UNIFA Online Journal Systems
Not a member yet
599 research outputs found
Sort by
STUDI EKSPERIMEN MODEL PEREDAM ENERGI TERHADAP LONCATAN HIDROLIK PADA KOLAM OLAKAN
Salah satu konstruksi bangunan air yang digunakan untuk mengoptimalkan penggunaan sumber daya air adalah bendung. Peninggian muka air karena pembendungan akan mengakibatkan adanya aliran yang deras di bagian hilir. Jika dalam suatu aliran terjadi perubahan jenis aliran dari superkritis ke subkritis, maka akan terjadi loncatan hidrolis atau yang sering disebut hydraulic jump.Guna mereduksi energi yang terdapat di dalam aliran tersebut, maka di ujung hilir saluran peluncur biasanya dibuat suatu bangunan yang disebut peredam energi pencegah gerusan (scour protection basin). Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh variasi model peredam energi terhadap loncatan hidrolik pada kolam olakan, engetahui sifat aliran di hilir kolam olakan pada setiap variasi model peredam energi. Penelitian ini tergolong penelitian eksperimental dengan menggunakan model saluran terbuka dengan penampang bentuk trapezium, model mercu pelimpah, dan model peredam energi. Parameter yang diamati adalah Debit aliran (Q), Kecepatan Aliran (V), Kedalaman aliran dan energi spesifik (Δh). Hasil penelitian menunjukkan model peredam energi (MPE-1) tinggi loncatan sangat besar yaitu 0.109 m, sedangkan pada model peredam energi MPE-2, MPE-3 dan MPE-4 terjadi penurunan energi sangat drastis yaitu 0.009 m – 0.021 m. Hal ini menunjukkan bahwa dengan adanya baffle block pada kolam olak sangat mempengaruhi besarnya loncatan. Berdasarkan hasil pengamatan sifat aliran yang terjadi pada setiap perubahan model peredam energi (MPE) adalah aliran superkritis menjadi subkritis. Dan hasil pengamatan karakteristik aliran yang terjadi adalah aliran turbulen (aliran tidak seragam)
PENGARUH RANGKAIAN STRUKTUR TENGGELAM TIDAK SIMETRIS TERHADAP REFLEKSI GELOMBANG DAN GELOMBANG PECAH PADA PERAIRAN DANGKAL
Berbagai kegiatan yang ada didaerah pantai dapat menimbulkan peningkatan kebutuhan lahan dan pembangunan infrastruktur di kawasan tersebut. Wilayah pantai yang sangat panjang, aktivitas manusia dan kegiatan pembangunan dapat menyebabkan timbulnya masalah di daerah pantai yaitu perubahan garis pantai(Triatmojo, 2012).  Untuk mengatasi dampak negatif berupa erosi atau abrasi pantai maupun masalah sedimentasi, maka dapat dibuatkan konstruksi pemecah gelombang untuk mengurangi energi gelombang yang tiba di pantai. Selama ini pemecah gelombang yang lebih banyak digunakan adalah yang konvensional, tetapi kekurangan dari pemecah gelombang konvensional adalah bermasalah pada transpor sedimen, sehingga untuk mengatasi masalah tersebut pemilihan penggunaan pemecah gelombang tenggelam lebih menguntungkan karena lebih murah, sirkulasi air yang lebih baik dan mampu mengurangi efek hambatan terhadap angkutan sedimen (Kularatne dkk, 2008). Tujuan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : Memahami refleksi gelombang dan gelombang pecah dengan struktur tenggelam tidak simetris, merumuskan hubungan variabel struktur, kedalaman air dan karakteristik gelombang datang dengan refleksi gelombang dan gelombang pecah. Penelitian ini akan dilakukan di Laboratorium Hidrolika dan Teknik Pantai pada Jurusan Sipil Fakultas Teknik di Gowa Universitas Hasanuddin. Waktu penelitian direncanakan akan dilakukan selama 6 bulan. Metode yang akan digunakan adalah metode analisis dimensi. Model akan buat sedemikian rupa sesuai dengan kedalaman air dan kecepatan gelombang yang sebelumnya telah diteliti pada saat kalibrasi alat. Variabel akan diukur dengan bantuan software Eagle. Dalam penelitian ini akan diharapkan memberikan hasil yang bermanfaat sabagai salah satu alternatif rancangan tipe pemecah gelombang tenggelam tidak simetris yang dapat diaplikasikan pada daerah pantai maupun pada pelabuhan untuk mengurangi energi gelombang yang datang
