Indonesian Journal of Health and Medical (IJOHM)
Not a member yet
195 research outputs found
Sort by
The Related Factors To Leucorrhoea (Flour Albus) In Young Women: FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPUTIHAN (FLOUR ALBUS) PADA REMAJA PUTRI
Keputihan atau flour albus merupakan keluhan yang sangat sering dialami oleh sebagian perempuan. Data hasil penelitian menunjukkan 75% wanita di Dunia menderita keputihan minimal sekali seumur hidup dan 45% diantaranya dapat mengalami lebih dari 2 kali. Masa remaja merupakan periode terjadinya pertumbuhan dan perkembangan yang pesat secara fisik, psikologis dan intektual, Organ reproduksi remaja yang belum terbentuk secara sempurna dapat meningkatkan resiko mengalami keputihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan Keputihan (Flour Albus). Jenis penelitian ini menggunakan survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah siswi Kelas XI MAN 1 Palembang dengan sampel diambil menggunakan teknik total sampling. Teknik analisa data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan faktor personal hygiene berhubungan dengan keputihan dari hasil uji statistik didapatkan nilai p=0,000 dan faktor vaginal douching juga berhubungan dengan keputihan dari hasil uji statistik didapatkan nilai p=0,000. Saran bagi tempat peneliti diperlukan adanya peningkatan pengetahuan dan pembelajaran tentang kesehatan reproduksi tertutama tentang keputihan agar dapat menambah informasi bagi remaja putri
PENATALAKSANAAN TERAPI KOMPRES AIR HANGAT UNTUK MENGATASI NYERI PADA ASUHAN KEPERAWATAN DYSPEPSIA DI RUANGAN RAWAT INAP RUMAH SAKIT
Latar belakang: Penderita dyspepsia biasanya terjadi tidak hanya di Indonesia, tetapi juga terjadi di seluruh Dunia. Penyakit ini merupakan salah satu penyakit yang tidak menular namun dapat menyebabkan mortalitas yang sangat tinggi. Secara umum tanda dan gejala yang sering terjadi pada pasien dyspepsia itu adalah nyeri, salah satu tindakan non-farmakologi dyspepsia untuk mengatasi nyeri adalah tindakan kompres hangat. Tujuan: Pemberian kompres hangat pada dua pasien dengan dyspepsia yang mengalami tingkat nyeri di Rumah Sakit Bhayangkara Mohamad Hasan Palembang. Metode: Studi kasus ini menggunakan metode case study pada dua pasien dengan teknik pengumpulan data primer dan sekunder selama 3 hari, pasien pertama dari tanggal 14 s/d 16 Juni 2022 dan pasien kedua dari tanggal 15 s/d 17 Juni 2022. Hasil: Sebelum dilakukan kompres hangat, skala nyeri pasien pertama yaitu skala nyeri 6 (nyeri sedang), setelah dilakukan kompres hangat selama 3 hari skala nyeri berkurang menjadi skala nyeri 3 (nyeri ringan) dan pasien kedua sebelum dilakukan kompres hangat skala nyeri 5 (nyeri sedang), setelah dilakukan kompres hangat selama 3 hari skala nyeri berkurang menjadi 2 (nyeri ringan). Kesimpulan: Kompres hangat menurunkan tingkat nyeri pada pasien dengan dyspepsia. Saran: Perlu diterapkan kompres hangat untuk mengurangi nyeri pada pasien dengan dyspepsia
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY “S” G4P2A2 DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN
Latar Belakang Persalinan: Kehamilan, persalinan, nifas dan bayi baru lahir merupakan suatu keadaaan yang fisiologis namun dalam prosesnya terdapat kemungkinan suatu keadaan yang dapat mengancam jiwa ibu dan bayi bahkan dapat menyebabkan kematian. Setiap kehamilan dapat menimbulkan resiko kematian ibu, pemantauan dan perawatan kesehatan yang memadai selama kehamilan sampai masa nifas sangat penting untuk kelangsungan hidup ibu dan bayinya. Tujuan: untuk memberikan asuhan kebidanan secara komprehensif pada ibu hamil, bersalin, nifas, bayi baru lahir dan keluarga berencana pada Ny. S dengan menggunakan pendekatan managemen kebidanan sesuai dengan teori menurut Varney. Metode: asuhan kebidanan yang bersifat menggambarkan suatu keadaan secara objektif selama observasi pasien dengan menggunakan SOAP Pengumpulan dan pengkajian data ini dilakukan dengan cara: wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, kajian dokumentasi, studi kasus. Subyek: yang digunakan adalah ibu hamil normal Ny.S mulai usia kehamilan 32 minggu pada bulan maret tahun 2022 di praktik mandiri bidan kemudian diikuti sampai dengan ibu bersalin dan nifas pada bulan mei tahun 2022. Hasil: saat kehamilan Ny.D tidak ada masalah dalam kehamilannya. Prose bersalin lancar dan spontan. BBL normal tidak ditemukan komplikasi. Nifas involusi uteri normal. Kesimpulan: selama memberikan Asuhan kebidanan komprehesif tidak ditemukan adanya kesenjangan antara teori dan praktik. Kondisi bayi dan ibu dalam keadaaan baik
