UNIFA Online Journal Systems
Not a member yet
    599 research outputs found

    DEPIRITISASI BATUBARA MENGGUNAKAN OKSIDATOR BESI (III) HASIL OLAHAN LIMBAH BESI

    Full text link
    Batubara merupakan bahan bakar fosil yang dapat dijadikan sebagai sumber bahan bakar alternatif pengganti bahan bakar minyak bumi dan gas alam yang sudah semakin menipis. Cadangan batubara di Indonesia, khususnya di Sulawesi cukup berpotensi, namun hingga saat ini belum dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar mengingat kandungan sulfurnya relatif tinggi yang dapat menyebabkan kerusakan pada alat pembakaran, dan dapat menimbulkan pencemaran lingkungan, kecuali terlebih dahulu dilakukan proses desulfurisasi sebelum pembakaran (precombustion). Penelitian ini bertujuan untuk mereduksi kandungan sulfur pirit dalam batubara sehingga memenuhi kriteria untuk dimanfaatkan sebagai salah satu bahan bakar industry. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mempelajari mekanisme dan kinetika depiritsasi batubara menggunakan oksidator feri sulfat, sebagai usaha meminimalisasi kandungan sulfur batubara tersebut, maka dilakukan penelitian Desulfurisasi Batubara Menggunakan Oksidator Besi (III) Hasil Olahan Limbah Besi. Penelitian desulfurisasi batubara asal Mallawa (Sulawesi) skala laboratorium dilakukan dalam sebuah reaktor (labu leher empat) dengan sistem semi batch, dilengkapi dengan sebuah kompressor, flowmeter, termometer dan pengaduk. Karakterisasi, analisis proximate dan ultimate batubara dilakukan mengikuti prosedur ASTM Standar. Analisis sulfur total dilakukan dengan metode esckha yang dikombinasi dengan spektrofotometer UV, sedangkan nilai kalor batubara diukur dengan alat bomb kalorimeter. Dari hasil per hitungan diperoleh nilai orde reaksi n = 1,771. Nilai ini ternyata tidak bulat tetapi pecahan yang menunjukkan bahwa reaksi depiritisasi dengan pereaksi besi (III) sulfat merupakan reaksi kompleks yang terdiri dari beberapa tahap reaksi. Hasil penelitian ini diperoleh persamaan kinetika depiritisasi batubara dengan pereaksi besi (III) sulfat pada suhu 90 oC, kecepatan pengadukan 930 rpm sebagai berikut : – rS = 6,741.10-2.CS(1,771

    STUDI PREFERENSI TRANSFORMASI MODA ANGKUTAN PRIBADI BERDASARKAN PREFERENSI ANGKUTAN PRIBADI

    No full text
    Salah satu faktor yang menyebabkan kemacetan bahwa jumlah kendaraan yang tidak sebanding dengan peningkatan volume jalan. Pendekatan desain analisis terdiri dari metode statistik deskriptif untuk mendapatkan karakteristik komuter transportasi pribadi dalam hal biaya perjalanan, biaya operasi kendaraan, jarak tempuh dan waktu perjalanan, serta model SEM Partial Least Square (PLS) untuk mendapatkan efek karakteristik komuter transportasi pribadi menuju transformasi mode transportasi. Hasil keamanan dari kegiatan kriminal oleh 85,9%, kelengkapan kendaraan dalam hal peralatan keselamatan oleh 84,6%, menjamin keselamatan kecelakaan lalu lintas sebesar 74,8%, kemudahan dalam hal kehidupan kesesuaian kendaraan sebesar 55,5%, Budaya (Image) dalam hal berlalulintas disiplin oleh 53,3% dan indikator terendah Kebudayaan (Image) dalam hal prestise fakor dari 38,6%. Maka persepsi responden dari mode transformasi dalam dimanifestasikan oleh variabel indikator dalam hal kesediaan untuk bergerak menggunakan transportasi umum moda responden menyatakan sangat setuju sebesar 18,3%, setuju sebesar 20,6%, kurang setuju pada 22,2%, tidak setuju sebesar 28,1% dan yang menyatakan sangat setuju sebesar 10,8%. Indikator dalam hal faktor prioritas utama yang mempengaruhi bersedia untuk pindah ke angkutan umum, orang-orang yang mengatakan waktu perjalanan faktor sebesar 38,2%, faktor waktu tunggu oleh 16,7%, jumlah tarif faktor bepergian dengan 12,7% faktor keamanan dari 9,8%, faktor keamanan 7,8%, faktor kenyamanan dari 6,5%, modus transfer factor dari 4,2%, 3,6% faktor waktu akses dan negara-negara faktor budaya (image) dari 0,3% .. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis ditemukan bahwa karakteristik Transportasi Preferensi Personal (PAP) efek langsung Transformasi signifikan dari variabel endogen (TRF) dari 8230

