Jurnal Manajemen Bisnis dan Keuangan
Not a member yet
102 research outputs found
Sort by
Efek Pandemi Covid-19 terhadap Kinerja Keuangan dan Ekonomi Daerah Tahun 2019-2021
The Covid-19 pandemic has had an impact on various aspects of life, one of which has greatly affected the financial performance of local governments in Indonesia. The purpose of this study was to find out and test the differences in average regional financial and economic performance before and during the pandemic. Regional financial performance is measured from Regional Original Revenue and capital expenditure. The regional economy is measured by economic growth, open unemployment rate, poor population ratio, and Gini index. This research also tests the growth rate of these six variables to determine the difference in average growth in regional financial and economic performance before and during the pandemic. The sample and data for this research are 34 provinces in Indonesia for the 2019-2021 period. The analytical tools used are ANOVA analysis and the Kruskal-Wallis Test. The research results for hypothesis 1 yielded only the variables of economic growth and the open unemployment rate which showed that there was an average difference in 34 provinces in Indonesia before and during the pandemic. The results of hypothesis 2 show that there is a difference in the average growth in financial performance before and during the pandemic, while in testing the difference in the average regional economic growth that does not support the hypothesis, only the growth variable is the Gini index.Pandemi Covid-19 berdampak pada berbagai aspek kehidupan, salah satunya sangat berpengaruh terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menguji perbedaan rata-rata kinerja keuangan dan ekonomi daerah sebelum dan saat pandemi. Kinerja keuangan daerah diukur dari Pendapatan Asli Daerah dan belanja modal. Ekonomi daerah diukur dari pertumbuhan ekonomi, tingkat pengangguran terbuka, rasio penduduk miskin, dan indeks Gini. Penelitian ini juga menguji laju pertumbuhan keenam variabel tersebut untuk mengetahui perbedaan rata-rata pertumbuhan kinerja keuangan dan ekonomi daerah sebelum dan saat pandemi. Sampel dan data penelitian ini adalah 34 provinsi di Indonesia periode 2019-2021. Alat analisis yang digunakan adalah analisis ANOVA dan Kruskal-Wallis test. Hasil penelitian untuk hipotesis 1 menghasilkan hanya variabel pertumbuhan ekonomi dan tingkat pengangguran terbuka yang menunjukkan terdapat perbedaan rata-rata pada 34 provinsi di Indonesia sebelum dan saat pandemi. Hasil hipotesis 2 menunjukkan terdapat perbedaan rata-rata pertumbuhan kinerja keuangan sebelum dan saat pandemi, sedangkan pada pengujian perbedaan rata-rata pertumbuhan ekonomi daerah yang tidak mendukung hipotesis hanya variabel pertumbuhan indeks Gini
Analisis Kemandirian Keuangan Daerah dalam Pengelolaan Keuangan pada Pemerintah Provinsi Bengkulu
Financial independence is one indicator of the success of regional autonomy. This study aims to analyze and determine regional financial independence in financial management at the Bengkulu Provincial Government. The type of data used in research is quantitative data. The sample of this research is the regional financial reports of Bengkulu Province from 2017 to 2021. The analytical method used is descriptive research. The results of the study show that the average ratio of the level of independence in Cities and Regencies in Bengkulu Province from 2017 to 2021 is 6.88% at the level of instructive relationship patterns. The average level of regional financial capacity of Cities and Regencies in Bengkulu Province during the 2017-2021 fiscal year period is 100.48% so it is classified as having very good regional financial capacity because this figure is at intervals > 50%. If seen from the average value, it can be seen that the effectiveness ratio of the Cities and Regencies of Bengkulu Province from 2017 to 2021 is 87.91% with a quite effective relationship pattern because it is in the 80-90 interval. The efficiency ratio for the 2017 to 2021 fiscal years is an average of 1,841.87% which reflects inefficient financial performance due to the fact that the total regional expenditure costs are greater than the realization of PAD.Kemandirian keuangan adalah salah satu indikator keberhasilan otonomi daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui kemandirian keuangan daerah dalam pengelolaan keuangan pada Pemerintah Provinsi Bengkulu. Jenis data yang digunakan dalam penelitian adalah data kuantitatif. Sampel penelitian ini adalah laporan keuangan daerah Provinsi Bengkulu dari tahun 2017 sampai 2021. Metode analisis yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata rasio tingkat kemandirian pada kota dan kabupaten di Provinsi Bengkulu dari tahun 2017 sampai 2021 adalah 6.88% pada tingkat pola hubungan yang instruktif. Rata-Rata tingkat kemampuan keuangan daerah kota dan kabupaten di Provinsi Bengkulu selama periode tahun anggaran 2017-2021 adalah 100.48% sehingga diklasifikasikan mempunyai kemampuan keuangan daerah yang sangat baik karena angka tersebut berada pada interval > 50%. Jika dilihat dari nilai rata-rata dapat dilihat bahwa rasio efektivitas kota dan kabupaten Provinsi Bengkulu dari tahun 2017 sampai 2021 sebesar 87.91% dengan pola hubungan cukup efektif karena berada pada interval 80-90. Rasio efisiensi tahun anggaran 2017 sampai dengan 2021 dengan rata-rata sebesar 1,841.87% yang mencerminkan kinerja keuangan yang tidak efisien disebabkan total biaya belanja daerah lebih besar dari realisasi PAD
