Indonesian Journal of Health and Medical (IJOHM)
Not a member yet
195 research outputs found
Sort by
GAMBARAN PENGETAHUAN TENTANG KARIES GIGI SISWA SEKOLAH DASAR
Kesehatan gigi anak usia sekolah sangat penting, khususnya usia sekolah dasar. Gangguan kesehatan gigi yang paling sering terjadi pada anak usia dini yaitu karies gigi. Karies gigi menyebabkan gigi menjadi keropos, berlubang, patah, sehingga mengakibatkan pertumbuhan kurang maksimal. Karena pada usia itu saatnya membangun suatu pundamental pembangunan fisik maupun kecerdasan. Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya presentase bebas karies siswa kelas VI SDN 1 Pinggirsari Ngantru Tulungagung tingkat pengetahuan siswa tentang karies gigi 2022. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya pengetahuan tentang karies gigi siswa kelas VI di SDN 1 Pinggirsari Ngantru Tulungagung tahun 2022. Jenis penelitian ini adalah deskriptif, dengan jumlah sasaran 24 siswa kelas VI SDN 1 Pinggirsari Ngantru Tulungagung. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah menghitung rata-rata (mean) dalam bentuk persen dan disajikan dalam bentuk tabel. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa pengetahuan tentang pengertian karies gigi dalam kategori cukup, pengetahuan tentang penyebab karies gigi dalam kategori cukup, pengetahuan tentang akibat terjadinya karies gigi dalam kategori baik, pengetahuan tentang pencegahan karies gigi dalam kategori kurang, pengetahuan tentang perawatan terjadinya karies gigi dalam kategori Cukup. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa tingkat pengetahuan tentang karies gigi pada siswa kelas VI di SDN 1 Pinggirsari dalam kategori cukup
PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN SISWA KELAS XI TENTANG BAHAYA SEKS PRANIKAH DI SMA
Remaja sebagai penerus generasi bangsa. remaja mempunyai peran penting dalam pembangunan dan citra negri. Remaja merupakan peralihan periode perkembangan dari masa kanak-kanak menuju perkembangan dewasa dimana semua fenomena perkembangan terjadi. Diketahui pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap pengetahuan siswa kelas XI tentang bahaya seks pranikah di SMA N 1 Semende Kab. Muara Enim tahun 2023. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimen Pre Test dan Post Test . Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI di SMA N 1 Semende Kab. Muara Enim berjumlah sebanyak 140 siswa. Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Accidental Sampling. Dari hasil analisis diketahui Nilai rata-rata setelah post test 8,04 ≥ nilai pre test 4,29. Hasil analisis bivariat di peroleh p value 0,000. Artinya ada perbedaan rerata nilai siswa sebelum dan sesudah penyuluhan. Ada Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Siswa Kelas XI Tentang Bahaya Seks Pranikah Di SMA N 1 Semende Kab. Muara Enim Tahun 2023 dengan hasil statistic uji wiloxcon p value 0,000
EFEKTIVITAS MEDIA FLASH CARD TERHADAP PENGETAHUAN SISWA TENTANG KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT
Masalah kebersihan gigi dan mulut merupakan masalah utama dalam rongga mulut. Status kebersihan gigi dan mulut dapat diketahui melalui data awal pemeriksaan gigi dan mulut siswa kelas III, IV, dan V SDN Pulosari Jambon Ponorogo yang telah dilakukan pada tanggal 12 Agustus 2022. Alat ukur yang dipergunakan untuk mengukur status kebersihan gigi dan mulut yaitu dengan indeks kebersihan gigi Oral Hygiene Index Simplified (OHIS). Pemeriksaan tersebut diperoleh nilai rata-rata Oral Hygiene Index Simplified (OHIS 3,3). Jika dibandingkan dengan standar WHO nilai ini termasuk dalam kategori buruk. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas media Flash Card terhadap pengetahuan siswa tentang kebersihan gigi dan mulut pada siswa kelas III, IV, dan V di SDN Pulosari Jambon Ponorogo. Masalah dalam penelitian ini adalah status kebersihan gigi dan mulut siswa buruk. Jenis penelitian ini adalah Quasy Experiment dengan jumlah sasaran 42 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah lembar kuesioner. Hasil analisis uji Wilcoxon Test bahwa nilai Asymp Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0.05 maka H1 diterima dan H0 ditolak, artinya bahwa media flash card dapat meningkatkan pengetahuan siswa tentang kebersihan gigi dan mulut secara efektif
FAKTOR FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGELUARAN ASI PADA IBU POST PARTUM
