Indonesian Journal of Health and Medical (IJOHM)
Not a member yet
195 research outputs found
Sort by
PENGETAHUAN IBU DAN ANAK TENTANG KARIES GIGI PADA SISWA KELAS IV DAN V DI SDN GUBENG 3 NO. 206 SURABAYA
Karies gigi merupakan masalah kesehatan gigi yang cukup tinggi dialami di Indonesia dengan prevalensi lebih dari 80%. Menurut RISKESDAS 2018 indeks rata-rata bebas karies pada anak usia 10-12 tahun sebesar 34,5% sedangkan pada siswa kelas IV dan V SDN Gubeng 3 Surabaya diperoleh data angka bebas karies sebesar 12%. Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya presentase angka bebas karies pada siswa kelas IV dan V di SDN Gubeng 3 no. 206 Surabaya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengetahuan ibu dan anak pada siswa SD kelas IV dan V tentang karies gigi anak di SDN Gubeng 3 no. 206 Surabaya. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan populasi 64 orang ibu dan 71 siswa. Metode pengumpulan data dengan pengisian kuesioner. Hasil penelitian menujukkan pengetahuan ibu dan anak tentang karies gigi termasuk dalam kategori kurang
GAMBARAN PENGETAHUAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT SERTA MINAT KUNJUNGAN PASIEN DI BALAI PENGOBATAN GIGI
Pendahuluan: Tingginya masalah kesehatan terutama kesehatan gigi umumnya dipengaruhi oleh faktor-faktor terjadinya suatu penyakit dan pencapaian derajat kesehatan yang optimal. Faktor yang dapat mempengaruhi kesehatan gigi dan mulut yaitu perilaku kesehatan. Perilaku kesehatan dipengaruhi oleh beberapa hal salah satunya yaitu pengetahuan. Pengetahuan (knowledge) adalah hasil penginderaan manusia, atau hasil tahu seseorang terhadap objek melalui indera yang dimiliki (indera penglihatan, indera penciuman, indera pendengaran, indera peraba, indera perasa). Pengetahuan yang dimiliki individu merupakan salah satu faktor yang menentukan untuk mencari dan meminta upaya pelayanan kesehatan. Semakin tinggi pengetahuan individu tentang akibat yang ditimbulkan oleh penyakit, maka semakin tinggi minat untuk mengunjungi fasilitas kesehatan serta upaya pencegahan yang dilakukan. Minat adalah kecenderungan yang menetap dalam subjek untuk merasa tertarik dalam bidang tertentu dan merasa senang berkecimpung dalam bidang itu. Minat seseorang terhadap pelayanan kesehatan gigi akan meningkatkan kunjungan ke puskesmas dalam hal pengobatan. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan kesehatan gigi dan mulut dan minat kunjungan pasien di Balai Pengobatan Gigi Puskesmas Cibeureum Kota Tasikmalaya Tahun 2022. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode penelitian deskriptif dan menggunakan kuisioner sebagai alat pengumpul data. Jumlah populasi sebanyak 109 orang dengan teknik pegambilan sampel adalah accidental sampling sehingga sampel dalam penelitian ini berjumlah 34 orang. Analisa data menggunakan distribusi frekuensi. Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat pengetahuan kesehatan gigi dan mulut pada paien balai pengobatan gigi puskesmas cibeureum mayoritas baik sejumlah 18 orang (53%). Minat kunjungan pasien balai pengobatan gigi puskesmas cibeureum mayoritas baik sejumlah 20 orang (58,9%). Kesimpulan: pengetahuan kesehatan gigi dan mulut serta mnat kunjungan pasien Balai Pengobatan Gigi Puskesmas Cibeureum Kota Tasikmalaya pada tahun 2022 adalah baik
MOTIVASI IBU HAMIL TENTANG KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT DI PUSKESMAS NGUMPAKDALEM BOJONEGORO
oai:ojs2.ijohm.rcipublisher.org:article/5Masalah : Masalah penelitian ini tingginya angka persentase karies gigi ibu hamil di Puskesmas Ngumpakdalem Kecamatan Dander Bojonegoro yaitu sebesar 60,94% dari target bebas karies 54,6%. Tujuan penelitian ini diketahuinya motivasi ibu hamil tentang kebersihan gigi dan mulut di Puskesmas Ngumpakdalem Kecamatan Dander Bojonegoro. Metode penelitian yang digunakan deskriptif. Sasaran yang terlibat dalam penelitian ini adalah 30 orang ibu hamil yang berusia 20-30 tahun. Instrument yang digunakan dalam penelitian adalah kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi ibu hamil tentang kebersihan gigi dan mulut di Puskesmas Ngumpakdalem Kecamatan Dander Bojonegoro tahun 2020 dalam kategori kuat. Kesimpulan ibu hamil telah memiliki motivasi untuk menjaga kebersihan gigi dan mulut
PENGETAHUAN TENTANG KARIES GIGI PADA SISWA KELAS IV SD MARDI SUNU SURABAYA TAHUN 2020