RANCANG BANGUN ALAT PENDETEKSI DETAK JANTUNG MENGGUNAKAN PULSE SENSOR BERBASIS ARDUINO
Denyut nadi seseorang diketahui dengan cara meraba bagian pergelangan tangan dengan menggunakan tiga jari (telunjuk, tengah dan manis) yang dirapatkan sampai merasakan denyut lalu dihitung selama satu menit. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat dan menguji alat pendeteksi detak jantung dengan pulse sensor berbasis arduino. Penelitian ini dilakukan dengan cara membandingkan cara menghitung manual dengan merasakan denyut melalui pergelangan tangan dan menghitung denyut melalui jari tangan menggunakan alat yang dibuat. Pembuatan alat ukur terdiri dari pembuatan perangkat keras dan pembuatan perangkat lunak. Pada pembuatan perangkat keras menggunakan beberapa komponen yakni pulse sensor, Arduino Uno, Oled dan perangkat pembuatan perangkat lunaknya adalah Arduino IDE. Pengujian alat pendeteksi detak jantung dilakukan dengan cara menempatkan pulse sensor diujung jari tangan untuk mengukur denyut jantung dari responden yang berbeda usia. Hasil pengujian menunjukan bahwa alat ukur yang telah dibuat menunjukkan bahwa perhitungan secara manual dan menggunakan alat memiliki keakuratan yang cukup baik
Seminar Nasional Fakultas Teknik UNIFA
Technopreneurship Berbasis Green Technology Dalam Meningkatkan Daya Saing Bangs
PEMANFAATAN METODE CHARACTER RECOGNITON DALAM PEMERIKSAAN LEMBAR JAWABAN PILIHAN GANDA
Beberapa  tahun terakhir ini telah  dikembangkan otomatisasi pemrosesan form isian  data  menggunakan  Lembar   Jawab  Komputer  (LJK)  atau  Dokumen Bertanda Jawab (DBJ). Otomatisasi tersebut diperlukan karena  jumlah data atau kuisioner  yang  besar  menyebabkan  kebutuhan  akan  efisiensi   pemrosesan mutlak  diperlukan. LJK dibaca dan  diproses menggunakan piranti  yang disebut Optical  Mark  Reader  (OMR)  yaitu  sejenis   pemindai  khusus  yang  dapat mendeteksi tanda pada lembar  jawab. Piranti  OMR  yang  beredar  dipasaran  memiliki  kisaran  harga  yang  tinggi sedangkan kebutuhan akan  piranti  OMR  saat  ini  tidak  hanya  pada  institusi besar,  tetapi  juga  institusi menengah maupun  kecil.  Biaya  pengadaan OMR dapat  memberatkan  anggaran  atau  bahkan  tidak  terjangkau.  Berangkat dari keadaan  ini  muncul ide untuk mengembangkan perangkat pemeriksa lembar jawab  yang  ekonomis  namun  tidak  mengurangi  keakuratan  pemeriksaan jawaban.  Perangkat ini  dinamakan Digital Mark  Reader (DMR)  yang dikembangkan oleh  LPPM-ITB. penelitian ini mencoba untuk mengusulkan desain DBJ yang sederhana dengan pembacaan identitas dan jawaban peserta ujian atau responden dengan metode pengenalan karakter. Hasil yang diperoleh dari pengujian yaitu keseluruhan DBJ mengalami kemiringan ketika proses peletakan DBJ ke dalam alat scanner data hasil pengolahan dapat dilihat pada Tabel 5.1, dari tabel dilihat DBJ yang mengalami sudut kemiringan paling kecil adalah -0,0560 dan terbesar adalah -1,860. Kondisi ini akan mempengaruhi proses pengenalan NIM dan Jawaban oleh Sistem, dikarenakan koordinat setiap titik dari karakter pengisian telah ditentukan sebelumnya. Hasil keakuratan yang diperoleh dari identifikasi jawaban sejumlah 11 DBJ adalah 94,1 %
EVALUASI TARIF BUS ANTAR KOTA DALAM PROVINSI (AKDP) SAMARINDA-BALIKPAPAN
