Jurnal Online Institut Agama Islam Muhammadiyah Bima
Not a member yet
1144 research outputs found
Sort by
SEJARAH PENDIDIKAN ISLAM PADA MASSA DINASTI FATIMIYAH DI MESIR (909-1171 M)
Dinasti Fatimiyah termasuk Dinasti Syi’ah yang didirikan oleh Ubaidillah Al-Mahdi. Dinasti ini berkuasa dari tahun 909 M sampai dengan tahun 1171 M., atas dasar legitimasi klaim keturunan Nabi lewat Fahtimah dan Ali bin Abi Thalib dari Ismail anak Jafar Sidik. Dinasti ini didirikan sebagai tandingan bagi penguasa dunia muslim saat itu yang terpusat di Bagdad, yaitu Bani Abbasiyah. Wilayah kekuasaan Dinasti Fatimiyah meliputi Afrika Utara, Mesir, dan Suriah. Berdirinya Dinasti Fatimiyah dilatarbelakangi oleh melemahnya Dinasti Abbasiyah. Pada masa Dinasti Fatimiyah, lembaga pendidikan yang digunakan sebagai basis pengembangan pendidikan terdiri dari; Masjid, Istana, Perpusakaan dan Dar al-‘Ilm atau biasa disebut Jamiah Ilmiyah Akademi (lembaga riset). Perkembangan ilmu pengetahuan pada masa Dinasti Fatimiyah meliputi beberapa bidang ilmu seperti; Bahasa dan Sastra, Ilmu Kedokteran, Syair dan Filsafat. Berkenaan dengan hal tersebut, universitas Al-azhar merupakan lembaga pendidikan tinggi, sekaligus menjadi bukti sejarah peradaban Dinasti Fatimiyah dalam pengembangan pendidikan, dan sampai sekarang menjadi kiblat pendidikan yang bernuansa Islam
POTRET IDEOLOGI PENDIDIKAN DALAM PENANAMAN NILAI KEISLAMANDI SDIT IMAM SYAFI’IY KOTA BIMA
Penelitian ini dilakukan di SDIT Imam Syafi’iy Kota Bima dengan tujuan untuk mengetahui nilai-nilai keislaman yang ditanamkan pada siswa dan ideologi pendidika apa yang diterapkan di SDIT Imam Syafi’iy Kota Bima. Ideologi pendidikan yang diterapkan dapat mempengaruhi proses pendidikan yang berlangsung sehingga dapat pula memengaruhi output/hasil pendidikan tersebut. Penelitian ini berangkat dari realita disekolah umum dan sekolah Islam dalam menanamkan nilai-nilai keislaman pada siswa, mengunakan cara, teknik, atau ideologi yang berbeda. Hal ini berpengaruh pada pola atau pilihan ideologi pendidikan yang dipakai di sekolah tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menguraikan persoalan secara naratif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan mengadakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan analisis kualitatif, adapun pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan mengadakan trigulasi. Hasil penelitian meliputi: (1). Nilai-nilai keislaman yang ditanamkan di SDIT Imam Syafi’iy Kota Bima yaitu: a. niali aqidah, b. nilai ibadah/syariah, c. nilai akhlak. (2). Ideologi pendidikan yang digunakan dalam menanamkan nilai-nilai keislaman di SDIT Imam Syafi’iy Kota Bima. SDIT Imam Syafi’iy dalam menanamkan nilai-nilai keislaman pada peserta didik menggunakan ideologi pendidikan konservatisme. 