Masalah dalam penelitian ini adalah tingginya presentase karies gigi siswa kelas IV tahun 2020 di SD Mardi Sunu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan siswa kelas IV SD Mardi Sunu tahun 2020 tentang pengetahuan karies gigi tahun 2020. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Sasaran dari peneitian ini adalah siswa kelas IV SD Mardi Sunu Surabaya dengan jumlah responden sebanyak 39 siswa. Metode pengumpulan data dari penelitian ini yaitu menggunakan kuesioner. Teknik analisis data dengan cara menghitung rata-rata (mean) dalam bentuk persentas
GAMBARAN FAKTOR RISIKO LINGKUNGAN DAN KEJADIAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI KABUPATEN LOMBOK TIMUR
Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit menular infeksi yang disebabkan oleh virus dan ditularkan melalui nyamuk. Penyakit ini merupakan penyakit yang timbul di negara-negara tropis, termasuk di Indonesia (CDC, 2007). Faktor risiko lingkungan, faktor agent dan faktor penjamu sangat penting diperhatikan karena keseimbangan ketiga faktor tersebut dapat mempengaruhi penurunan maupun peningkatan kejadian kasus DBD. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui gambaran faktor risiko lingkungan terhadap kejadian DBD di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Timur. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan penelitian cross sectional, dengan metode penelitian deskriptif. Adapun hasil penelitian ini adalah terdapat beberapa variabel faktor lingkungan fisik dan lingkungan biologik yang berhubungan secara deskrifti dengan kejadian DBD seperti kelembaban, tempat perindukan, tempat istirahat, keberadaan jentik, kebiasaan menggantung baju/pakaian. Dengan mengetahui gambaran umum faktor lingkungan dengan kejadian DBD, dapat memberikan informasi penanganan DBD di kabupaten Lombok timur. Nusa Tenggara Barat
STUDI KEARIFAN LOKAL (LOCAL WISDOM) LARANGAN MEROKOK DI KAWASAN PARIWISATA RELIGI SYEH ABDUL MUHYI
Pamijahan merupakan tempat pariwisata religi terbesar kedua di Jawa Barat yang setiap tahunnya tidak kurang dari 350 ribu wisatawan datang berziarah kemakam keramat Syeh Abdul Muhyi. Kearifan lokal yang diyakini dan dijaga masyarakat Pamijahan salah satunya adalah larangan merokok di kawasan keramat Pamijahan bagi seluruh masyarakat dan wisatawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai kearifan lokal (local wisdom) larangan merokok di kawasan kawasan pariwisata Pamijahan Kabupaten Tasikmalaya. Rancangan penelitian yang digunakan yaitu menggunakan rancangan deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Instrumen dan teknik pengumpulan data natural setting (kondisi alamiah). Subjek penelitian adalah masyarakat dan wisatawan di kawasan pariwisata Pamijahan Kecamatan Pamijahan Kabupaten Tasikmalaya. Data dikumpulkan dari sumber primer dan sekunder. Sumber primer dilakukan dengan observasi langsung (natural observation), dan wawancara mendalam (in depth interview). Sumber sekunder diperoleh melalui eksplorasi jurnal, laporan penelitian serta sumber-sumber pustaka yang relevan. Analisa menggunakan pendekatan interaktif yang meliputi reduksi data (data reduction), sajian data (data display) dan penarikan kesimpulan (conclusion drawing) serta verifikasi dan validasi. Hasil penelitian Wisata religi Pamijahan memiliki kearifan lokal berupa larangan merokok dikawasan keramat Syeh Abdul Muhyi Pamijahan. Masyarakat dan Wisatawan pengunjung tempat wisata mematuhi dan memegang teguh larangan merokok walaupun motivasinya bukan karena kesehatan tetapi lebih kepada penghormatan terhadap aturan adat yang telah diyakini secara turun temurun. Kearifan lokal tersebut telah memberikan kontribusi bagi kesehatan antara lain: terbentuknya wilayah bebas rokok, terbebasnya dari punting rokok dan terciptanya kawasan bebas asap rokok, terutama di rumah rumah pendudu
GAMBARAN PENGETAHUAN PASIEN TENTANG PERAWATAN SALURAN AKAR DI KLINIK DRG. HERNANY WONOSARI KIDUL TAHUN 2020
