Jurnal Online Institut Agama Islam Muhammadiyah Bima
Not a member yet
    1144 research outputs found

    KREATIVITAS GURU SD/MI DALAM MENDESAIN PEMBELAJARAN PAI DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PENANAMAN SIKAP TOLERANSI SISWA DI MIN 1 SILA

    Get PDF
    Artikel ini akan menjelaskan tentang persoalan yang tengah dihadapi oleh bangsa ini adalah minimnya rasa untuk saling menghargai dan sikap terbuka dalam menerima setiap perbedaan baik dalam konteks hubungan sosial, hak asai manusia dan kehidupan beragama. Sehingga guru perlu mendesain sebuah kegiatan pembelajaran yang berorientasi pada penanaman sikap toleransi. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan secara umum tentang kreativitas guru SD/MI dalam mendesain pembelajaran PAI dan implikasinya terhadap pengembangan sikap toleransi siswa di MIN 1 Sila. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Metode pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun sumber informan dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, Wakasek Kurikulum dan guru mata pelajaran PAI. Adapun metode pengumpulan data dalam penelitian adalah melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif. Adapun hasil penelitiannya adalah Dalam pembelajaran PAI, penanaman sikap toleransi adalah salah satu aspek yang sangat ditekankan. Ajaran islam yang dipelajari pada mata pelajaran pendidikan agama islam tidak hanya dipahami secara tekstual normatif, dalam artian doktrin-doktrin yang diajarakan dalam Al-Qur’an harus mampu dipahami secara terbuka dan tidak diskriminatif. Proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pada mata pelajaran PAI harus berorientasi pada pengembangan keterampilan pengetahuan, sikap dan keterampilan. Sehingga sikap toleransi bukanlah sesuatu yang hadir secara spontanitas, tetapi merupakan desain guru PAI dalam pembelajaran

    PENGGUNAAN MEDIA PLAYDOUGH/PLASTISIN UNTUK MENGEMBANGKAN KREATIVITAS ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TK BINA CERDAS DESA RUNGGU KECAMATAN BELO

    Get PDF
    Penggunaan Media Playdough/Plastisin Untuk MengembangkanKreativitas Anak Usia 4-5 Tahun di TK Bina Cerdas Desa RungguKecamatan Belo. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkankreatifi tas anak usia 4-5 Tahun yang belum berkembang secara optimaldi Pendidikan Anak Taman Kanak-Kanak (TK) Bina Cerdas Desa RungguKecamatan Belo yang berjumlah 35 anak. Metode yang digunakan dalampenelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari tigasiklus melalui langkah-langkah perencanaan, tindakan, observasi danrefl eksi. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan dokumentasi.Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi (chek list). Teknikanalisis data menggunakan trianggulasi. Hasil penelitian yang diperolehmenunjukkan bahwa upaya guru dalam mengembangkan kretivitasdengan menggunakan media playdough pada Anak Usia Dini; Memberikansemangat, Memberikan pujian-pujian, Memicu anak untuk berinspirasi.Mendukung bakat anak dan mengikut sertakan dalam lomba sesuaibakat anak, agar anak tetap percaya diri, aktif dan berani tampil. Manfaatpalydough sebagai upaya meningkatkan kreatifi tas anak. Hasil Penelitiandapat diuraikan bahwa faktor penghambat dalam mengembangkankreativitas pada anak adalah sebagai berikut; Anak terlalu di paksa untukterus latihan sehingga anak tersebut bosan, Ibu terlalu memaksa anakmendapatkan juara sehingga anak merasa terlalu tertekan. Berdasarkanpenelitian tersebut dapat direkomendasikan bahwa melalui mediaplaydough/plastisin sangat efektif untuk mengembangkan kreatifi tas anak

    STRATEGI GURU DALAM MEMBINA PERKEMBANGAN EMOSI ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI DIALEK YANG BAIK DI TK NEGERI PEMBINA KECAMATAN BELO

