Jurnal Online Institut Agama Islam Muhammadiyah Bima
Not a member yet
1144 research outputs found
Sort by
KONDISI PSIKOLOGIS ANAK YANG DITINGGAL RANTAU OLEH ORANG TUA DI PAUD SANGGRILAH DESA RITE KECAMATAN AMBALAWI
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Dengan menggunakan metode deskriptif. Subjek penelitian yang dijadikan sumber utama adalah tokoh masyarakat, guru-guru dan orangtua siswa. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang mempelajari situasinya dengan mengadakan kontak langsung dan dekat dengan orang-orang, situasisituasi serta fenomena-fenomena yang dipelajari, pengalaman pribadi penelitin untuk mencari penemuan-penemuan dalam kontek sosial, historis, dan temporal. metode kualitatif sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskritif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan prilaku yang diamati PAUD Sanggrilah merupakan lembaga pendidikan anak usia dini yang beralamat di Jln. Lintas Bima Wera di Desa Rite Kec. Ambalawi yang di bangun sejak 07 febuari tahun 2012 yang pada saat itu belum ada lembaga pendidikan anak usia dini sehingga adanya rencana untuk membangun sekolah dan sampai sekarang sudah banyak anak-anak yang tamatan dari PAUD Sanggrilah dengan beberapa kreativitas dan ilmu yang di peroleh dari sekolah. Dari beberapa tahun berjalan banyak sekali hambatan dan rintangan dalam penanganan yang di lakukan oleh guru terhadap siswa-siswa yang ada di PAUD Sanggrilah “dengan menangani anak yang mengalami “kondisi psikologis anak yang di tinggal rantau oleh orangtua di paud sanggrilah desa rite kec. ambalawi”. Adapun Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kondisi psikologis anak maka dari itu perlunya didikan yang pertama dari orangtua itu sendiri, karna hal yang di khawatirkan adalah anak belum mengenal yang namanya pendidikan inti dari pada keluarga. Karna keluarga sangat berperan penting dalam menjadi madrasya pertama bagi anak untuk memastikan anak siap dalam memasuki jenjang pendidikan di luar rumah
IMPLEMENTASI LAYANAN BIMBINGAN KONSELING ISLAMI DALAM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
Islam merupakan sumber utama dalam membentuk pribadi seorangmuslim yang baik. Dengan berlandasankan Al-Qur’an dan AsSunnah, Islam mengarahkan dan membimbing manusia ke jalanyang diridhoi oleh Allah SWT dengan membentuk kepribadian yangberakhlak karimah. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW: sesungguhnyaaku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia. Nabi diutus olehAllah untuk membimbing dan mengarahkan manusia kearah kebaikanyang hakiki dan juga sebagai figur konselor yang sangat mumpunidalam memecahkan berbagai permasalahan yang berkaitan denganjiwa manusia agar manusia terhindar dari segala sifat-sifat yangnegatif. Oleh karena itu, manusia diharapkan dapat saling memberikanbimbingan sesuai dengan kapasitasnya, sekaligus memberikan konselingagar tetap sabar dan tawakkal dalam menghadapi perjalanan kehidupanyang sebenarnya. Dengan pendekatan Islami, maka pelaksanaankonseling akan mengarahkan klien kearah kebenaran dan juga dapatmembimbing dan mengarahkan hati, akal dan nafsu manusia untukmenuju kepribadian yang berkhlak karimah yang telah terkristalisasioleh nilai-nilai ajaran Islam. Dan hal ini perlu diperhatikan olehseorang guru untuk menunjang kesuksesan pendidikan Islam di sekolahmaupun madrasah dalam melaksanakan bimbingan dan konseling untukmengentaskan berbagai permasalahan yang dihadapi oleh peserta didikserta mengarahkannya untuk membentuk insan kamil yang memilikikepribadian berakhlak karima
PENDIDIKAN MULTIKULTURAL PADA ANAK USIA DINI