Mengukur Efektivitas Interactive Control Systems: Studi Kasus pada Perusahaan Distributor Alat Kesehatan
This study aims to evaluate the implementation of an interactive control system at PT. XYZ in the face of strategic uncertainty related to domestic component level (TKDN) policies. This evaluation was carried out due to the company's poor financial performance since the TKDN policy was issued. This is thought to have occurred due to the implementation of an interactive control system that was less effective in the company. The method used in this research is a case study, where data collection is carried out by means of semi-structured interviews, which are then analyzed using technical methods of deductive analysis, where the analysis process starts from theory to facts and data collected. The results showed that the application of an interactive control system at PT. XYZ was less effective. This is because the company was late in responding to the strategic uncertainty it faced in 2018. However, in 2021, the company will not repeat the same mistake and chooses to respond directly to the strategic uncertainty by choosing a control system.Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan interactive control systems pada PT. XYZ dalam menghadapi strategic uncertainties terkait kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Evaluasi ini dilakukan karena kinerja keuangan perusahaan yang dapat dikatakan buruk semenjak kebijakan TKDN dikeluarkan. Diduga hal ini terjadi karena penerapan interactive control systems yang kurang efektif di perusahaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus, di mana pengumpulan data dilakukan dengan wawancara semi terstruktur, yang selanjutnya dianalisis dengan menggunakan metode teknis analisis deduktif, di mana proses analisis berlangsung dari teori lalu ke fakta dan data yang dikumpulkan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa penerapan interactive control systems pada PT. XYZ kurang efektif. Hal ini disebabkan karena perusahaan terlambat untuk merespons strategic uncertainties yang dihadapi pada tahun 2018. Namun, pada tahun 2021, perusahaan tidak mengulangi kesalahan yang sama dan memilih untuk langsung merespon strategic uncertainties tersebut dengan memilih suatu sistem kendali
Pengaruh Implementasi ISO 9001:2015 Klausul Tujuh tentang Sumber Daya Manusia terhadap Kinerja Karyawan
This study aims to assess the effect of implementing the ISO 9001:2015 quality management system, especially clause seven relating to human resources, on the performance of employees in the production department of PT. XYZ. This study uses an associative quantitative approach. The research sample consisted of 85 employees selected using the Slovin calculation method. Data collection was carried out through primary data by observing and distributing questionnaires to respondents. In addition, secondary data collection was also carried out through literature study. The results showed that the implementation of clause seven of ISO 9001:2015 had a significant effect on the performance of employees in the production department of PT. XYZ.Penelitian ini bertujuan untuk menilai pengaruh implementasi sistem manajemen mutu ISO 9001:2015, khususnya klausul tujuh yang berkaitan dengan sumber daya manusia, terhadap kinerja karyawan di departemen produksi PT. XYZ. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif. Sampel penelitian terdiri dari 85 karyawan yang dipilih menggunakan metode perhitungan Slovin. Pengumpulan data dilakukan melalui data primer dengan melakukan observasi dan penyebaran angket kepada responden. Selain itu, juga dilakukan pengumpulan data sekunder melalui studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi ISO 9001:2015 klausul tujuh berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan di departemen produksi PT. XYZ
Analisis Faktor yang Memengaruhi Loyalitas Pasien di Rumah Sakit Umum Daerah
The purpose of this study was to analyze the factors that influence patient satisfaction and loyalty in regional public hospitals. This study used a survey with 235 participants and used Structural Equation Modeling (SEM) to get the research results. The results show that the patient is not at all affected by the service quality of RSUD Dr. M. Ashari Pemalang. The happiness of patients at RSUD Dr. M. Ashari Pemalang was influenced by their estimate of hospital prices. The positive corporate image of RSUD Dr. M. Ashari Pemalang is useful for patients in making decisions. RSUD Dr. M. Ashari Pemalang does not care about improving the quality of his services because his patients remain loyal. The impression of a price that benefits patients at RSUD Dr. M. Ashari Pemalang has a direct impact on practice retention rates. There is a positive relationship between the image of RS Dr. M. Ashari Pemalang with patient retention.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor yang memengaruhi kepuasan dan loyalitas pasien di rumah sakit umum daerah. Penelitian ini menggunakan survei dengan 235 partisipan dan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) untuk mendapatkan hasil penelitian. Hasil menunjukkan bahwa pasien sama sekali tidak terpengaruh oleh kualitas pelayanan RSUD Dr. M. Ashari Pemalang. Kebahagiaan pasien di RSUD Dr. M. Ashari Pemalang dipengaruhi oleh estimasi mereka terhadap harga rumah sakit. Citra perusahaan yang positif dari RSUD Dr. M. Ashari Pemalang bermanfaat bagi pasien dalam menentukan keputusan. RSUD Dr. M. Ashari Pemalang tidak peduli untuk meningkatkan kualitas pelayanannya karena pasiennya tetap setia. Kesan harga yang menguntungkan pasien di RSUD Dr. M. Ashari Pemalang berdampak langsung pada tingkat retensi praktik. Ada hubungan positif antara citra RS Dr. M. Ashari Pemalang dengan retensi pasien
