Journals Politeknik Negeri Sambas (Journal Poltesa)
Not a member yet
    387 research outputs found

    Analisis Pengambilan Keputusan Perubahan Konversi Tambak Ikan Ke Kebun Kelapa Sawit Di Desa Kasano Mamuju Utara

    Get PDF
    This study aims to determine the causes and impacts of the conversion of fish ponds into oil palm plantations in Kasano Village, North Mamuju. This study uses a qualitative method with a descriptive research approach. Data collection used observation techniques and direct interviews with fishermen who converted their ponds into oil palm plantations in Kasanao Village, Baras District, North Mamuju Regency. The results of this study indicate that the number of fishermen who convert their ponds to oil palm plantations is around 80%. Land conversion occurs gradually, there is no change in social status due to land conversion. Instead, the conversion of the ponds is due to the problem of the value of oil palm being higher than milkfish or shrimp.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab dan dampak terjadinya konversi tambak ikan menjadi Kebun kelapa sawit di Desa Kasano, Mamuju Utara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan penelitian deskriptif. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan wawancara langsung dengan nelayan yang merubah lahan tambaknya menjadi kebun kelapa sawit di Desa Kasanao Kecamatan Baras Kabupaten Mamuju Utara. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa jumlah nelayan yang mengonversi tambaknya menjadi kebun kelapa sawit adalah sekitar 80%. Konversi lahan terjadi secara berangsur-angsur, tidak ada perubahan status sosial akibat konversi lahan. Melainkan, pengonversian tambak tersebut karena permasalahan nilai jual kelapa sawit lebih besar dibandingkan ikan bandeng atau udang

    Penentuan Alternatif Alat Tangkap Ramah Lingkungan untuk Keberlanjutan Perikanan Tangkap di Kabupaten Kubu Raya

    Get PDF
    Kubu Raya Waters has a lot of fishery resources and especially is giant prawns. A fisheries utilization in Kubu Raya Regency using by fishing gears that using in common waters or open waters. However, a problem of capture fisheries faced there is using destructive fishing gears like trawls. Trawls used by fishermen are threats to sustainable fishery resources and environments. Solutions for solving the problem of sustainable fishery resources in Kubu Raya Regency is determination eco-friendly fishing gear. The purpose of this research is to determine an alternative of most eco-friendly fishing gears that are recommended for fisheries activity in Kubu Raya like gillnet, trammel net, handling, and fishing trap. A method from this research using a score standardized function with many factors are; technology, social policy, economic, and environments. The result of this research determined that a gillnet is a recommended fishing gear for all aspects.Perairan Kubu Raya, potensi sumberdaya perairan terutama udang galah sangat besar. Pemanfaatan sumberdaya perairan di Kabupaten Kubu Raya dilakukan dengan memanfaatkan alat tangkap yang dapat dioperasikan baik di perairan umum maupun perairan terbuka. Meskipun demikian, masalah perikanan yang dihadapi di Kabupaten Kubu Raya saat ini adalah masalah mengenai penggunaan alat tangkap yang kurang ramah lingkungan. Penggunaan pukat oleh nelayan merupakan ancaman bagi keberlanjutan sumberdaya perairan dan lingkungan. Penentuan Alternatif Alat Tangkap Ramah Lingkungan adalah cara untuk melestarikan keberlanjutan Perikanan Tangkap di Kabupaten Kubu Raya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan alat tangkap alternatif yang paling ramah lingkungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode standarisasi fungsi nilai pada aspek teknologi, sosial hukum, ekonomi dan lingkungan. Alat tangkap yang direkomendasikan untuk kegiatan penangkapan ikan di Kubu Raya yaitu gillnet, tramellnet, pancing dan bubu. Berdasarkan hasil analisis, alat tangkap gillnet merupakan alat tangkap yang paling direkomendasikan dari segala aspek