    PENGUJIAN PRESTASI MOTOR BENSIN YANG BERBAHAN BAKAR BIOETANOL DARI OLAHAN

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat fisik bahan bakar bioetanol dari sagu,  mengetahui prestasi motor bensin dengan menggunakan bahan bakar bioetanol dari sagu. Penelitian ini  dilaksanakan di Laboratorium Kimia Farmasi Universitas Hasanuddin, Laboratorium PT. Pertamina (Persero) Terminal BBM dan LPG Makassar Laboratorium Motor Bakar Universitas Kristen Indonesia Paulus dan Laboratorium Instrument SMAK Makassar. Metode pengujian yang digunakan adalah pengujian eksperimen. Pengambilan data dilakukan dengan mengambil sejumlah data pengujian langsung pada alat uji. Data dianalisis secara teorits berdasarkan data pengujian eksperimen dengan membandingkan prestasi mesin berbahan bakar premium dan berbahan bakar bioetanol. Hasil penelitian diperoleh Pembuatan bioetanol dilakukan dengan menggunakan destilasi sederhana dan kadar alkohol dihasilkan sebesar 96.7%, sifat fisik bahan bakar bioetanol didapatkan lebih tinggi (densitas dan specific gravity) dibandingkan dengan sifat fisik bahan bakar premium, daya efektif maksimum yang dihasilkan dari bahan bakar bioetanol sebesar 1.114 kW sedangkan untuk bahan bakar premium sebesar 1.172 kW pada putaran 2800 rpm dan pembukaan throttle 60%, konsumsi bahan bakar spesifik yang digunakan untuk bahan bakar bioetanol sebesar 0,.515 kg/kWh sedangkan untuk bahan bakar premium sebesar 0.400 kg/kWh pada pembukaan throttle 20%

    PENGUJIAN PRESTASI MOTOR BENSIN BERBAHAN BAKAR CAMPURAN PREMIUM DAN ETANOL DARI NIRA AREN

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembuatan bioetanol (96,7%) dari nira aren, mengetahui perbedaan prestasi motor bensin dengan menggunakan bahan bakar Premium dan Biopremium (E-10 dan E-15) dari nira aren, mengetahui pengaruh penggunaan Premium dan Biopremium (E-10 dan E-15) terhadap emisi gas buang yang dihasilkan (CO, CO2, O2 dan HC), mengetahui pengaruh penggunaan Biopremium E-10 terhadap komponen - komponen bagian dalam mesin (Silinder head, Katup dan Piston), dan mengetahui besar selisih volume pelumas dengan menggunakan bahan bakar Biopremium (E-10) dari aren dengan ubi kayu sebelum dan setelah pengoperasian mesin selama 200 jam. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Kimia Farmasi Universitas Hasanuddin, Laboratorium PT. Pertamina (Persero)Terminal BBM dan LPG Makassar Laboratorium Motor Bakar Universitas Kristen Indonesia Paulus dan Laboratorium instrument SMAK Makassar . Metode pengujian yang digunakan adalah pengujian eksperimen. Pengambilan data dilakukan dengan mengambil sejumlah data pengujian langsung pada alat uji. Data dianalisis secara teorits berdasarkan data pengujian eksperimen dengan membandingkan prestasi mesin berbahan bakar premium, biopremium (E-10 dan E-15). Hasil penelitian diperoleh Pembuatan bioetanol dilakukan dengan menggunakan destilasi sederhana tanpa proses dehidrasi dan Kadar alkohol dihasilkan sebesar 96 ,7%, energi hasil pembakaran Biopremium E-10 dan E-15 lebih rendah daripada Premium. E-10 masih layak untuk digunakan dalam pengoperasian walaupun prestasi mesin kerja yang dihasilkan masih kecil dan besar selisih volume pelumas sebesar 10 m

