Bina Generasi - Jurnal Kesehatan
Not a member yet
    157 research outputs found

    PENERIMAAN TUBEKTOMI SEBAGAI METODE KONTRASEPSI DI KABUPATEN PANGKEP

    No full text
    The family planning program supports the efforts of population growth control. One of the efforts of the family planning program is to increase the use of long-term contraceptive methods such as tubectomy contraception. This research aimed to understand more deeply about tubectomy contraceptive acceptance in Pangkep Regency. The type of this research is qualitative with phenomenology approach to explore the decision of tubectomy selection by in-depth interview and observation during the research. This research is descriptive such as interview transcript, photo, sound recording and others.The result showed that the knowledge of tubectomy acceptors is low. Motivation, the support of husband and the role of health personnel is very important. The difficult factors become one of the causes and factors of the number of children influencing to the decision of tubectomy selection method in Pangkep Regency. It can be concluded that the tubectomy acceptance in Pangkep Regency is good because there is a big role of health personnel that is gynecologist and midwife always try to motivate the patients and give the information to the acceptors, and also husband support who also played a major role in tubectomy reception.Program keluarga berencana mendukung upaya pengendalian pertumbuhan penduduk. Salah satu upaya program KB yaitu meningkatkan penggunakan metode kontrasepsi jangka panjang seperti kontrasepsi tubektomi. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami lebih mendalam mengenai penerimaan kontrasepsi tubektomi di Kabupaten Pangkep. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi untuk melakukan eksplorasi mengenai keputusan pemilihan tubektomi dengan teknik wawancara mendalam (In-depth interview) dan observasi selama penelitian berlangsung. Penelitian ini bersifat deskriptif seperti transkip wawancara, foto, rekaman suara dan lain-lain.Hasil penelitian ini  menunjukkan bahwa pengetahuan akseptor tubektomi rendah. Motivasi, dukungan suami dan peran tenaga kesehatan sangat berperan Faktor penyulit menjadi salah satu penyebab dan faktor jumlah anak berpengaruh terhadap keputusan pemilihan metode tubektomi di Kabupaten Pangkep. Dapat disimpulkan penerimaan tubektomi di Kabupaten Pangkep sudah baik karena adanya peran yang besar dari tenaga kesehatan yaitu dokter kandungan dan bidan yang selalu berusaha untuk memotivasi pasien dan memberikan informasi kepada para akseptor. Juga dukungan suami yang juga ikut berperan besar dalam penerimaan tubektomi