    PENERAPAN TEKNOLOGI MESIN PENGGULUNG BENANG UNTUK PENGRAJIN TENUN SONGKET DI DESA JIRAK

    Get PDF
    Desa Jirak merupakan salah satu Desa sentra tenun songket di Kabupaten Sambas.Permasalahan utama yang dihadapi pengrajin tenun songket dalam proses produksi tenunadalah penggunaan peralatan yang masih dioperasikan secara manual. Salah satu peralatantradisional bertenun yang sampai saat ini masih digunakan adalah terauan. Terauan terbuatdari kayu, digerakkan secara manual menggunakan tangan berfungsi untuk menggulung(meliring) benang tenun ke platting atau kolong. Teknik penggulungan menggunakan metodeini sangat tidak praktis, memerlukan keahlian, dan kurang efisien dari segi waktu atau tenaga.Upaya mengatasi permasalahan ini dilakukan dengan menerapkan teknologi mesinpenggulung benang otomatis pada pengrajin tenun. Pengembangan mesin penggulung benangdalam kegiatan pengabdian ini dibagi menjadi 3 tahapan yaitu desain, konstruksi dan ujikinerja mesin. Tahapan pelaksanaan kegiatan pengabdian ini meliputi kegiatan desain danpembuatan mesin penggulung, pengujian mesin penggulung, finishing mesin penggulung,pelatihan pengoperasian dan perawatan mesin penggulung, pengukuran tingkatkebermanfaatan mesin bagi mitra melalui kuisioner dan serah terima barang berupa mesinpenggulung dan kotak kemasan kepada mitra. Mesin penggulung benang pakan otomatisyang diberikan kepada mitra dapat meningkatkan efisiensi penggulungan dan membantupengrajin tenun dalam upaya penggulungan benang tenun. Hasil evaluasi kegiatanmenunjukkan bahwa bantuan mesin penggulung otomatis sangat membantu dan bermanfaatbagi mitra guna mendukung proses produksi kain tenun songket.Desa Jirak merupakan salah satu Desa sentra tenun songket di Kabupaten Sambas.Permasalahan utama yang dihadapi pengrajin tenun songket dalam proses produksi tenunadalah penggunaan peralatan yang masih dioperasikan secara manual. Salah satu peralatantradisional bertenun yang sampai saat ini masih digunakan adalah terauan. Terauan terbuatdari kayu, digerakkan secara manual menggunakan tangan berfungsi untuk menggulung(meliring) benang tenun ke platting atau kolong. Teknik penggulungan menggunakan metodeini sangat tidak praktis, memerlukan keahlian, dan kurang efisien dari segi waktu atau tenaga.Upaya mengatasi permasalahan ini dilakukan dengan menerapkan teknologi mesinpenggulung benang otomatis pada pengrajin tenun. Pengembangan mesin penggulung benangdalam kegiatan pengabdian ini dibagi menjadi 3 tahapan yaitu desain, konstruksi dan ujikinerja mesin. Tahapan pelaksanaan kegiatan pengabdian ini meliputi kegiatan desain danpembuatan mesin penggulung, pengujian mesin penggulung, finishing mesin penggulung,pelatihan pengoperasian dan perawatan mesin penggulung, pengukuran tingkatkebermanfaatan mesin bagi mitra melalui kuisioner dan serah terima barang berupa mesinpenggulung dan kotak kemasan kepada mitra. Mesin penggulung benang pakan otomatisyang diberikan kepada mitra dapat meningkatkan efisiensi penggulungan dan membantupengrajin tenun dalam upaya penggulungan benang tenun. Hasil evaluasi kegiatanmenunjukkan bahwa bantuan mesin penggulung otomatis sangat membantu dan bermanfaatbagi mitra guna mendukung proses produksi kain tenun songket

    PENDAMPINGAN PROSES PRODUKSI BUMBU BASAH KHAS MELAYU SAMBAS MENGGUNAKAN ALAT UNIVERSAL FRITTER DI DUSUN TANJUNG MENTAWA DESA TANJUNG MEKAR KECAMATAN SAMBAS