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: PENGETAHUAN PEMELIHARAAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA ANAK SEKOLAH DASAR
Gigi rusak, berlubang dan rasa sakit pada gigi merupakan masalah terbesar di Indonesia masalah ini terhitung 45,3% pada penduduk Indonesia (Kemenkes, 2020). Pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut harus dilakukan sejak dini pada usia sekolah dasar mengingat penyakit gigi dan mulut berada pada peringkat sepuluh besar penyakit yang terbanyak dan tersebar di berbagai wilayah. Masalah : Prevalensi nasional masalah kesehatan gigi dan mulut tahun 2018 adalah 57,6 % penduduk Indonesia. Berdasarkan data Riskesdes (2018), proporsi perilaku menyikat gigi setiap hari di Indonesia sebesar 94,7%, namun proporsi yang menyikat gigi dengan benar hanya 2,8%, bedasarkan data proporsi menyikat gigi setiap hari di NTB sebesar 94,5% yang menyikat gigi dengan benar hanya sebsar 4,5% hal ini menjadi masalah karena salah satu cara pencegahan yang efektif terhadap terjadinya penyakit gigi dan mulut adalah melalui tindakan menyikat gigi. Tujuan : Menjelaskan tentang pengetahuan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut pada anak sekolah dasar. Metode : Metode pengumpulan data dengan menggunakan Systematic Literature Review yang diperoleh dari 3 database yaitu Google Scholar (2016-2021), Microsoft Akademic (2016-2021), PubMed (2016-2021) didapatkan sebanyak 10 artikel. Artikel atau Jurnal dipilih berdasarkan sesuai kriteria inklusi dan esklusi yang akan di review. Hasil : Bersasarkan hasil Literatur Review pada 10 jurnal, bahwa pengetahuan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut pada anak sekolah dasar yaitu dari tingkat pengetahuan, usia, jenis kelamin dan peran orang tua
HUBUNGAN PENGETAHUAN ORANG TUA TENTANG KESEHATAN GIGI DENGAN KARIES GIGI SISWA KELAS 1 SDN TUNJUNG 1 BANGKALAN
Karies gigi adalah penyakit jaringan gigi yang ditandai dengan kerusakan jaringan, dimulai dari permukaan gigi meluas ke arah pulpa. Karies gigi sangat berdampak buruk bagi anak karena gigi yang berlubang mengganggu proses kunyah sehingga mengganggu proses pencernaan. Masalah dalam penelitian ini adalah tingginya prevalensi karies gigi pada anak kelas 1 SDN Tunjung 1 Bangkalan. Tujuan penelitian mengetahui hubungan pengetahuan orang tua tentang kesehatan gigi dengan karies gigi siswa kelas 1 SDN Tunjung 1 Bangkalan. Metode Penelitian pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner untuk mengetahui pengetahuan orang tua tentang kesehatan gigi dan lembar pemeriksaan untuk mengetahui karies gigi siswa. Teknik analisis data menggunakan uji Chi Square metode ini termasuk jenis penelitian analitik cross-sectional. Hasil p value 0,003 < 0,005, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan pengetahuan orang tua tentang kesehatan gigi dengan karies gigi siswa kelas 1 SDN Tunjung 1 Bangkala
CORRELATION OF VASOPRESSIN SECRETION IN GASTRIC DYSRHYTHMIA IN PREGNANT WOMEN WITH HYPEREMESIS GRAVIDARUM: A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW
Hyperemesis gravidarum (HEG) is a condition of excessive nausea and vomiting in pregnancy and can increase the need for hospitalization due to dehydration. Nausea and vomiting in pregnancy is a common complaint in pregnant women in the early trimester of pregnancy. This condition of nausea and vomiting is estimated to occur in 80% of pregnant women and around 0.3-3.6% are HEG. Approximately 50-60% of pregnancies are accompanied by nausea and vomiting, out of 360 pregnant women, 2% of them experience morning sickness and about 80% experience nausea and vomiting throughout the day. This condition usually persists and reaches its peak at 9 weeks of gestation. Physiological elevations may cause gastric dysrhythmias and nausea, it is unclear whether this occurs under normal physiological conditions. The precise temporal relationship between vasopressin, gastric dysrhythmias and nausea should be studied to give us insight into the pathogenesis of acute and chronic nausea syndromes. In addition to vasopressin, corticotropin releasing factor (CRF) has been established as a gut-brain mediator in foregut function and can stimulate inhibitory motor nerves in the dorsal motor nucleus of the vagus, causing delayed gastric emptying and nausea. Nausea and vomiting that is excessive and occurs throughout the day to the point of interfering with daily work and causing dehydration is known as hyperemesis gravidarum
GAMBARAN PERILAKU ANAK SEKOLAH DASAR (SD) DALAM MENGKONSUMSI JAJAN DI SD INPRES SANTO YOSEF MAUMERE KABUPATEN SIKKA TAHUN 2023