    DETEKSI KARIES GIGI MENGGUNAKAN JARINGAN SYARAF TIRUAN DENGAN METODE BACKPROPAGATION

    Full text link
    Karies merupakan suatu penyakit pada jaringan keras gigi, yaitu email, dentin dan sementum yang disebabkan aktivitas jasad renik yang ada dalam suatu karbohidrat yang diragikan. Salah satu cara untuk menegakkan diagnosa pada karies gigi menggunakan dental radiographs atau rontgen gigi. Dasar diagnostik rontgen memberikan perbedaan densitas dari berbagai jaringan tubuh yang memberikan berbagai derajat kehitaman pada film . Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa proses pembuatan sistem yang dapat mendeteksi karies berdasarkan stadium karies ( karies media dan karies profunda) pada gigi menggunakan jaringan syaraf tiruan dengan metode back propagation serta dapat mengetahui tingkat keakuratan menggunakan jaringan syaraf tiruan dengan metode back propagation dalam mendeteksi karies pada gigi stadium karies ( karies media dan karies profunda). Data input diambil dari arsip foto rontgen dari Ladokgi TNI AL Makassar sejumlah 360 untuk citra latih yang terbagi atas citra gigi terkena karies media,citra gigi terkena karies profunda serta citra gigi normal dan 180 untuk citra uji. Citra akan diolah melalui proses akusisi citra, grayscale, thresholding, deteksi tepi dan ekstraksi ciri untuk menghasilkan input bagi jaringan syaraf tiruan Back Propagation. Hasil penelitian memberikan keakuratan dalam pengujian mendeteksi karies gigi dengan jaringan syaraf tiruan dengan metode Back Propagation terhadap citra uji sebesar 83.89

    APLIKASI TEKNOLOGI BAMBU PLESTER SEBAGAI DINDING DI DUSUN PASSIMBUNGANG KABUPATEN GOWA

    No full text
    Bambu merupakan bahan bangunan yang dapat diperbaharui dan banyak tersedia di Indonesia. Kabupaten Gowa merupakan kawasan hutan bambu yang cukup luas dengan cakupan luasan mencapai lebih dari 24.000 ha. Kabupaten Gowa memiliki luasan area pohon bambu kedua terbesar di Sulawesi Selatan yaitu sebesar 1.600 ha. Dusun Passimbungang, kecamatan Bajeng Barat, kabupaten Gowa merupakan daerah dimana kita dapat menjumpai banyak pohon bambu namun belum termanfaatkan secara baik di masyarakat. Tujuan penelitian adalah menganalisis teknologi bambu plester pada pembangunan WC umum warga, yang ingin dicapai dari penelitian ini untuk memberi wawasan baru kepada masyarakat umum bagaimana teknologi pembuatan bambu plester. Teknologi dinding bambu plester sudah dikenal sejak era pendudukan Belanda di Indonesia, ketahan konstruksi bangunan yang menggunakan dinding bambu plester pada pembangunan WC umum  Dusun Passimbungang kabupaten Gowa. Dengan perkembangan teknologi, sudah sewajarnya konstruksi bambu plester akan semakin meningkat kualitasnya dari waktu ke waktu,sehingga nantinya bambu dapat dipandang sebagai teknologi baru, bukan lagi sebagai citra kaum miskin yang murahan

