Journals Politeknik Negeri Sambas (Journal Poltesa)
Not a member yet
387 research outputs found
Sort by
STUDI PERBANDINGAN KUALITAS ORGANOLEPTIK TELUR PUYUH DIREBUS DENGAN LARUTAN GARAM 5%)
Salted quail eggs are a type of processed egg product that have a distinctive salty flavor. This flavor depends on the concentration of the salt solution used during the boiling process. The aim of this study was to compare the organoleptic characteristics of salted quail eggs boiled in a 5% (w/v) salt solution with those boiled in clean water. The salted quail eggs were prepared by coating the eggs with a mixture of salt and ash, and then boiling them in either the salt solution or the clean water. The study results indicated that there was no significant difference (P>0.05) between the two samples in terms of taste, firmness, texture, and aroma. However, most panelists favored the salted quail eggs boiled in the salt solution because they had a slightly stronger fishy aroma and a slightly higher salinity
PEMANFAATAN BAKTERI ASAM LAKTAT INDIGENOUS KOPI ROBUSTA SEBAGAI STARTER PADA FERMENTASI KOPI ARABIKA ASAL TORAJA
Penelitian ini berupa penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan bakteri asam laktat indigenous terhadap mutu kimia kopi arabika hasil fermentasi. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) meliputi 3 perlakuan penambahan bakteri asam laktat indigenous yaitu perlakuan kontrol (0%), 4%, dan 5% menggunakan fermentasi basah selama 48 jam fermentasi. Parameter pengujian yaitu kadar abu, protein, total gula, gula reduksi, total asam tertitrasi, derajat keasaman, polifenol, dan antioksidan. Analisis data menggunakan program aplikasi IBM SPSS Versi 22.0. Penelitian ini memberikan hasil bahwa konsentrasi bakteri asam laktat berpengaruh terhadap total gula, gula reduksi, total asam tertitrasi, pH, Polifenol, dan antioksidan biji kopi arabika, namun tidak berpengaruh pada kadar abu dan protein biji kopi arabika. Perlakuan terbaik yaitu penambahan bakteri asam laktat indigenous 5% dengan kadar abu 3,32%; protein 0,84%, total gula 5,9%; gula reduksi 1,95%; TAT 0,41%; pH 6,3, polifenol 44,8%; dan antioksidan 19,5%
Kajian Potensi Usaha Budidaya Ikan Lele (Clarias batrachus) (Studi kasus: “BUMdes Tengguli” di Desa Tengguli Kecamatan Sajad)
Every fishery activity has potential which is highly dependent on the type of business and fishery resources available at the location of the activity. One of them is the potential for cultivating businesses in great demand by the community. The purpose of this research is to examine the potential for catfish farming in tarpaulin ponds at the Tengguli BUMDes. This type of research is quantitative research with a quantitative descriptive study approach. The research method uses financial analysis combined with environmental analysis focusing on water quality. The results of the research based on the financial aspect show that the costs incurred amount to IDR 8,986,166 including fixed costs and variable costs. Meanwhile, the profit earned was IDR 3,013,834/production. The BEP value is 299.5 kg/period at a minimum price of IDR 22,465.41/kg. An RCR value of 1.33 > 1 means efficient and profitable, a marketing margin of IDR 4,000, and a farmer's share value of 99% > 40% means efficient. While from the environmental aspect, the value of pH 5, temperature 29°C, DO 15.4 mg/l, nitrate 0 mg/L, phosphate 1.0 mg/L, and ammonia 0 mg/l did not cross the PP No. 82 of 2001 (class II)
ANALISIS NILAI TAMBAH BODY SCRUB DARI KULIT CERI KOPI LIBERIKA DI PROVINSI JAMBI