    HUBUNGAN PERAN PERAWAT DALAM TIMBANG TERIMA DENGAN UPAYA MENGOPTIMALKAN KESELAMATAN PASIEN

    No full text
    Nurses have an important role to encourage improvement in patient safety, one of which is good communication between fellow nurses at the time of weighing. Failure to communicate when weighing can have a serious impact on health services. This study aims to determine the relationship between the role of nurses in weighing with efforts to optimize patient safety in inpatient surgery at TK II Pelamonia Hospital. The research method used in this study is a quantitative method with a cross sectional study approach, which is a study that measures variables simultaneously. Determination of the sample is done using Nonprobability Sampling with Purposive Sampling with a sample size of 40 respondents. Relationship test using statistical tests with a significance level ∠= 0.05. The results showed that the good category regarding the role of nurses in weighing was 85.0% nurses and the unfavorable category was 15.0% nurses. While efforts to optimize patient safety, 82.5% of nurses optimize and 17.5% of nurses less optimize. The analysis shows that there is a relationship between the role of nurses in weighing with efforts to optimize patient safety with a value of Ï = 0.005. The conclusion of this study is that there is a relationship between the role of nurses in weighing with efforts to optimize patient safety in the inpatient room at TK II Pelamonia Hospital.Perawat mempunyai peranan penting untuk mendorong peningkatan keselamatan pasien, salah satunya adalah komunikasi yang baik antar sesama perawat pada saat pelaksanaan timbang terima. Kegagalan dalam melakukan komunikasi pada saat timbang terima dapat menimbulkan dampak yang serius terhadap pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan peran perawat dalam timbang terima dengan upaya mengoptimalkan keselamatan pasien diruang rawat inap bedah Rumah Sakit TK II Pelamonia.             Metodepenelitian yang digunakan dalam penelitian ini metodekuantitatif dengan pendekatan cross sectional study yaitu suatu studi mengukur variable dalam satu waktu sekaligus. Adapun penentuan sampel dilakukan dengan teknik Nonprobability Sampling dengan jenis Pursposive Sampling dengan besar sampel sebanyak 40 responden. Uji hubungan dengan menggunakan uji statistik dengan tingkat kemaknaan  = 0,05.             Hasil penelitian menunjukkan, kategori baik mengenai peran perawat dalam timbang terimaada85,0% perawat dan kategori kurang baikada15,0% perawat. Sedangkan upaya mengoptimalkan keselamatan pasien, 82,5% perawat yang mengoptimalkan dan 17,5% perawat yang kurang mengoptimalkan. Hasil analisis menunjukkan  bahwa ada hubungan peran perawat dalam timbang terima dengan upaya mengoptimalkan keselamatan pasien dengan nilai  Ï=0,005. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan peran perawat dalam timbang terima dengan upaya mengoptimalkan keselamatan pasien di ruang rawat inap Rumah Sakit TK II Pelamonia

    STUDI KASUS KEBIDANAN PADA IBU HAMIL DENGAN NYERI PUNGGUNG DI WILAYAH PUSKESMAS WONOMULYO KABUPATEN POLEWALI MANDAR

    No full text
    Background : The period of pregnancy starst from conception until the birth of the fetus. The duration of normal pregnancy is 280 days (40 weeks or 9 month 7 days) calculated from the first day of the last period. Aim : Able to carry out midwifery care for pregnant women with back pain in the wonomulyo health center. Research methods : The approach used is a case study, the research subject is 2 pregnant women at the Wonomulyo health center. The object of the study was a midwifery case study in pregnant women with back pain. Data collection techniques use 7 varney steps, dokumented in the form of SOAP. Research result : Found the mother to experience back pain and frequent urination, in the  case of Mrs.”H” dan Mrs. ”H” back pain and frequent urination overcome with pregnancy exercise and yoga exercises. Back pain and frequent urination can be overcome if the care provided is carried out optimally. Conclusion : After the study, data interpretation, diagnosis potential, immediate action, planning, implementation and evalution there are pregnant woment with back pain who have no gap between the theory of case study implementation for 5 days the patient is in good condition.Latar Belakang : Masa kehamilan di mulai dari kontrasepsi sampai lahirnya janin lamanya hamil normal adalah  280 hari (40 minggu atau 9 bulan 7 hari) di hitung dari hari pertama haid terakhir. Tujuan : Mampu melaksanakan Asuhan Kebidanan pada ibu hamil dengan nyeri punggung di wilayah Puskesmas Wonomulyo. Metode Penelitian : Pendekatan yang di gunakan adalah studi kasus , subjek  penelitian yaitu 2 ibu hamil di Puskesmas Wonomulyo. Objek penelitian adalah Studi Kasus Kebidanan Pada Ibu Hamil Dengan Nyeri Punggung. Teknik pengambilan data menggunakan 7 langkah varney, di dokumentasikan dalam bentuk SOAP. Hasil Penelitian: Didapatkan ibu mengalami nyeri punggung dan saring kencing, pada kasus Ny”H” dan Ny”H” nyeri punggung dan sering kencing di atasi dengan senam hamil dan senam yoga nyesi punggung dan sering kecing dapat di atasi jika asuhan yang diberikan di lakasanakan dengan maksimal. Kesimpulan: Setelah penkajian , interpertasi data , diagnosa potensial, tindakan segera, perencenaan,pelaksanaan dan evaluasi pada ibu hamil dengan nyeri punggung tidak ada kesenjagan antara teori pelaksanaan studi kasus selama 5 hari pasien sudah dalam keadaan baik