Perawatan saluran akar merupakan salah satu bagian dari perawatan konservasi gigi yang bertujuan untuk mempertahankan pulpa gigi, merawat gigi yang mengalami kerusakan, serta merawat gigi yang mengalami kegagalan perawatan sebelumnya agar gigi tersebut tetap dapat berfungsi kembali. Masalah dalam penelitian ini adalah kurangnya pengetahun pasien tentang perawatan saluran akar di klinik drg.Hernany Wonosari Kidul Surabaya. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya gambaran pengetahuan pasien tentang perawatan saluran akar gigi di klinik gigi drg. Hernany Surabaya tahun 2020. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu menggunakan lembar kuesioner. Sasaran penelitian ini adalah pasien perawatan saluran akar gigi usia 20 tahun ke atas sebanyak 30 pasien yang datang ke klinik gigi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan pasien tentang perawatan saluran akar di klinik drg. Hernany Wonosari Kidul Surabaya sebanyak 45,97% responden menjawab benar dan 54,03% responden menjawab salah hal ini termasuk dalam kategori kurang
GAMBARAN PENGETAHUAN TENTANG MENYIKAT GIGI YANG BAIK DAN BENAR PADA SISWA SMP WACHID HASJIM 5 SURABAYA TAHUN 2020
Masalah kesehatan gigi dan mulut sering dijumpai pada anak usia sekolah adalah gigi berlubang. Anak usia sekolah berperan penting dalam mendapatkan pengetahuan tentang kesehatan gigi dan mulut. Diketahui bahwa angka DMF-T siswa kelas VII berjumlah 23 siswa di SMP Wachid Hasyim 5 Surabaya rata-rata = 3,1 dengan katagori (tinggi). Maka masalah dalam penelitian ini adalah tingginya angka DMF-T pada siswa kelas VII SMP Wachid Hasjim 5 Surabaya. Tujuan Penelitian ini adalah diketahuinya pengetahuan tentang menyikat gigi yang baik dan benar pada siswa SMP Wachid Hasyim 5 Surabaya Tahun 2020. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan sasaran penelitian 76 responden. Metode pengumpulan data menggunakan kuisioner. Teknik analisa data menggunakan presentase dan disajikan dalam bentuk tabel. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa pengetahuan tentang menyikat gigi yang baik dan benar pada siswa SMP Wachid Hasjim 5 Surabaya Tahun 2020 termasuk dalam katagori kuran
GAMBARAN PENGETAHUAN TENTANG MAKANAN KARIOGENIK PADA SISWA SDN PALANG – TUBAN TAHUN 2020
Makanan kariogenik merupakan makanan manis yang mengandung gula dan sukrosa, yang dapat menyebabkan terjadinya penyakit karies gigi atau gigi berlubang. Makanan kariogenik merupakan makanan yang sangat digemari anak-anak karena mengandung gula dan karbohidrat. Siswa yang bebas dari karies sebanyak 5 siswa dari 35 siswa. Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya persentase angka bebas karies pada siswa kelas VI SDN Palang Tuban tahun 2020. Tujuan dalam penelitian ini adalah Diketahuinya pengetahuan tentang makanan kariogenik pada siswa kelas VI SDN Palang Tuban. Jenis penelitian yang akan digunakan adalah penelitian deskriptif. Sasaran dalam penelitian ini adalah siswa kelas VI SDN Palang Tuban yang berjumlah 35 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan lembar kuesioner. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini dengan menghitung rata-rata jawaban berdasarkan skoring setiap jawaban dari responden. Hasil Penelitian ini adalah tingkat pengetahuan siswa tentang makanan kariogenik sebesar 63,6% dari keseluruhan jumlah responden dan masuk ke dalam kriteria sedang
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS HUMAN IMMUNODEFICIENCY VIRUS (HIV) PADA KELOMPOK LSL DI KOTA BANDAR LAMPUNG
HIV merupakan masalah dan tantangan serius terhadap kesehatan masyarakat di dunia. Ada 35 juta orang hidup dengan HIV yang meliputi 16 juta perempuan dan 3,2 juta anak berusia < 15 tahun. Persentase infeksi HIV tertinggi adalah hubungan seks berisiko pada LSL (lelaki seks lelaki) yaitu 28%. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh komunitas LSL yang berada diKota Bandar Bandar Lampung tahun 2020 dengan populasi sebanyak 1182 orang (data 2020). Analisis data menggunakan uji chi-square dan regresi logistik berganda. Variabel yang berhubungan dengan kejadian Human Immunodeficiency Virus (HIV) Pada kelompok LSL di Kota Bandar Lampung tahun 2019 adalah variabel gejala IMS ( p value = 0,00 < α = 0,05 dengan OR 64,47 95%CI ( 8,18 – 508,26) dan variabel jumlah pasangan seksual (0,013< α = 0,05 dengan OR 3,32 95% CI ( 1,37 – 8,04) Sedangkan variabel yang tidak berhubungan dengan status Human Immunodeficiency Virus (HIV) Pada kelompok LSL adalah pengetahuan, umur pertama seks, penggunaan kondom, dan frekuensi berhubungan seksual karena p value > α = 0,05. Faktor yang paling dominan adalah variabel gejala IMS dengan nilai OR 64,78