Jurnal Online Institut Agama Islam Muhammadiyah Bima
Not a member yet
1144 research outputs found
Sort by
CONTENT ANALYSIS OF NATIONAL DA'WAH FRIDAY SERMONS IN AMBON CITY
Penelitian ini mengkaji naskah khutbah jumat yang berwawasan monomessage religion. Objek kajiannya mengambil dua sub masalah pertama; menggambarkan naskah khutbah jumat konvensional di kota Ambon. Kedua; konten naskah khutbah Jumat kebangsaan yang berwawasan kebangsaan Moderat di Kota Ambon. Ketiga strategi penerapan Khutbah Jumat kebangsaan di Kota Ambon khususnya masyarakat yang multikultural. Metode mengumpulkan naskah khutbah jumat 17 naskah khatib di kota Ambon untuk melihat pesan naskah, komposisi pesan, dan strategi khutbah jumat di Tengah Masyarakat multikulural. Teknik analisis menggunakan teori Carles Sanders Pierce. Perspektif teori ini mengungkap bahwa naskah teks memiliki dua pesan yakni makna denotative dan konotatif. Temuan kajian ini menunjukkan bahwa; 1). Kondisi naskah khutbah jumat di kota Ambon 80% kurang sesuai dengan kebutuhan jamaah, karena khatib dalam Menyusun naskah khutbah kurang kontekstual. Adanya benturan antara kebutuhan informasi agama yang diharapkan jamaah dengan yang disuguhkan oleh khatib. 2). Temuan naskah khutbah jumat kebangsaan. Naskah khutbah jumat ini mengandung lima unsur agama, kemanusiaan, persatuan, sikap musyawarah, dan peningkatan rasa keadilan. 3). Strategi penerapan khutbah kebangsaan di mulai dari uji kelayakan di kampus, kementerian agama, dan dikhutbakan di masjid yang telah disepakati dengan ta’mir masjid peran strategis khutbah kebangsaan pada Masyarakat multicultural
DOSA DALAM PRESPEKTIF ISLAM DAN KRISTEN
Kajian ini bertujuan ini mengetahui tentang konsep dosa dalam ajaran Kristen dan Islam. Kajian ini juga mencoba membandingkan antara konsep dan pemahaman dosa dalam al-Qur’an dan Al-Kitab sehingga mendapatkan pemahaman yang utuh tentang kajian tersebut. Dalam Kristen dosa adalah salah satu ajaran pokok yang wajib diyakini karena berhubungan dengan kelahiran Yesus sebagai anak Tuhan yang hadir sebagai penyelamat umat manusia, dan berkaitan juga dengan pengorbanan Yesus di tiang salib sebagai penebusan atas dosa asal manusia yang diakibatkan oleh perbuatan Adam dan Hawa. Sedangkan dalam Islam, konsep dosa dipandang sebagai perbuatan yang menjadi tanggung jawab secara individu oleh setiap manusia langsung kepada Tuhannya. Terdapat perbedaan yang signifikan antara dosa dalam Islam dan Kristen, namun dosa menjadi sebuah titik dimana manusia menyesali segala perbuatan dosa dan dibuktikan dengan perubahan yang lebih baik
DAMPAK PERKAWINAN DI BAWAH UMUR TERHADAP KEHARMONISAN RUMAH TANGGA
Pernikahan di bawah umur adalah pernikahan yang dilakukan oleh pria dan wanita yang usianya belum mencapai batas umur untuk menikah yang dimana batasan umur untuk menikah sudah diatur di dalam undang-undang. Usia untuk melakukan perkawinan menurut undang-undang Nomor 16 Tahun 2019 pasal 7 ayat (1), perkawinan hanya diizinkan apabila pria dan wanita sudah mencapai umur 19 (Sembilan belas) tahun. pembatasan umur dalam menikah ini di harapkan agar pasangan lebih siap menjalani bahtera rumah tangga. Namun realita yang terjadi di masyarakat pernikahan di bawah umur ini menimbulkan dampak terhadap keharmonisan dalam pernikahan, dimana karena keinginan melangsungkan pernikahan namun belum mencapai kematangan psikis atau bisa dikatakan belum cukup umur menyebabkan permasalahan dalam berumah tangga dan menimbulkan ketidak seriusan dalam melangsungkan pernikahan tersebut. Fenomena tersebut menunjukan bahwa pasangan yang menikah di bawah umur masih labil dalam menghadapi masalah. