Indonesian Journal of Health and Medical (IJOHM)
Not a member yet
195 research outputs found
Sort by
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMANFAATAN PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT DI PUSKESMAS JAYAPURA KABUPATEN OKU TIMUR
Latar Belakang Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian penting dari kesehatan umum dan kesejahteraan dan merupakan faktor penting yang mempengaruhi kualitas hidup seseorang. Rongga mulut dan gigi yang sehat menjadi hal yang sangat penting dan hanya dapat dicapai apabila rongga mulut senantiasa bersih. Tujuan Penelitian Mengetahui Faktor yang Berhubungan dengan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut di Puskesmas Jayapura Kabupaten OKU Timur tahun 2023. Metode Penelitian menggunakan desain penelitian Cross Sectional. Populasi adalah jumlah kunjungan pasien yang berobat di balai pengobatan UPTD Puskesmas Jayapura periode Januari-April 2023. Pengambilan sampel dilaksanakan selama kurang lebih 1 bulan dan mendapatkan jumlah sampel sebanyak 71 responden. Uji statistik yang digunakan adalah uji chi square. Metode pengumpulan data diperoleh dari pengisian lembar kuesioner. Teknis Analisis data dengan menghitung jumlah data hasil dari kuisioner kemudian dibuat rata-rata dalam bentuk distribusi frekuensi dan presentase serta disajikan dalam bentuk tabel. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan, pendapatan, pekerjaan dan aksesibilitas dengan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut di Puskesmas Jayapura Kabupaten OKU Timur tahun 2023
HUBUNGAN PERSONAL HYGIENE DAN SANITASI LINGKUNGAN DENGAN KEJADIAN PENYAKIT KULIT DI UPTD PUSKESMAS SEKAR JAYA KABUPATEN OKU
Higiene dan sanitasi yang buruk masih merupakan masalah kesehatan terbesar di negara berkembang. Pada dasarnya penyakit kulit di Indonesia ini biasanya lebih banyak disebabkan oleh berbagai infeksi bakteri jamur, parasit serta penyakit dasar alergi. Kasus penyakit kulit di UPTD Puskesmas Sekar Jaya terdiri dari penyakit kulit akibat, jamur, bakteri, scabies dan dermatitis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan personal hygiene dan sanitasi lingkungan dengan kejadian penyakit kulit.Desain penelitian yang digunakan adalah desain penelitian Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan pasien yang datang berobat ke Puskesmas Sekar Jaya dengan rata-rata kunjungan perbulan adalah 100 pasien. Uji statistik yang digunakan adalah uji chi square.Berdasarkan analisis univariat diperoleh hasil sebanyak 36 responden (36%) menderita penyakit kulit, sebanyak 43 responden (43%) dengan kebersihan tangan dan kuku tidak baik, sebanyak 44 responden (44%) dengan kebersihan kulit tidak baik, sebanyak 37 responden (37%) dengan sumber air bersih kurang baik dan sebanyak 54 responden (54%) dengan sarana pembuangan sampah tidak memenuhi syarat . Hasil analisis bivariat diperoleh hasil variabel kebersihan tangan dan kuku dengan p value 0,000, kebersihan kulit dengan p value 0,000, sumber air bersih dengan p value 0,000 dan sarana pembuangan sampah dengan p value 0,000. Kesimpulan: Ada hubungan yang bermakna antara kebersihan tangan dan kuku, kebersihan kulit, sumber air bersih dan sarana pembuangan sampah dengan kejadian penyakit kulit di Puskesmas Sekar Jaya Kabupaten OKU tahun 2023
EFEKTIVITAS MEDIA B-FRESH (BLIND-FRIENDLY EFFICIENT SMART HYGIENE) TERHADAP ORAL HYGIENE PADA SISWA TUNANETRA
Anak tunanetra merupakan anak berkebutuhan khusus yang memiliki kelainan dalam indra penglihatan yang memerlukan pelayanan, baik dalam hal pendidikan maupun kesehatannya secara khusus. WHO mendefinisikan sebagai ketajaman visual pada mata yang sehat kurang dari 10/200 atau bidang visual kurang dari 10 derajat fiksasi. Ditemukan tingginya persentase kebersihan rongga mulut (oral hygiene) dalam kategori buruk pada siswa tunanetra usia 12-18 tahun di SMPLB dan SMALB A YPAB Surabaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penggunaan media B-FRESH (Blind-Friendly Efficient Smart Hygiene) terhadap oral hygiene pada siswa tunanetra. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen aplied research yang melibatkan 28 sampel. Instrument pengumpulan data yang digunakan adalah lembar penilaian indeks plak dan lembar ceklist cara menyikat gigi. Teknik analisa data yang digunakan yaitu uji Mann-Whitney. Berdasarkan uji Mann-Whitney didapatkan hasil P (0,001) < 0,05. Nilai ini menunjukkan H0 ditolak, sehingga ada efektivitas penggunaan media B-FRESH (Blind-Friendly Efficient Smart Hygiene) terhadap oral hygiene pada siswa tunanetra. Kesimpulan dari penelitian yaitu adanya peningkatan oral hygiene sesudah diberikan media B-FRESH (Blind-Friendly Efficient Smart Hygiene) pada siswa tunanetra yaitu dari buruk menjadi sedang. Penelitian ini memiliki implikasi pentingnya praktik menyikat gigi dalam menjaga oral hygiene pada siswa tunanetra untuk meningkatkan kesehatan rongga mulut siswa tunanetra
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGGINYA AKSEPTOR KELUARGA BERENCANA (KB) SUNTIK DI PUSKESMAS TIMUR KOTA PRABUMULIH
Suntikan Keluarga Berencana (KB) merupakan salah satu metode kontrasepsi yang biasa digunakan untuk menunda kehamilan yang mengandung hormon progesteron yang berguna untuk menghentikan ovulasi (Adrian, 2018). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan tingginya jumlah akseptor KB suntik (kb) pada wanita di Puskesmas Kota Prabumulih Timur Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan Survei Analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah wanita usia subur pengguna kontrasepsi di Puskesmas Timur Kota Prabumulih Tahun 2023. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 364 responden. Pada analisis univariat diketahui bahwa dari 364 responden diketahui bahwa responden dengan usia risiko tinggi sebanyak 215 responden (59,1%) dan responden dengan usia risiko rendah sebanyak 149 responden (40,9%), responden dengan pendidikan tinggi sebanyak 278 responden (76, 4%) dan 86% responden (23,6%) responden berpendidikan rendah, 268 responden (73,6%) ibu bekerja dan 96 responden (26,4%) ibu menganggur (26,4%) dan responden dengan paritas tinggi sebanyak 205 responden (56,3%). %) dan responden dengan paritas rendah sebanyak 159 responden (43,7%). Analisis bivariat menunjukkan umur mempunyai hubungan yang signifikan dengan penggunaan KB suntik (p value 0,000), pendidikan anda mempunyai hubungan yang signifikan dengan penggunaan KB suntik (p value 0,000), pekerjaan ibu mempunyai hubungan yang signifikan dengan penggunaan KB suntik. kontrasepsi (p value 0,000) dan paritas ibu mempunyai hubungan yang signifikan dengan penggunaan KB suntik (p value 0,000)
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI DI PUSKESMAS PANGKALAN BALAI KAB. BANYUASIN
Hipertensi merupakan suatu keadaan dimana seseorang mengalami Peningkatan tekanan darah yang tidak normal pada systole dan diastole. Tujuan penelitian untuk mengetahui Faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi di Puskesmas Pangkalan Balai Kab. Banyuasin. Desain penelitian Cross Sectional. Metode pengambilan sampel dengan teknik purposive Sampling. Subjek penelitian ini ditentukan secara Purposive sampling yaitu Pasien yang berobat di Puskesmas Pangkalan Balai. Sampel penelitian masing-masing sebanyak 95 responden. Penelitian ini telah dilakukan pada bulan Agustus tahun 2023. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil analisis uji statistik responden dengan menggunakan uji Chi-Square menunjukan ada hubungan bermakna (p ‹ 0.05) untuk variabel umur dan konsumsi natrium. diharapkan pihak Puskesmas memaksimalkan pelayanan pada lansia berhubungan dengan promotif, kuratif dan rehabilitatif
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN DIABETES MILITUS TIPE II DI PUSKESMAS 23 ILIR PALEMBANG
