Madrasah Jurnal - IDIA Prenduan
Not a member yet
    1008 research outputs found

    Konsep manusia sempurna Mulla sadra dan fridriech william Nietzche

    Get PDF
    ABSTRAKGagasan manusia sempurna sudah menjadi sebuah perdebatan di awal perkembangan zaman dalam hal ini ketika dalam sebuah zaman yang penuh dengan tatanan dan bentuk perbedaan pemikiran islampun mulai memasuki ranah dan sejak saat itulah, orang orang di dalam nya terbelah menjadi beberapa bagian, dimulai dari pemahaman manusia sempurna sebagai sosok mandiri tanpa ada orang lain yang membantu, selanjutnya manusia sempurna sebagai sosok yang mempunyai kedudukan di atas ketika mampu mencapai proses pembersihan yang berkaitan dengan pemahan yang di gaungkan oleh pemikiran kaum sufisme. Dan pada zamanya ibnu arabi sebagai juru kunci. dan selanjutnya sudut pandang dalam memamahi sesuatu sebagai puncak pada proses berfikir manusia. Dan hal itu di dapatkan melalui pertimbangan yang di ambil dari pemikiran yang aktif itu sendiri. (al-‘aqlal-fa‘al). Kelompok ini telah di akhiri oleh para tokoh filsuf muslim, Mulla Sadra merupakan seorang pemikir muslim dimana telah memecahkan masalah klasik yang terdapat pada filsafat islam. Dan beliau juga mempertemukan kedua filsafat terkemuka di antaranya filsafat islam dengan filsafat agama yang menggabungkan keduanya sebagai pemikiran yang indah dan mudah untuk di mengerti.Dengan menggagas teori-teori baru mengenai wujud, geraksubstansial, kesatuan aqil dan ma‘qul, serta beberapa teori lain yang membuatnya menjadi salah satu pemikir Muslim paling orijinal pada periodepasca Ibnu Rusyddan terpengaruh oleh pemikiran tasawuf, Mulla Sadra juga berkecimpung dalam debat pemikiran mengenai manusia sempurna Dalam pandangannya, manusia sempurna adalah adalah perpaduan kreatif antara pamahaman dari dua kelompok terakhir di atas, yakni sebagai sebuah maqam puncak dari penyucian diri manusia melalui riyadah (tempa batin) dan sekaligus sebagai hasil tertinggi dari proses pemurnian intelek manusia sehingga ia bisa mencapai tahap Intelek Aktif. Kedudukan manusia sempurna bisa dialami oleh manusia karena pada dasarnya secara eksistensial manusia merindukan sebuah kesempurnaan, dan halitu mungkin terjadi karena jiwa manusia memiliki potensi-potensi yang jika kesemuanya teraktualisasi maka itulah wujud manusia sempurna Sedangkan Nietzsche dengan kuat mengeksplorasi wacana tentang eksistensialisme. (kebebasan, kematian, ketakutan, kekhawatiran, penderitaan, manusia) mimpi, kondisi duniawi (jarak dan waktu/historis). Doktrin Nietzsche berasal dari pemahaman yang konkrit tentang manusia dan kehidupannya. Ajaran utama Nietzsche adalah kemauan kekuasaan yang dapat dicapai dalam gagasan manusia sempurna yang ideal atau Ubermensch. Dia menegaskan bahwa keberadaan manusia adalah kehendaknya (human willwant) yang melampaui perbandingan. Nietzsche merupakan sosok yang sangat di segani pada masanya pemikiran pemikiran yang begitu rasionalis dan sudut pandang pada manusia yang menjadikan luar biasa menjadikan nya sebagai tiga inti dasar dalam sebuah kehidupan  berani menajalani hidup, mencerdaskan akal , dan terhir mampu menjadikan kebanggaan bagi diri sendiri, bisa dan tidak bisanya kita, mampu dan tidk cerdasnya nya semua akan menjadi kebanggaan tersendiri untuk kita, dalam artikel lain Nietzsche menyuarakan dengan adanya keterpurukan seseorang melalui penderitaan manusia akan lebih kuat dan hebat terhadap apa yang ia jalankan, mengapa karena pemikiran seseorang akan mampu dan tumbuh berfikir karena adanya suatu konflik atau masalah dan akan mencari solusi terbaik dari dalam dirinya, disitulah muncul potensi dalam diri  manusia yang perlu di kuatkan. Manusia memiliki kekuatan supranatural dari dalam dirinya untuk mencapai sesuatu yang membuat manusia tersebut menjadi manusia yang teratas dan menjadikan dirinya sempurna. Â