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis empiris, teknik pengumpulan data yang diguakan adalah observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak perkawinan di bawah umur terhadap keharmonisan rumah tangga memberikan dampak yang negatif. Berdasarkan hasil penelitian ditemui bahwa faktor dari dampak perkawinan di bawah umur terhadap keharmonisan rumah tangga yakni seperti: (1) Hamil duluan, (2) Faktor ekonomi, (3) kekhwatiran orang tua, (4) peran media massa. Sedangkan dampak dari perkawinan di bawah umur akan menimbulkan seperti: (1) Bidang kesehatan, (2) Bidang pendidikan, (3) Bidang psikologis, (4) Bidang ekonomi, (5) Bidang sosial
PERAN ORANG TUA TERHADAP PENDIDIKAN AGAMA ISLAM ANAK DALAM KELUARGA
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Peran Orang Tua Terhadap Pendidikan Agama Islam Anak dalam Keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, karena data yang digunakan adalah data kualitatif yang didapat dari studi pustaka yang kemudian dipaparkan secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa peran orang tua terhadap pendidikan Agama Islam anak dalam keluarga; 1. Pembinaan etika untuk pergaulan sehari-hari. 2. Berdasarkan hasil analisis Kepedulian Orang Tua Terhadap Pendidikan Agama Islam Bagi Anak: 2. Pembinaan pribadi anak, mengembangkan pendidikan agama pada anak dan pembinaan etika untuk pergaulan sehari-hari. 3. Faktor Penyebab Tidak Terlaksananya Pendidikan Agama Islam Bagi Anak : tidak diminatinya pendidikan Agama Islam dan banyak yang mengejar pendidikan umum untuk mencari pekerjaan
APLIKASI TIK-TOK DALAM PEMEROLEHAN BAHASA ANAK DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PENDIDIK, ORANG TUA, DAN SEKOLAH
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengetahui pengaruh Tik-Tok terhadap pemerolehan Bahasa anak usia 3-5 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif Tik-Tok dalam pemerolehan Bahasa anak usia 3-5 tahun, yaitu (1) Anak-anak lebih cepat memperoleh bahasa baru, (2) Anak lebih cepat mengingat bahasa yang baru didapat dan (3) Dapat meningkatkan kreativitas anak dalam menyusun kata. Selain itu, terdapat pengaruh negative dari Penggunaan Tik-Tok terhadap pemerolehan Bahasa anak 3-5 tahun, yaitu (1) Banyak konten yang kurang sesuai dengan umur anak jika kurang diawasi oleh orang tua, (2). Terdapat kata-kata yang tidak pantas diucapkan (sarkas, sara, rasis, dll), (3). Berkurangnya waktu anak untuk beraktivitas dengan teman-teman mereka, (4) Gangguan pada waktu tidur anak, dan (5) Dapat menghabiskan waktu yang seharusnya digunakan untuk aktivitas lain yang lebih bermanfaat atau produktif. Implikasi dari penelitian ini, yaitu orang tua dapat memahami konten yang tepat sesuai dengan usia anak, dan melakukan pengawasan dalam penggunaan media Tik-Tok, agar kemajuan teknologi dapat mendukung perkembangan bahasa anak
PEMANFAATAN ALAT PERAGA AUGMENTED REALITY (AR) MENGGUNAKAN ASSEMBLER EDU BAGI ANAK SPIRIT NABAWIYAH COMUNITI (SNC)