There is a lot of solid waste from the liberika coffee industry, in the form of coffee cherry skin waste which is not utilized further. Liberika coffee cherry skin waste has the potential to be made into a product, namely body scrub. This study aims to (1) determine the body scrub processing (2) analyze added value and (3) analyze the financial feasibility of processing body scrub from Liberika coffee cherry skin. The method used in this research is descriptive and quantitative methods. In analyzing added value, the method used is the Hayami method. The results of this study indicate that the added value generated from the processing of body scrub from Liberika coffee cherry skin is Rp. 210,626/kg of raw material with an added value ratio of 42%. This means that the added value generated is greater than zero (Rp. 210,626> 0), meaning that this business can provide (positive) added value. For financial feasibility analysis, the BEP value for production volume was 39,709 packages/year and the selling price BEP was Rp. 4,792. The resulting NPV is Rp. 218,505,606 (NPV > 0), meaning that this business is feasible to run. The IRR obtained is 53% with a Net B/C of 1.15 and a Payback Period (PP) of 2 years 6 months 18 days. This means that the business of processing body scrub from the skin of Liberika coffee cherries is profitable and feasible to run
PEMANFAATAN ARANG SABUT KELAPA DAN KULIT PINANG MENJADI BIOBRIKET UNTUK MENINGKATKAN NILAI TAMBAH
Areca nut coir contains several chemical compounds, i.e., cellulose (34,18%), hemicellulose (20.83%), and lignin (31.6%). These chemical compounds are a source of carbon in the manufacture of activated charcoal or adsorbents and coconut coir is a material containing lignicellulose which can be used as a substitute for fuel. One way to use areca nut and coconut coir is to make biobriquettes. Processing of areca and coconut coir into biobriquettes deals with numerous production factors, starting from additional materials, labor, production equipment, and other materials. Processing costs are conducted to obtain higher prices and higher profits than without a production process, so value added analysis is needed. The purpose of this research is to find out the added value generated from processing areca nut shells and coconut coir into biobriquettes. Data were obtained from primary and secondary data. The methods used in this research are descriptive and quantitative methods. Based on the results of the research, processing of areca shell charcoal and coconut coir into biobriquettes starts from ordering raw materials, maintenance and storage of raw materials. The production process is conducted by weighing the raw materials, carbonizing, milling, sieving, mixing charcoal flour with tapioca flour, moulding, drying and packaging. and added value analysis shows that the business plan for processing areca shell charcoal and coconut coir into biobriquettes obtains an added value of Rp. 3,077/kg of raw materials. A large added value of zero (Rp. 3,077> 0) means that the utilization of areca nut shells and coconut husks into biobriquettes generates added value
FESTIVAL PERMAINAN TRADISIONAL SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN BUDAYA LOKAL
Gerakan social distancing dan work/study from home selama pandemi Covid-19 mempengaruhi kebiasaan masyarakat dalam memanfaatkan waktu dan penggunaan gawai. Salah satu dampak tak langsung dari pesatnya perkembangan teknologi dan rendahnya aktivitas fisik akibat pembatasan aktivitas selama pandemi adalah berkurang/melemahnya pengetahuan generasi muda terhadap permainan tradisional. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkenalkan permainan tradisional sebagai pelestarian budaya lokal. Kegiatan dilaksanakan di Taman Wisata Bahari, Jawai Selatan dan dilakukan dengan cara praktik langsung oleh peserta. Mitra dari kegiatan ini adalah Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Taman Wisata Bahari Desa Jawai Laut. Jenis permainan yang disediakan ada sembilan jenis, yang dibagi ke dalam tiga stan. Peserta kegiatan ini mencapai 300 orang dengan mayoritas dari kelompok usia sekolah dasar. Dari kegiatan ini, para peserta mendapatkan pengalaman dan pengetahuan mengenai permainan tradisional yang selama ini banyak dilupakan dan bahkan belum pernah dimainkan oleh sebagian peserta dari kelompok generasi muda.Gerakan social distancing dan work/study from home selama pandemi Covid-19 mempengaruhi kebiasaan masyarakat dalam memanfaatkan waktu dan penggunaan gawai. Salah satu dampak tak langsung dari pesatnya perkembangan teknologi dan rendahnya aktivitas fisik akibat pembatasan aktivitas selama pandemi adalah berkurang/melemahnya pengetahuan generasi muda terhadap permainan tradisional. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkenalkan permainan tradisional sebagai pelestarian budaya lokal. Kegiatan dilaksanakan di Taman Wisata Bahari, Jawai Selatan dan dilakukan dengan cara praktik langsung oleh peserta. Jenis permainan yang disediakan ada sembilan jenis, yang dibagi ke dalam tiga stan. Peserta kegiatan ini mencapai 300 orang dengan mayoritas dari kelompok usia sekolah dasar. Dari kegiatan ini, para peserta mendapatkan pengalaman dan pengetahuan mengenai permainan tradisional yang selama ini banyak dilupakan dan bahkan belum pernah dimainkan oleh sebagian peserta dari kelompok generasi muda
PEMBUATAN ENGLISH TOURISM DICTIONARY UNTUK PENULISAN KARYA ILMIAH DI PRODI MANAJEMEN BISNIS PARIWISATA
Visi Politeknik Negeri Sambas adalah “Menjadi Institusi Pendidikan Vokasi Yang Unggul di Tingkat Nasional dan Internasional Pada Tahun 2034”. Berdasarkan hal itu, Politeknik Negeri Sambas sangat mendorong civitas akademik nya untuk menulis karya ilmiah sampai di jurnal/artikel internasional yang mayoritas mengunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa pengantarnya. Salah satu solusi untuk mencapai tujuan tersebut adalah dengan menyiapkan kamus Bahasa Inggris fokus pada korpus pariwisata disertai dengan contoh kalimat yang terdapat dalam jurnal/artikel/buku terakriditasi internasional. Tujuan dari PKM ini adalah untuk mengembangkan kamus English for Tourism untuk penulisan kaya ilmiah yang semula hanya versi bahasa Inggris – Bahasa Inggris menjadi versi Bahasa Indonesia-Inggris dan disertai contoh penggunaannya pada kalimat dalam bahasa Inggris sesuai konteksnya. Mitra kerja dalam PKM ini adalah prodi Manajemen Bisnis Pariwisata Politeknik Negeri Sambas. Metode pelaksanaan PKM ini adalah dengan menerjemahkan kata-kata ilmiah hasil penelitian Coxhead, A, The academic word list, Victoria University of Wellington list word 1 kedalam Bahasa Indonesia, kemudian mengambil data dari korpus pariwisata dalam Bahasa Inggris dari 50 Jurnal Ilmiah Pariwisata terakreditasi internasional yang menggunakan bahasa Inggris, yang kemudian diekstrak menggunakan aplikasi Antcons untuk mencari setiap kosakata yang paling sering digunakan sebagai data contoh penggunaannya di dalam kalimat. Ditemukan sebanyak 454 kata yang menjadi kata sumber dan telah diterjemah kedalam Bahasa Indonesia disertai contoh kata berdasarkan posisi struktural dalam kalimat.
 
SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN DATA KEUANGAN
Penelitian ini merupakan penelitian tentang pembuatan aplikasi untuk pengelolaan data keuangan dengan modul yang dikembangkan adalah untuk rekapitulasi kehadiran pegawai dan perhitungan uang makan, pada aplikasi yang dibangun memiliki beberapa hak akses yang disediakan seperti untuk admin, untuk bagian kepegawaian yang merupakan bagian yang melaporkan jumlah kehadiran pegawai diPoliteknik Negeri Sambas, Bendahara yang sebelumnya menentukan jumlah uang makan dari eprhitungan jumlah kehdariran yang diberikan oleh bagian kepegawaian, Wakil Direktur Bidang Keuangan dan Kepegawaian yang setiap minggu atau bulannya yang selalu mendapatkan laporan dari bagian kepegawaia, serta Direktur yang akan mendapatkan laporan sama dari bagian kepegawaian dan bendahara yang mendapatkan persetujuan dari Wakil Direktur dan hasil ahir dari sistem yang dibangun adalah berupa laporan rekapitulasi kehadiran pegawai, laporan uang makan di setiap unit yang ada di Politeknik Negeri Sambas.