    PENGARUH REBUSAN BUAH MAHKOTA DEWA (PHALERIA MACROCARPA) TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI DI DESA SENDANA KECAMATAN MAMBI KABUPATEN MAMASA

    Get PDF
    Background: Hypertension is persistent blood pressure where systolic pressure is above 140 mmHg and diastolic is above 90 mmHg. The crown of the god fruit (Phaleria macrocarpa) is one of the original plants that originated from Indonesia which lately is popular as a plant that can cure various diseases. crown gods can enhance the immune system, reduce blood sugar levels, and reduce blood clots. Flavonoid content in the fruit of the god crown can be used as antihypertensive while polyphenols function as antihistamines. The purpose of this study was to prove the effect of crown god (Phaleria macrocarpa) fruit decoction on Decreasing Blood Pressure in the Elderly in Sendana Village, Mambi District, Mamasa Regency. Method: The design of this study is quasi-experimental, with a two-group study design, Pre-test and Post-test design using a control group (comparison) with a view to examining how the influence of the god's fruit decoction on blood pressure reduction in the elderly. The sample in this study amounted to 20 respondents with the determination of samples using Consecutive Sampling. where all respondents were hypertensive patients who were not taking antihypertensive drugs. The results of this study indicate that there is a significant effect on changes in blood pressure before and after giving the fruit of the crown god p-value 0,004 <0,005 (Ho is rejected and Ha is accepted).        Latar belakang :Hipertensi adalah tekanan darah persisten dimana tekanan sistoliknya diatas 140 mmHg dan diastolik diatas 90 mmHg. Buah mahkota dewa (Phaleria macrocarpa) merupakan salah satu tanaman asli yang berasal dari Indonesia yang akhir-akhir ini popular sebagai tanaman yang dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit.tanaman mahkota dewa dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mengurangi kadar gula darah, serta mengurangi penggumpalan darah. Kandungan flavonoid pada Buah mahkota dewa dapat digunakan sebagai antihipertensi sedangkan polifenol berfungsi sebagai antihistamin. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan pengaruh rebusan buah mahkota dewa (Phaleria macrocarpa) Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Di Desa Sendana Kecamatan Mambi Kabupaten Mamasa. Metode : Desain penelitian ini yaitu quasi eksperimen, dengan rancangan penelitian two group, Pre testand Post test designmenggunakan kelompok control (pembanding)  Dengan maksud untuk  menguji bagaimana  pengaruh  rebusan buah mahkota dewa terhadap penurunan tekanan darah pada lansia. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 20respondendengan penentuan sampel menggunakan Consecutive Sampling.dimana seluruh responden merupakan penderita hipertensi yang sedang tidak mengkonsumsi obat antihipetensi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwaada pengaruh yang signifikan terhadap perubahan  tekanan  darah sebelum dan sesudah pemberian rebusan buah mahkota dewa p-value  0,004 < 0,005 ( Ho ditolak dan Ha diterima).     &nbsp

    HUBUNGAN PENGETAHUAN KEPALA KELUARGA DENGAN KEMAMPUAN KELUARGA DALAM MERAWAT PENDERITA GANGGUAN (HALUSINASI) YANG DIRAWAT DI RUMAH WILAYAH KERJA PUSKESMAS MAPILLI KECAMATAN MAPILLI KAB. POLEWALI MANDAR