Diabetes Militus (DM) merupakan penyakit gangguan metabolik yang terjadi secara kronis pada tubuh karena gangguan pada hormone insulin yang tidak bekerja sebagaimana mestinya atau keduanya,Dukungan keluarga merupakan suatu proses hubungan antara keluarga dengan lingkungan sosialnya, berupa sikap, tindakan dan penerimaan keluarga terhadap penderita yang sakit. Anggota keluarga memandang bahwa orang yang bersifat mendukung selalu siap memberikan pertolongan dan bantuan jika diperlukan.Dimana dukungan keluarga dipandang sebagai bagian integral dari keluarga yang mana memberikan dampak positif didalam meningkatkan penyesuaian diri seseorang terhadap kejadian-kejadian dalam kehidupan Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif menggunakan pendekatan cross sectional. Lokasi penelitian di Puskesmas 23 ilir Palembang pada tanggal 20-27 Agustus 2024 . hasil penelitian ini didapatkan sebagian besar Responden mendapat dukungan keluarga sebanyak 36 orang dan sebagian kecil tidak mendapatkan dukungan keluarga sebanyak 14 orang, Pada kategori kepatuhan minum obat bahwa sebagian besar responden patuh minum obat DM sebanyak 41 orang dan sebagian kecil tidak Patuh minum Obat Sebanyak 9 orang.Hasil analisis Uji Statistik responden dengan menggunakan Uji Chi Square menunjukan P-Value = 0.002 menyatakan adanya Hubungan antara Dukungan keluarga dengan Kepatuhan Minum obat pada Pasien DM Tipe II di Puskesmas 23 ilir Palembang. Diharapkan Pihak Puskesmas dapat meningkatkan Promosi kesehatan serta Konsuling serta Pendidikan kesehatan khususnya mengenai dukungan keluarga serta kepatuhan minum obat bagi penderita Penyakit diabetes Mellitus
HUBUNGAN PENDIDIKAN KESEHATAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN IBU DENGAN ANAK DIARE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MULTIWAHANA PALEMBANG
Diare masih menempati urutan ketiga sebagai penyebab kematian terbanyak untuk anak-anak dibawah lima tahun. Kejadian diare pada anak juga dapat dipengaruhi oleh pengetahuan ibu yang kurang. Pengetahuan akan mempengaruhi cara berpikir seorang, dan menjadi baik tingkatan pengetahuannya sehingga akan mudah mendapatkan dan memahami informasi yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pendidikan kesehatan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) terhadap tingkat pengetahuan ibu dengan anak diare. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini semua ibu yang membawa anak yang mengalami diare berobat di Puskesmas multiwahana dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrument penelitian menggunakan lembar kuesioner . Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian dari 30 responden sebanyak 13 responden (43,3%) dengan pendidikan PHBS baik dan 17 responden (56,7%) dengan PHBS tidak baik, 14 responden (46,7%) berpengetahuan baik dan 16 responden (53,3%) berpengetahuan tidak baik. Hasil uji statistik chi square diperoleh nilai p value = 0,001. Kesimpulan terdapat Hubungan Pendidikan Kesehatan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Terhadap Tingkat Pengetahuan Ibu Dengan Anak Diare di Wilayah Kerja Puskesmas multiwahana Palembang. Diharapkan pihak puskesmas dapat mensosialisasikan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang diare dan menurunkan angka kejadian diare sehingga dapat melakukan tindakan pencegahan diare pada anak serta menurunkan angka kejadian diare pada ana
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN CAKUPAN IMUNINASI DASAR PADA ANAK UMUR 0-12 BULAN
Pendahuluan: Imunisasi adalah suatu upaya untuk menimbulkan/ meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit, sehingga bila suatu saat terpajan dengan penyakit tersebut tidak akan sakit atau hanya mengalami sakit ringan.Tujuan: Diketahui ada faktor – faktor yang berhubungan dengan cakupan imuninasi dasar pada anak 0-12 bulan di desa Kota Batu wilayah kerja Puskesmas Warkuk Ranau Selatan Kabupaten OKU Selatan tahun 2023.Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah desain penelitian Cross Sectional. semua ibu yang memilik anak umur 0-12 bulan di desa Kota Batu berjumlah 177. Sampel dalam penelitian ini menggunakan Accidental Sampling. Hasil: Dari 122 responden pengetahuan kurang baik dengan cakupan imuninasi dasar tidak lengkap sebanyak 78 (83,0%) dengan responden yang pengetahuan baik dengan cakupan imuninasi dasar lengkap sebanyak 12 (42,9%). Pendidikan rendah dengan cakupan imuninasi dasar tidak lengkap sebanyak 70 (82,4%) lebih besar dibandingkan dengan responden yang pendidikan tinggi dengan cakupan imuninasi dasar lengkap sebanyak 20 (54,1%). Bekerja dengan cakupan imuninasi dasar tidak lengkap sebanyak 74 (87,1%) dengan responden yang yang tidak bekerja dengan cakupan imuninasi dasar lengkap sebanyak 16 (43,2%). Petugas kesehatan tidak memberikan pengarahan atau informasi yang benar dengan cakupan imuninasi dasar tidak lengkap sebanyak 65 (81,3%) dengan petugas kesehatan memberikan pengarahan atau informasi yang benar dengan cakupan imuninasi dasar lengkap sebanyak 25 (59,8%. Kesimpulan: Hasil uji Chi square didapatkan ρ value 0,000, ρ value 0,001, ρ value 0,000 dan ρ value 0,010 Artinya terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan, pendidikan, pekerjaan dan peran petugas di desa Kota Batu Wilayah Kerja Puskesmas Warkuk Ranau Selatan Kabupaten OKU Selatan Tahun 202
HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN PERISTIWA GASTRITIS PADA SANTRIWATI DI PONDOK PESANTREN
Latar Belakang : Gastritis merupakan suatu keadaan peradangan atau perdarahan mukosa pada lambung yang biasa dikenal masyarakat dengan sebutan penyakit maag. Gastritis ini dapat menyerang semua usia dengan berbagai penyebab terutama pola makan sehari hari yang kurang sehat. Gastritis dapat mengganggu aktivitas sehari hari dan dibiarkan terus menerus akan dapat merusak fungsi lambung dan resiko untuk terkena kangker lambung hingga kematian. Tujuan Penelitian : Menganalisis hubungan pola makan dengan peristiwa gastritis pada santriwati di Pondok Pesantren Cemerlang An-Najach Tambakberas Jombang. Design penelitian : menggunakan design observasional analitik menggunakan pendekatan cross- sectional. Jumlah responden 70 menggunakan total sampling. Teknik pengambilan dengan membagikan kuesioner pola makan dan peristiwa gastritis. Uji statistic menggunakan uji rank spearmen dengan α < 0,05. Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa pola makan dengan kategori tidak sehat sebanyak 52 responden (68,4%) dan peristiwa gastritis dalam kategori kambuh sebanyak 37 responden (48,7%). Kesimpulan : Ada hubungan pola makan dengan peristiwa gastritis pada santriwati di pondok pesantren cemerlang An – Najach Tambak Beras Jombang
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT SISWA TUNAGRAHITA (Studi di SLB Karya Bhakti dan SLB BC Optimal Surabaya)
Latar Belakang: Berdasarkan hasil pemeriksaan ohi-s pada anak tunagrahita SLB Karya Bhakti dan SLB B-C Optimal Surabaya di didapatkan bahwa OHI-S berada pada kategori buruk. Individu berkebutuhan khusus memiliki tingkat kesehatan dan kebersihan gigi dan mulut yang lebih rendah dibandingkan individu normal. Hal ini terjadi karena mereka memiliki keterbatasan dalam merawat giginya sendiri. Tujuan:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga tentang kebersihan gigi dan mulut dengan ohi-s pada anak tunagrahita SLB Karya Bhakti dan SLB B-C Optimal Surabaya. Metode:Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional yang dilaksanakan di SLB Karya Bhakti dan SLB B-C Optimal Surabaya. Subjek penelitian adalah orang tua yang memiliki anak tunagrahita dan diambil dengan teknik total random sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket dukungan keluarga dan lembar pemeriksaan ohi-s. Uji Chi-square digunakan untuk menganalisis hubungan dukungan keluarga dengan skor ohi-s anak tunagrahita dengan taraf signifikansi (α) = 0,05.Hasil:Sebagian besar orang tua anak tunagrahita SLB Karya Bhakti dan SLB B-C Optimal Surabaya memiliki dukungan keluarga yang cukup tentang tingkat kebersihan gigi dan mulut di SLB Karya Bhakti dan SLB B-C Optimal Surabaya. Memiliki OHI-S yang buruk. Berdasarkan uji statistik didapatkan bahwa tidak ada hubungan dukungan keluarga dengan ohi-s anak tunagrahita SLB Karya Bhakti dan SLB B-C Optimal Surabaya (p>0,05). Kesimpulan: Tidak ada hubungan dukungan keluarga dengan OHI-S anak tunagrahita SLB Karya Bhakti dan SLB B-C Optimal Surabay