    KRITERIA KEBENARAN ILMIAH DALAM PERSPEKTIF BARAT DAN ISLAM

    Get PDF
    The various problems faced today and humans who are never satisfied with what he already has, still always looking for the real truth, so it requires truth, thus requiring a person to think about solving a problem and finding the truth in accordance with facts and science. By Therefore, this paper tries to explain the criteria for scientific truth in the Western and Islamic Western and Islamic views. Hopefully, the results of this research can provide benefits for the whole community in viewing reality and truth. Type of This research is a library research. As for The results of this study are, that the criteria of truth in the western view only relies on three forces, namely; rationalism, experientialism and criticalism in finding the truth. Whereas in an Islamic perspective, the criteria for scientific truth remains sourced to the Qur'an as a source of true truth. In this case researchers confuse three things, namely, (1) religious truth, (2) philosophical truth and (3) truth that is proven to be true. existence

    FUNGSI KEARIFAN LOKAL DALAM MENANGGULANGI FUNDAMETALISME BERAGAMA DI MADURA

    Get PDF
    AbstractThis research examines the role of local wisdom in strengthening the ethnic attitudes of the Madurese people which is used as one of the efforts to overcome religious fundamentalism. By using descriptive qualitative methods, this study answers two formulations of the problem, namely how the tanean rokat is implemented and what are the religious and cultural elements and how the tanean rokat has a role in forming a strong ethnic attitude that is able to dispel fundamentalism in religion so that it is concluded that the tanean rokat with the symbols contained in it and accompanied by the role of the figure "keh" is an important media that encourage Madurese people to be wise and wise in responding to cultural changes that infiltrate through the Islamic religious movement of fundamentalism

    METODE BIMBINGAN KELUARGA DALAM MENGEMBANGKAN PENGETAHUAN AGAMA ISLAM ANAK

    Get PDF
    The family guidance method is a well-organized way carried out by families or parents in carrying the burden of responsibility for the future of children by giving advice, setting an example, habituating, and supervising. Where the family is the main and first educator for their children. Therefore, families must be able to be role models for their children. The family is the first environment that is known to children before the child knows the outside environment. So families must pay attention, through appropriate family guidance methods so that they can instill Islamic religious values in children. For this reason, the focus and purpose of this research is to find out the methods and implementation of family guidance in developing children's Islamic religious knowledge in the family environment of the Al-Amien Prenduan Bani Djauhari Islamic Boarding School. The research method used in this research is descriptive qualitative method, because wanting to describe and describe what it is about the family guidance method in developing children's Islamic religious knowledge, the informants in this research are from Bani Djauhari. Data collection techniques are observation, interviews and documentation. Data analysis is data reduction, data display, data verification. The technique of checking the validity of the findings through hard training and triangulation. The results of the research are that the first method of family guidance that is applied in developing children's religious knowledge is the advice method, the story method, the dialogue method, the exemplary method, so that children can know or understand more about religion. The family provides support, provides all the learning tools needed. So that with the family guidance method, children can get to know their knowledge about religion better.Â

    FENOMENA HIJRAH SANTRI MILENIAL (Tinjauan Fenomenologis atas Tradisi Niqab di Kalangan Mahasiswi IDIA Al-Amien Prenduan)