    Get PDF
    Anak usia dini sangat tertarik pada rekan-rekannya. Dengan menetapkan hubungan produktif, sosial positif dan hubungankerja dengan anak-anak lain yang sebaya memberikan pondasibagi pengembangan rasa kompetensi sosial. Seiring denganproses perkembangan dan pertumbuhan, maka anak akanmengalami berbagai perubahan dalam hidupnya. Anak perlumemiliki kecerdasan sosial emosi yang baik dalam menghadapikehidupan bermasyarakat dan sosialnya. Berdasarkan masalahtersebut maka penulis tertarik untuk meneliti Strategi GuruDalam Membina Perkembangan Emosi Anak Usia 5-6 TahunMelalui Dialek yang Baik di Tk Negeri Pembina KecamatanBelo. Metodologi yang digunakan adalah metode kualitatif.Lokasi penelitian pendidikan anak usia dini adalah di Tk NegeriPembina kecamatan Belo. Pengumpulan data menggunakanteknik wawancara, observasi, dan dokumentasi pada kepalasekolah, guru-guru yang ada di sekolah. Tekhnik Analisa Dataterdiri atas Tekhnik Induktif, Tekhnik Analisa Deduktif, sertapenarikan kesimpulan dan saran-saran. Berdasarkan hasilpenelitian diperoleh kesimpulan bahwa strategi guru dalammembina perkembangan emosi anak usia 5-6 tahun melaluidialek yang baik di TK Negeri Pembina Kecamatan Belo adalah(a) Melakukan pendekatan secara emosional dengan anak. (b)Menyediakan lingkungan bermain dan permainan bagi anak. (c)Keteladanan dan pembiasaan. (d) Menerapkan peraturan dan tatatertib di sekolah. (e) Perlunya komunikasi antara orangtua danguru

    PROFESIONALISME GURU PAI DALAM MENANAMKAN AKHLAK MULIA PESERTA DIDIK

    Get PDF
    Guru profesional merupakan guru yang memiliki kompetensi dan tanggung jawab dari segi keilmuannya maupun metodologinya. Kemampuan tersebut sangat membantu para guru dalam mencapai hasil yang memuaskan dalam proses pembelajarannya. Seorang guru profesional memiliki persyaratan tertentu, seperti bekerja penuh, memiliki ilmu pengetahuan, ilmunya dapat diaplikasikan, ilmu didapat dari lembaga pendidikan, berprilaku baik, memiliki standar kode etik profesi.Disatu sisi pendidikan dewasa ini juga membutuhkan guru profesional dalam membangun generasi yang berilmu dan bermartabat dengan harapan tujuan pendidikan dapat tercapai dengan baik dan terarah.Jika pendidik mengedepankan diri sebagai pengajar yang berkualitas, maka dipastikan setiap pelaksanaan pembelajaran akan berlangung secara optimal dan akan berpengaruh pada hasil yang dikendaki. Dengan demikian, tanggung jawab gurutermasuk guru pendidikan agama Islam sangat diharapkan keprofesionalannya dalam mendindik, membimbing dan mengajar peserta didiknya kearah manusia yang berilmu dan lebih khusus berakhlak mulia

    HUKUM MEMILIH PEMIMPIN NON-MUSLIM DALAM SYARIAH ISLAM

    Get PDF
    Pemimpin dalam Islam adalah sesuatu yang sangat uregent, bahkan ketika Rasulullah Saw. wafat, hal pertama yang dilakukan oleh para sahabat adalah memilih pemimpin yang menggantikan Rasulullah, bukan pengganti sebagai Rasul atau Nabi, tapi pemimpin sebagai khalifah. Tentang bagaimana sebuah negeri berjalan sesuai hukum, keadilan ditegakkan tampa memilah dan memilih adalah semua bergantung kepada pemimpin. Oleh karenanya, memilih pemimpin bukan sesuatu yang dianggap remeh dan mudah. Terlebih apabila pemimpin tersebut adalah orang non-muslim atau kafir sementara yang dipimpin dan menjadi rakyatnya adalah mayoritas orang Islam atau muslim. Syaikh Yufuf Qardhawi menyatakan dalam Fatwa Kontemporernya, ketika seseorang menusukkan paku untuk memilih maka pada saat itu ia sedang bersaksi bahwa orang tersebut layak untuk menjadi pemimpin bagi orang Islam dan semua akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah Swt dihari yang diajnjikan-nya kelak

    WANITA KARIER PERSPEKTIF ISLAM

    Get PDF
    Dewasa ini, hampir di setiap lembaga-lebaga dipenuhi oleh pekerja wanita, dari lembaga negara sampai dunia pendidikan. Di mall-mall dan super market, hampir semua dipenuhi oleh pekerja wanita. Menurut penulis, fenomena ini berawal sekitar awal tahun 90-an yang sebelumnya pekerjaan banyak di pegang oleh kaum pria. Harus diakui bahwa perbandingan jumlah pria dan wanita saat ini di Indonesia memilki jumlah yang hampir sama. Namun disisi lain akibat pekerjaan banyak diambil alih oleh kaum wanita, banyak kaum pria yang pada akhirnya menganggur atau tidak memiliki pekerjaan. Selain itu, oleh semakin berkembangnya keadaan, semakin berkembang pula keinginan wanita untuk terus maju dan mengembangkan kariernya dalam dunia perkerjaan. Wanita-wanita pekerja ini biasa disebut dengan wanita karier yang oleh sebagian ulama berbeda pendapat terkait hal tersebut. Sebagian membolehkan dengan syarat dan sebagian lain melarangnya secara mutlak karena selain menyababkan banyak kaum pria yang menjadi pengangguran akibat hal tersebut dan dampak yang lebih besar lagi adalah, dikhawatirkan lupa akan kewajibannya sebagai seorang istri, yaitu melayani suami atau keluarga di rumah