    No full text
    Background: At the moment the tendency of an increasing number of people with mental disorders, even the Word Health Organization (WHO) in admin (2007) asserts that mental disorders have even become a serious problem worldwide. According to the WHO report in 2001 about 450 million people worldwide suffer from a mental disorder and about 1% of the population are in need of help and treatment conditions for various types of mental disorders Objective: To determine the relationship of knowledge to the ability of families in caring for clients with mental disorders perception disturbances (hallucinations) at home in Public heath Mapilli Methods: Descriptive Quantitative descriptive study design that uses the analytic approach Cross Sectional Study. This research method, the total sample was obtained a sample of 16 samples. Data obtained by using questionnaires and analyzed statistically using Chi Square test with significance value = 0.05. Results: Statistical analysis showed that knowledge (p = 0.021) no significant relationship between the knowledge of the family's ability to care for clients with mental disorders perception disturbances (hallucinations) at home. Conclusion: The family is the "primary caregivers" at home. The family plays a role in determining how or the necessary care clients at home. The success of a hospital nurse can be wasted if we do not continue in the house which then causes the client to be nursed back (relapse). Family knowledge about mental illness in the family's ability to support client care to treat mental disorders, treat and serve people with mental disorders in the house.Latar belakang : Pada saat ini kecenderungan peningkatan jumlah penderita gangguan jiwa, bahkan Word Health Organization (WHO) dalam admin (2007) menegaskan bahwa gangguan jiwa telah manjadi masalah serius diseluruh dunia. Menurut laporan WHO tahun 2001 sekitar 450 juta penduduk dunia menderita gangguan jiwa dan sekitar 1% dari seluruh penduduk dunia berada dalam kondisi membutuhkan pertolongan dan pengobatan untuk berbagai jenis gangguan jiwa. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan kemampuan keluarga dalam merawat klien gangguan jiwa dengan gangguan persepsi (Halusinasi) di rumah di Wilayah Kerja Puskesmas Mapilli. Metode Penelitian : Deskriptif Kuantitatif yang menggunakan Desain penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan Cross Sectional Study. Penelitian ini dengan metode total sampel maka di peroleh sampel  sebanyak 16 sampel. Data diperoleh dengan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara statistika dengan menggunakan uji Chi Square dengan nilai kemaknaan = 0,05. Kesimpulan : Keluarga merupakan “perawat utama” dirumah. Keluarga berperan dalam menentukan cara atau asuhan yang diperlukan klien di rumah. Keberhasilan perawat di rumah sakit dapat sia-sia jika tidak diteruskan di rumah yang kemudian mengakibatkan klien harus dirawat kembali (kambuh). Pengetahuan keluarga tentang gangguan jiwa mendukung kemampuan keluarga dalam merawat klien gangguan jiwa dengan merawat, memperlakukan dan melayani penderita gangguan jiwa di rumah

    HUBUNGAN PENGETAHUAN ORANG TUA TENTANG GIZI DENGAN PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN ANAK USIA PRA SEKOLAH 4 TAHUN DI TK RA. RIYADHATUTHAHIRIYAH PAMBUSUANG KECAMATAN BALANIPA KABUPATEN POLEWALI MANDAR

