Jurnal Bali Membangun Bali (JBMB)
Not a member yet
153 research outputs found
Sort by
Daya Tarik Lembu Putih dalam Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan
Purpose: This study is to determine the current development of sacred Lembu Putih (White Cow) tourist attraction as well as the strategy for developing such a tourist attraction as a sustainable tourism.
Research methods: The data collection used is participatory observation, structured interviews, documentary study, and questionnaires. The analysis technique used is the mix methods.
Results and discussion: Internal factors that influence the development of white bull tourist attraction as Sustainable Tourism are attractions, facilities, accessibility, human resources and prices, while external factors are political factors, economic factors, social factors, technological factors.
Implication: A priority tourist attraction development strategy is obtained, namely expanding networks, promoting, and maintaining cooperation with the government and the private sector to support improving the quality of facilities and infrastructure
Implementasi Pelayanan Prima Lembaga Sertifikasi Profesi Politeknik Negeri Bali
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pelayanan prima Lembaga Sertifikasi Profesi Politeknik Negeri Bali dan kendala pelaksanaan pelayanan prima yang terjadi pada setiap titik pelayanannya.
Desain/metodologi/pendekatan: Penelitian ini menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan datanya melalui observasi, wawancara, dan eksplorasi online. Teknik analisis data menggunakan model interaktif id.
Temuan: Implementasi pelayanan prima Lembaga Sertifikasi Profesi Politeknik Negeri Bali telah berjalan dengan baik. Dari seluruh layanan yang diberikan, terdapat integrasi layanan yang menghubungkan satu sama lain, tidak terpisahkan sehingga pelaksanaan layanan prima di Lembaga Sertifikasi Profesi Politeknik Negeri Bali berjalan dengan konsep integral antara input-proses-output layanan.
Implikasi: Setiap proses pelatihan diawali dengan penyediaan informasi yang dapat dipercaya, kemudian dilanjutkan dengan proses administrasi, proses pembelajaran dan pelatihan yang berkualitas, dan proses pelatihan yang kredibel
Best Practices of Sustainable Development to Make Six Senses Uluwatu a Green Hotel
Purpose: This research aims to describe the implementation of sustainable development practices at Six Senses Uluwatu, Bali, in pursuing a green hotel.
Design/methodology/approach: Methods of data collection used are by conducting depth-in interviews, distrib-uting questionnaires to 95 correspondents with incidental sampling technique, and observation. Data analysis method used is qualitative descriptive analysis through transcribing, coding, describing, and interpreting the data.
Findings: Six Senses Uluwatu already implemented the best practices of sustainable de-velopment which including recycling waste paper, minimizing consumption and wastage resources, using a green-car electric vehicle, preventing in using dis-posable goods, using environmentally friendly cleaning chemicals, producing owned bottling plant water, practicing organic farming manner, applying zero-waste packaging, providing local employment, and equal opportunities to women and people of all background.
Implications: These practices are aligned with the four key themes of Green Globe Standard including sustainable management, cultural heritage, social/economic, and envi-ronmental. Six Senses Uluwatu is eligible to become a green hotel through the implementation of best practices sustainable development at Six Senses Ulu-watu
Pendidikan Multikultural di Kampung Loloan, Jembrana
Tujuan: Studi ini bertujuan membahas bentuk kerukunan Umat Islam-Hindu di Kampung Loloan, Jembrana, Bali, dan pendidikan multikultural dalam kehidupan masyarakat setempat.
Metode penelitian: Data penelitian diperoleh melalui kajian pustaka, observasi dan wawancara dengan pemerhati budaya Bali dan tokoh masyarakat Kampung Loloan.