Penerapan Etika Bisnis Syariah dalam Kinerja Pelaku UMKM pada Sektor Perdagangan
Business ethics is responsible for determining the moral standards and behavior expected of players in the business world. In the context of MSMEs, business ethics plays an important role in creating a fair and honest business environment that can increase consumer confidence in the products and services offered. The purpose of this study was to determine the application of sharia business ethics to the performance of MSME actors in the Trade Sector in Bogor Regency. The methods used are qualitative and quantitative methods. The results of this study are that Business Ethics has a very strong influence on MSME performance.Etika bisnis bertanggung jawab untuk menentukan standar moral dan perilaku yang diharapkan dari para pemain dalam dunia bisnis. Dalam konteks UMKM, etika bisnis berperan penting dalam menciptakan lingkungan bisnis yang adil dan jujur yang dapat meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk dan jasa yang ditawarkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan etika bisnis syariah pada kinerja pelaku UMKM pada Sektor Perdagangan di Kabupaten Bogor. Adapun metode yang digunakan adalah metode kualitatif dan kuantitatif. Adapun hasil dari penelitian ini adalah Etika Bisnis memiliki pengaruh yang sangat kuat terhadap Kinerja UMKM
Evaluasi Penerapan Penilaian Tingkat Maturitas BLU pada Perguruan Tinggi
BLU maturity rating assessment is an assessment method for assessing the performance of Public Service Agencies (BLU) which operate in several fields and have different characteristics. This study aims to assess the maturity level assessment method of BLU as a method for assessing BLU performance in the education sector. This study uses a qualitative descriptive analysis method. The results of the study show that the maturity level of BLU, in general, is in accordance with other performance assessment methods, such as the assessment of the soundness level of BUMN and accredited BAN-PT accreditation. Even so, there are adjustments that must be made, namely by differentiating aspects of the assessment based on the type of service and the size of a BLU.Penilaian tingkat maturitas BLU merupakan sebuah metode penilaian untuk menilai kinerja Badan Layanan Umum (BLU) yang bergerak di beberapa bidang dan memiliki karakteristik berbeda-beda. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kesesuaian metode penilaian tingkat maturitas BLU sebagai metode untuk menilai kinerja BLU di bidang pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif secara kualitatif. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa penilaian tingkat maturitas BLU, secara garis besar, telah sesuai dengan metode penilaian kinerja lain, seperti penilaian tingkat kesehatan BUMN dan kriteria akreditasi BAN-PT. Meskipun demikian, terdapat penyesuaian yang harus dilakukan yaitu dengan membedakan aspek penilaian berdasarkan jenis layanan dan ukuran sebuah BLU
Analisis Pengaruh Job Satisfaction dan Transformational Leadership Terhadap Employee Performance Melalui Organizational Commitment
The purpose of this research is to analyze the effect of job satisfaction and transformational leadership on employee performance with organizational commitment as a mediation variable. The population of this research is medical and non-medical personnel at West Jakarta Private Hospital. The method that will be used for taking the sampling is saturate sample. The number of samples that were used on this research was 104 respondents. The method of data analyst that was used with Structural Equation modeling (SEM). The result of this research shows that job satisfaction was not influenced by organizational commitment of medical personnel and non-medical of Private Hospital West Jakarta. Job satisfaction and transformational leadership effected job performance of medical personnel and non-medical of Private Hospital West Jakarta with straight or throughout organizational commitment as mediation. Transformational leadership has a positive effect for organizational commitment of Medical Personnel and non-medical personnel of Private Hospital West Jakarta.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh job satisfaction dan transformational leadership terhadap employee performance dengan organizational commitment sebagai variabel mediasi. Populasi penelitian ini adalah tenaga medis dan non-medis di RS swasta Jakarta Barat. Metode pengambilan sampel dengan menggunakan sampling jenuh. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 104 responden. Metode analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa job satisfaction sama sekali tidak berpengaruh oleh organizational commitment tenaga medis dan non-medis RS swasta Jakarta Barat. Job satisfaction dan transformational leadership berpengaruh positif terhadap employee performance tenaga tenaga medis dan non-medis RS swasta Jakarta Barat secara langsung maupun melalui organizational commitment sebagai mediasi. Transformational leadership berpengaruh positif terhadap organizational commitment tenaga tenaga medis dan non-medis RS swasta Jakarta Barat