    No full text
    The results of neurology studies have included child development that has reached 50% when children aged 4 years, 80% when children aged 8 years, and 100% when 18 years old (Osborn, White, and Bloom). This study strengthens previous experts, about the present or golden age (golden age) in children of early age. The golden age of child development that is the only one that should never be wasted. Lack of knowledge of parents about nutrition problems in children further aggravate the growth and development of children, it affects the quality of Human Resources 20 years ahead of the bad. The purpose of this study was to analyze the relationship of parents about nutrition with growth and development of 4-year preschoolers. Research Methods, which used is analytical method with approach. This study took a sample of 31 children and her mother in TK RA. Riyadhatuthahiriyah Pambusuang Balanipa district Polewali Mandar district, where the sampling technique in total ie. Which is analyzed using Fisher's Exact Test with significance level ? = 0,05. Research results, statistical tests obtained with growth (P = 0.000) with response rate (r = 0,000) have a relationship with Knowledge of Parent neighbors. Based on the results of research shows good knowledge of mother, will lead to growth of 4 year old pre school children. But the results of the researchers are still many who need in fix according to the direction of health workers so that encourage the work of health workers to improve its performance  Hasil-hasil studi dibidang neurologi mengetengahkan antara lain bahwa  perkembangan anak telah mencapai 50% ketika anak berusia 4 tahun,  80% ketika anak berusia 8 tahun, dan genap 100% ketika anak berusia 18 tahun (Osborn, White, dan Bloom). Studi tersebut makin menguatkan pendapat para ahli sebelumnya, tentang keberadaan masa peka atau masa emas (golden age) pada anak-anak usia dini. Masa emas perkembangan anak yang hanya datang sekali seumur hidup tidak boleh disia-siakan. Kurangnya pengetahuan orang tua tentang pentingnya gizi pada anak semakin memperburuk tumbuh kembang pada anaknya, hal ini berdampak pada kualitas Sumber Daya Manusia 20 tahun ke depan yang buruk. Tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan pengetahuan orang tua tentang gizi dengan pertumbuhan dan perkembangan Anak Prasekolah 4 tahun. Metode Penelitian, yang digunakan adalah metode analitik dengan pendekatan Cros s sectional. Penelitian ini mengambil sampel 31 anak dan ibunya  di TK RA. Riyadhatuthahiriyah Pambusuang kecamatan Balanipa kabupaten Polewali Mandar, yang mana tekhnik pengambilan sampel secara totalsampling yaitu Dimana Alat Ukur yang digunakan ialah Kuesioner serta alat timbangan berat badan dan lembar observasi. Yang mana dianalisis menggunakan uji Fisher's Exact Test dengan tingkat signifikansi  ? = 0,05

    GAMBARAN PENATALAKSANAAN BIDAN HONORER TENTANG PERAWATAN METODE KANGGURU DI PUSKESMAS MASSENGA KABUPATEN POLEWALI MANDAR

    No full text
    Latar Belakang : Perawatan Metode Kanguru (PMK) adalah cara yang sederhana untuk merawat bayi baru lahir dimana ibu menggunakan suhu tubuhnya untuk menghangatkan bayinya, Metode kanguru berperan dalam perawatan bayi baru lahir secara manusiawi dan meningkatkan ikatan antara ibu dan bayi, Berdasarkan kenyataan tersebut maka metode kanguru perlu lebih dipopulerkan di Indonesia baik pada masyarakat pedesaan maupun perkotaan sehingga masalah angka kematian yang disebabkan oleh BBLR dapat dikurangi (Suriadi, 2009). Tujuan penelitian : Untuk mengetahui gambaran penatalaksanaan bidan honorer tentang perawatan metode kanguru di Puskesmas Massenga Kabupaten polewali mandar tahun 2015. Metode penelitian : Metode penelitian bersifat deskriptif dengan jumlah populasi 23 bidan honorer dengan jumlah sampel 3 responden yang  menggunakan teknik accidental sampling. Alat pengambilan data yang digunakan adalah lembar observasi dengan menggunakan analisis univariat. Hasil : Berdasarkan hasil penelitian pelaksanaan perawatan metode kanguru pada indikator pemberian informasi dengan kategori cukup sebanyak (100%), pada indikator persiapan PMK dengan kategori cukup sebanyak  (66,67%), pada indikator cara melakukan PMK dengan kategori baik sebanyak (66,67%), dan dari keseluruhan menujukkan bahwa responden yang memiliki kategori cukup sebanyak 2 responden dengan persentase sebanyak (66,67%). Simpulan dan saran : Berdasarkan hasil penelitian diharapkan khususnya para bidan honor dapat lebih intensif melaksanakan perawatan metode kanguru, selain itu juga dapat memberikan informasi dan penyuluhan kepada masyarakat umum, khususnya kepada ibu yang sedang hamil atau baru melahirkan tentang manfaat dan cara pelaksaan perawatan metode kanguru dengan standar pelayanan kesehatan yang telah ditentukan