 
Teknis Pengelolaan Pembenihan Ikan Mas Mantap Cyprinus carpio untuk Mendapatkan Benih Kualitas Unggul
The development of mirror carp (Cyprinus carpio) farming in Indonesia has progressed very rapidly, as can be seen by the increasing number of varieties of mirror carp produced from various regions with their respective specifications and advantages. Along with the need for carp that are more resistant to environmental changes and disease attacks, the development of the Majalaya carp variety subsequently produces Mantap carp fish that are disease-resistant, and growth in the growth segment is faster. The aim of this study was to disseminate technical information on Mantap fish carp culture to the public so that it can be used as a reference source for the community, especially for cultivators who are interested in developing this fish. In this study, primary and secondary data were collected. Based on the results of a fecundity study, one female broodstock produced 104.496 kg broodstock-1, the average percentage of egg fertilization (FR) was 89,64%, the average hatching rate (HR) was 61,37%, and the average survival rate (SR) until the size of the seed size 2-3 cm reaches 60%.Perkembangan budidaya ikan mas (Cyprinus carpio) di Indonesia mengalami kemajuan pesat, hal ini dapat dilihat dengan banyaknya varietas ikan mas yang dihasilkan dari berbagai daerah dengan spesifikasi serta keunggulan masing-masing. Seiiring perkembangan kebutuhan ikan mas yang lebih tahan terhadap perubahan lingkungan dan serangan penyakit, pengembangan varietas ikan mas majalaya, selanjutnya menghasilkan ikan mas mantap yang tahan penyakit, serta pertumbuhan pada segmen pembesaran lebih cepat. Tujuan studi adalah untuk mendesiminasikan informasi teknis budidaya ikan mas mantap kepada masyarakat agar dapat dijadikan sumber referensi bagi masyarakat, khususnya para pembudidaya yang tertarik untuk mengembangkan ikan ini. Dalam studi ini pengumpulan data dilakukan dengan cara mengumpulkan data primer dan data sekunder. Berdasar hasil studi, fekunditas 1 ekor induk ikan betina menghasilkan 104 496 butir kg induk-1, persentase derajat pembuahan telur (FR) rata-rata 89.64%, derajat penetasan telur (HR) rata-rata 61.37%, serta tingkat kelangsungan hidup (SR) rata-rata sampai ukuran benih ukuran 2-3 cm mencapai 60%
PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI TUNAS PEMUDA SAMBAS MELALUI TEKNOLOGI LIGHT TRAP TENAGA SURYA UNTUK MEREDUKSI SERANGAN HAMA TANAMAN CABAI
The partner of this Community Service (PKM) program is the Sambas Youth Tunas Farmer Group located in Sumber Harapan Village, Sambas District, Sambas Regency, West Kalimantan. The priority problem of this 11-member partner is handling pest attacks that are still carried out with traditional traps and spraying pesticides that are not environmentally friendly and harmful to health. Based on the results of discussions, agreements with partners and funding capacity as well as the duration of program implementation, the solution offered is the manufacture and installation of solar light trap technology. The activities carried out by the implementation team were the manufacture of solar light traps, followed by the installation of solar light traps in chili gardens. In solar light trap installation activities, the implementation team conducts training on maintenance and use of solar light traps. The results of this PKM program are expected to be able to reduce pest attacks on chili plants so as to increase crop yields.Mitra pada program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini adalah Kelompok Tani Tunas Pemuda Sambas yang berlokasi di Desa Sumber Harapan, Kecamatan Sambas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Permasalahan prioritas mitra yang beranggotakan 11 orang ini adalah penanganan serangan hama yang masih dilakukan dengan perangkap tradisional dan penyemprotan pestisida yang tidak ramah lingkungan serta berbahaya bagi kesehatan. Berdasarkan hasil diskusi, kesepatan dengan mitra dan kapasitas pendanaan serta durasi waktu pelaksanaan program, maka solusi yang ditawarkan adalah pembuatan dan pemasangan teknologi light trap tenaga surya. Kegiatan yang dilakukan tim pelaksana yaitu pembuatan light trap tenaga surya, dilanjutkan dengan pemasangan light trap tenaga surya di kebun cabai. Pada kegiatan pemasangan light trap tenaga surya, tim pelaksana melakukan pelatihan perawatan dan penggunaan light trap tenaga surya. Hasil program PKM ini, diharapkan mampu mereduksi serangan hama pada tanaman cabai sehingga dapat meningkatkan hasil panen