Untuk meningkatkan kemampuan peserta didik seorang guru harus memililiki kreatifitas terutama dalam menciptakan proses pembelajaran yang sesuai eranya. Namun, dengan proses pembelajaran yang saat ini masih kurang khususnya pada zaman sekarang mengakibatkan pembelajaran kurang menyenangkan. Kurangnya Kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran merupakan merupakan persoalan utama baik pendidik maupun peserta didik di Kel. Kolo Kota Bima. Adapun masalah yang diidentifikasi oleh peneliti yaitu Pendidik dan peserta didik belum tahu tentang penggunaan aplikasi Assemblr EDU, dan juga kurangnya pengetahuan guru terhadap teknologi serta media pembelajaran. Fokus pengabdian yaitu Mengembangkan media pembelajaran yang menarik bagi peserta didik, penggunaan aplikasi, dan pemanfaatan aplikasi. Tujuan utama adalah Agar para pendidik dan peserta didik mampu mengetahui serta menerapkan alat peraga berbasis Augmented Reality menggunakan Assemblr EDU kepada peserta didik, pendidik lebih kreatif serta tidak monoton dalam penyampaikan pembelajaran kepada peserta didik. Manfaat Pengabdian Memberikan dan menambah keilmuan dalam penggunaan serta pemanfaatan media pembelajaran dalam bentuk aplikasi Assemblr EDU sebagai salah satu media ajar yang bagus digunakan, memotivasi serta menambah wawasan para pendidik dalam pemilihan media pembelajaran bagi peserta didik
PENGUATAN KETAHANAN KELUARGA BAGI IBU BERUSIA MUDA DI KECAMATAN PUJON KABUPATEN MALANG
Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman komprehensif tentang penguatan ketahanan keluarga bagi ibu berusia muda di kecamatan Pujon Kabupaten Malang. Pengabdian ini didasarkan pada kebutuhan masyarakat yang berada di lingkungan masyarakat Pujon yang secara faktual banyak terjadi pernikahan pada usia muda. Kasus yang terjadi di daerah tersebut, akibat dari pernikahan adalah maraknya terjadi perceraian pada pasangan muda dan lahirnya anak-anak dengan status stunting yang cukup besar. Metode pengabdian dilakukan melalui metode ceramah, diskusi dan simulasi. Pengabdi berupaya untuk menyiapkan langkah-langkah dan materi-materi yang akan dipergunakan untuk mengedukasi pasangan muda sebagai bagian dari masyarakat. Setelah mengikuti kegiatan masyarakat memiliki pemahaman komprehensif tentang ketahanan keluarga, memahami pentinganya manajemen konflik yang sehat serta memiliki kompetensi aplikatif dalam komunikasi bersama keluarga. Hal tersebut tergambar dari hasil pretest dan post test yang dilakukan serta diskusi interaktif bersama peserta
EVALUASI EFEKTIVITAS PROGRAM ASURANSI USAHA TANI PADI TERHADAP KETAHANAN PANGAN DI KABUPATEN BIMA
Program asuransi usaha tani padi (AUTP) merupakan inisiatif yang bertujuan untuk memberikan perlindungan kepada petani terhadap risiko kegagalan panen dan ketidakpastian usaha tani. Evaluasi efektivitas program ini penting untuk memahami sejauh mana program tersebut telah memberikan manfaat dalam meningkatkan ketahanan pangan di Kabupaten Bima. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi petani peserta AUTP di Kabupaten Bima. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan observasi lapangan, kemudian dianalisis dengan metode statistik deskriptif dan inferensial. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa program AUTP di Kabupaten Bima masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti minimnya pemahaman petani terkait asuransi, rendahnya partisipasi petani, dan keterbatasan sosialisasi program. Untuk meningkatkan efektivitas program, diperlukan upaya yang lebih intensif dalam meningkatkan pemahaman petani, meningkatkan partisipasi melalui sosialisasi yang lebih luas, memperkuat koordinasi antara pelaksana asuransi, dan meningkatkan jumlah kepesertaan asuransi. Dengan langkah-langkah perbaikan yang tepat, diharapkan program AUTP dapat memberikan perlindungan yang lebih baik bagi petani, meningkatkan ketahanan pangan, dan berkontribusi positif terhadap kesejahteraan petani serta keberlanjutan sektor pertanian di Kabupaten Bima