    PENGARUH SENAM DISMENORE TERHADAP PENURUNAN NYERI PADA REMAJA PUTRI SMK 1 TAPANGO KECAMATAN TAPANGO KABUPATEN POLEWALI MANDAR

    No full text
    Gymnastics is a sport that involves the performance of movements that require strength, speed and harmony Regular physical movement. The modern form of gymnastics is: Cross unbalanced, balance beam, floor exercise. These forms supposedly evolved from exercises used by the ancient Greeks to climb and descend a horse and circus performances. The purpose of this study was to prove no effect disminore gymnastics against a decrease in pain in adolescents SMK 1 Tapango District of Tapango Polewali MandarThe gymnastics group Mann Whitney test to determine the effect is not significant given and given gymnastics dysmenorrhea, The population was 30 patients teenage girls in vocational Tapango Tapango District of Polewali Mandar. The technique used is total sample and the sampling consisted of 30 respondents of which 15 respondents were diberika group gymnastics dysmenorrhea and 15 respondents were not given group gymnastics dimenore who met the inclusion criteria. Data collected by means of unstructured interviews and direct observation in patients. From the results of the study showed that there is influence given and not given exercises to decrease pain of dysmenorrhea. This can be seen with a value of P =0.000 which is less than the significance level ? = 0:05 to show gymnastics dysmenorrhea effectively used to reduce pain Based on the results of the study are gymnastic effect on the pain of dysmenorrhea dysmenorrhea. While the advice is recommended for researchers to multiply the number of existing samples so the results more meaningful and more accurate than research ini.Keywords: Gymnastics, Dysmenorrhea, pain, Mann WhitneySenam merupakan suatu cabang olahraga yang melibatkan performa gerakan yang membutuhkan kekuatan, kecepatan dan keserasian gerakan fisik yang teratur. Bentuk modern dari senam ialah : Palang tak seimbang, balok keseimbangan, senam lantai. Bentuk-bentuk tersebut konon berkembang dari latihan yang digunakan oleh bangsa Yunani kuno untuk menaiki dan menuruni seekor kuda dan pertunjukan sirkus.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan ada pengaruh senam disminore terhadap penurunan nyeri pada remaja SMK 1 Tapango Kecamatan Tapango Kabupaten Polewali Mandar. Kelompok senam di uji Mann Whitney untuk mengetahui ada pengaruh bermakna tidak diberikan dan diberikan senam dismenore,Populasinya adalah 30 pasien remaja putri di SMK Tapango Kecamatan Tapango Kabupaten Polewali Mandar. Tehnik sampel yang digunakan secara Total sampling dan terdiri dari 30 responden dimana 15 responden merupakan kelompok diberika senam dismenore dan 15 responden kelompok tidak diberikan senam dimenore yang memenuhi kriteria inklusi. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara tidak terstruktur dan observasi langsung pada pasien. menunjukan bahwa ada pengaruh diberikan dan tidak diberikan senam dismenore terhadap penurunan nyeri. Hal ini dapat dilihat dengan nilai P = 0.000 yaitukurang dari tingkat kemaknaan ? = 0.05 sehingga menunjukan senam dismenore efektif digunakan untuk menurunkan nyeri senam dismenore berpengaruh terhadap nyeri dismenore. Sedangkan saran yang dianjurkan bagi peneliti memperbanyak jumlah sampel yang ada agar hasilnya lebih bermakna dan lebih akurat dari penelitian ini. Kata Kunci : Senam, Dismenore, Nyeri, Mann Whitne

    PENGARUH AUDIO VISUAL TERHADAP PENGENALAN HURUF PADA ANAK USIA 5-6 DI TPK TO ERAN BATU DESA BATETANGNGA KECAMATAN BINUANG KABUPATEN POLEWALI MANDAR