    Get PDF
    Mitra kegiatan adalah kelompok usaha bumbu basah Dusun Tanjung Mentawa, Desa TanjungMekar. Mitra berkeinginan memperbaiki proses produksi usahanya agar lebih efektif danefisien serta mengubah tampilan produk menjadi market-able. Proses produksi yangdilakukan selama ini menggunakan peralatan sederhana yaitu blender rumah tangga dengankapasitas produksi 1-3 liter untuk satu kali proses. Peralatan tersebut dirasa kurang efektifdan efisien. Selain itu kemasan produk hanya menggunakan plastik transparan denganpengikat karet yang dirasa kurang market-able. Kegiatan pengabdian ini dilakukan untukmengatasi permasalahan yang terjadi di lingkungan masyarakat sekitar. Melalui kegiatan inidilakukan konversi peralatan blender rumah tangga ke peralatan universal fritter (kapasitasproduksi 40-60 kg/jam) dan mengubah kemasan produk menjadi kemasan yang market-able.Tahapan kegiatan berupa pelatihan dan pendampingan penggunaan alat serta perawatannya,pelatihan pemilihan bahan baku yang berkualitas, pelatihan teknik pengemasan yang efektifdan perubahan kemasan produk yang mareket-able. Hasil kegiatan menunjukkan bahwapenggunaan alat universal fritter mampu memproduksi bumbu basah dalam jumlah yanglebih banyak untuk satu kali proses dibanding menggunakan blender rumah tangga. Prosespengolahan bumbu basah tidak perlu tambahan air pada saat proses penghalusan bumbusehingga cita rasa bumbu lebih enak dan waktu penumisan menjadi lebih singkat. Prosespengemasan menjadi efektif dengan tampilan yang market-able karena menggunakan toplesjar 50-250 gram dan plastik packing seal dengan penambahan label sehingga tidak perlumengikatnya dengan karet. Mitra mampu memilih bahan baku yang berkualitas dengan tepat,sehingga produk yang dihasilkan lebih berkualitas dan digemari banyak orang

    Analisis Kelayakan Usaha Ebi (Studi Kasus: Desa Arung Medang Kecamatan Tangaran)

    Get PDF
    Sea potential is very abundant in the village of Arung Medang. One of them is shrimp which is processed into dried shrimp, but only a small part of the community who become dried shrimp entrepreneurs, and it makes the production is fairly low. This study aims to analyze the feasibility of dried shrimp entrepreneurs with a case study in Arung Medang village, Tangaran sub-district. The samples in this study were five people with the sampling conducted by using the purposive sampling technique. The research method used is a financial analysis by calculating costs, revenues, opinions, business feasibility or R/C Ratio, Break Even Point, Payback Period. The results of this study indicate that: the total cost in this study was Rp.2.759.000, the revenue for was Rp.5.300.000, the net income was Rp.2.541.000, the break even point was Rp.26,3 kilograms, the break even point price was Rp.280.191, the payback period 0,054 or 20 working days, the capital will be returned. Where the feasibility level of the dried shrimp business was 1.9, it means that the dried shrimp entrepreneurs are Financially feasible to run because of the R/C Ratio <1.Potensi laut yang sangat melimpah di Desa Arung Medang, salah satunya adalah udang yang diolah menjadi ebi, tetapi hanya sebagian kecil masyarakat yang menjadi pengusaha ebi, sehingga hasil produksi terbilang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan usaha ebi dengan studi kasus di Desa Arung Medang Kecamatan Tangaran. Sampel dalam penelitian ini ada 5 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis finansial dengan menghitung biaya, penerimaan, pendapatan, kelayakan usaha atau R/C Ratio, BEP (Break Even Point) dan PP (Payback Period). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: Total biaya dalam penelitian ini Rp.2.759.000, penerimaan Rp.5.300.000, pendapatan bersih Rp.2541.000. BEP produksi 26,3 kg, BEP harga adalah Rp.280.191, PP (Payback Period) 0,054 atau 20 hari kerja modal usaha akan kembali. Sedangkan untuk tingkat kelayakan usaha ebi adalah 1,9 artinya usaha ebi ini layak secara finansial untuk diusahakan karena R/C Ratio >1

    Pengaruh Modal, Tenaga Kerja dan Pengalaman Terhadap Produksi Pengolahan Ubur-Ubur di Desa Temajuk

    Get PDF
    The purpose of this study is to know the effect of capital, labor, and experience on jellyfish processing production in Temajuk Village. The method used is observation, interviews, and questionnaires with primary data and secondary data. The data that has been obtained is analyzed by the correlation test method using SPSS version 25. The results of the correlation test for the capital variable obtained Rcount 0,813 > Rtable 0,514, the results show that the variable of capital has an effect on the variable production results. For the labor variable, the Rcount is 0,793 > Rtable 0,514, this result shows that there labor variable has an effect on the variable of production results. For the experience variable obtained Rcount 0,273 < Rtable 0,514 the results show that the experience variable has no effect on the production yield variable.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh modal, tenaga kerja dan pengalaman terhadap produksi pengolahan ubur-ubur di Desa Temajuk. Metode yang digunakan adalah observasi, wawancara dan kuisioner dengan data primer dan data sekunder. Data yang telah didapatkan di analisis dengan metode hitung uji korelasi menggunakan SPSS versi 25. Hasil pada uji korelasi variabel modal didapat R hitung 0,813 > R tabel 0,514, hasil tersebut menunjukan variabel modal berpengaruh terhadap variabel hasil produksi. Untuk variabel tenaga kerja didapat R hitung 0,793 > R tabel 0,514, hasil tersebut menunjukan variabel tenaga kerja berpengaruh terhadap variabel hasil produksi. Untuk variabel pengalaman didapat R hitung 0,273 < R tabel 0,514 hasil tersebut menunjukan variabel pengalaman tidak berpengaruh terhadap variabel hasil produksi

