Jurnal Online Institut Agama Islam Muhammadiyah Bima
Not a member yet
1144 research outputs found
Sort by
PENGARUH MEDIA YOUTUBE TERHADAP PENGENALAN KOSAKATA BAHASA INGGRIS ANAK USIA 5-6 TAHUN
Penelitian ini dilaksanakan dengan latar belakang masalah yang timbul karena anak kesulitan mengingat kosakata yang sudah diajarkan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pada penggunaan media YouTube terhadap pengenalan kosakata bahasa Inggris anak usia 5-6 tahun di Kelurahan Cilebut Timur-Kabupaten Bogor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode ex-post facto. Populasi dalam penelitian sebanyak 150 anak, teknik pengambilan sampel yang digunakan memakai Purposive Sampling yang berjumlah 30 sampel. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner atau angket. Data yang didapatkan dari kuesioner lalu dikumpulkan dan di analisis menggunakan bantuan program IBM SPSS 22. Pengujian hipotesis yang dipakai memakai uji regresi linear sederhana karena hasil data yang telah diuji berdistribusi normal. Dari hasil analisis tersebut menjawab tujuan penelitian ini, yaitu didapatkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,675 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 yang berarti H0 ditolak dan H1 diterima maka terdapat pengaruh yang signifikan antara media YouTube terhadap pengenalan kosakata bahasa Inggris anak usia 5-6 tahun di Kelurahan Cilebut Timur-Kabupaten Bogor dan nilai koefisien determinasi atau R Square 0,456 artinya besarnya nilai kontribusi variabel media YouTube dalam mempengaruhi variabel pengenalan kosakata bahasa Inggris anak usia 5-6 tahun sebesar 45,6%
EARLY CHILDHOOD FORMAL EDUCATION INSTITUTIONS IN INDONESIA: GETTING TO KNOW KINDERGARTEN (TK), AISYIAH BUSTHANUL ATHFAL (ABA) AND RAUDHATUL ATHFAL (RA)
Pendidikan formal adalah jalur pendidikan yang terstruktur dan berjenjang yang terdiri atas pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi. Lembaga pendidikan anak usia dini formal di Indonesia yang dikenal masyarakat pada umumnya yaitu Taman Kanak – kanak (TK), Raudhotul Athfal (RA), dan Aisyiah Bustanul Athfal (ABA). Tujuan penelitian ini untuk memaparkan perbedaan dan persamaan Taman Kanak-kanak, Raudhatul Athfal dan Aisyah Bustanul Athfal. Hasil penelitian ini yaitu ketiga lembaga memiliki peran yang sama dalam dunia pendidikan anak usia dini yaitu sama-sama bertujuan mendidik, membimbing dan menstimulasi kemampuan anak usia dini supaya berkembang lebih maksimal. Hanya saja TK merupakan output dari Departemen Pendidikan Nasional yang bersifat umum dan diperuntukan bagi seluruh pemeluk agama, ABA juga merupakan output dari Departemen Pendidikan Nasional tetapi merupakan lembaga swasta yang didirikan oleh pergerakan wanita Aisyiah dibawah organisasi Muhammadiyah. Sedangkan RA merupakan output dari Kementrian Agama yang yang didirikan oleh organisasi Nahdhatul Ulama diketuai oleh K. H. Hasyim Asy’ari
HUBUNGAN IBU BEKERJA TERHADAP PERKEMBANGAN EMOSIONAL ANAK USIA 4-6 TAHUN
Artikel ini ditulis berdasarkan hasil penelitian dimana latar belakangnya adalah perkembangan emosional yang muncul pada anak yang mempunyai ibu bekerja di Jorong Palapa Saiyo I. Tujuannya dilakukan penelitian ini yaitu untuk melihat adaah hubungan antara ibu bekerja dengan perkembangan emosional anak usia 4-6 tahun. Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif korelasional dengan jumlah sampel sebanyak 25 orang ibu bekerja. Analisis data yang digunakan yaitu korelasi product moment dengan uji prasyarat yaitu uji normalitas, uji linearitas dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan jika terdapatnya hubungan antara ibu bekerja denga perkembangan emosional anak usia 4-6 tahun yang berarti Ha diterima serta H0 ditolak dikarenakan dari hasil uji korelasi terdapat nilai signifikan yakni 0.001 yang artinya lebih kecil dari signifikansi yaitu ɑ= 0.0
”Tafsir Ayat-Ayat Kemasyarakatan” Implementasi Nilai-Nilai Kemanusiaan dalam Kehidupan Modern