Pendidikan Multikultural menjadi diskusi menarik khususnya dalam sistem pendidikan Indonesia, khususnya yang berhubungan dengan pendidikan Anak Usia Dini. Namun lebih dari pada itu semua, pendidikan multikultural dalam konteks ke Anak Usia Dini menjadi sangat penting, setidaknya sebagai solusi alternatif terhadap berbagai bentuk perilaku tindak kejahatan kemanusiaan yang dilatar belakangi oleh perbedaan kelompok, ras, etnik, agama dan budaya. Pendidikan multikultural untuk anak usia dini dihadirkan untuk memberikan corak warna alternatif solusi lain untuk membangun watak dan karakter bangsa dengan upaya membentuk, membiasakan, menanamkan nilai-nilai toleran, demokrasi, kesetaraan dan keadilan, sehingga melahirkan sikap saling meghormati menghargai sejak usia dini terhadap seluruh bentuk perbedaan yang ada dilingkungannya
PEMBENTUKAN BI’AH LUGHAWIYAH DALAM MENINGKATKAN MAHARAH KALAM DAN KITABAH PADA MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN BAHASA ARAB FAKULTAS TARBIYAH INSTITUT AGAMA ISLAM MUHAMMADIYAH BIMA
الملخص
كفائة الطلاب في الكلام والكتابة ناقصا لأن قدرتهم في المفرداتقليلا ولم يستطيعوا أن ينطقواالكلمة والجملة نطقا سليما.لذلك يقوم الباحثة في تكوين بيئة لغوية لترقية مهارة الكلام والكتابة الطلبة في قسم اللغة العربية بالجامعة محمدية الإسلامية بيما. هذه خدمة المجتمع يقوم من يوم الإثنين حتى اليوم الجمعة تاريخ 7-3 مايو 2021. ويستخدم بطريقة المباشرةو المناقشة والدورة.ويشتركون 30 طالبا، وينتج هذه خدمة المجتمع جيدا بترقية حفظ المفردات الطلبة و ينطق نطقا سليما ويستطيعون أن يتكلموا ويكتبوا العربية جيدا.  
Analisis Strategi Relationship Marketing pada BMT NU Pragaan Kabupaten Sumenep
Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis strategi relationship marketing pada BMT NU Pragaan Kabupaten Sumenep, (2) menganalisis implikasi relationship marketing pada BMT NU Pragaan Sumenep. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif, dengan jenis peneltian studi kasus. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan pengecekan keabsahan data menggunakan trianggulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang dibangun adalah: Pertama, menyediakan berbagai jenis produk secara kompleks. Kedua, menjalin silaturahmi dengan mengadakan pertemuan rutin di daerah-daerah prioraitas yang memiliki prospek besar dalam menjalankan pemasaran. Ketiga, mempererat hubungan serta menjalin kerjasama dengan beberapa instansi atau lembaga tertentu pada beberapa kegiatan tertentu untuk tetap menjaga hubungan dengan nasabah. Keempat, memberikan pelayanan jemput bola untuk memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi. Kelima, menghadiri beberapa kegiatan lembaga pendidikan untuk menjaga hubungan kekeluargaan serta menjaga ikatan emosional dengan nasabah. Adapun implikasinya, mampu menarik minat nasabah untuk melakukan transaksi serta meningkatkan loyalitas nasabah lama terhadap BMT NU karena terbentuknya kepercayaan serta rasa nyaman dengan hubungan yang dibangun. Sehingga strategi relationship yang dibangun oleh BMT NU mampu meningkatkan citra positif terhadap masayarakat.Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis strategi relationship marketing pada BMT NU Pragaan Kabupaten Sumenep, (2) menganalisis implikasi relationship marketing pada BMT NU Pragaan Sumenep. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif, dengan jenis peneltian studi kasus. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan pengecekan keabsahan data menggunakan trianggulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang dibangun adalah: Pertama, menyediakan berbagai jenis produk secara kompleks. Kedua, menjalin silaturahmi dengan mengadakan pertemuan rutin di daerah-daerah prioraitas yang memiliki prospek besar dalam menjalankan pemasaran. Ketiga, mempererat hubungan serta menjalin kerjasama dengan beberapa instansi atau lembaga tertentu pada beberapa kegiatan tertentu untuk tetap menjaga hubungan dengan nasabah. Keempat, memberikan pelayanan jemput bola untuk memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi. Kelima, menghadiri beberapa kegiatan lembaga pendidikan untuk menjaga hubungan kekeluargaan serta menjaga ikatan emosional dengan nasabah. Adapun implikasinya, mampu menarik minat nasabah untuk melakukan transaksi serta meningkatkan loyalitas nasabah lama terhadap BMT NU karena terbentuknya kepercayaan serta rasa nyaman dengan hubungan yang dibangun. Sehingga strategi relationship yang dibangun oleh BMT NU mampu meningkatkan citra positif terhadap masayarakat
