undisturbed and inhibiting plasmodium growth. Cysteine protease enzymes, ALLN inhibitors, Plasmepsin-2, and Plasmepsin-1 destroy plasmodium in trophozoite and schizont phases by degrading plasmodium protein. Flavonoids in Moringa oliefera leaves increase hemoglobin production and optimize the performance of artemisinin. Kaempferol and other antioxidants in moringa leaves inhibit plasmodium growth through new permeation pathways by inhibiting membrane ordering during the intraerythrocytic phase and inhibiting the degradation process of hemoglobin so that plasmodium can’t develop well. The amount of Moringa leaves can fulfill daily nutritional needs and overcome malnutrition. The combination of artemisia and moringa leaves can be used as an alternative to malaria medicine that is caused by plasmodium falciparum infection because the combination of the two substances is proven to be more effective in inhibiting Plasmodium berghei in experimental animals, enhancing the immune system, and meeting nutritional needs compared to the use of artemisinin and moringa leaves alone. Need further investigation about this thing.Penatalaksanaan malaria seperti kloroquine dan Artemisin Combination Therapy dapat memberikan efek samping dan sudah mengalami resistensi sehingga diperlukan alternatif pengobatan lain. Metode penulisan ini menggunakan kajian pustaka dari sejumlah literatur valid dan relevan. Artemisinin pada tanaman Artemisia annua menghambat PfATPase6 sehingga membuat homeostasis Ca plasmodium terganggu dan menghambat pertumbuhan plasmodium. Enzim cysteine protease, inhibitor ALLN, Plasmepsin-2 serta Plasmepsin-1 berfungsi menghancurkan plasmodium pada fase trophozoite dan schizont dengan mendegradasi protein plasmodium. Flavonoid pada daun kelor (Moringa oliefera) meningkatkan produksi Hb dan mengoptimalkan kinerja artemisin. Kaempferol dan antioksidan lainnya pada daun kelor menghambat pertumbuhan plasmodium lewat jalur permeasi baru dengan menghambat pembentukan membrane saat fase intraeritrositik dan menghambat proses degradasi hemoglobin sehingga plasmodium tidak dapat berkembang. Kandungan daun kelor juga dapat memenuhi kebutuhan gizi per hari dan mengatasi malnutrisi. Kombinasi artemisia dan daun kelor berpotensi sebagai alternatif obat malaria akibat infeksi plasmodium falciparum karena kombinasi kedua zat tersebut terbukti lebih efektif menghambat plasmodium berghei pada hewan uji coba, meningkatkan sistem imun, serta memenuhi kebutuhan gizi dibandingkan penggunaan artemisin maupun daun kelor secara tunggal. Perlu penelitian lebih lanjut terkait hal tersebut

    Pengaruh Kualitas Tidur Terhadap Kejadian Kejang Pada Pasien Epilepsi

    Get PDF
    Background: Epilepsy is the most common neurological disorder. In developing countries, the incidence of epilepsy is higher than in developed countries. The incidence of seizures in epilepsy can be reduced with regular treatment, but not a few who experience recurrent seizures, this can be influenced by several factors other than irregular treatment. One of the factors is the influence of sleep quality. Objective: To find out more about the effect of sleep quality on the incidence of seizures in epilepsy. Methods: Using literature studies from several national and international journals. Conclusion: There is an effect of sleep quality on the incidence of seizures in epileptic patients.Latar Belakang : Epilepsi adalah kondisi gangguan neurologik yang paling sering ditemui. Pada negara berkembang, insidensi epilepsi lebih tinggi dari negara maju. Kejadian kejang pada epilepsi dapat dikurangi dengan pengobatan yang teratur akan tetapi tidak sedikit juga yang mengalami kejadian kejang berulang, hal ini dapat dipengaruhi beberapa faktor selain pengobatan yang tidak teratur. Salah satu faktornya adalah pengaruh dari kualitas tidur. Tujuan : Mengetahui lebih lanjut pengaruh kualitas tidur terhadap kejadian kejang pada epilepsy.  Metode : Menggunakan studi literatur dari beberapa jurnal nasional dan internasional. Kesimpulan : Terdapat pengaruh kualitas tidur terhadap kejadian kejang pada pasien epilepsi