    HUKUM MENJADI IMAM SHALAT ANAK HASIL ZINA DAN ORANG YANG TIDAK JELAS ASAL USULNYA

    Get PDF
    Shalat adalah merupakan sebuah ibadah utama bagi umat Islam, ia juga termasuk dalam kategori ibadah mahdhah yang memang sejak jaman Rasulullah Saw. telah dijalankan oleh Nabi Saw. dan sahabat-sahabatnya. Begitu utamanya ibadah ini, bahkan keimanan atau keIslaman sesorang akan di nilai dari ibadaha shalatnya, dalam beberapa hadits dijelaskan bahwa perbedaan mendasar dari seorang Muslim dan Nonmuslim adalah shalatnya, maka barang siapa tidak melaksanakan shalat maka kafirlah ia. Dalam hadits lain juga dijelaskan bahwa amalan pertama yang di hisab (hitung) oleh Allah Swt., pada hari ditimbangnya amal di padang mahsyar adalah shalat. Pada jaman Rasulullah Saw. masih hidup, yang menjadi imam shalat adalah Rasulullah sendiri, beliau tidak pernah menunjuk seorangpun dari sahabatnya; baik Abu Bakar, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan ataupun Ali bin Abi Thalib untuk menjadi imam dalam shalat. Hal tersebut dikarenakan beliau merasa tiada orang yang lebih pantas dan lebih baik kualitas keimanannya kecuali beliau sendiri. Hingga pada masa akhir hidupnya, beliau benar-benar merasa tidak mampu lagi untuk menjadi imam, maka baru beliau menunjuk Abu Bakar untuk menggantikannya. Penunjukan tersebut selain karena beliau merasa sudah tidak mampu lagi dan juga menjadi tutntunan bahwa Abu Bakar adalah orang yang lebih baik kualitas keimanannya setelah Rasulullah Saw., tampa menafikan keimanan para sahabat-sahabat mulia lainnya. Selain itu juga menurut kesepakatan para sahabat menjadi indikator utama bahwa Abu Bakar adalah orang yang pantas menggantikannya untuk meneruskan estafet kepemimpinan, yaitu menjadi khalifah pertama setelah beliau Saw. wafat. Artinya untuk menjadi seorang imam atau pemimpin dalam shalat hendaknya orang yang memang sudah di anggap mumpuni dan keimanannya tidak diragukan lagi. Lalu bagaimana hukum menjadi imam shalat bagi seorang yang oleh masyarakat umum telah diketahui bahwa ia adalah anak hasil zina, apakah sah shalat orang yang bermakmum terhadap orang tersebut, serta bagaimana juga hukum bermakmum kepada orang tidak diketahui asal usulnya, dalam artian bahwa dia adalah orang baru yang tidak diketahui siapa orang tersebut dan seberapa pahamnya ia dalam agama Islam. Maka inilah yang ingin di bahas oleh penulis, yang mudah-mudahan menjadi bahan pertimbangan dan ilmu bagi penulis sendiri maupun para pembaca. &nbsp

    PERNIKAHAN DINI DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PENDIDIKAN ANAK DI DESA KELI KECAMATAN WOHA

    Get PDF
    Usia pernikahan yang terlalu muda dapat mengakibatkanmeningkatnya kasus perceraian karena kurangnya kesadaranuntuk bertanggung jawab dalam rumah tangga serta prosespendidikan secara formal bagi anak tidak berjalan sebagaimanamestinya, hal inilah yang terjadi di Desa Keli Kecamatan WohaKabupaten Bima. Sebagai pisau analisisnya, maka penelitimenggunakan beberapa teori yang sesuai dengan topik yangdiangkat diantaranya tentang tinjauan konsep pernikahan dinidari berbagai aspek dan pendidikan anak. Adapun metodologipenelitian dalam penelitian ini adalah menggunakan penelitiankualitatif dimana penelitian dilakukan berdasarkan pada faktaatau kejadian yang terjadi dilapangan mengenai peernikahan dinidan implikasinya terhadap pendidikan anak. Data dalampenelitian ini bersumber dari data primer dan sekunder dengantekhnik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasidan dokumentasi. Analisis data dengan menggunakan reduksidata, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Adapun hasiltemuan dalam penelitian bahwa pernikahan dini memilikidampak biologis, dampak psikologi dan dampak sosial, dampakpsikologi yang biasa dialami oleh anak yang melakukanpernikahan dini adalah adanya rasa ketidak percayaannyaterhadap anak yang telah dia lahirkan dan perniakahan dinimenyebabkan pendidikan jadi terbengkalai disebabkan karenaminimnya pengetahuan, pemahaman dan pengalaman dalammendidik anak

    PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM KEARIFAN LOKAL SUKU DONGGO BIMA

    Get PDF
    Artikel ini membahas tentang pendidikan multikultural dalam kearifan lokal suku donggo bima. Pemahaman pendidikanmultikultural merupakan sebuah upaya dalam meredam potensikonflik dan mewujudkan kerukukan sosial, masyarakat NggeruKopa Desa Palama Kecamatan Donggo Kabupaten Bima sejakpuluhan tahun silam hingga sekarang tetap merawat kearifanlokalnya. Kearifan lokal didaerah tersebut ternyata dipandangefektif sebagai media komunikasi dan resolusi konflik bagimasyarakat setempat. Pada penelitian ini, menggunakanpendekatan Etnografi. Pendekatan etnografi merupakanpekerjaan mendeskripsikan suatu kebudayaan. Tujuan utamaaktivitas ini adalah untuk memahami suatu kultur masyarakatsetempat. Riset ini dilakukan di Dusun Nggeru Kopa DesaPalama Kecamatan Donggo Kabupaten Bima. TeknikPengumpulan Data dalam penelitian ini adalah observasi,wawancara, dokumentasi, tekhnik mencatat dan tekhnikrekaman. Sedangkan analisis data dalam penelitian ini adalahkualitatif, yang terdiri dari tiga komponen pokok yaitupengumpulan data, reduksi data, sajian data, dan penarikansimpulan dan verifikasi. Adapun hasil temuan dalam penelitianini adalah Pertama, kearifan lokal yang ada Suku DonggoKabupaten Bima meliputi cepe kanefe, doa jama, tio riana ataucama, perkawinan silang dan tradisi nikah sesama keluargasendiri dan pantang menikah orang luar. Sederet kearifan lokaltersebut merupakan khasanah kolekasi budaya yang dimilikioleh masyarakat tersebut, kedua, Kearifan lokal yang dimilikioleh masyarakat Donggo merupakan aspek yang palingberperan dalam mewujudkan kerukunan ummat beragama padamasyarakat di dusun Nggeru Kopa desa Palama KabupatenBima

    Analisis Preferensi Mahasiswa Terhadap Penggunaan Kamus Dalam Mempelajari Bahasa Arab

    Get PDF
    الملخص يعتبر المعجم عنصرا مفيدا ضروريا  في تعلم اللغة العربية وأصبح أفضل أدوات عند متعلمي اللغة ، خاصة عند البحث عن معنى الكلمات أو القواعد أو السياق الذي تستخدم فيه الكلمات في لغة الهدف.  مر المعجم العربي أثناء تطويره بعدة مراحل من التغيير ، سواء في شكله وضوره أو منهج تصميمه مع  مزاياه وعيوبه. وعلى هذا الأساس، فإن هذا البحث هو محاولة لطلب الإجابات عن قضية البحث حول أفضلية الطلاب في مدينة بيما بالمعاجيم العربية ، من حيث تمليكها واستخدامها  وقيود استخدامها. يفيد هذا البحث معلومات ابتدائية للمعلمين والمتعلمين وممارسي اللغة العربية لمعرفة أفضلية الطلاب بالمعاجيم كمرجع في اختيار المعجم التمثيلي وإيجاد حلول المشكلات الواردة حين استخدام المعجم. سلك هذا البحث طريقة نوعية من خلال مدخل  دراسة الحالة.  وأجرى الباحث المقابلات شبه المنظمة كأسلوب جمع البيانات وطريقة التحليل الموضوعي لتحليل البيانات التي تم جمعها. و سلك الباحث أسلوب  أخذ العينات الهادفة لتعيين عينة البحث  من مجتمع البحث أي الطلاب في الجامعة الإسلامية بمدينة بيما. وتم هذا البحث في تحديد أفضلية الطلاب في اختيار المعاجيم العربية . كان معظم الطلاب يفضل المعاجيم في الشكل  البرمجي ومكتوبة بالنظام النطقي لبساطته وسهوله  وقصورهم في علم الصرف.     &nbsp

    1,073

    full texts

    1,144

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Institut Agama Islam Muhammadiyah Bima
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