Analisis Manajemen Pengelolaan SMK Berbasis Sampah di SMK Kreatif Dompu International Islamic School
Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan manajemen pengelolaan SMK berbasis sampah di SMK kreatif International Islamic School yang berada di desa Dorebara Kecamatan Dompu Kabupaten Dompu. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode analisis deskriptif yang menggunakan pengumpulan data seperti wawancara, observasi, dokumentasi. Hasil Penelitian menunjukan bahwa cara pengelolaan sampah yang dilakukan oleh SMK Kreatif International Islamic School adalah sudah memenuhi unsur-unsur manajemen dengan menggunakan fungsi-fungsi manajemen yaitu perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, pengawasan, dan evaluasi. Perencanaan yang dilakukan dalam pengelolaan sampah ada 3 yaitu perencanaan jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang. Sedangkan untuk pengorganisasian yaitu adanya struktur organisasi yang memiliki tugas dan tanggung jawab masing-masing. Penggerakan yaitu tindakan membimbing dan mengarahkan guru dan siswa agar bekerja secara baik dan benar. Pengawasan yaitu melihat hasil dari kreatifitas-kreatifitas siswa serta pendapatan yang dihasilkan dari sampah, sedangkan evaluasi yaitu melihat dan menilai kembali hasil dari kinerja manajemen pengelolaan sampah. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan manajemen pengelolaan SMK berbasis sampah di SMK kreatif International Islamic School yang berada di desa Dorebara Kecamatan Dompu Kabupaten Dompu. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode analisis deskriptif yang menggunakan pengumpulan data seperti wawancara, observasi, dokumentasi. Hasil Penelitian menunjukan bahwa cara pengelolaan sampah yang dilakukan oleh SMK Kreatif International Islamic School adalah sudah memenuhi unsur-unsur manajemen dengan menggunakan fungsi-fungsi manajemen yaitu perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, pengawasan, dan evaluasi. Perencanaan yang dilakukan dalam pengelolaan sampah ada 3 yaitu perencanaan jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang. Sedangkan untuk pengorganisasian yaitu adanya struktur organisasi yang memiliki tugas dan tanggung jawab masing-masing. Penggerakan yaitu tindakan membimbing dan mengarahkan guru dan siswa agar bekerja secara baik dan benar. Pengawasan yaitu melihat hasil dari kreatifitas-kreatifitas siswa serta pendapatan yang dihasilkan dari sampah, sedangkan evaluasi yaitu melihat dan menilai kembali hasil dari kinerja manajemen pengelolaan sampah
KIPRAH PONDOK PESANTREN AL-MUHAJIRIN DALAM MELAHIRKAN SANTRI SEBAGAI SUMBER AUTORITATIF DAN PERSUASIF DI ERA GLOBALISASI
Pondok pesantren merupakan salah satu lembaga pendidikan Islam dalam membentuk manusia berpengetahuan agama dan berakhlak karimah, karena itu merupakan bagian dari peran penting pesantren. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran pondok pesantren Al-Muhajirin. Kegiatan dan metode pembelajaran di pondok pesantren Al-Muhajirin Atambua sangat berpengaruh pada santri. Para santri memiliki tantangan dalam menghadapi era globalisasi di Indonesia. Santri harus bisa survive (bertahan) pada era globalisasi dan menjadi pelopor untuk penggunaan informasi dan teknologi untuk kemanfaatan kehidupan belajar mengajar di dunia pendidikan. Penelitian ini merumuskan bagaimana peran pondok pesantren Al-Muhajirin dalam melahirkan santri sebagai sumber autoritatif dan persuasif. Subjek dari penelitian ini adalah pengajar maupun pengasuh serta santri-santri di pondok pesantren Al-Muhajirin. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah para santri memiliki dua peran dalam menerapkan nilai-nilai keagamaan di kehidupan masyarakat pada era globalisasi, yakni sumber autoritatif dan sumber persuasif. Peran pesantren Al-Muhajirin dalam penelitian ini telah melahirkan para santri sebagai sumber persuasif dan juga santri sebagai sumber autoritatif