Hasil dan pembahasan: Bentuk kerukunan itu antara lain tercermin dalam kuatnya tradisi menyamebraya yang diwijudkan dalam bentuk silaturahmi, saling ngejot, pemakaian bahasa Loloan atau bahasa Melayu-Bali, serta kerjasama dalam pangan kehidupan sosial dan ekonomi. Kerukunan dan kehidupan multikultural dalam kehidupan masyarakat Kampung Loloan diperkuat dengan adanya model pendidilkan multikultural yang meliputi lima dimensi: menyadarkan generasi penerus tentang arti peting multikulturalisme; meningkatkan pengetahuan tentang keragaman budaya; menanamkan sikap toleransi, menumbuhkan sikap solidaritas (kerjasama) antar-umat; dan menanamkan sikap cinta damai. Implikasi: Proses sosialisasi dan enkulturasi nilai-nilai kerukunan kepada generasi berlangsung secara formal (di sekolah dasar dan menengah), semangat menyamebraya juga dipraktikkan langsung dakan kehidupan sehari-hari masyatakat Kampung Loloan, Jembrana
Kepuasan Masyarakat Terhadap Penyaluran Bantuan Sesajen (Banten) dari Pemerintah Provinsi Bali Melalui Program Atma Kerthi
Purpose: This study aims to measure the level of community satisfaction as service users and improve the quality of public service delivery, especially Atma Kerthi services through the distribution of offerings (banten) which is carried out by the Government and Welfare Bureau of the Regional Secretariat of Bali Province.
Design/methodology/approach: The research approach used is descriptive. The population in this study were recipients of offerings distributed by the Bali Provincial Government through the Atma kerthi Program in 2021, totaling 343 recipients. Furthermore, the sample size is determined by the approach of Morgan and Krejcie, in order to obtain a sample of 181 respondents. Data were collected through questionnaires, then tabulated, and analyzed using quantitative descriptive analysis.
Findings: The composite community satisfaction index for the Bali Provincial Secretariat of Government and Welfare Bureau in the implementation of the Atma Kerthi program through the distribution of offerings is considered Good by the community and the quality of service is categorized B.
Implications: Although on average, community satisfaction shows a good value, it is still necessary to pay attention to the value per element. One of them is regarding the amount of aid, as well as the system and mechanism for the distribution of aid to be evaluated to suit the needs of the community and meet the standard of excellent service.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kepuasan masyarakat sebagai pengguna layanan dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pelayanan publik, khususnya pelayanan Atma Kerthi melalui penyaluran bantuan sesajen (banten) yang dilaksanakan oleh Biro Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Bali.
Desain/metodologi/pendekatan: Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah penerima bantuan sesajen yang disalurkan Pemprov Bali melalui Program Atma kerthi pada tahun 2021 yang berjumlah 343 penerima. Selanjutnya sample size ditentukan dengan pendekatan Morgan dan Krejcie, sehingga diperoleh sampel sebanyak 181 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner, selanjutnya ditabulasi, dan dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kuantitatif.
Temuan: Indeks kepuasan masyarakat komposit untuk Biro Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Bali dalam pelaksanaan program Atma Kerthi melalui penyaluran bantuan sesajen dinilai Baik oleh masyarakat dan mutu pelayanan termasuk kategori B.
Implikasi: Meskipun secara rata-rata, kepuasan masyarakat menunjukkan nilai baik, namun masih perlu diperhatikan nilai per unsur. Salah satunya adalah mengenai besaran bantuan, serta sistem dan mekanisme penyaluran bantuan untuk dapat dievaluasi agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan memenuhi standar pelayanan prima.  
Mengembangkan Strategi Atraksi Ekowisata Taman Sari Buwana
Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui produk atraksi ekowisata, dampak yang diberikan, fasilitas yang ada serta kendala yang menghambat pengembangan, dan juga mengetahui strategi yang bisa digunakan dalam pengembangan Taman Sari Buwana.
Desain/metodologi/pendekatan: Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data diperoleh dengan cara observasi langsung ke lapangan, mengumpulkan dokumentasi dan wawancara kepada beberapa narasumber yang menghasilkan data kuantitatif dan kualitatif lalu di analisis dengan analisis SWOT.