    Distribusi Frekuensi Kejadian Postpartum Blues Pada Ibu Pascamelahirkan

    No full text
    Postpartum depression in postpartum mothers usually begins with the postpartum blues or baby blues or maternity blues. This type of research is a quantitative descriptive using a demographic data questionnaire and the EPDS (Edinburgh Postpartum Depression Scale) questionnaire as primary data. The sample used a total sampling technique with a sample size of 40 respondents. Data analysis is used to determine the frequency distribution and see the relationship between characteristics. In this study, it was found that in 40 postpartum mothers, 7 respondents (17.5%) were detected as having postpartum blues, and 33 respondents (82.5%) were not affected by Postpartum blues. Whereas there is a relationship between the postpartum blues and the characteristics of respondents based on age and income and age of incomePostpartum depression pada ibu pascamelahirkan biasanya diawali dengan postpartum blues atau baby blues atau maternity blues. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan kuisioner data demografik dan kuesioner EPDS (Edinburgh Postpartum Depression Scale) sebagai data primer. Sampel meggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 40 responden. Data analisis digunakan untuk mengetahui distribusi frekuensi dan melihat hubungan antara karakteristik. Pada penelitian ini didapatkan pada 40 ibu pascamelahirkan terdapat 7 responden (17,5%) yang terdeteksi terkena postpartum blues, dan 33 responden (82,5%) tidak terkena Postpartum Blues. Bahwa terdapat hubungan antara kejadian postpartum blues dengan karakteristik reponden berdasarkan umur dan penghasilan dengan umur penghasila

    Pengaruh Pemberian Sari Kurma Terhadap Peningkatan Kadar Hb pada Ibu Hamil

    Get PDF
    Anemia in pregnancy can have harmful effects on the mother and the fetus. The dangers of anemia in pregnancy can occur with abortion, prematurity of labor, easy infection, the threat of decompensation of hemoglobin less than six, hydatidiform mole, hyperemesis gravidarum, antepartum bleeding, and rupture of membranes. The research objective was to determine the effect of date palm juice on the increase in hemoglobin levels in pregnant women at Barrang Lompo Public Health Center Makassar. The research method used was pre-experimental with a one-group pretest post-test design. This study used an intervention study group, namely the group giving date palm juice to pregnant women. The results of the research of fifteen respondents showed that there was an increase in hemoglobin levels in pregnant women after being given date palm juice at the Barrang Lompo Health Center. pregnancy can increase Hb levels in pregnant women.Anemia pada kehamilan dapat mengakibatkan dampak yang membahayaakan bagi ibu dan janin. Bahaya anemia terhadap kehamilan dapat terjadi abortus, persalinan prematuritas, mudah terjadi infeksi, ancaman dekompensasi Hemoglobin kurang dari enam, mola hidatidosa, hyperemesis gravidarum, perdarahan antepartum dan ketuban pecah. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahi Pengaruh Pemberian Sari Kurma Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Barrang Lompo Makassar, Metode penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimental dengan rancangan one group pretest post test.  Penelitian ini menggunakan satu kelompok studi intervensi yaitu kelompok pemberikan sari kurma terhadap ibu hamil. Hasil penelitian dari lima belas responden menunjukkan bahwa ada peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil setelah diberiankan sari kurma di Puskesmas Barrang Lompo, Kesimpulan dalam penelitian adalah ada pengaruh pemberian sari kurma terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil artinya bahwa dengan mengkonsumsi sari kurma 3kali sehari dengan teratur selama kehamilan dapat meningkatkan kadar Hb pada ibu hamil

    435

    full texts

    583

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    JIKSH: Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