Penentuan besaran tarif angkutan membutuhkan penanganan dan kebijakan yang arif. Karena harus dapat menjembatani kepentingan penumpang selaku konsumen dan pengelola angkutan umum. angkutan bus AKDP merupakan salah satu angkutan umum bus kota yang melayani daerah strategis, diharapkan dapat mewakili penumpang angkutan umum khususnya bus AKDP yang ada di Samarinda dan Balikpapan. Data di dapat dengan penyebaran kuisioner kepada pengguna angkutan bus AKDP dan juga wawancara dengan pengelola bus AKDP PO. Jahe Raya, PO. Sapulidi dan PO. MMT kemudian data di analisis, hasil analisis data untuk mengetahui besarnya Biaya Operasional Kendaraan (BOK) yang dikeluarkan oleh operator dan mengetahui daya beli penumpang dari kemampuan (ability) dan kemauan (willingness) untuk membayar tarif bus kota.Hasil analisis data menunjukkan tarif berdasarkan BOK rata-ratanya adalah Rp. 32.126,23, berdasarkan ability to pay (ATP) pada lokasi terminal Sungai Kunjang sebesar Rp. 66.832,00 dan pada lokasi terminal Batu Ampar sebesar Rp 66.413,43. Besarnya nilai willingness to pay (WTP) pada lokasi terminal Sungai Kunjang sebesar Rp.23.464,00 dan pada lokasi terminal Batu Ampar sebesar Rp 27.673,91. Pemerintah perlu memberikan subsidi untuk penumpang agar mampu membayar sesuai kemampuannya dan mengeluarkan kebijakan agar load factor angkutan umum meningkat sehingga operator angkutan meningkatkan kenyamanan angkutannya yang dapat mempengaruhi kemauan membayar penumpan
ANALISIS KONDISI LALU LINTAS PADA ZONA SELAMAT SEKOLAH (ZoSS): Studi Kasus pada SDN 48 Bontokapetta, Kecamatan Lau Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan
ZoSS dilakukan untuk melindungi pejalan kaki, khususnya anak sekolah dari bahaya kecelakaan lalu lintas sebagai akibat dari kendaraan yang melaju melebihi batas normal yang disebabkan oleh kelalaian manusia dalam memacu kendaraannya. Tujuan menganalisis kondisi arus lalu lintas pada Zona Selamat Sekolah (ZoSS). Peneliti menggunakan metode analisis survey untuk pengambilan datanya dan pengolahan datanya menggunakan metode kuantitatif berdasarkan data statistik. Populasi pemakai jalan dan volume lalu lintas diambil selama 6 (enam) hari kerja. Waktu pengamatan adalah 6 kali pengamatan. Hasil survei kecepatan dan volume lalu lintas meliputi kecepatan sesaat kendaraan melewati ZoSS diukur dengan alat speed gun, populasi dalam survai adalah semua kendaraan yang lewat di jalan sekolah, dan ukuran sampel adalah minimal 30 unit kendaraan. Metode pemilihan sampel adalah simple random sampling. Analisa data  dengan menggunakan statistik uji Z. Pengumpulan data primer dilakukan dengan peninjauan langsung ke lokasi penelitian. Kecepatan yang diamati pada penelitian ini adalah kecepatan setempat. Kesimpulan bahwa keadaan volume lalu lintas pada lokasi pengamatan belum melebihi kapasitas, volume lalu lintas masih stabil, dan tingkat pelayanan adalah A pada pagi hari dan B pada siang hari
PERUBAHAN POLA PERMUKIMAN DI DUSUN UMPUNGENG DITINJAU DARI SEJARAH DAN ATURAN ADAT
Permukiman di dusun ini merupakan daerah terpencil dan menyimpan beberapa warisan sejarah dan budaya di Kabupaten Soppeng. Rekam jejak sejarah dan budaya yang berada di Dusun Umpungeng dapat terlihat pada peninggalan megalitik, benda pusaka, ritual budaya dan cerita rakyat yang diwariskan secara turun-temurun oleh orang tua mereka. Objek penelitian kami terpusat pada kawasan Megalitik Umpungeng yang merupakan kawasan adat, tempat melaksanakan beberapa ritual adat dan budaya. Seiring perkembangan zaman dan pengaruh dari luar, terjadi penurunan minat sebagian masyarakat meneruskan warisan adat dan budaya mereka. Tujuan dari penelitian adalah (1) untuk mengungkap perubahan pola permukiman pada Kawasan Adat Umpungeng ditinjau dari sejarah masyarakat Umpungeng (2) untuk mengidentifikasi aturan adat pada pola permukiman Kawasan Adat Umpungeng. Waktu penelitian selama 2 bulan dengan teknik pengambilan sampel adalah teknik purvosive sampel yaitu penunjukan langsung oleh peneliti. Penentuan studi kasus berdasarkan seluruh jumlah populasi permukiman yang berada pada kawasan adat umpungeng yang berjumlah 14 rumah. Sedangkan teknik analisa data yang dilakukan analisis deskriktif dan teknik analisis komparatif