    Get PDF
    at this time the meaning of hijrah became a trend that was much loved by millennial youth in the country. because hijrah that is presented has been packaged in social media content that is by millennial civilization. The hijrah that is happening at this time is also identical to the way they dress, one of which is the Niqa<b the result of research conducted by the Al vara Research Center in 2015 which states that more than 2% of Indonesian Muslim women wear the hijab to cover their faces or wear the Niqab. The main points of the articel presented in the formulation of this problem are first, How is the understanding of hijrah according to millennial IDIA Al-Amien Prenduan students? second, what motivates IDIA Al-Amien Prenduan students to Niqab?. This study aims to find out how IDIA Millennial Students Al-Amien Prenduan in expressing the meaning of Hijrah and their reasons for using Niqab. This Artikel is descriptive qualitative research using observation, interview, and documentation methods which are then analyzed to obtain data or information. The subjects of this study were taken from Niqab students at IDIA Al-Amien Prenduan. This articel concludes that hijrah is a movement or change not only in the body but also in the heart from bad things to good things to arrive at one goal, namely to get the pleasure of Allah SWT. While Niqab is a woman's face-covering clothing that only shows the two circles of her eyes. as a means to draw closer to Allah. one of them because he wants to keep his dignity as a woman

    KISAH ASHABUL KAHFI DALAM QS. AL-KAHFI (18): 13-26 (Analisis Maqasid Al-Qur’an Thahir Ibn Asyur)

    Get PDF
    Kisah pemuda mukmin Ashabul Kahfi yang dituangkan atau dituturkan di dalam Al-Qur’an merupakan salah satu contoh sebuah kisah yang sempurna, dengan segala kejelasan yang luar biasa dan merupakan sebuah upaya menuju pemurnian. Kisah Ashabul Kahfi ini merupakan tema tematik yang memiliki tujuan-tujuan Al-Qur’an yang disebut dengan Maqasid Al-Qur’an. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan mengenai maqasid Al-Qur’an Tahir Ibn 'Ashur dan pendekatan tafsir maqasidi kisah Ashabul Kahfi dalam mempertahankan akidah. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan tafsir maqasid. Adapun hasil dari penelitian ini bahwa kisah Ashabul Kahfi QS Al-Kahfi bertumpu pada makna dan tujuan, pertama Akidah (menjaga keimanan. Kedua, Kekuasaan Allah Swt. Ketiga, Rencana dan keinginan Allah Swt: dalam kisah mengandung maksud bahwa kehidupan kita selalu dalam rencana Allah Keempat, Keberanian dan keteguhan: kelompok pemuda ini menunjukkan keberanian dan keteguhan dalam mempertahankan keimanan mereka, meskipun dihadapkan pada penganiayaan dan kesulitan hidup, kelima, Teguran peringatan sekaligus kabar gembira: teguran peringatan bagi kaum mereka yakni musyrik (menyembah selain Allah) tidak akan mendapatkan pertolongan dan petujuk dari sang maha pemberi petujuk (Allah)

    ANALYSIS OF “LOVE DAWN†MOVIE ON ISLAMIC VALUES (A LITERATURE STUDY)

    No full text
    Abstract: Study This aim For know message preaching  on film Trilogy     Love Dawn Movie. Islamic message scene related to shari`ah, creed, and morals. The meaning contained in the film Love Dawn Movie's production is to visualize when Ratih decides Angga, regarding relationships with the opposite sex, is only about true love to Allah and His Messenger, belief that guidance belongs only to Allah, and ethics preach. Meanwhile, the connotation means the message of preaching not to approach zina, her message of preaching to become obedient Muslim women, adds to the taste love for Allah and His Messenger, adds to the belief that guidance is only yours Allah, And ethics a Muslim in preach.keywords : Da'wah, Love Dawn