Lemahnya pengawasan jajanan berdampak buruk bagi Kesehatan siswa, yang berdampak juga bagi kesehatan tubuhnya dimasa mendatang. Berdasarkan hasil pengamatan oleh peneliti bahwa anak sekolah bukan hanya membeli jajan di kantin sekolah melainkan juga diluar sekolah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Perilaku, Sikap dan Tindakan Anak Sekolah Dasar (SD) dalam mengkonsumsi jajan di SD Inpres Santo Yosef Maumere. Rancangan penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan metode kuantitatif. Dengan menggunakan teknik total sampling, Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Populasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Siswa/i kelas III, IV, dan V SD Inpres Santo Yosef Maumere yang berjumlah 80 0rang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diperoleh hasil Sebagian besar responden yaitu sebanyak 33 orang (41,25%) memiliki pengetahuan yang cukup dalam mengkonsumsi jajan, Sebagian besar responden yaitu sebanyak 78 orang (97,5%) yang memiliki sikap yang mendukung dalam mengkonsumsi jajan, Sebagian besar responden yaitu responden yaitu sebanyak 76 orang (95%) yang memiliki tindakan yang mendukung dalam mengkonsumsi jajan
GAMBARAN PENGETAHUAN ORANG TUA TENTANG KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA ANAK TK
Abstrak : Masalah dalam penelitian ini adalah tingginya presentase angka karies pada anak TK Wachid Hasyim Surabaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan orang tua tentang pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut pada anak TK Wachid Hasyim Surabaya tahun 2020 yang meliputi pengetahuan tentang pengertian karies gigi, pengetahuan tentang penyebab karies gigi, pengetahuan tentang akibat karies gigi, pengetahuan tentang pencegahan karies gigi, dan pengetahuan tentang perawatan karies gigi. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan jumlah responden 41 responden. Metode pengumpulan data dengan pengisian kuesioner. Teknik analisa data yang digunakan adalah dengan cara merekap hasil data yang telah dikumpulkan, kemudian dilakukan perhitugan data setiap orang tua siswa, selanjutnya hasil dari perhitungan disajikan dalam bentuk tabel dan kemudian dipersentasikan. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan orang tua tentang kesehatan gigi dan mulut termasuk dalam kategori Baik
HUBUNGAN ORAL HYGIENE TERHADAP TERJADINYA GINGIVITIS PADA SISWA TUNA GRAHITA SLB KARYA BHAKTI SURABAYA
Masalah dalam penelitian ini adalah tingkat kejadian gingivitis pada siswa tunagrahita SLB Karya Bhakti kota Surabaya Tujuan:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Oral Hygiene terhadap gingivitis pada siswa tunagrahita SLB Karya Bhakti Surabaya. Metode:Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik dengan desain potong lintang (cross sectional). Subjek penelitian adalah siswa tunagrahita dengan responden sebanyak 33 siswa. Metode pengumpulan data didapatkan dengan melakukan pemeriksaan OHIS dan GI pada siswa tunagrahita SLB Karya Bhakti dengan menggunakan lembar observasi pemeriksaan OHIS dan GI. Analisa yang digunakan untuk menganalisis hubungan oral hygiene dengan gingival indeks menggunakan uji Chi-Square dengan derajat kemaknaan (α) = 0,05. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan oral hygiene terhadap gingivitis pada siswa tunagrahita SLB Karya Bhakti Surabaya
GAMBARAN PENGETAHUAN CARA MENYIKAT GIGI YANG BENAR PADA SISWA SMP
Latar Belakang Kebersihan gigi dan mulut juga merupakan faktor yang penting bagi kesehatan gigi dan mulut agar bebas dari penyakit, oleh karena itu kebersihan gigi dan mulut harus dijaga dan dipelihara supaya tercipta kesehatan yang optimal. Kebersihan rongga mulut dapat ditentukan dengan cara pengukuran status kebersihan mulut. Masalah Rata-rata debris indeks dalam kategori sedang (1,33) pada siswa SMP Ulul Albab Sepanjang Kecamatan Taman Kabupaten Sidoarjo Tahun 2022. Tujuan Penelitian Mengetahui Pengetahuan Cara Menyikat Gigi yang benar pada siswa kelas 7 SMP Ulul Albab Sepanjang Kecamatan Taman Kabupaten Sidoarjo. Metode Penelitian ini yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Sasaran dalam penelitian ini adalah siswa kelas 7 SMP Ulul Albab Sepanjang Kecamatan Taman Kabupaten Sidoarjo dengan jumlah responden sebanyak 35 siswa. Metode pengumpulan data diperoleh dari pengisian lembar kuesioner. Teknis Analisis data dengan menghitung jumlah data hasil dari kuisioner kemudian dibuat rata-rata dalam bentuk distribusi frekuensi dan presentase serta disajikan dalam bentuk tabel. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa gambar pengetahuan cara menyikat gigi yang benar pada siswa kelas 7 SMP ulul albab Kecamatan taman kabupaten sidoarjo dalam kategori kurang