    ANALISA MOTIVASI BELAJAR TARUNA POLTEKIP MELALUI DARING SELAMA PANDEMI COVID-19

    Get PDF
    This study-research aims to analyze whether there is a positive influence between the learning motivation of the Correctional Polytechnic cadets on the learning achievements being carried out through online media. This study uses the Learning Motivation variable as an independent variable and the Achievement variable as the dependent variable. The theory used in this research is the theory of Need for Achievement (n. Ach) from McCllelland (2008). The method used in this study is a quantitative approach to data analysis and statistical data processing using the SPSS 25.0 application. Retrieval of data in this study using a questionnaire distributed to 286 cadets as a population and 87 people as samples in this study. The results of this study-research concluded that the cadets have high motivation and desire to achieve learning achievement through online media despite facing the pandemic of COVID-19.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa apakah terdapat pengaruh positif antara motivasi belajar taruna Politeknik Ilmu Pemasyarakatan terhadap pencapaian prestasi belajar yang sedang dilaksanakan melalui media online. Penelitian ini menggunakan variabel Motivasi Belajar sebagai variabel independen dan variabel Capaian Prestasi sebagai variabel dependen. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori Need for Achievement (n. Ach) dari McCllelland (2008). Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan pendekatan kuantitatif dengan analisis data dan pengolahan data statistika menggunakan aplikasi SPSS 25.0. Pengambilan data dalam penelitian ini yaitu menggunakan kuesioner yang disebar kepada 286 orang Taruna POLTEKIP sebagai populasi dan 87 orang sebagai sampel dalam penelitian ini. Hasil dari penelitian ini disimpulkan bahwa para taruna memiliki motivasi yang tinggi dan keinginan untuk mencapai prestasi belajar melalui media online meskipun sedang menghadapi masa pandemi COVID-19

    PENERAPAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA UNTUK PETANI LADA DI DUSUN SEJIWA SEHATI DESA SEKUDUK

    Get PDF
    Sasaran kegiatan pengabdian yang dilaksanakan adalah petani lada yang tergabung dalamkelompok tani lada di Dusun Sejiwa Sehati, Desa Sekuduk, Kecamatan Sejangkung,Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Penduduk Desa Sekuduk sebagian besar bekerjasebagai petani. Salah satu komoditas unggulan yang dibudidayakan adalah tanaman lada.Permasalahan yang dihadapi mitra adalah kegiatan pasca panen diantaranya dalam prosesperontokkan lada dari tangkainya. Selama ini proses perontokan masih manual yaitu dengandengan cara dipijak (dikirik). Untuk mencapai hasil yang banyak dan dalam waktu yangcepat, harus melibatkan orang. Tentu saja ini akan menguras tenaga dan mengeluarkan biayayang besar untuk upah tenaga kerja. Solusi yang ditawarkan dalam kegiatan ini adalahmembuat mesin yang dibutuhkan untuk merontokkan buah lada dari tangkainya. Kegiatanlainnya adalah pendampingan dan pembimbingan pengoperasian serta perawatan mesinperontok lada yang diserahkan. Hasil kegiatan ini memberikan manfaat kepada mitra yaituperontokkan dapat dilakukan oleh satu tenaga kerja dengan hasil yang sebanding denganbeberapa orang tenaga manusia. Manfaat lainnya adalah waktu yang dibutuhkan untukperontokkan lebih singkat dan efisien serta lebih optimal

    ALTERNATIF PENGEMBANGAN USAHA BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDes) BINJAI ABADI DESA JIRAK KECAMATAN SAJAD