Tafsir ayat-ayat kemasyarakatan dalam Al-Quran menjadi semakin relevan dalam konteks kehidupan modern yang kompleks. Artikel ini membahas pentingnya pendekatan tafsir ayat-ayat kemasyarakatan sebagai sarana untuk mengimplementasikan nilai-nilai kemanusiaan yang terkandung dalam Al-Quran ke dalam kehidupan sehari-hari. Melalui metode analisis kualitatif, artikel ini mengidentifikasi ayat-ayat Al-Quran yang berhubungan dengan interaksi sosial, tanggung jawab kolektif, dan kepedulian terhadap sesama. Artikel ini juga menyoroti urgensi nilai-nilai kemanusiaan tersebut dalam menanggapi tantangan kompleks seperti kemiskinan, ketidakadilan, dan krisis lingkungan. Dengan memahami makna ayat-ayat kemasyarakatan secara komprehensif, masyarakat modern dapat mengadaptasi dan mengaplikasikan prinsip-prinsip universal dari Al-Quran untuk membentuk masyarakat yang lebih adil, inklusif, dan berempati. Hasil dari penelitian ini memberikan kontribusi berarti dalam pengembangan studi tafsir dan pemikiran Islam kontemporer. Selain itu, artikel ini memberikan pemahaman lebih dalam tentang bagaimana Al-Quran dapat menjadi sumber inspirasi bagi solusi sosial dan kemanusiaan dalam tantangan-tantangan global yang dihadapi umat manusia pada era modern ini
PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS PADA PEMBELAJARAN SAINS (TILAS HUJAN) ANAK USIA DINI DI TK PGRI TAMANSARI
Peningkatan keterampilan motorik halus melalui permainan sains pada kelompok B TK PGRI TAMANSARI. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilatar belakangi hasil pengamatan dan pengalaman peneliti. Dengan keterbatasan media yang ada di sekolah, kegiatan pembelajaran yang monoton, serta kurangnya stimulus yang dilakukan karena lembaga lebih mengutamakan calistung untuk peserta didiknya, dalam peningkatan keterampilan motorik halus menjadi kurang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh pembelajaran sains terhadap perkembangan motorik halus anak (2) jenis-jenis permainan sains apa saja yang bisa di terapkan dan (3) solusi terhadap tenaga pendidik tentang pentingnya menggunakan media pembelajaran
GERAKAN PENGUATAN LITERASI SAINS MELALUI PRAKTIKUM IPA SEDERHANA DI SMPN 11 KOTA BIMA
Gerakan Nasional Literasi telah dilaksanakan diseluruh wilayah Indonesia dengan harapan besar dapat meningkatkan literasi peserta didik. Salah satu bentuk dukungan yang dapat dilakukan dalam upaya mengambil bagian dari program pemerintah tersebut adalah dengan melaksanakan gerakan literasi sains di tingkat satuan pendidikan. Pengabdian ini bertujuan untuk mengutkan literasi sains peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 11 Kota Bima melalui kegiatan praktikum IPA sederhana. Pendekatan praktikum IPA merupakan pendekatan yang selaras dengan indikator literasi sains yakni kemampuan memberikan penjelasan secara ilmiah, mengambil kesimpulan berdasarkan bukti-bukti ilmiah, dan kemampuan mengembangkan pola pikir reflektif. Dengan melakukan praktikum IPA, peserta didik mampu mengaitkan teori dan fakta berdasarkan pengamatan langsung serta menemukan solusi dari berbagai permasalahan melalui tindakan ilmiah. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukan bahwa 80% peserta didik mampu mengambil kesimpulan dengan baik sesuia fakta, 65% peserta didik mampu memberikan penjelasan ilmiah, dan 25% peserta didik telah mampu mengembangkan pola pikir reflektif. 
MATERI PENDIDIKAN ISLAM DALAM PERSPEKTIF HADITS
PendidikaMempelajari sejarah kehidupan Rasulullah SAW akan terus menarik karena seluruh aspeknya bernilai pendidikan. Di antara aspek yang menarik itu adalah hadis nabi yang diriwayatkan oleh Imam Muslim atau yang lebih dikenal dengan hadis Jibril. Kajian ini bertujuan membahas Hadis Jibril yang bersinggungan langsung dengan proses pembelajaran dalam perspektif pendidikan, yaitu materi pendidikan. Penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian kepustakaan (library research). Peneliti mencatat semua temuan secara umum pada setiap pembahasan penelitian yang didapatkan dalam literatur-literatur dan sumber-sumber,mengumpulkan buku/kitab secara bertahap. Data-data yang ada dianalisis dengan menggunakan pendekatan hermeneutik dengan teknik analisis data menggunakan content analysis, kemudian mengkaji, mempelajari, dan mencatat literatur yang ada kaitannya dengan fokus kajian. Hasil Kajian menunjukkan bahwa Materi pendidikan yang terdapat dalam hadits Jibril antara lain: materi iman, materi islam/fikih, materi akhlak, dan materi tanda-tanda hari kiamat
AKUNTABILITAS DAN TRANSPARANSI LEMBAGA PENGELOLA ZAKAT MELALUI ZAKAT CORE PRINCIPLE DAN PSAK 109