    STRATEGI ANAK MUDA IRMASRA DALAM DAKWAH DI MASJID RAHMAT KOTA PEKANBARU

    Get PDF
    Penelitian ini dilatar belakangi dengan aktifnya remaja Masjid dalam melakukan dakwah kepada para remaja. sebelum kehadiran atau terbentuknya Remaja Masjid IRMASRA ini pemuda yang berada di lingkungan Masjid Rahmat terlalu sulit untuk mengisi masjid dan lebih sering bermaian-main, oleh karena itu setelah terbentuknya IRMASRA inilah para pemuda di lingkungan masjid Rahmat dapat merubah gaya hidupnya dan mendekati masjid dan tentunya IRMASRA berusaha untuk selalu mendakwahi para remaja dengan hal-hal yang tidak menggurui, guna menjadikan para pemuda di lingkungan Masjid Rahmat menjadi pribadi muslim yang senantiasa berbakti dan bermanfaat bagi bangsa, Negara, dan Umat. Permasalahan dalam penelitian ini ialah bagaimana strategi IRMASRA (Ikatan Remaja Masjid Rahmat) Kota Pekanbaru dalam mendakwahi para remaja di lingkungan masjid Rahmat Kota Pekanbaru. Informan dalam penelitian ini berjumlah 7 orang diantaranya Ketua Masjid, Pembina, Ketua Remaja, Wakil Remaja, Sekretaris Remaja, Bagian Dakwah dan Syiar, Bagian PHBI. Tujuan Penelitian ini ingin mengetahui bagaimana strategi yang dilakukan oleh IRMASRA dalam dakwahnya pada Remaja di Masjid Rahmat. Data diperoleh melalui teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. dengan analisis kualitatif. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa IRMASRA menggunakan tiga strategi pertama, Strategi Tilawah dengan strategi ini IRMASRA melakukan kegiatan tabligh akbar ataupun kajian-kajian rutin serta pembacaan al-quran secara bersama-sama. Kedua, Strategi Tazkiyah, dengan strategi ini IRMASRA berdakwah melalui aspek sosial kejiwaan, mengajak para pemuda untuk menjenguk orang sakit, olahraga bersama, dan saling menjaga ukhuwah. Ketiga, Strategi Ta’lim, IRMASRA melakukan pengembangan MDTA, Pengadaan Tahsin untuk masyarakat serta pemuda dan Pengajaran tentang hadis lalu mengahafalkannya

    The Influence of Training and Development on Employee Performance at CV Tiara Abadi pamekasan

    Get PDF
    One important factor in sustaining the company's existence in advancing quality and performance management is the mastery of capabilities possessed by human resources and the clarity of career development. A clean and healthy company is certainly due to good employee performance. Employee performance will improve if employees are given the training to improve their abilities and also a clear career development program. The purpose of this research is to find out the effect of training and career development to employeee performance at CV Tiara Abadi pamekasan, partially and Simultaneously. This research  is  classified  as  Explanatory  Research  with  a  quantitative  approach.  The sample used was 100 employee of CV Tiara Abadi pamekasan, with purposive sampling technique.  The  type  of  data  used  is  primary  data,  namely  data  collection  using  a questionnaire. Analysis of the data used is Multiple Linear Regression with SPSS. The results of this study indicate that training has a positive effect onemployee performance. And, career developmet has a Positive effect on employee performance.  Simultaneously training and career have positive and significant effect onemployee performance

    Pengalaman Kerja, Pelatihan Kerja dan Pengembangan Karir Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT Sagamartha Ultima Malang

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengalaman kerja, pelatihan kerja dan pengembangan karir terhadap kinerja karyawan. Pengalaman kerja sebagai variabel independent, pelatihan kerja sebagai variabel independent, pengembangan karir sebagai variabel independent dan kinerja karyawan sebagai variabel dependent. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan PT Sagamartha Ultima Malang yang bergerak di bidang konsultan perencanaan dengan jumlah karyawan sebanyak 35 orang. Sampel yang diambil dengan teknik sampel jenuh, sehingga jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 35 sampel. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengalaman kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan, variabel pelatihan kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan dan variabel pengembangan karir berpengaruh terhadap kinerja karyawan

    866

    full texts

    1,008

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Madrasah Jurnal - IDIA Prenduan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