    Get PDF
    BUMDes Binjai Abadi berada di Desa Jirak Kecamatan Sajad. Keberadaan BUMDes BinjaiAbadi ini merupakan upaya untuk mendukung munculnya kembali demokrasi sosial di DesaJirak. Melalui peningkatan kapasitas masyarakat desa tentang pengelolaan BUMDes secaraberkelanjutan dan pemerintah desa yang berpola kreatif dan inovatif dalam mendominasikegiatan ekonomi desa. BUMDes diharapkan dapat membangun perekonomian daerah yangdibutuhkan untuk menciptakan lapangan pekerjaan baru, menghasilkan barang dan jasasubstitusi daerah, meningkatkan perdagangan antar pemerintah daerah dan memberikanlayanan yang optimal bagi konsumen. Namun realitas di lapangan menunjukkan bahwaBUMDes Binjai Abadi masih menghadapi kendala. Kendala yang dihadapi adalah BUMDesBinjai Abadi hanya memiliki satu unit usaha yaitu usaha penggilingan padi dengan produkutama yang dihasilkan adalah beras dan dedak (bahan pakan ternak). Hal ini mengakibatkansumber pemasukan dana pada BUMDes Binjai Abadi menjadi sangat minim. Melihat kondisiini, maka penting untuk dilakukan perencanaan pengembangan unit usaha alternatif untukmerealisasikan produk-produk rencana desa sekaligus meningkatkan optimisme masyarakatterhadap BUMDes Binjai Abadi. Kegiatan yang dilakukan adalah identifikasi faktor internaldan eksternal yang disusun dalam matrik SWOT. Selain itu disusun formulasi rencanapengembangan unit usaha BUMDes Binjai Abadi dengan memaksimalkan kekuatan yangdimiliki BUMDes Binjai Abadi terutama akses modal yang kuat untuk meraih peluangpengembangan unit usaha. Banyaknya limbah sekam padi dan sampah rumah tangga yangdapat dikelola menjadi pupuk organik menjadi potensi kuat yang mendukung rencanapengembangan unit usaha. Selanjutnya dikembangkan pertanian organik yang memberikanpeluang usaha baru

    DIVERSIFIKASI PRODUK KERAJINAN ROTAN MENGGUNAKAN ALAT PENEKUK PIPA BESI DI DESA PIANTUS

    Get PDF
    Desa Piantus merupakan satu-satunya desa sebagai sentra kerajinan rotan yang terdapat diKabupaten Sambas. Jumlah pengrajin rotan yang terdapat di Desa Piantus sekitar 70% darijumlah kepala keluarga (KK) yang ada, dengan produk kerajinan yang dihasilkan berupaproduk kerajinan seperti keranjang, bakul, nyiru dan produk untuk rumah tangga seperti potbunga, tudung saji, tempat tisu dan berbagai kerajinan lainnya. Selain itu terdapat sekitar 15KK membuat mebel dari rotan seperti set kursi, kursi sudut, kursi teras, kursi malas, kursigoyang, rak, meja, kursi makan dan lain sebagainya. Mitra dalam kegiatan pengabdian iniadalah UMKM Evis Rotan yang beralamat di Dusun Kenanai Desa Piantus, memiliki 4karyawan tetap dan beberapa karyawan tidak tetap. UMKM Evis Rotan bergerak dalambidang kerajinan rotan dan dapat membuat berbagai bentuk pesanan sesuai keinginankonsumen. Berdasarkan hasil diskusi dengan mitra, permasalahan utama pengrajin rotan diDesa Piantus adalah memasarkan produk kerajinan. Selama ini, produk kerajinan rotan yangdihasilkan kurang bervariasi akibatnya konsumen merasa bosan dengan produk rotan yangdihasilkan karena tidak ada inovasi produk kerajinan rotan yang dihasilkan. Berdasarkankondisi tersebut, upaya diversifikasi produk kerajinan rotan perlu dilakukan agar produk bisabersaing dengan produk kerajinan lainnya. Salah satu upaya untuk menyelesaikanpermasalahan tersebut adalah memberikan bantuan alat penekuk pipa melalui kegiatanpengabdian. Hasil uji fungsional menunjukkan bahwa alat penekuk pipa besi dapat berfungsidengan baik untuk menekuk pipa besi sesuai dengan sudut penekukan yang diinginkan

    362

    full texts

    387

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journals Politeknik Negeri Sambas (Journal Poltesa)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