ASI merupakan makanan yang bergizi sehingga tidak memerlukan tambahan komposisi sehingga mudah di cerna oleh bayi dan langsung di serap. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi faktor faktor yang berhubungan dengan pengeluaran ASI pada ibu postpartum di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Agung Kabupaten Muara Enim. Peneltian ini bersifat analitik observasi pengumpulan data penelitian dilakukan dengan wawancara menggunakan kuiseoner. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu postpartum pada hari ke 28-42 (KF 4) postpartum di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Agung Kabupaten Muara Enim tahun 2023 periode April-Juli 2023 berjumlah 86 orang. Hasil penelitian menunjukkan Ada hubungan yang bermakna antara perawatan payudara, IMD, frekuensi menyusui, kecemasan dan dukungan suami dengan pengeluaran ASI pada ibu postpartum. Oleh karena itu diharapkan kepada petugas kesehatan yang berhubungan lansung lebih aktif dalam memberikan edukasi dan motivasi kepada ibu hamil tentang perawatan payudara, IMD, frekuensi menyusui.perlu penelitian lanjut untuk mengetahui faktor faktor yang lainnya yang berhubungan dengan pengeluaran ASI pada ibu postpartum di wilayah kerja Puskesmas
HUBUNGAN PERANAN ORANG TUA TENTANG KESEHATAN GIGI DAN MULUT DENGAN KARIES GIGI ANAK TUNAGRAHITA (Di SLB Karya Bhakti Tahun 2022)
Kesehatan gigi dan mulut merupakan suatu permasalahan kesehatan yang memerlukan penanganan secara komprehensif. Anak tunagrahita mengalami hambatan dalam penyesuaian perilaku (perilaku adaptif) atau adaptasi sosial sehingga anak tersebut pada usia tertentu belum mampu melakukan sesuatu yang bagi anak normal/rata-rata sudah dapat dilakukannya. Peranan aktif orang tua yang dimaksud adalah membimbing, memberikan pengertian, mengingatkan, dan menyediakan fasilitas kepada anak. Masalah dalam penelitian ini adalah tingginya angka karies pada anak tunagrahita di SLB Karya Bhakti Tahun 2022. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan peranan orang tua tentang kesehatan gigi dan mulut dengan karies gigi anak tunagrahita di SLB Karya Bhakti Tahun 2022. Metode penelitian ini adalah penelitian analitik dengan desain potong melintang (cross sectional). Subjek penelitian sebanyak 28 responden. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan peranan orang tua tentang kesehatan gigi dan mulut dengan karies gigi anak tunagrahita di SLB Karya Bhakti Surabaya Tahun 2022. Hasil penelitian ini adalah tidak ada hubungan peranan orang tua tentang kesehatan gigi dan mulut dengan karies gigi anak tunagrahita di SLB Karya Bhakti Surabaya Tahun 2022
EFEKTIVITAS PENYULUHAN KESEHATAN MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP PENGETAHUAN LANSIA PADA GOUT ARTHRITIS DI PUSKESMAS
Penyakit tidak menular khususnya penyakit degeneratif menjadi salah satu masalah kesehatan yang perlu atensi yang kuat, mengingat masalah tersebut terus meningkat di Indonesia. Gout atau asam urat merupakan salah satu jenis reumatik yang sering dijumpai dalam masyarakat, Penyakit ini disebabkan oleh tingginya kadar asam urat di dalam darah. Diketahuinya pengaruh penyuluhan kesehatan menggunakan media audio visual terhadap pengetahuan lansia pada Gout Arthritis di Puskesmas Pulau Panggung Kabupaten Muara Enim Tahun 2023. Desain One Group Pre Test dan Post Test . Populasi dalam penelitian ini adalah semua lansia yang berjumlah 78 di Puskesmas Pulau Panggung. Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Accidental Sampling. Dari hasil analisis diketahui Nilai rata-rata setelah post test 15,08 ≥ nilai pre test 6,00. Hasil analisis bivariat di peroleh p value 0,000. Artinya ada perbedaan rerata nilai lansia sebelum dan sesudah penyuluhan. Ada Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Menggunakan Media Audio Visual Terhadap Pengetahuan Lansia ada Gout Arthritis di Puskesmas Pulau Panggung Kabupaten Muara Enim Tahun 2023 dengan hasil statistic paired t-test p value 0,000
PENGETAHUAN TENTANG MAKANAN KARIOGENIK PADA SISWA KELAS VI DI SDN BUBUTAN VIII SURABAYA
Tingginya karies gigi pada anak dapat disebabkan oleh rendahnya pengetahuan anak tentang penyebab karies yaitu makanan kariogenik. Masalah dalam penelitian ini yaitu hanya 30% angka bebas karies pada siswa kelas VI di SDN Bubutan VIII Surabaya tahun 2022. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan tentang makanan kariogenik pada siswa kelas VI di SDN Bubutan VIII Surabaya. Metode penelitian ini bersifat deskriptif. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas VI di SDN Bubutan VIII Surabaya yang berjumlah 20 siswa. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu kuesioner. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu lembar kuesioner. Teknik analisa data yang dilakukan yaitu dengan mempersentasekan hasil jawaban pengetahuan siswa tentang makanan kariogenik, kemudian disajikan dalam bentuk tabel. Hasil pengetahuan siswa tentang pengertian makanan kariogenik, jenis makanan kariogenik, makanan yang baik untuk kesehatan gigi dan mulut termasuk dalam kriteria kurang dan pengetahuan siswa tentang frekuensi mengonsumsi makanan kariogenik, dampak makanan kariogenik bagi kesehatan gigi dan mulut termasuk dalam kriteria cukup. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa pengetahuan tentang makanan kariogenik pada siswa kelas VI di SDN Bubutan VIII Surabaya termasuk dalam kriteria kurang