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan Zakat Core Principle dan PSAK 109 dapat mewujudkan akuntabilitas dan transparansi Lembaga pengelola zakat. Akuntabilitas dan transparansi menjadi isu yang penting dalam tata kelola pengelolaan zakat karena berkaitan dengan kepercayaan masyarakat, Lembaga pengelola zakat dalam meningkatkan akuntabilitas dan transparansi harus menyusun laporan keuangan yang berdasarkan standar yang berlaku yaitu PSAK 109 perihal akuntansi zakat, infak dan sedekah. Dalam tata pergelolaan zakat diperkenalkan sebuah standar pengelolaan zakat yaitu Zakat Core Principle (ZCP). Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research), dengan mengumpulkan data berupa buku, manuskrip, jurnal, atau majalah yang relevan dengan objek penelitian atau mengumpulkan data dalam bentuk kepustakan, untuk memecahkan suatu masalah yang pada dasarnya didasarkan pada penelaahan kritis dan mendalam terhadap bahan-bahan pustaka yang relevan. Hasil penelitian ini menunjukkan akuntabilitas dan transparansi Lembaga pengelola zakat dapat didukung dengan adanya penerapan Zakat Core Principle (ZCP) dan PSAK 109 Akuntansi Zakat. Dalam Zakat Core Principles terdapat 6 prinsip yang berkaitan dalam pengelolaan zakat yang menunjukkan akuntabilitas dan transparansi
EFEKTIVITAS PENEREPAN MEDIA VIDEO ANIMASI PADA PEMBELAJARAN TAHFIDZ
Adapun yang menjadi fokus penelitian ini adalah bagaimana efektivitas penerapan media video animasi pada mata pelajaran tahfidz kelas V MIS Darul Hikmah Soncolela Kota Bima tahun ajaran 2022. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas penerapan media video animasi dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran tahfidz kelas V MIS Darul Hikmah Soncolela Kota Bima. Dalam tulisan ini menggunakan jenis penelitian tindak kelas. Yaitu penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Tekhnik pengumpulan data melalui lembar observasi untuk mengetahui aktivitas belajar siswa dan ulangan tes lisan untuk mengetahui hasil belajar siswa. Hasil temuan pada proses belajar siswa berdasarkan hasil evaluasi atau tes hasil belajar yang telah dilalui siswa pada mata pelajaran tahfidz yang berupa bacaan dan hafalan AL-Qur’an surah Al-Anbiyyah yang berjumlah 8 ayat dan surah Ad-Duha yang berjumlah 11 ayat dan dievaluasi pada pertemuan ke 3 hasil penelitian mengalami peningkatan dan di buktikan pada hasil penelitian yang ditemukan pada saat melakukan penelitian. Hasil penelitian dan pembahasan yang telah dijelaskan sebelumnya diatas, maka kesimpulan dalam penelitian ini adalah : pembelajaran tahfidz dengan menggunakan video animasi dapat meningkatkan penguasaan hafalan siswa kelas V MIS Darul Hikmah Soncolela Kota Bima. Hal ini ditunjukan dengan terjadinya peningkatan skor rata-rata hasil belajar dengan menggunakan media video animasi dari siklus 1 yaitu 71,42 kemudian meningkat sangat signifikan pada siklus II yakni 90 % sedangkan ketuntasan hasil belajar siswa pada siklus 1 sejumlah siswa 15 siswa yang tuntas, dan meningkat pada siklus II yakni sebesar 90 %
INTEGRASI FIQH IBADAH DALAM PEMBELAJARAN AGAMA ISLAM DI SEKOLAH
Tulisan ini bertujuan untuk mengungkap Integrasi fiqh Ibadah dalam pembelajaran agama Islam di sekolah melalui tinjauan literatur. Fiqh Ibadah adalah salah satu cabang ilmu fiqih yang membahas tentang hukum-hukum dan tata cara pelaksanaan ibadah dalam agama Islam. Tulisan ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Fenomenologi merupakan ilmu yang mempelajari fenomena atau gejala.Temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa integrasi fiqh Ibadah dalam pembelajaran agama Islam di sekolah terdapat bagaimana cara implementasi integrasi fiqh ibadah dalam pendidikan islam. Adapun implementasi integrasi fiqh Ibadah dilakukan dengan cara mengintegrasikan materi fiqh Ibadah ke dalam kurikulum agama Islam yang ada di sekolah. Begitu juga dengan strategi yang dapat digunakan dalam integrasi fiqh Ibadah di antaranya adalah dengan membuat modul pembelajaran yang memadai, menggunakan pendekatan yang sesuai dengan kebutuhan siswa, dan memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran. Selain itu juga, integrasi fiqh ibadah tidaklah mudah dan menghadapi berbagai tantangan. Beberapa tantangan tersebut antara lain adalah kurangnya pemahaman dan kesadaran guru terhadap pentingnya integrasi fiqh Ibadah dalam pembelajaran agama Islam, kurangnya sumber belajar yang memadai, perbedaan pemahaman dan praktik keagamaan di antara siswa, dan adanya konflik antara nilai-nilai keagamaan dan nilai-nilai sekuler