TINJAUAN PERENCANAAN SCHEDULE PADA PROYEK PENINGKATAN JALAN BARRU – PAREPARE PAKET BETTERMENT SECONDARY-24
Dalam upaya generalisasi hasil pembangunan, di daerah IBT (Indonesia Bagian Timur) mendapat perhatian khusus untuk meningkatkan pembangunannya, berhasil seperti di sektor material dan juga di non material. Untuk mewujudkannya, telah dilakukan upaya pemeliharaan dan peningkatan kualitas berjalan. Salah satu proyek yang ada adalah "Proyek peningkatan Jalan Barru - Parepare Paket Perbaikan Secondary-24". Target Penulisan ini adalah rencana jadwal pengulangan yang kita anggap lebih efisien untuk mencapai hasil yang optimal. Dalam penelitian ini, kami menggunakan metode penulisan berikut: hasil untuk mendapatkan teori untuk kami menggunakan penelitian bibliografi dan untuk mendapatkan data atau informasi yang kami gunakan bidang yang dibakar. Perhitungan peralatan dengan jenis pekerjaan penggalian untuk parit drainase dan saluran air menggunakan ekskavator diperoleh kapasitas menghasilkan jam (Q) = 22,41 m3 / jam dan dump truck yang diperoleh dengan kapasitas menghasilkan / jam (Q) = 12,11 m3 / jam. Perhitungan waktu Duration in dig bekerja untuk drainase dan equaduct adalah 3 hari. Proyek Eksekusi menurut hasil mengevaluasi 323 hari, lebih cepat dari rencana dari awal yang 450 hari. Untuk mempercepat waktu pelaksanaan proyek, kegiatan yang berada di lintasan kritis saja dipercepat? Dalam pembatasan durasi proyek, kemungkinan akan dibentuk oleh lintasan kritis baru sehingga pengamatan pelaksanaan proyek harus kita tingkatkan
DESAIN ROBOT MANIPULATOR PEMINDAH BAHAN DENGAN PENERAPAN KOORDINAT SILINDER
Desain Robot Manipulator Transfer Material dengan Implementasi Koordinat Silinder. Robot manipulator adalah sistem mekanik yang digunakan dalam memanipulasi gerakan mengangkat, memindahkan, dan memanipulasi benda kerja untuk meringankan pekerjaan manusia. Robot manipulator dirancang menyerupai lengan manusia yang memiliki sifat fleksibel, sehingga mudah digunakan untuk melakukan pekerjaan yang cepat, tepat dan berulang. Robot manipulator (lengan robot) dilengkapi dengan aktuator dan memiliki sejumlah derajat kebebasan (DOF). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana cara menempatkan koordinat silinder pada robot manipulator transfer material, membuat serangkaian manipulator manipulasi material robot dan mencari tahu bagaimana melakukan manipulator manipulator material robot. Metode penelitian yang digunakan selama penelitian ini adalah: studi pustaka, perumusan dan simulasi robot, perakitan robot manipulator transfer bahan dan pengujian kinerja. Akhirnya, bandingkan hasil eksperimen dan simulasi robot manipulator. Analisis telah dilakukan untuk mengetahui penempatan koordinat silinder dalam pergerakan robot manipulator, rangkaian robot telah dibuat menggunakan sistem mekanik, sistem kontrol dan sistem elektronik yang telah dibuat menggunakan pelat aluminium, LD-1501MG servo motor, Power Supply (12V / 2200 mAh), Arduino dan program LeArm untuk memprogram robot. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa robot manipulator yang telah dibuat bekerja dengan baik. Pemeliharaan perlu dilakukan untuk mencegah kerusakan robot manipulator transfer material, sementara pemeliharaan dalam bentuk pemeliharaan ruang kerja, kabel ekstensi, area kerja, tumpahan cairan, hal-hal khusus lainnya seperti operasi, suhu, kelembaban, pengawasan dan modifikasi