MODEL PEMBELAJARAN KELOMPOK MAPELIS MUBA DENGAN PENDEKATAN CONTEXSTUAL TEACHING AND LEARNING
Pembelajaran dengan menggunakan model Contextual Teaching and Learning (CTL) suatu konsep teruji yang menggabungkan banyak penelitian yang mutakhir, memuat hubungan antara pengetahuan yang dimiliki peserta didik dan menerapkannya dalam kehidupan nyata. Salah satunya pada kelompok mata pelajaranAl-Islam, Kemuhammadiyahan, Bahasa Arab (ISMUBA) dimana peserta didik dituntut untuk memahami betapa pentingnya mempelajari tentangISMUBA sehingga tidak tergerus dengan kemajuan perkembangan teknologi yang semakin modern, dengan tetap menjaga budaya lama yang shalih. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif,penelitian yang menggunakan data deskriptif-naratif, berupa narasi tertulis ataupun lisan dari informan dan perilaku yang diobservasi.Peneliti menganalisis dan menggambarkan penelitian secara objektif dan mendetail untuk mendapatkan hasil yang akurat. Tujuan penelitian Untuk mengetahui Pengaruh model contextual teaching learning (CTL) dalam kelompok mapelISMUBA dapat Meningkatkan Profesionalisme Gurudi MA Muhammadiyah 01 Tegalombodan untuk Mengetahui implementasi Pembelajaran Model Contextual Teaching Learning (CTL). Hasil model pembelajaran Contextual Teaching Learning dalam pembelajaran ISMUBA di MA Muhammadiyah 01 Tegalombobisa disimpulkan sesui dengan konsep pembelajaran contextual teaching learning yaitu pembelajaran yang menekankan kepada siswa untuk terlibat secara penuh menghubungkan dengan kehidupan secara nyata dari materi yang dipelajari dengan prinsip utama belajar dan melakukan (learning by doing)
PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM QUIZ UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VI SDN NEGERI 2 KOTA BIMA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Penelitian ini dilakukan berdasarkan hasil observasi, rendahnya prestasi belajar (kognitif) siswa kelas VI SDN 2 Kota Bima pada mata pelajaran PAI. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menemukan upaya meningkatkan prestasi belajar (kognitif) siswa melalui penerapan Kooperatif Tipe Team Quiz. Adapun subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VI SDN 2 Kota Bima sebanyak 40 orang, terdiri dari 27 siswa perempuan dan 13 siswa laki-laki. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) dengan proses tindakan kelas dilaksanakan sebanyak empat siklus namun di dalam tulisan ini penulis hanya menjelaskan 1 siklus saja. Setiap siklus terdiri dari 4 tahapan yang berkesinambungan yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi, dan (4) refleksi. Data aktivitas guru dan siswa dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi dan prestasi belajar (kognitif) siswa dikumpulkan melalui hasil tes (soal pilihan ganda dan essay) pada setiap akhir siklus. Adapun hasil temuannya Terjadi peningkatan kemampuan guru dalam mengelola proses pembelajaran di kelas VI SDN 2 Kota Bima pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam melalui penerapan Pembelajaran Kooperatif tipe Team Quiz Peningkatan aktivitas guru dalam menerapkan metode TQ ini terlihat pada presentase, yakni pada siklus I baru mencapai 61,11%, dan Penerapan Pembelajaran Kooperatif tipe Team quiz dalam melihat aktifitas siswa kelas VI SDN 2 Kota Bima dalam menjalankan diskusi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam dapat terlihat pada presentase ketuntasan yaitu pada siklus I mencapai 61,11%.
 
PENDIDIKAN BERBASIS STEM (SAINS, TEKNOLOGI, ENGGENERING DAN MATEMATIKA) DAN IMPLIKASI PADA DOMAIN AFEKTIF
Artikel ini mendeskripsikan tentang konsep pendidikan berbasisSTEM dan implikasinya pada domain Afektif. Pendidikanberbasis STEM merupakan konsep pendidikan yangmengintegrasikan beberapa mata pelajaran Sains, Teknologi,enggenering dan Matematika, STEM telah dikembangkandiberbagai Negara maju dan Negara berkembang. PendidikanSTEM tidak bermakna hanya penguatan praksis pendidikandalam bidang-bidang STEM secara terpisah, melainkanmengembangkan pendekatan pendidikan denganmengintegrasikan sains, teknonogi, enggenering, danmatematika, dengan memfokuskan proses pendidikan padapemecahan masalah nyata dalam kehidupan sehari-hari, dan jugatentang sikap, motivasi, tanggung jawab terhadap tugas,bekerjasama, dll. Domain Afektif merupakan domain yangpenting yang harus dimunculkan karena ia berhubungan denganpengalaman-pengalaman peserta didik di lingkungan belajarnya,selain dari itu pula domain afektif menjadi pemicu peserta didikuntuk menjadi manusia yang mulia, Domain afektif berhubungandengan spiritual, moral, motivasi, emosional, sosial dan estetika
TRANSFORMASI PENDIDIKAN PROFETIK SEBEGAI PERWUJUDAN PILAR PENDIDIKAN NASIONAL DI MADRASAH