TINJAUAN APLIKATIF PENGEMBANGAN MUTU PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA
Pendidikan Islam di Indonesia sering kali berhadapan dengan berbagaiproblematika yang tidak ringan. Diketahui bahwa sebagai sebuah sistem,pendidikan Islam mengandung berbagai komponen yang antara satudengan yang lainnya saling berkaitan. Komponen pendidikan tersebutmeliputi visi, misi, landasan, tujuan, kurikulum, konpotensi danprofesionalisme guru, pola hubungan guru-murid, metodologipembelajaran dan lain sebagainya. Bebagai komponen yang terdapatdalam pendidikan ini seringkali berjalan apa adanya, alami, tradisional,serta dilakukan tanpa perencanaan dan konsep yang matang. Akibat darikeadaan demikian, maka mutu pendidikan Islam seringkali menunjukkankeadaan yang kurang menggembirakan. Salah satu faktor penghambatpendidikan Islam adalah adanya wawasan sempit serta dikotomis dariumat Islam Indonesia dalam memandang realitas pendidikan Islam.Padahal, jika disimak kembali sejarah peradaban Islam, puncak kemajuanperadaban Islam, empat abad pertama sejak munculnya agama Islam ini(7-11 M), tidak ditemukan adanya dikotomi antara ilmu agama dan ilmuumum. Dengan demikian dalam pengemangan mutu pendidikan Islam,harus mampu melakukan inovasi pembelajran, tanpa melihat sekatontologis natara antara ilmu agama dan ilmu umum di lingkup lembagapendidikan Islam di Indonesia
UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 1974 DALAM PERSPEKTIF HISTORIS-POLITIS
Undang-Undang Nomor 1 tahun 1974 merupakan wujud dari Positivisasi Hukum Islam di Indonesia. Lahirnya Undang-Undang Nomor 1 tahun 1974 merupakan salah satu upaya perjuangan politik umat islam Indonesia. Secara spesifik Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 mengatur tentang hukum perkawinan yang di khususkan bagi umat islam. Tulisan ini menggunakan pendekatan Sejarah dan Politik hokum guna melihat sebuah proses Panjang sejak rancangan undang-undang ini di ajukan hingga di tetapkan menjadi sebuah Undang-Undang yang dapat dijadikan sebagai landasan hukum bagi umat islam dalam melaksanakan kehidupan beragama dalam konteks keindonesiaan
STRATEGI PERGURUAN TINGGI DALAM MENGEMBANGKAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT PADA MASA PANDEMI
Kegiatan yang terbatas pada masa pendemi menjadi problem pada dunia pendidikan. Kegiatan yang tidak maksimal dan kurang mencapai pada sasaran dari tujuan pendidikan tersebut. Perguruan tinggi sebagai lembaga yang setiap tahunnya mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa. Awal corona menyebar kebijakan tentang KKN pada mahasiswa mengalami perubahan dan adaptasi kondisi. Perbaikan pada program KKN yang terbatas pada linkungan sendiri sehingga ada kebijakan baru untuk melakukan kegiatan secara terbatas. Strategi kampus dalam mensiasati hal ini adalah dengan memberikan kesempatan untuk melakukan kegiatan dilingkup dalam kota sendiri dan memilih lokasi sendiri. Inovasi dan berfikir kreatif dari mahasiswa diperlukan dengan bimbingan dosen secara virtual. Kegiatan yang terutama dilakukan oleh mahasiswa adalah pembinaan anak TPA dalam membaca al-qur’an secara baik dan membuka les mata pelajaran free. Selain kegiatan tersebut ada juga kegiatan peningkatan pada UKM kecil untuk dikembangkan. Desa Sukoharjo memiliki destinasi wisata yang perlu dikembangkan pada sektor UKMnya terutama