TEORI BELAJAR DAN PEMBELAJARAN DI PAUD
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Teori Belajar dan Pembelajaran di PAUD. Metode yang dipergunakan dalam penelitian ini menggunakan jenis studi literature atau dikenal kajian pustaka. Analisis data diambil dari sumber-sumber atau dokumen yang relevan digunakan untuk menjelaskan dan menganalisis teori-teori social dan implikasinya terhadap perkembagan sosial anak. Hasil penelitian dan pembahasannya adalah: a). Taksonomi Pendidikan, diartikan sebagai klasifikasi berhierarki atau beberapa kategori yang berurutan secara hirerkis, b). Beberapa Pokok Pikiran Tentang Belajar dan Pembelajaran, yakni tentang belajar terkait dengan penekanan terhadap pengaruh lingkungan dan pengaruh potensi yang dibawa sejak lahir, yang biasanya merupakan kemungkinan kemampuan umum, c). Teori Belajar Menurut Behaviorisme, yakni manusia terutama belajar karena pengaruh lingkunganm, d). Tori Belajar menurut Kognitivisme adalah kemampuan psikis atau mental manusia berupa mengamati, melihat, menyangka, memperhatikan, menduga dan menilai, e). Teori Belajar menurut Konstruktivisme, yakni belajar adalah membangun (to construct) pengetahuan itu sendiri, f). Teori Belajar menurut Humanisme, yakni mengutamakan pada proses belajar bukan pada hasil belajar, g). Teori Belajar Menurut Sibernetika, adalah pengolahan informasi, h). Model Belajar Sepanjang Hayat, yakni belajar tidak terjadi hanya proses kematangan dari dalam saja (innate tendencies, yang merupakan faktor genetis), melainkan pengalaman diperoleh bersifat eksistensial, i). Tumbuh Kembang Anak, yakni Manusia belajar, tumbuh dan berkembang dari pengalaman diperolehnya melalui kehidupan keluarga, untuk sampai pada penemuan bagaimana ia menempatkan dirinya ke dalam keseluruhan kehidupan dimana ia berada, dan j). Ketrampilan Mengajar yakni ketrampilan mutlak harus dimiliki guru, dalam hal pemilikan ketrampilan mengajar, diharpkan guru dapat mengoptimalkan perannya dikelas
MENINGKATKAN KARAKTER DISIPLIN ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI MEDIA AUDIO VISUAL DI TK ISLAM DARUL HIKMAH TSMANIYAH TEMBUNG
Pendidikan karakter pada anak usia dini mencakup penanaman perilaku positif dalam berbagai aspek kehidupan, seperti memberikan contoh positif dalam beribadah, menunjukkan rasa hormat kepada orang tua, menunjukkan perilaku baik terhadap teman sebaya atau orang yang lebih tua serta menekankan pentingnya memperlakukan hewan dan tumbuhan dengan baik. Berdasarkan hasil observasi di TK Islam Darul Hikmah Tsamaniyah Tembung Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang, diperoleh kenyataan bahwa siswa dan siswi disana sikap disiplin disekolah masih kurang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah PTK (Penelitian Tindakan Kelas). Peningkatan karakter disiplin anak pada siklus I sebesar 64,09%. Pada siklus ini peningkatan secara klasikal sebesar 28,64% yang tergolong belum mencapai indeks keberhasilan. Pada siklus II peningkatan karakter disiplin anak sebesar 81,36%. Pada siklus ini kemampuan klasikal sudah tercapai yaitu sebesar 75%. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter disiplin anak usia 5-6 tahun melalui media audio-visual pada siklus I ke siklus II diperoleh peningkatan. Inilah yang menunjukkan bahwa karakter disiplin anak menjadi meningkat setelah menggunakan media audio-visual di TK Islam Darul Hikmah Tsamaniyah Tembung