    No full text
    Background: Based on preliminary study conducted on 18 January 2017 at TPK TO ERANN BATU on 20 children with observation got result, 4 children who are able to know letter well, able to spell and able to write it correctly and 16 children Who are less able to recognize the letters correctly Purpose of research: to know the influence of audio visual to the introduction of letters in children aged 5-6 years. The type of research used is quesy experiment (pre test-post test), a research by doing experimental activities (experiments), which carried out for 2 months. The sample in this study were children aged 5-6 years in TPK TO ERAN BATU Batetangnga Village Kec. Binuang Kab. Polewali Mandar. Using total sampling with sample of 20 respondents. Data collection using observation sheets. The results of this study indicate that there is the influence of audio visual (0.002) on the introduction of letters in TPK TO ERAN BATU Batetangnga Village Kec. Binuang Kab. Polewali Mandar. Conclusion: Based on the results of research, there is an influence of visual audio on the introduction of children's letters on TPK TO ERAN BATU Batetangnga Village Kec. Binuang Kab. Polewali Mandarr.Latar belakang : Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang dilakukan pada tanggal 18 januari 2015 di TPK TO ERANN BATU terhadap 20 orang anak dengan melakukan observasi didapatkan hasil, 4  orang anak yang mampu mengenal huruf dengan baik, mampu mengeja dan  mampu menuliskannya dengan benar dan 16 orang anak yang  kurang bisa mengenal huruf dengan benar. Tujuan penelitian : untuk mengetahui pengaruh audio visual terhadap pengenalan huruf pada anak usia 5-6 tahun. Jenis penelitian yang digunakan adalah quesy eksperimen (pre test-post test), suatu penelitian dengan melakukan kegiatan percobaan (experiment), Yang dilaksanakan selama 2 bulan. Sampel pada penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun di TPK TO ERAN BATU Desa Batetangnga Kec. Binuang Kab. Polewali Mandar. Menggunakan total sampling dengan sampel 20 responden. Pengumpulan data menggunakan lembar observas

    GAMBARAN PENGETAHUAN WANITA USIA SUBUR TENTANG PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) DI PUSKESMAS PEKKABATA

    No full text
    Latar belakang : Di Indonesia, kanker payudara merupakan kanker kedua paling banyak diderita kaum wanita setelah kanker mulut/leher rahim. SADARI adalah pemeriksaan payudara sendiri yang bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya kanker dalam payudara wanita (Yustina 2013: 73). Tujuan penelitian : ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan wanita usia subur tentang pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) di  Puskesmas Pekkabata. Metode penelitian : ini adalah deskriptif dengan tujuan utama untuk menggambarkan suatu kedaaan secara objektif dengan jumlah populasi adalah wanita usia subur 1655 dengan jumlah sampel dalam penelitian ini berjumlah 94  dengan menggunakan tehnik Accidental sampling dengan alat ukur yang digunakan adalah kuisioner. Hasil penelitian : ini menyatakan bahwa pengetahuan wanita usia subur tentang pengertian pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) di Puskesmas Pekkabata termaksud dalam kategori baik adalah 52,13%, pengetahuan wanita usia subur tentang cara pencegahan kanker payudara termaksud dalam kategori cukup adalah 55,32%, pengetahuan wanita usia subur tentang manfaat pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) termaksud dalam kategori cukup adalah 51,06%, dan pengetahuan wanita usia subur tentang cara melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) termaksud dalam kategori kurang adalah 50,00%. Kesimpulan : menunjukkan bahwa secara keseluruhan pengetahuan wanita usia subur tentang pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) di Puskesmas di kategorikan, Cukup sebanyak 60 wanita usia subur dengan presentase 63.83%. dan diharapkan adanya peningkatan dalam hal pengetahuan wanita usia subur tentang pemeriksaan payudara sendiri (SADARI)

    103

    full texts

    157

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Bina Generasi - Jurnal Kesehatan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