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL DENGAN KARIES GIGI
Latar Belakang : Masa kehamilan merupakan masa perubahan fisiologis dan fisik tubuh termasuk rongga mulut. Perubahan hormon ibu hamil dapat menjadi salah satu penyebab meningkatnya kondisi asam dalam rongga mulut sehingga meningkatkan resiko karies gigi pada ibu hamil. Banyak faktor yang mempengaruhi kesehatan gigi dan mulut salah satunya adalah tingkat pengetahuan seseorang. Pengetahuan mempengaruhi ibu hamil dalam menerima atau memahami sebuah informasi. Masalah : Tingginya persentase karies gigi ibu hamil K1 di Poli Gigi Puskesmas Sapeken. Tujuan Penelitian : Menganalisis hubungan antara pengetahuan ibu hamil dengan karies gigi di poli gigi puskesmas sapeken. Metode penelitian :Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik. Populasi pada Penelitian ini sebanyak 46 ibu hamil. Sampel pada penelitian sebanyak 38 ibu hamil.Teknik pengambilan sampel menggunakan metode Simple Random Sampling. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner dan observasi.Teknik analisa data menggunakan uji Chi square Kesimpulan : ada hubungan antara pengetahuan ibu hamil dengan karies gigi di poli gigi puskesmas (Studi pada Ibu Hamil K1 Puskesmas Sapeken Sumenep
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS PASTA GIGI HERBAL DAN PASTA GIGI NON HERBAL TERHADAP pH SALIVA PADA SISWA SEKOLAH DASAR
Latar Belakang: Kesehatan gigi dan mulut pada masyarakat Indonesia perlu mendapat perhatian serius, terutama pada usia anak sekolah. Gangguan kesehatan gigi yang paling sering terjadi pada kelompok usia anak sekolah adalah karies gigi. Saliva merupakan salah satu faktor yang dapat menyebabkan terjadinya karies gigi. Semakin asam tingkat pH saliva maka semakin mudah terjadi karies gigi. Masalah dalam penelitian ini belum tercapainya target indeks DMF-T menurut WHO pada siswa kelas VI di SDN Simolawang KIP/156 Surabaya Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan efektivitas pasta gigi herbal dan pasta gigi non herbal terhadap pH saliva pada siswa kelas VI di SDN Simolawang KIP/156 Surabaya. Metode : Penelitian ini menggunakan Pra eksperimental design. Dengan rancangan penelitian pretest posttest design. Subjek penelitian terdiri dari 42 siswa yang dibagi menjadi 2 kelompok. Teknik Analisis Data : Teknik analisis data yang digunakan adalah uji Independent T-Test. Hasil Penelitian : Ada perbandingan efektivitas menyikat gigi menggunakan pasta gigi herbal dan non herbal dalam meningkatkan pH saliva, bahwa menyikat gigi menggunakan pasta gigi herbal lebih efektif dibandingkan menyikat gigi menggunakan pasta gigi non herbal
HUBUNGAN SIKAP KERJA YANG ERGONOMI DENGAN GANGGUAN MUSKULOSKELETAL PADA TENAGA KESEHATAN GIGI DI KLINIK GIGI
Latar Belakang: Sikap kerja yang ergonomi merupakan sikap kerja yang disarankan agar aktivitas pekerjaan menjadi lebih aman, nyaman, meningkatkan produktivitas kerja, dan terhindar dari penyakit akibat kerja seperti gangguan muskuloskeletal. Gangguan muskuloskeletal merupakan keluhan pada bagian otot rangka yang dirasakan oleh seseorang mulai dari keluhan ringan sampai berat sebagai akibat dari proses penerimaan beban secara terus menerus pada otot yang berlangsung secara berulang dalam waktu yang lama. Metode Penelitian: Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif. Teknik pengambilan sampel dengan total sampling dan jumlah sampel sebanyak 32 orang tenaga kesehatan gigi di klinik gigi wilayah setiabudi kota Bandung. Instrument penelitian yang digunakan adalah kuesioner sikap kerja yang ergonomi dan kuesioner gangguan muskuloskeletal. Analisa data dilakukan dengan ananilisis data Rank-Spearman untuk menguji variabel dan hipotesis. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan tenaga kesehatan gigi di klinik gigi wilayah setiabudi memiliki sikap kerja dengan kriteria cukup dan mengalami gangguan muskuloskeletal dengan kriteria sedang. Kesimpulan: Penelitian yang dilakukan dapat diambil kesimpulan bahwa adanya hubungan antara sikap kerja yang ergonomi dengan gangguan muskuloskeletal pada tenaga kesehatan gigi di klinik gigi wilayah Setiabudi kota Bandung