    PENILAIAN TINGKAT CEMARAN TIMBAL PADA DANAU BALANG TONJONG KELURAHAN ANTANG MANGGALA KOTA MAKASSAR

    No full text
    Beberapa jenis ikan air tawar hidup pada Danau Balang Tonjong Kelurahan Antang, Manggala, merupakan salah satu sumber bahan pangan sebagian kecil masyarakat Kota Makassar. Danau Balang Tonjong terletak pada bagian Timur Kota Makassar, termasuk area permukiman padat penduduk dan sekitar 60% keliling danau merupakan akses jalan raya yang dilalui kendaraan dengan tingkat kepadatan tinggi. Kedua hal ini sangat memungkinkan terjadinya paparan logam berat terutama timbal (Pb). Penilaian cemaran Pb terhadap ikan, air dan sedimen danau tersebut penting dilakukan, bertujuan memberikan informasi kepada masyarakat sekitar tentang keamanan sumber bahan pangan ikan. Metode yang digunakan adalah SSA dengan tahapan destruksi, ekstraksi dan pengukuran serapan pada λmaks. 238, 3 nm. Larutan pengekstrak HCl pa: HNO3 pa perbandingan 3:1. Hasil analisis tingkat cemaran Pb pada Danau Balang Tonjong untuk kelima jenis sampel ikan berturut-turut, yakni ikan gabus (1,1917 mg/Kg); ikan Nila Hitam (0,7214 mg/Kg); ikan Sepat (0,8239 mg/Kg); ikan Betok (0,9095 mg/Kg) dan Belut (1,0057 mg/Kg). Sedangkan Kadar Pb pada air Danau Balang Tonjong dan sedimen masing-masing 0,4998 mg/L dan 23,2665 mg/Kg. Hasil ini menunjukkan bahwa ikan yang diperoleh pada Danau Balang Tonjong tidak aman dikonsumsi karena tercemar logam berat Pb diatas nilai ambang batas aman berdasarkan SNI 7387, Tahun 2009, dan SK Dirjen BPOM 1989, untuk ikan maks. 0, 3 mg/Kg. Air Danau Balang Tonjong tidak layak sebagai sumber air sekunder dan sedimen memenuhi persyaratan nilai abang batas maksimum menurut NSI Nomor 7758 Tahun 2013 untuk air danau 0,15 mg/L dan sedimen .Â

    Contoh

    No full text
    CONTO

    ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN KONSUMEN DALAM MENGGUNAKAN JASA TRANSPORTASI ONLINE DI YOGYAKARTA (Studi kasus penumpang Grab-Bike)

    Full text link
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh harga, kualitas layanan dan brand image terhadap keputusan menggunakan Grab-bike. Sampel pada penelitian ini berjumlah 97 responden penumpang Grab-bike, dengan menggunakan teknik nonprobality sampling yaitu dengan sampling incidental Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan analisis kuantitatif, data dianalisis dengan menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan (software) Statistic Package For Social Science (SPSS) versi 26. Hasil penelitian dengan pengujian hipotesis uji-t secara parsial menunjukkan bahwa harga, kualitas pelayanan dan brand image berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan penumpang. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa model penelitian dari persamaan regresi linier berganda adalah Y= 1.204 + 0,225X1 + 0,294X2 + 0,167X3 + µ. Dari persamaan regresi tersebut dapat diketahui bahwa variabel yang paling dominan berpengaruh terhadap peningkatan jumlah penumpang adalah variabel kualitas pelayanan dengan koefisien regresi 0,294. Dan uji R2 (Adjusted R Square) didapatkan hasil sebesar 0,635 atau sebesar 63,5% yang berarti bahwa keputusan menggunakan dipengaruhi oleh variabel harga, kualitas pelayanan, brand image yakni sebesar 63,5% dan faktor lain yang mempengaruhi keputusan menggunakan sebesar 36,5% atau 0,365   Kata kunci : Harga, Kualitas Layanan, Brand Image dan    Keputusan Menggunakan &nbsp

    512

    full texts

    599

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UNIFA Online Journal Systems
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