Temuan: Hasil dari analisis SWOT berupa: pertama, strategi SO: Potensi yang dapat digunakan sebagai area trekking, meningkatkan kesadaran masyarakat, memperbanyak petunjuk arah, memanfaatkan lahan kosong, meningkatkan jaringan informasi dan promosi. Kedua, strategi ST: mengoptimalkan potensi yang ada, pelatihan masyarakat, pemasangan petunjuk arah dengan izin, membangun fasilitas yang dibutuhkan, promosi melalui sosial media. Ketiga, strategi WO: jalur trekking alternatif, menambah jumlah karyawan, petunjuk arah yang mudah dibaca, penambahan tempat parkir, pemanfaatan dana pokdarwis. Keempat strategi WT: memaksimalkan fasilitas yang ada, pelatihan karyawan, memperbesar petunjuk arah, menjalin kerjasama dan komunikasi yang baik.
Implikasi: Kombinasi antara kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman menghasilkan empat bentuk strategi yang digunakan oleh pihak-pihak terkait untuk mengembangkan Taman Sari Buwana
Courtyard by Marriott Bali Nusa Dua Resort: A Support for Employee Productivity during the Covid-19 Pandemic
Purpose: This study attempts to describe the efforts made by Courtyard by Marriott Bali Nusa Dua Resort in supporting employee’s productivity during the Covid-19 pandemic.
Research method: Data collection techniques are done through interview. Data gained were analyzed in a descriptive-qualitative way.
Results and discussion: The efforts made by Courtyard by Marriott Bali Nusa Dua Resort can support the productivity of its employees by conducting online and offline training activities. Analysis of the quantity, quality and work time of employees, show that the training is really carried out.
Implication: The training activities implemented by Courtyard by Marriott Bali Nusa Dua Resort have indirectly facilitated employee productivity during the Covid-19 pandemic
Temperature Comparison of Denpasar City Land Surface before and during the Covid-19 Pandemic
Purpose: The purpose of this research was to look at the comparison of Ground Surface Temperature (LST) in Denpasar City before and during the Covid-19 pandemic.
Research methods: To determine the LST used Landsat 8 image data which is processed using ArcGIS 10.3 software.
Results and discussion: Limitation of community activities is carried out by the Denpasar City Government as an effort to reduce the spread of Covid-19. The decrease in anthropogenic activity due to restrictions on community activities during the Covid-19 pandemic affected the decrease in LST in Denpasar City. This is evident from the decrease in the average LST during the pandemic compared to the average LST before the Covid-19 pandemic.
Implication: Government policies that impose restrictions on community activities have implications for decreasing anthropogenic activities. The increase or decrease in anthropogenic activity has an effect on the increase or decrease in LST in Denpasar City
Strategy Development for Puri Peliatan Heritage Tourism
Purpose: This study aims to identify the strategy and program of Puri Peliatan (Peliatan Palace) as a heritage attraction in Peliatan Tourism Village, Ubud, Bali, Indonesia.
Research methods: The data collection technique in this research is observation. Quotation is done from existing library materials, and other sources. Data analysis techniques used are descriptive-qualitative.
Results and discussion: The main strategy planning of Puri Peliatan Ubud as an attraction of heritage tourism is by designing various programs. Puri Peliatan has a lot of tangible and intangible potential that can be developed as a tourist attraction, especially in heritage tourism.
Implication: This study has a limited scope in identifying existing conditions of tourism in Puri Peliatan and Puri Peliatan planning as a heritage attraction so that a further study is needed
Kriteria Penentuan Kawasan Evakuasi Bencana Non-Alam dan Bencana Sosial sebagai Upaya Mitigasi
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menemukan kriteria dan arahan pemanfaatan ruang kawasan evakuasi bencana non-alam dan bencana sosial.
Metode penelitian: Metode penelitian menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dengan melakukan observasi terhadap kebijakan, penelitian dan teori terkait kawasan evakuasi bencana non-alam dan bencana sosial
Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian menemukan 10 kriteria dan ketentuan arahan pemanfaatan ruang pada kawasan evakuasi bencana non-alam dan bencana sosial.
Implikasi: Penentuan kawasan evakuasi ini dapat menjadi instrumen baru rencana tata ruang dalam upaya kesiapan daerah dalam menghadapi potensi terjadinya bencana non-alam dan bencana sosial