Dalam artikel ini akan membahas secara teoritis dan praktis tentang transformasi pendidikan profetik sebagai perwujudanpilar pendidikan nasional di madrasah. Transformasi pendidikanprofetik harus mengacu pada pendidikan yang berorientasi padapananaman nilai-nilai kebangsasaan, dengan mempertimbangkanwarisan pendidikan masa lalu, masa kini serta kemampuannyamengantisipasi tantangan perkembangan zaman. Sekarang inibangsa dan pemerintah Indonesia semakin menyadari danmenyesali, bahwa bahwa aspek pilar pendidikan nasional telahterabaikan sehingga kalah bersaing dengan nagera-negara lain.. Jenis penelitian yang digunakan dalam penulisan ini adalahpenelitan kepustakaan (Library Research), yaitu serangkaianpenelitian yang berkenaan dengan metode pengumpulan datapustaka, atau penelitian yang digali melalui beragam informasi kepustakaan seperti buku, ensiklopedi, jurnal ilmiah, koran,majalah, penelitian terdahulu dan dokumen. Adapun pembehasandalam tulisan ini, Penerapan pendidikan profetik di madrasahbertujuan untuk mengarahkan peserta didik untuk berpartisipasisecara aktif dalam mengimplementasikan nilai-nilai perjuanganRasulullah SAW yakni humanisasi, liberasi dan transendensi.Selain itu, Dalam konteks pendidikan secara formal pendidikanprofetik dapat diterapkan untuk mewujudkan pilar pendidikannasional melalui proses pembelajaran yang dilaksanakan dimadrasah. Belajar menggunakan pendekatan pilar pendidikan,murid akan termotivasi dalam mengembangkan ilmupengetahuan, pengalaman, dan keterampilan berpikir yang logisdan sistematis, sehingga suasana proses belajar mengajar menjadikondusif, komunikatif dan tercipta hubungan harmonis antaraguru dan peserta didik
ANALISIS PERKEMBANGAN MORAL ANAK SD/MI
Tulisan artikel ini bertujuan untuk meninjau perkembangan moral anak SD/MI. Pada sikap dan perilaku moral tersirat nilai-nilai yangdianut berkaitan dengan sesuatu yang dikatakan benar, patut danseharusnya terjadi. Ada nilai-nilai yang perlu dipertahankan, adayang diasimilasikan kearah kemajuan atau perubahan progresif,tetapi ada juga yang berubah atau bergeser karena berbagai factoryang mempengaruhinya. Perkembangan moral berkaitan denganatauran dan konvensi tentang apa yang harus dilakukan anakdalam interaksi dengan orang lain. Pada saat anak telah memasukisekolah dasar, anak-anak serius mulai mengekspresikan ide lebihobyektif keadilan. Oleh karena itu, perkembangan moral anakSD/MI harus diperhatikan, bahwa dalam proses pembelajaran dipendidikan moral sekolah diberikan kepada siswa disesuaikandengan perkembangan mereka. Jenis penelitian yang digunakandalam penulisan ini adalah penelitan kepustakaan (LibraryResearch), yaitu serangkaian penelitian yang berkenaan denganmetode pengumpulan data pustaka, atau penelitian yang digalimelalui beragam informasi kepustakaan seperti buku, ensiklopedi,jurnal ilmiah, koran, majalah, penelitian terdahulu dan dokumen
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR UNTUK MAHÂRATUL ISTIMA’
الملخص
مهارة الاستماع هي القدرة الأولى التي لابد أن تملكه كل الطلبة عند تعلم اللعة العربية. وفي الحقيقة هذه المهارة تريد أكثر إهتماما، لأنه المهارة الأساسية والمهمة، بأنّ إذا كانت لا يقدر على هذه المهارة جيدة ولن يستطيع أن يستمر تعلمهم إلى المهارات الأخرى مثل: مهارة الكلام أو القراءة والكتابة. لو كان في الواقع اقصوها ويطنون أنه "شيئ الذي ندركه في أثناء الطريق". لذا مهم لتطور عند مواد التعليمه كي يكون له تركيزا وفعالا. هذه الكتابة ستهدف لكم إلى بيان وتصور الأمثلة والأنطمة المهتمة عند جعل وتصميم المواد التعليمية لمهارة الاستماع  
STRATEGI GURU DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA BAHASA ARAB DAN BAHASA INGGRIS PADA SISWA KELAS X BAHASA SMA NEGERI 4 KOTA BIMA
الملخص
مهارة القراءة هي إحدى مهارات اللغوية التي يريد أن يغرضها الطلاب في التعليم. أما هدف من هذا البحث هو لمعرفة استراتيجية الذى يستعمل المدرس لترقية مهارة القراءة الطلاب في المدرسة الثانوية 4 بمدينة بيما. ونتيجة من هذا البحث يعنى أنّ المدرس يستعمل ثلاث استراتيجيات في التعليم وهي رمي الكرة، القراءة الجهرية و الغناء. وتلك استراتيجيات تستطيع أن ترقية مهارة القراءة الطلاب في المدرسة الثانوية 4 بمدينة بيما
PEMBERDAYAAN ZAKAT UNTUK PENGENTASAN KEMISKINAN
Indonesia is a developing country with a large population, where the problem of poverty is still a problem for this nation which is still difficult to overcome. So it requires correct and precise handling. Poverty in Indonesia must be eradicated because it will have a major influence that can make Indonesians less prosperous. Poverty makes it difficult for someone to fulfill their daily needs. One of the efforts to alleviate this poverty problem is through the empowerment of zakat. Through the empowerment of zakat, funds of Muslims who are financially able are collected and distributed to poor Muslims. This will also train people to care for their fellow humans sociall