Peran Aktualisasi Diri sebagai Intervening Keteladanan dan Komunikasi Pimpinan terhadap Kinerja Pegawai
This research aims to evaluate the role of self-actualization as an intermediary in the influence of leadership example and communication on employee performance at Bina Mandiri Multimedia Vocational School. The exemplary variable is understood through three indicators, namely exemplifying the method, inspiring, and challenging the process. The leader communication variable also has two indicators, namely verbal and non-verbal communication. Meanwhile, self-actualization is understood through indicators such as the search for happiness, achieving personal success, and understanding one's identity. Performance variables are defined through aspects such as quality, quantity, and responsibility. This research uses quantitative methods with a confidence level of 95%. The sample used consisted of all employees of Bina Mandiri Multimedia Vocational School, namely 40 people. The data collection method involves the use of primary data through observation and questionnaires and secondary data through literature study. The research instrument was tested through validity and reliability tests. Data analysis was carried out using Smart PLS with a partial square structural analysis approach. The research results show that leadership example has a positive impact on self-actualization which in turn has a positive and significant effect on employee performance. Meanwhile, leadership communication has a smaller or insignificant impact on self-actualization and its influence on employee performance is also limited through this factor.Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peran aktualisasi diri sebagai perantara dalam pengaruh keteladanan dan komunikasi pimpinan terhadap kinerja pegawai di SMK Bina Mandiri Multimedia. Variabel keteladanan dipahami melalui tiga indikator, yaitu mencontohkan cara, menginspirasi, dan menantang proses. Variabel komunikasi pimpinan juga memiliki dua indikator, yaitu komunikasi verbal dan non-verbal. Sementara itu, aktualisasi diri dipahami melalui indikator seperti pencarian kebahagiaan, pencapaian kesuksesan pribadi, dan pemahaman identitas diri. Variabel kinerja didefinisikan melalui aspek-aspek seperti kualitas, kuantitas, dan tanggung jawab. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan tingkat kepercayaan sebesar 95%. Sampel yang digunakan terdiri dari seluruh pegawai SMK Bina Mandiri Multimedia, yaitu sebanyak 40 orang. Metode pengumpulan data melibatkan penggunaan data primer melalui observasi dan kuesioner serta data sekunder melalui studi pustaka. Instrumen penelitian diuji melalui uji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan menggunakan Smart PLS dengan pendekatan analisis struktural pendekatan partial square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keteladanan pimpinan berdampak positif terhadap aktualisasi diri yang pada gilirannya berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Sementara itu, komunikasi pimpinan memiliki dampak yang lebih kecil atau cenderung tidak signifikan pada aktualisasi diri dan pengaruhnya terhadap kinerja pegawai juga terbatas melalui faktor ini
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Manajemen Laba pada Perusahaan Manufaktur di Indonesia
This study aims to examine the significant effect of financial leverage, profitability, company size, managerial ownership, institutional ownership, and audit quality on earnings management in manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2019-2021 period. A purposive sampling method was used to select 25 companies as a sample, with a total of 75 data. Data processing uses the SPSS 26 and data analysis uses a multiple linear regression model. The results showed that there was no significant effect of financial leverage, profitability, firm size, managerial ownership, institutional ownership, and audit quality on earnings management. Further research should involve other factors or broaden the scope of the industry to gain a deeper understanding of earnings management.Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh signifikan variabel leverage keuangan, profitabilitas, ukuran perusahaan, kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, dan kualitas audit terhadap manajemen laba pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019-2021. Metode purposive sampling digunakan untuk memilih 25 perusahaan sebagai sampel, dengan total 75 data. Pengolahan data menggunakan aplikasi SPSS 26 dan analisis data menggunakan model regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh signifikan variabel leverage keuangan, profitabilitas, ukuran perusahaan, kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, dan kualitas audit terhadap manajemen laba. Penelitian selanjutnya dapat melibatkan faktor-faktor lain atau memperluas cakupan industri untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang manajemen laba